Archive

Archive for February, 2009

Proyek Rahasia Dibalik Agresi Brutal Israel ke Jalur Gaza

February 20, 2009 2 comments

Agresi brutal Israel ke Jalur Gaza bulan Januari kemarin, ternyata bukan semata-mata untuk memberangus Hamas dan meluluhlantakkan serta membantai warga Gaza, tapi ada misi Israel yang lain dibalik agresi tersebut.

Surat kabar Jerusalem Post mengutip pernyataan sejumlah pejabat Israel melaporkan bahwa agresi Israel ke Gaza adalah bagian dari proyek uji coba sistem radar anti-misil yang saat ini sedang dibangun Israel.

Menurut para pejabat pertahanan Israel yang tidak mau disebut namanya, Operasi “Cast Lead” yang dilancarkan Israel ke Gaza selama 22 hari hari kemarin bertujuan untuk mengumpulkan data untuk keperluan pembangunan proyek yang disebut proyek “Sistem Kubah Besi (Iron Dome’s radar” yang pembangunannya sudah mulai berjalan.

Para pejabat Israel itu mengungakpkan, Tel Aviv telah mengirim satu tim pengembangan senjatanya untuk mengumpulkan informasi tentang roket-roket yang ditembakkan para pejuang Palestina di Gaza ke wilayah Israel.

Mereka memantau bagaimana roket-roket buatan rumahan dan roket berstandar militer Katyusha yang ditembakan dari Gaza bereaksi atas kondisi cuaca yang berbeda-beda dan bagaimana roket itu nantinya bisa dilacak oleh radar “Kubah Besi” yang sedang dibangun.

Read more…

Categories: Tragedi Palestina

“Hanifida” Metode Menghafal dengan Cerita

February 20, 2009 31 comments

hasan“Ustadz Donat”. Begitulah secara spontan santri Supercamp “La Roiba” Diwek, Jombang, menyebut Ustadz Rohimi ketika beliau memperkenalkan diri dihadapan mereka. Kok, donat?
Begini penjelasannya. Kata ‘’donat’’ itu kepanjangan dari kombinasi huruf D-N. D berarti “Darah” yang melambangkan angka 0, sedangkan N berarti ‘’Nuri’’ yang melambangkan angka 2. Jadi, Donat = angka 02. Sedangkan Asmaa Allah kedua dalam susunan Asmaa ul Husna adalah ‘’Ar Rohiim’’ (Yang Maha Penyayang). Nah, para santri menghafal bunyi, arti, dan nomor urutnya dalam bentuk kalimat: ‘’Ustadz Rohim sangat Penyayang. Dia selalu memberi donat murid-muridnya.’’
Maka, jadilah ustadz Rohimi disapa ‘’Ustadz Donat’’.
Itulah cara menghafal Metode ‘’Hanifida’’ karya pasutri energik Ustadz Hanifuddin Mahadun dan Ustadzah Ida Hanif Mahmud. Metode ini tergagas spontan saat mereka naik pesawat menuju Kabupaten Kutai Tarumanegara, Kalimantan, tahun 1998.
‘’Waktu itu, kami hendak mempresentasikan hafalan santri di Universitas Tarumanegara. Di pesawat saya corat-coret gambar, lalu mencoba anak saya untuk mempraktikkan metode hafalan ini. Ternyata dia dengan cepat bisa menguasai,’’ kenang Ustadz Hanif MA yang asal Lampung.

Read more…

Categories: berita muslim

Aa Gym dan Yusuf Mansyur Juga Kepincut Hanifida

February 20, 2009 3 comments

“Luar biasa sekali!” Komentar itu dilontarkan ustad terkemuka Aa Gym dan Yusuf Mansyur saat menyaksikan 4 anak dari Jombang, Jawa Timur, menghafal Alquran 30 juz dan pelajaran sekolah dengan metode Hanifida.

Kejeniusan Ahmad Azmi Amiq (12), Rofi’ul Majid (14), Kamila Niami Permatasari (5,5), dan Putri Fitriani (9) mendorong Ustad Yusuf Mansyur ini untuk mengundang mereka.

Produser film Kun Fa Yakun meminta empat anak ini untuk menularkan kepiawaian mereka menghafal Asmaul Husna, Alquran 30 juz dan artinya serta pelajaran lainnya kepada para santrinya di Sekolah Daarul Quran Internasional (SDQI), Jalan Ketapang, Cipondoh, Banten.

Read more…

Categories: berita muslim

4 Anak Jombang Jadi Jenius Berkat Hanifida

February 20, 2009 1 comment

4 Anak dari Jombang, Jawa Timur, mengundang decak kagum. Mereka mampu menghafal Alquran 30 juz dan artinya. Bahkan mereka menghafal deretan angka secara acak dalam tempo 2 menit.

Keempat anak itu adalah Ahmad Azmi Amiq (12), Rofi’ul Majid (14), Kamila Niami Permatasari (5,5), dan Putri Fitriani (9).

Kejeniusan mereka tidak datang sendiri. Melainkan berkat metode menghafal Hanifida. Butuh waktu 1 bulan untuk menjadi jenius berkat metode belajar inovatif ini.

Metode Hanifida ini dikembangkan oleh pasutri Hanif dan Ida yang terilhami  pemegang Rekor Pertama Daya Ingat MURI Irwan Widiatmoko. Hanif dan Ida lantas mengembangkannya ke dalam ke dalam dunia religi yaitu menghafal cepat Asmaul Husna dan Alquran.

“Metode Hanifida dengan model file komputer ini melatih daya ingat permanen seperti menghafal Asmaul Husna dan Alquran 30 juz selama 1 bulan lebih,” kata manajer Hanifida, Pito Sujatmiko, kepada detikcom, Jumat (20/2/2009).

Menurut dia, berkat belajar dengan teknik Hanifida, empat anak asal Jombang itu mampu menyebut surat-surat Alquran, ayat-ayatnya dan artinya.

Read more…

Categories: berita muslim

PWNU dan MUI Jawa Timur Anggap Syirik Berobat ke Dukun Ponari

February 19, 2009 Leave a comment

Ketua Rois Syuriah PWNU Jawa Timur mengatakan, pengobatan dukun Ponari adalah bentuk kesyirikan yang diharamkan!

- Ketua Rois Syuriah PWNU Jawa Timur, KH. Miftahul Akhyar sangat menyayangkan banyak warga masyarakat yang Ponarimasih berduyun-duyung mendatangi dukun Ponari asal Jombang Jawa Timur. Ia menilai, perilaku masyarakat seperti ini sebagai tanda banyaknya aqidah umat yang lemah.

“Masyarakat masih banyak yang lemah akidahnya. Cepat nggumunan (kagum, red) melihat hal-hal yang aneh atau ganjil,” katanya kepada www.hidayatullah.com.

Selain itu, Akhyar juga mengatakan fenomena ini terjadi akibat mahalnya biaya pengobatan bagi rakyat miskin. Menurutnya, rakyat miskin kerap kali tidak diorangkan ketika berobat kerumah sakit. Oleh karena itu, mereka memilih pengobatan yang murah. Seharusya fenomena ini menjadi bahan kritik bagi pemerintah agar bisa memberi pelayanan kesehatan yang terbaik.

Meski demikian, Akhyar tetap tidak membenarkan masyarakat yang berobat ke Ponari bukan kepada Allah.

“Jika akidahnya lemah, bisa mengakibatkan syirik,” tuturnya.

Menurut Akhyar, berikhtiyar bisa menggunakan apa saja dan kepada siapa saja. Namun harus yang rasional. Menurut Akhyar, secara fikih, memang boleh berobat kepada siapa saja, asal memiliki standar atau kepantasan. Dan lebih-lebih harus yakin bahwa Allah yang menyembuhkan.

Sedangkan Ponari adalah anak kecil dan belum memiliki kapasitas untuk mengobati. Apalagi, banyak orang meyakini, perantara batu itu yang menyembuhkan.

Akhyar takut masyarakat akan beranggapan bahwa batu Ponarilah yang bisa menyembuhkan penyakit. Hal itulah yang bisa mengakibatkan terjerumus dalam kesyirikan, yang merupakan dosa paling tidak diampuni oleh Allah.

Terkait sugesti dalam penyembuhan melalui batu Ponari, Akhyar juga mengatakan haram. Menurutnya, sugesti kepada batu Ponari tidak bisa diterima. Kecuali jika sugesti dengan hal-hal yang dibenarkan oleh agama. Ia menyebut, sugesti dengan air yang telah dibacakan surat al-Fatihah oleh seorang Kiai atau ulama, maka hal itu bisa dibenarkan. Tapi tetap kesembuhan harus dinisbatkan pada Allah, bukan pada batu atau air yang bersangkutan.

Senada dengan Miftakhul Akhyar, Ketua MUI Jawa Timur, KH Abdussomad Bukhori mengatakan, fenomena Ponari semakin menunjukkan masih banyaknya akidah umat Islam yang lemah. Karena itu, MUI akan mendesak berbagai pihak mengembalikan dan membentengi tauhid umat agar tak terus terjerumus pada kesyirikan.

sumber : [ans/www.hidayatullah.com]

Photo: Reuters

Categories: berita muslim

Virus Merah Jambu, Bernama St Valentine

February 13, 2009 16 comments

 


Perayaan Valentine�s day bagian syiar Nasrani

Boleh jadi tanggal 14 Pebruari setiap tahunnya merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh banyak remaja, baik di negeri ini maupun di berbagai belahan bumi. Sebab hari itu banyak dipercaya orang sebagai hari untuk mengungkapkan rasa kasih sayang. Itulah hari valentine, sebuah hari di mana orang-orang di barat sana menjadikannya sebagai fokus untuk mengungkapkan rasa kasih sayang. Lalu Bagaimana islam memandang Valentine ?

Dan seiring dengan masuknya beragam gaya hidup barat ke dunia Islam, perayaan hari valentine pun ikut mendapatkan sambutan hangat, terutama dari kalangan remaja ABG. Bertukar bingkisan valentine, semarak warna pink, ucapan rasa kasih sayang, ungkapan cinta dengan berbagai ekspresinya, menyemarakkan suasan valentine setiap tahunnya, bahkan di kalangan remaja muslim sekali pun.

Perayaan Valentine�s Say adalah Bagian dari Syiar Agama Nasrani
Di Roma kuno, 15 Februari dikenal sebagai hari raya Lupercalia , yang merujuk kepada nama salah satu dewa bernama Lupercus, sang dewa kesuburan. Dewa ini digambarkan sebagai laki-laki yang setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing.

Read more…

Categories: Tantangan buat Muslim

VALENTINE DAY = Hari Raya Pagan Mengenang Pendeta

February 13, 2009 Leave a comment

Di hari-hari ini, sesekali pergilah ke mall atau supermarket besar yang ada di kota Anda. Lihatlah interior mall atau supermarket tersebut. Anda pasti menjumpai interiornya dipenuhi pernak-pernik—apakah itu berbentuk pita, bantal berbentuk hati, boneka beruang, atau rangkaian bunga—yang didominasi dua warna: pink dan biru muda.

Dan Anda pasti mafhum, sebentar lagi kebanyakan anak-anak muda seluruh dunia akan merayakan Hari Kasih Sayang atau yang lebih tenar distilahkan dengan Valentine Day.

Momentum ini sangat disukai anak-anak remaja, terutama remaja perkotaan. Karena di hari itu, 14 Februari, mereka terbiasa merayakannya bersama orang-orang yang dicintai atau disayanginya, terutama kekasih.

Valentine Day memang berasal dari tradisi Kristen Barat, namun sekarang momentum ini dirayakan di hampir semua negara, tak terkecuali negeri-negeri Islam besar seperti Indonesia.

Sayangnya, tidak semua anak-anak remaja memahami dengan baik esensi dari Valentine Day. Mereka menganggap perayaan ini sama saja dengan perayaan-perayaan lain seperti Hari Ibu, Hari Pahlawan, dan sebagainya. Padahal kenyataannya sama sekali berbeda.

Hari Ibu, Hari Pahlawan, dan semacamnya sedikit pun tidak mengandung muatan religius. Sedangkan Valentine Day sarat dengan muatan religius, bahkan bagi orang Islam yang ikut-ikutan merayakannya, hukumnya bisa musyrik, karena merayakan Valentine Day tidak bisa tidak berarti juga ikut mengakui Yesus sebagai Tuhan. Naudzubilahi min Dzalik. Mengapa demikian

 

 

  Read more…

Categories: Tantangan buat Muslim

Ribuan Media Misi Hadiri Konvensi Media Kristen Internasional

February 13, 2009 Leave a comment

Ribuan media Kristen hadiri National Religious Broadcasters (NRB) Convention & Exposition. Selain ikut training juga bahas misi gereja

 

Lebih dari enam ribu Ministri Kristen dan perwakilan media memadati Gaylord Opryland Resort & Convention Center di Nashville, Tenn., untuk ambil bagian dalam pertemuan media Kristen terbesar sedunia atau National Religious Broadcasters (NRB) Convention & Exposition.

Selama empat hari, media-media profesional top terpercaya dan para pemimpin Kristen berkumpul untuk mencari berbagai macam hal baru,pelayanan, dan menjalin hubungan untuk dapat mengembangkan ministri media mereka disamping mengikuti sesi pendidikan, pengajaran khusus lab, dan sesi umum yang menampilkan para pembicara dan artis-artis internasional terkenal dalam konvensi tersebut.

Read more…

Didukung Perusahaan Raksasa, Satukan Kekuatan Sebarkan Injil

February 13, 2009 Leave a comment

Dengan dukungan perusahaan raksasa, media-media Kristen menyatukan kekuatan guna menyebarkan injil ke seluruh dunia

 

Dalam ajang tahunan National Religious Broadcasters (NRB) Convention & Exposition ini, para marketplace terbesar mendedikasikannya untuk media-media Kristen profesional yang berusaha menyatukan kekuatan media guna menyebarkan Injil.

Lebih dari 300 perusahaan dan ministri akan mempresentasikan hasil kerja mereka di tempat pertunjukan seluas 135.000 m2, termasuk juga perusahaan-perusahaan penyedia kebutuhan, lembaga nirlaba, institusi-institusi pendidikan, para penerbit, dan ministry-ministri yang bergerak di bidang broadcasting.

Disamping itu juga menampilkan perusahaan sekuler seperti Adobe Systems, Sony Electronics, dan Canon U.S.A., yang mana produk-produknya makin banyak digunakan untuk dapat lebih efektif menjangakau dunia saat ini.

“Di Amerika Utara ini, bahkan kami harus mendaki kurva tahapan pembelajaran yang curam untuk dapat seperti saat ini. Dan ada begitu banyak harapan dari para broadcaster Kristen di seluruh dunia yang masih mendaki kurva tahapan pembelajaran yang curam tersebut,”ujar presiden dan CEO NRB Dr Frank Wright.

“Satu tujuan kami adalah untuk dapat membantu mereka memperpendek kurva tersebut.”

Read more…

Categories: Tantangan buat Muslim
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 224 other followers