Home > berita mualaf, kisah Rohani > seorang pastor gereja Katholik Roma ,akhirnya memilih menjadi Muslim

seorang pastor gereja Katholik Roma ,akhirnya memilih menjadi Muslim

idris tawfiq‘Allah menyeru manusia ke Darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam).” (QS Yunus: 25)

Ayat tersebut di atas menjelaskan bahwa Allah SWT akan memberikan hidayah (jalan kebaikan) kepada siapa saja yang dikehendakinya untuk memilih Islam. Tak peduli siapa pun. Baik dia budak, majikan, pejabat, bahkan tokoh agama non-Islam sekalipun.

Ayat tersebut, layak disematkan pada Idris Tawfiq, seorang pastor di Inggris yang akhirnya menerima Islam. Ia menjadi mualaf setelah mempelajari Islam dan melihat sikap kelemahlembutan serta kesederhanaan pemeluknya.

Sebelumnya, Idris Tawfiq adalah seorang pastor gereja Katholik Roma di Inggris. Mulanya, ia memiliki pandangan negatif terhadap Islam. Baginya saat itu, Islam hanya identik dengan terorisme, potong tangan, diskriminatif terhadap perempuan, dan lain sebagainya.

Namun, pandangan itu mulai berubah, ketika ia melakukan kunjungan ke Mesir. Di negeri Piramida itu, Idris Tawfiq menyaksikan ketulusan dan kesederhanaan kaum Muslimin dalam melaksanakan ibadah dan serta keramahan sikap mereka.

Ia melihat, sikap umat Islam ternyata sangat jauh bertolak belakang dengan pandangan yang ia dapatkan selama ini di negerinya. Menurutnya, Islam justru sangat lembut, toleran, sederhanan, ramah, dan memiliki sifat keteladanan yang bisa dijadikan contoh bagi agama lainnya.

Di Mesir inilah, Tawfiq merasa mendapatkan kedamaian yang sesungguhnya. Awalnya hanya sebagai pengisi liburan, menyaksikan Pirmadia, unta, pasir, dan pohon palem. Namun, hal itu malah membawanya pada Islam dan membuat perubahan besar dalam hidupnya.

”Awalnya mau berlibur. Saya mengambil penerbangan carter ke Hurghada. Dari Eropa saya mengunjungi beberapa pantai. Lalu, saya naik bis pertama ke Kairo, dan saya menghabiskan waktu yang paling indah dalam hidup saya.”

”Ini adalah kali pertama saya pengenalan ke umat Islam dan Islam. Saya melihat bagaimana Mesir yang lemah lembut seperti itu, orang-orang manis, tapi juga sangat kuat,” terangnya.

”Saya menyaksikan mereka tenang, lembut, dan tertib dalam beribadah. Begitu ada suara panggilan shalat (azan–Red), mereka yang sebagian pedagang, segera berkemas dan menuju Masjid. Indah sekali saya melihatnya,” terangnya.

Dari sinilah, pandangan Tawfiq berubah tentang Islam. ”Waktu itu, seperti warga Inggris lainnya, pengetahuan saya tentang Islam tak lebih seperti yang saya lihat di TV, memberikan teror dan melakukan pengeboman. Ternyata, itu bukanlah ajaran Islam. Hanya oknumnya yang salah dalam memahami Islam,” tegasnya.

Ia pun mempelajari Alquran. Pelajaran yang didapatkannya adalah keterangan dalam Alquran yang menyatakan: ‘ Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang beriman adalah orang Yahudi dan Musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang beriman adalah orang yang berkata, ”Sesungguhnya kami ini orang Nasrani.” Yang demikian itu disebabkan di antara mereka itu terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena seungguhnya mereka tidak menyombongkan diri.” (Al-Maidah ayat 82).

Ayat ini membuatnya berpikir keras. Baginya, Islam sangat baik, toleran. Justru, pihak lain yang memusuhinya. Inilah yang menjadi awal keislaman mantan pastor Inggris dan akhirnya menerima Islam.

Sepulang dari Mesir, Tawfiq masih menjadi penganut agama Katholik. Bahkan, ketika dia aktif mengajarkan pelajaran agama kepada para siswa di sebuah sekolah umum di Inggris, ia diminta mengajarkan pendidikan Studi agama.

”Saya mengajar tentang agama Kristen, Islam, Yudaisme, Buddha dan lain-lain. Jadi, setiap hari saya harus membaca tentang agama Islam untuk bisa saya ajarkan pada para siswa. Dan, di sana banyak terdapat siswa Muslim keturunan Arab. Mereka memberikan contoh pesahabatan yang baik, bersikap santun dengan teman lainnya. Dari sini, saya makin intens berhubungan dengan siswa Muslim,” ujarnya.

Dan selama bulan Ramadhan, kata dia, dia menyaksikan umat Islam, termasuk para siswanya, berpuasa serta melaksanakan shalat tarawih bersama-sama. ”Hal itu saya saksikan hampir sebulan penuh. Dan, lama kelamaan saya belajar dengan mereka, kendati waktu itu saya belum menjadi Muslim,” papar Tawfiq.

Dari sini kemudian Tawfiq mempelajari Alquran. Ia membaca ayat-ayat Alquran dari terjemahannya. Dan ketika membaca ayat 83 surah Al-Maidah, ia pun tertegun.

”Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Alquran).” (Al-Maidah ayat 83).

Secara tiba-tiba, kata Tawfiq, ia pun merasakan apa yang disampaikan Alquran. Ia menangis. Namun, hal itu ia sembunyikan dari pandangan para siswanya. Ia merasa ada sesuatu di balik ayat tersebut.

Dari sini, Tawfiq makin intensif mempelajari Islam. Bahkan, ketika terjadi peristiwa 11 September 2001, dengan dibomnya dua menara kembar World Trade Center (WTC) di Amerika Serikat, dan ketika banyak orang menyematkan pelakunya kalangan Islam. Ia menjadi heran. Kendati masih memeluk Kristen Katholik, ia yakin, Islam tidak seperti itu.

”Awalnya saya sempat takut juga. Saya khawatir peristiwa serupa terulang di Inggris. Apalagi, orang barat telah mencap pelakunya adalah orang Islam. Mereka pun mengecamnya dengan sebutan teroris,” kata Tawfiq.

Namun, Tawfiq yakin, Islam tidak seperti yang dituduhkan. Apalagi, pengalamannya sewaktu di Mesir, Islam sangat baik, dan penuh dengan toleransi. Ia pun bertanya-tanya. ”Mengapa Islam? Mengapa kita menyalahkan Islam sebagai agama teroris. Bagaimana bila kejadian itu dilakukan oleh orang Kristen? Apakah kemudian Kristen akan dicap sebagai pihak teroris pula?” Karena itu, ia menilai hal tersebut hanyalah dilakukan oknum tertentu, bukan ajaran Islam.

Masuk Islam
Dari situ, ia pun mencari jawabannya. Ia berkunjung ke Masjid terbesar di London. Di sana berbicara dengan Yusuf Islam tentang Islam. Ia pun kemudian memberanikan diri bertanya pada Yusuf Islam. ”Apa yang akan kamu lakukan bila menjadi Muslim?”

Yusuf Islam menjawab. ”Seorang Muslim harus percaya pada satu Tuhan, shalat lima kali sehari, dan berpuasa selama bulan Ramadhan,” ujar Yusuf.

Tawfiq berkata, ”Semua itu sudah pernah saya lakukan.”
Yusuf berkata, ”Lalu apa yang Anda tunggu?”
Saya katakan, ”Saya masih seorang pemeluk Kristiani.”

Pembicaraan terputus ketika akan dilaksanakan Shalat Zhuhur. Para jamaah bersiap-siap melaksanakan shalat. Dan, saat shalat mulai dilaksanakan, saya mundur ke belakang, dan menunggu hingga selesai shalat.

Namun, di situlah ia mendengar sebuah suara yang mempertanyakan sikapnya. ”Saya lalu berteriak, kendati dalam hati. ”Siapa yang mencoba bermain-main dengan saya.”

Namun, suara itu tak saya temukan. Namun, suara itu mengajak saya untuk berislam. Akhirnya, setelah shalat selesai dilaksanakan, Tawfiq segera mendatangi Yusuf Islam. Dan, ia menyatakan ingin masuk Islam di hadapan umum. Ia meminta Yusuf Islam mengajarkan cara mengucap dua kalimat syahadat.

Ayshadu an Laa Ilaha Illallah. Wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah.” Saya bersaksi, tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Utusan Allah.

Jamaah pun menyambut dengan gembira. Ia kembali meneteskan air mata, bukan sedih, tapi bahagia.

Ia mantap memilih agama yang dibawa Nabi Muhammad SAW ini. Dan, ia tidak menyesali telah menjadi pengikutnya. Berbagai gelar dan penghargaan yang diterimanya dari gereja, ia tanggalkan.

Seperti diketahui, Idris Tawfiq memperoleh gelar kesarjanaan dari University of Manchester dalam bidang sastra, dan gelar uskup dari University of Saint Thomas Aquinas di Roma. Dengan gelar tersebut, ia mengajarkan pandangan Katholik pada jemaatnya. Namun, akhirnya ia beralih mengajarkan Islam kepada masyarakatnya. Selama bertahun-tahun, Tawfiq mengepalai pusat Studi keagamaan di berbagai sekolah di Inggris dan Wales, sebelum dia masuk agama Islam.

”Dulu saya senang menjadi imam (pastor–Red) untuk membantu masyarakat selama beberapa tahun lalu. Namun, saya merasa ada sesuatu yang tidak nyaman dan kurang tepat. Saya beruntung, Allah SWT memberikan hidayah pada saya, sehingga saya semakin mantap dalam memilih Islam. Saya tidak menyesal meninggalkan tugas saya di gereja. Saya percaya, kejadian (Islamnya–Red) ini, lebih baik dibandingkan masa lalu saya,” terangnya. sya/osa/berbagai sumber

Berdakwah Lewat Lisan dan Tulisan

Ketika ditanyakan pada Idris Tawfiq tentang perbedaan besar antara Kristen Katholik dan Islam, ia berkata: ”Dasar dari agama Islam adalah Allah. Semua perkara disaksikan Allah, tak ada yang luput dari perhatian-Nya. Ini berbeda dengan yang saya dapatkan dari agama sebelumnya. Islam merupakan agama yang komprehensif.”

Ia menambahkan, Islam mengajarkan pemeluknya untuk senantiasa beribadah kepada Allah setiap saat. Tak terbatas hanya pada hari Minggu. Selain itu, kata dia, Islam mengajarkan umatnya cara menyapa orang lain dengan lembut, bersikap ramah, mengajarkan adab makan dan minum, memasuki kamar orang lain, cara bersilaturahim yang baik. ”Tak hanya itu, semua persoalan dibahas dan diajarkan oleh Islam,” terangnya.

Penceramah dan penulis
Caranya bertutur kata, sikapnya yang sopan dan santun banyak disukai masyarakat. Gaya berbicaranya yang baik sangat sederhana dan lemah lembut, menyentuh hati, serta menyebabkan orang untuk berpikir. Ia pun kini giat berceramah dan menulis buku tentang keislaman.

Ia memberikan ceramah ke berbagai tempat dengan satu tujuan, menyebarkan dakwah Islam. Idris Tawfiq mengatakan, dia bukan sarjana. Namun, ia memiliki cara menjelaskan tentang Islam dalam hal-hal yang sangat sederhana. Dia memiliki banyak pengalaman dalam berceramah dan mengenali karakter masyarakat.

Ia juga banyak memberikan bimbingan dan pelatihan menulis serta berpidato bagi siswa maupun orang dewasa. Kesempatan ini digunakannya untuk mengajarkan pada orang lain. Termasuk, menjelaskan Islam pada dunia Barat yang banyak menganut agama non-Muslim.

Idris juga dikenal sebagai penulis. Tulisannya tersebar di berbagai surat kabar, majalah, jurnal, dan website di Inggris Raya. Ia juga menjadi kontributor regional dan Konsultan untuk website www.islamonline.net dan ww.readingislam.com.

Dia menulis artikel mingguan di Mesir Mail, koran tertua Mesir berbahasa Inggris, dan Sawt Al-Azhar, surat kabar Al-Azhar University. Dia adalah pengarang sejumlah buku. Antara lain, Dari surga yang penuh kenikmatan: sederhana, pengenalan Islam; Berbicara ke Pemuda Muslim; Berbicara ke Mualaf. Selain itu, ia juga menjadi juru bicara umat Islam di Barat. Ia juga banyak berceramah melalui radio dan televisi. osa/sya/

sumber :republika online

Advertisement
  1. qarrobin
    August 7, 2009 at 2:13 pm | #1

    info yang membuat saya menangis

  2. Azif Rayani
    August 23, 2009 at 6:40 pm | #2

    semoga menjadi muslim yang TAQWA, alhamdullah saudaraku telah kembali ke fitrahnya.

  3. yoszzzzz
    August 27, 2009 at 11:32 am | #3

    demi ALLAH saya sangat terharu…….sampai t’a kuasa menahan air mata……….ALLAHHUAKBAR…….3X

  4. zulkarnain
    August 30, 2009 at 6:44 am | #4

    Ya Allah, begitu besar keangungan MU, salam untuk saudara Idris Tawfiq.

  5. ismail
    September 14, 2009 at 9:30 am | #5

    Assalamualaikum Saudaraku Idris Tawfiq, maaf saya tak bisa berkata-kata, karena saya saat mengetik kalimat ini, saya hanya bisa menangis….

  6. October 9, 2009 at 3:00 pm | #6

    apapun agama yang anda kehendaki, anda akan mendapat hal kebenaran yang abadi…ingatlah..Akukah Alfa danOmega

  7. DARTO
    November 10, 2009 at 2:16 pm | #7

    semoga lebih banyak lagi orang orang kafir yg terselamatkan dari panasnya api neraka … Amien

  8. taja
    February 5, 2010 at 2:49 pm | #8

    Desi !!! Akulah Alfa dan Omega itu perkataan Allah bkan perkataan Yesus, mengapa ? karena Yesus terlahir dan pernah mati maka tidak pantas dikatakan alfa dan omega. bodoh amat sih kamu des, jangan nurutin paham gereja yang gak masuk akal, trinitas itu ngawur, pasti ada suatu yang gak beres.

  9. Destiyanti Nurida Ade
    February 10, 2010 at 3:55 pm | #9

    Alhamdulillah,,
    telah terbuka mata dan hatinya,,,,

  10. hery
    February 10, 2010 at 5:16 pm | #10

    welcome brother mudah2an Allah senantiasa melindungi perjuanganmu dalam berdakwah dan mudah2an Allah ridho Kepadamu sukron brother sholu ala Nabi, sholu ala Nabi

  11. February 11, 2010 at 12:38 am | #11

    barakallahu

  12. February 15, 2010 at 2:13 pm | #12

    to:taja
    mksd kamu apa?jangan membawa2 agama kristen ya..aku ngak trima….YESUS Mati krna dosa2 manusia akhirnya manusia terselamatakan…GEREJA ITU ADIL….

  13. February 18, 2010 at 3:31 pm | #13

    to : desi n’demek

    masalah diatas adalah kisah pastor katolik masuk islam, jd ga usah melebar ke masalah penebusan dosa.
    baiknya ente simak kenapa si pastor jd begitu ? apa ada yg salah di kristen? silahkan nilai secara jujur dg nurani !
    mudah2an hidayah ALLAH SWT menyertai anda.

  14. March 8, 2010 at 12:05 am | #14

    ya Allah berilah cahaya hidayahMu untuku dan orang2 d sekitarku… Matikanlah aku dalam keadaan aku berserah kepadaMu… dan engkau meridhoiku amin

  15. m fadloli hs
    March 8, 2010 at 4:10 pm | #15

    as wr wb.alhamdulillahirobbil alamiin.marhaban saudaraku baru yang telah mendapat nur ilahirobbi sehingga hatinya terbuka menerima agama islam.

  16. m fadloli hs
    March 8, 2010 at 4:19 pm | #16

    barang siapa yang diberi petunjuk oleh Alloh,maka tiada seorangpun yang dapat menyesatkannya.dan barang siapa yang di sesatkan oleh Alloh,tiada seorangpun yang dapat memberi petunjuk kepadanya. ( Al qur’an )

  17. hardi
    March 19, 2010 at 12:02 am | #17

    Orang katolik tidak pernah mempersoalkan agama apapun, tidak ada jaminan apapun untuk masuk surga jika hati kita dipenuhi dendam, benci, sirik dan segala hal yang bertentangan dengan Allah.
    Hukum yang paling besar adalah “CINTA KASIH”
    “CINTAILAH SESAMAMU SEPERTI ENGKAU MENCINTAI DIRIMU SENDIRI”
    Tuhan memberkati

  18. Achmad
    March 19, 2010 at 12:31 am | #18

    Saya nggak peduli anda orang katolik masuk islam, hindu, budha atau sebaliknya anda orang islam mau masuk katolik, hindu, budha dsb, yang penting perilaku kita dimuka bumi ini, sudahkah mencerminkan kehendak Tuhan?, berguna bagi sesama?, peduli pada yang miskin papa?, beramal soleh?
    Saya percaya kalo anda sudah melakukan hal diatas samapai mati hidupmu akan dikenang & Tuhan akan memberi balasan yang setimpal.

  19. entahlah
    March 19, 2010 at 12:55 am | #19

    tak mau nerima kenyataan

  20. abdullah
    March 19, 2010 at 2:33 am | #20

    assalamualaikum
    buat saya semua agama pada hakekatnya baik semua, orang beragama adalah sarana untuk mendekatkan diri pada sang pencipta, saya berasal dari keluarga yang berbeda beda agama, walaupun saya menganggap agama saya yang paling benar, tapi tidak ada alasan untuk mengatakan agama yang lain salah, yang salah adalah manusianya, jika ia mengatasnamakan agama tapi perbuatanya seperti orang tidak beragama, membuat terorr, merusak hak orang lain, memaksakan kehendak, tinggi hati, sombong, merasa paling suci dan sejenisnya itu sama saja menistakan agama.
    Orang yang berkenan dihadapan Tuhan, adalah orang yang mau merendahkan diri di hadapan ALLAH.
    Wassalam

  21. mark
    March 22, 2010 at 8:50 am | #21

    kita kalau mau berdakwah harus santun, tidak maksa, tidak pakai beras ,mie instan, pakaian, pendidikan dan jabatan, semua harus dilakukan dengan cara ajakan, contoh sudah banyak, siapa yang mau keluar islam adalah orang yang dibawah garis kemiskinan, namun sebaliknya masuk islam adalah para ahli yang sudah melalang dunia, orang pintar yang tidak mungkin bisa dibodohi,dengan iming-iming dan imbalan dunia.
    Semoga Allah selalu memberi kita petunjuk

  22. Putra Perdana
    April 7, 2010 at 11:00 am | #22

    KEBYANYAKAN ORANG YANG MEMELUK ISLAM ORANG-ORANG YANG CERDAS DAN BERILMU.

  23. Putracirebon
    April 7, 2010 at 6:51 pm | #23

    Orang yang menerima Alqur’an adalah orang yang berakal sehat, dan sebaliknya adalah orang yang tidak sehat akalnya.

  24. yacobus novran
    April 8, 2010 at 4:22 pm | #24

    Saya pikir bisa saja ada pastor yang masuk islam. tapi alasan pastor inggris itu untuk masuk islam mesti ditambah lagi dengan yang lebih kuat. kalau saja dia tinggal di Indonesia dan melihat gereja saya di bakar di bekasi pada desember 2009, dan menyaksikan sendiri bom2 betebaran yang menewaskan banyak orang, dan pelakunya adalah atas nama islam, apakah dia akan berubah pikiran? Setahu saya gelar uskup tidak di berikan oleh sebuah universitas, tapi oleh Paus di Vatikan, jadi dari konggregasi mana pastor ini? Dan sepertinya pastor ini sangat bebas, bisa ke mesir, mengajar di sana sini, memang dia dari paroki mana? Tapi tidak apalah jika ini pun benar, saya ucapkan selamat kepada mantan pastor dan kepada saudaraku muslim yang lain. GBU

  25. Putracirebon
    April 8, 2010 at 4:54 pm | #25

    @Jacobus
    great are you..
    Soal bom itu entah ya gue pn krang phm sma pmhman mreka. Yg jls islam yg sjati adalah rahmat bagi seluruh alam. Sya doakan smoga anda pun dpt ptunjuk kbnran oleh allah swt.
    Jngn mnilai islam dr tindakan individu seorang. Sya hrp anda bljrlah tentang islam lbih mendalam.

  26. tia
    April 25, 2010 at 1:19 pm | #26

    Perilaku anda sudah dinubuatkan dalam alkitab

  27. eksan
    April 25, 2010 at 10:17 pm | #27

    @tia, anda seorang kristiani plg t***l yg prnah sy lihat..

    Peringatan Admin :
    @ semua komentator Muslim

    berikan komentar yang tidak mengumbar caci maki,tunjukan sebagai Muslim bisa bersikap lebih baik dari komentar non muslim

  28. Wannottri
    May 8, 2010 at 5:30 pm | #28

    Alhamdulillah, subhanallah….Tidak ada yg dpt membolak balikan hati kecuali Allah. Smga kita termasuk org2 yg mendapat nikmat surga. My brother, i love u welcome back into purity.

  29. joseph mathius (mauallaf)
    May 9, 2010 at 1:42 am | #29

    wahai kekasih allah jika kamu sekalian berkunjung ke tanah suci (mekkah)kamu akan merasakan betapa tentramnya hati kamu! saya dulunya penganut agama nasrani akan tetapi saya sadar setelah mengetahui rahasia perjanjian lama dan perjanjian baru….!ternyata ada yang di ubah setelah wafatnya isa al masih……! semoga sahabat2ku yang nasrani bisa mendapatkan hidayah dan petunjukk dari allah SWT. (allah itu tunggal dan tidak mempunyai anak,jika tuhan kalian mempunyai anak berati dia akan merasakan mati karna di dunia ini tidak ada yang kekal abadi ) wassalam (muaallaf yang terkucilkan oleh keluarganya karna masuk islam)

  30. nebukadnezar
    May 11, 2010 at 11:13 am | #30

    Sudahlah..biarkan mantan sang pastor itu menikmati indahnya Islam.. Mr. Idris Tawfiq itu sepertinya tak akan terpengaruh oleh orang-orang Islam yang menurut sdr. Yacobus merusak gereja, karna serangan 11/9/2001 saja tak membuatnya berubah tentang pandangannya terhadap Islam. karena yang dilakukan orang-orang Islam itu pada dasarnya bukan berdasarkan Islamya, tapi manusianya..lalu bagaimana dengan 600 ribu umat Islam di Bosnia yang bantai oleh kaum Nasrani, diperkosa, Masjid-masjid dimusnahkan… tapi sudahlah..saya pun percaya itu bukan karena ajarannya tapi karena manusianya…SETUJU…..!

  31. yulia
    May 11, 2010 at 7:34 pm | #31

    Apapun agmanya pasti tetap baik menuntun umatnya masing2. Setiap agama pasti memiliki kekurangan dan kelebihan masing2…
    Hanya saja ada orang yg cocok di Islam ada yg merasa co2k di agama lain.
    Tdk hanya agama islam yg umatnya baik, dan umat kristen atau Budha belum tentu tidak baik dibanding umat Islam. Itu semua kembali kepada masing2 manusia dlm menerima ajaran agama.
    Sebgai seorang kristiani, saya tidak merasa tersinggung dengan artikel di atas. Saya justru ikut bahagia ia bisa mndapat jalan yg terbaik untuknya.
    Tidak baik saling menjelekkan agama satu sama lain. Kalo kita bisa hidup dlm persaudaraan alangkah indahnya sich?

  32. May 19, 2010 at 6:33 pm | #32

    aya aya wae ini tulisan…

  33. August 15, 2010 at 5:17 pm | #33

    sangat sangat kasihan

  34. isa
    August 15, 2010 at 5:33 pm | #34

    @kawulone gusti
    ya benar sangat2 kasihan org yg belum menerima hidayah Islam

  35. artificial left eye
    August 15, 2010 at 6:22 pm | #35

    perilaku anda juga sudah diramalkan dalam 7000 ramalan vanga vangelia pandeva.

  36. isa
    August 15, 2010 at 7:34 pm | #36

    @artifi
    perilaku anda jg sdh diramalkan oleh mama laurent

  37. Muhamat@njingabdulloh
    August 22, 2010 at 1:32 pm | #37

    ISLAM KONTOL!! N’ KRISTEN BO’OL GAWE KISRUH.. ASUUU…! HIDAYAH RAIMU AMOH IKU COK!

  38. ableh
    August 27, 2010 at 1:50 am | #38

    hehehe ada orang bodoh yang ngomongnya ceplas ceplos,,,,,,mas-mas ora berpendidikan ya…??? seng sopan nek komentar….!!!!

  39. Paulus Nabi Palsu
    August 27, 2010 at 7:58 am | #39

    @ joseph mathius (mauallaf)

    –> Gue salut sama elo saudaraku. Bersabarlah dan bertawakallah kepada Allah SWT dan istiqomahlah semoga Allah SWT memberikan ketabahan kepadamu saudaraku.

    Amin

  40. haidar
    August 27, 2010 at 8:35 am | #40

    Berdasarkan fakta dari tahun ke tahun,para pendeta atau penginjil yang semakin menekuni atau mempelajari injil secara cerdas dan sadar menggunakan hati nurani yang jernih menjadikan mereka mengetahui ketidaklogisannya kitab mereka sehingga mereka bertobat dan masuk islam,

    begitu juga sebaliknya seorang muslim yang “bodoh”( tidak mau mempelajari dan mengkaji kitab sucinya secara baik ) dia akan mudah terpengaruh dengan adanya pemurtadan yang dilakukan oleh para misionaris demi hanya untuk sekedar mendapatkan sembako yang tak berarti.

    Tidak ada sejarahnya,orang islam yang memahami agamanya dengan baik dan benar akan menjadi murtad.

    Kesimpulan :

    1.Orang kristen yang cerdas pasti masuk islam
    2.Orang islam yang tidak faham dengan agamanya akan mudah menjadi murtad karena faktor harta dll.

  41. Achmad
    September 9, 2010 at 2:32 am | #41

    1.Orang kristen yang cerdas masuk islam?
    Bukanya kebalik?
    Yang gw tau dimuka bumi ini orang-orang cerdas bukan dari islam deh…
    Tapi….. interopeksi diri deh…..
    2.Orang islam yang tidak faham agamanya akan mudah menjadi murtad karena faktor harta dll?
    Kasihan deh… makanya kalo beriman jangan karena harta, ajari agama yang benar jangan merasa paling benar, sempurna, sombong dll..
    Ajari gimana saling menghormati, mengasihi, jangan saling caci maki
    Katanya agama paling sempurna, jangan pake nama agama ngebom orang yang belum tentu berdosa
    “Agama apa yang ngajari begitu?”

  42. Ichsan
    September 9, 2010 at 2:46 am | #42

    Apa sih hebatnya menjadi islam ampe segitu sombongnya
    gak ada jaminan kalo islam terus masuk surga… mana buktinye????
    Kristen ame juga mana buktinye?….
    Yang gw liat kelakuan loe kaga ada yang pantes masuk surga pantesnye loe pade masuk neraka,
    orang bisanya berantem mulu..
    Ngaku loe pade beragama tapi kelakuanye kaya orang kaga beragama..
    Yang rukun ngapah….

  43. Chusnul
    September 9, 2010 at 3:11 am | #43

    Joseph Mathius, jika anda benar mualaf saya berdoa untuk anda semoga Tuhan senantiasa menuntun dan menerangi engkau disepanjang perjalanan hidupmu.
    Apapun agamamu Joseph Tuhan itu hanya satu tidak lebih, jangan berpikir jika engkau pindah agama terus akan bertemu Tuhan yang lain, sebab bodoh sekali jika demikian, Tuhan tidak beranak seperti yang kau pikirkan, sebab itu namanya juga sangat bodoh sekali.
    Tuhan adalah misteri tidak mungkin kau telaah dengan otak manusia. Sebab kalau demikian namanya sangat bodoh..bodoh..bodoh…sekali….
    Kuasa Tuhan tidak mungkin cukup kau pelajari sekalipun kau hidup 1000 tahun bahkan dunia kiamat
    Kuasa Tuhan tanpa batas…

    Tuhan memberkati

  44. haidar
    September 9, 2010 at 4:25 am | #44

    @achmad

    yang merasa sombong dan paling benar itu siapa?
    itu kan kesimpulan anda,saya hanya sekedar merespon isi dari artikel ini.
    kalau pun kami para netter islam mencaci,itu karena didahului,bukan mendahului,netter islam disini tidak pernah menghina netter lain yang non,kecuali karena mereka duluan yang mulai.
    semoga ALLAH SWT memberi hidayah pada anda,amiin.

  45. haidar
    September 9, 2010 at 5:00 am | #45

    @achmad

    Soal bom bunuh diri,islam (rasulullah muhammad saw) tidak pernah mengajarkan bom bunuh diri,itu adalah penafsiran dari seorang anak manusia dalam mentafsirkan arti jihad padahal(berbakti kepada orang tua lebih utama daripada ikut berperang),dalm perang pun islam ada aturannya,nggak sembarangan asal bunuh orang(sudah dibahas dalam blog ini) tidak perlu saya terangkan panjang lebar.

  46. haidar
    September 9, 2010 at 6:55 am | #46

    @ichsan

    saya agak bingung dengan pernyataan, disatu sisi anda memposisikan sebagai orang atheis,tapi disisi lain anda berposisi sebagai orang yang beragama karena percaya adanya neraka.

    tapi saya sepakat dengan anda bahwa kerukunan hidup antar umat beragama memang harus dijaga.

  47. isa
    September 9, 2010 at 8:11 am | #47

    @haidar
    biarain si achmad, coz dia gak rela pastornya jd mualaf.

    acmad:”Katanya agama paling sempurna, jangan pake nama agama ngebom orang yang belum tentu berdosa.

    jwb:basi alias kuno
    apa perlu gue tunjuki ayat teroris di injil?

  48. haidar
    September 9, 2010 at 9:48 am | #48

    @isa

    Setuju.
    Soal ayat teroris di injil sudah terang benderang di terangkan diblog ini,gak usah ditunjukin juga oke,si achmad nya aja gak mau baca,baru datang langsung main tuduh.

    @Semua netter muslim

    Taqobalallahu mina wa minkum, Mohon maaf lahir dan batin.

  49. Seto
    December 30, 2010 at 2:33 pm | #49

    Bersyukur..ranting-ranting yang tidak berguna dimasukan dalam api dan dibakar.. Amin

  50. ahzay
    December 30, 2010 at 5:50 pm | #50

    wah, seru nih…selama masih ikut doktrin iman buta ya bakal tetap tersesat dalam ajaran paulus. Tapi kalo akal sehat dan hati nurani bicara, ya sudah pasti akan masuk Islam…

  51. tejo
    December 30, 2010 at 9:15 pm | #51

    apakah agama anda membuat anda pusing?
    waktu anda terbuang percuma menghafalkan cerita fiksi?
    anda bosan dengan kecemasan akhirat dan ilusi surgawi?
    anda capek berdebat tentang nabi yang sudah mati?
    anda jenuh menyiksa kafir sampai mati?

    kami menjamin 100% sampai kapan pun anda tidak menemukan jawaban yang pasti

    kami ada solusi
    minumlah obat antireligi kami
    berbahan dasar 60% logika dan 40% rasa manusiawi

    DIJAMIN:
    dapat menghilangkan keluhan jidat pening dan punggung nyeri
    dapat menghilangkan rasa benci yahudi dan rasa sombong diri
    dapat mengurangi rasa iri pada nasrani
    dan yang paling penting dapat bebas menikmati kenikmatan duniawi

  52. atin
    February 28, 2011 at 9:25 am | #52

    mari beri komen yang santun,soal iman bukan perasaan tapi kebenaran TRINITAS. Iman untuk dihayati, bukan dimengerti pakai akal budi saja. TRINITAS adalah misteri Allah yang terdalam dan dipahami oleh Manusia. Uskup bukan gelar yang berikan saat dia menyelesaikan pandidikan, tetapi jabatan yang diberikan oleh bapa Paus untuk memimpin suatu keuskupan yang terdiri dari beberapa kevikepan dan paroki – paroki. Jadi agak meragukan ya, dan banyak istlah yang rancu. terima kasih. Semoga Tuhan menuntun kita ke jalan yang benar.

  53. bambang kacrut
    April 20, 2011 at 6:56 pm | #53

    kok.pd ribt ngurusi orang/agama lain..apa nenek moyangmu dl dr timurtgh..atau israel..sok tau banget kesana aja blm…pd dibo’ongi lo..dsr otak2 lempung..mdhnya org sini dipropaganda.sdh ga’ tau adat sendiri…

  54. bambang kacrut
    April 20, 2011 at 7:31 pm | #54

    sy rasa..yg nonmuslim jg salah,.kenapa kambing diajak ngomong..ditanggapi..pola pkrnya mundur penuh kemunafikan..mending ngomong sm tembok.warning buat mu

    slimah..laki2 berjihat dijanjikan 77 bidadari cuantiiik tp yg perempuan apa dpt bidadara..yg buat kitap laki2 yg egois..

    disurga kok pengin mengvmbar birahi..msh aja memperbudak wanita..andai dl nabinya wanita pasti derajatnya terangkat..selamat hari kartini..

  55. gol put
    April 21, 2011 at 4:01 pm | #55

    aku jd gatal kupingq,… islam slalu disalahkan soal bom bunuh,… kasus 11 september di amerika,… tu pelakunya bush dan babu2nya sendiri,… gk percaya tonton buktinya di youtube… yang ngungkapin… orang amerika sendiri….,koq.

  56. jack
    April 21, 2011 at 5:03 pm | #56

    @bambang

    lah kalo pengen adil seharusnya tuhan lu kayak dorce dong, laki nggak cewek juga nggak/ hermaphrodite

  57. bimbang
    August 11, 2011 at 8:23 am | #57

    hai orang yang berakal dan berpikir…
    apa Allah, Tuhan, Budhis, dll yang Maha Esa bagi penganutnya… Apa selama bumi lahir manusia sampai akhir zaman dengan perbedaan yang ada, akan lahir neraka dan surga yang berbeda beda juga??? sesuai dengan anutannya??? Bagaimana dengan anggapan 1 agama benar yang lain salah!!! apa setelah mati sampai kekalnya kehidupan setelah mati manusia yang lain itu (yang dianggap salah) akan disiksa terus di neraka???
    begitu juga dengan sebaliknya… (ya Allah Ya Tuhan Ya maha Esa dari segala galanya apa hal itu akan menjadi momok kehidupan, perdebatan, perselisihan bagi umat manusia di bumi ini????) dimanakah keabsahan yang hakiki??? dimana sifat KASIH SAYANG dari AJARAN TIAP AGAMA???

    • August 11, 2011 at 8:28 am | #58

      akal bro, manusia punya akal nggak kayak hewan, cari kebenaran menggunakan akal, setiap agama yang berasal dari Tuhan yang benar pastinya dapat dibuktikan dengan akal kebenarannya

    • faham
      August 11, 2011 at 8:46 am | #59

      @Bimbang

      Mau nanya aja, mohon dijawab ya… biar nggak bimbang lagi toh…

      Anda percaya adanya Tuhan sang pencipta langit dan bumi atau tidak??
      Kalau PERCAYA adanya SANG PENCIPTA,
      1. Mungkinkah sang pencipta itu BANYAK atau HANYA ada SATU/ESA????
      2. Apakah anda percaya bahwa Tuhan itu berwujud mahkluk (manusia, hewan, tumbuhan, batu, matahari, dll)??? kalau PERCAYA, tujuan Tuhan berbentuk mahkluk itu untuk apa??

      Kalau TIDAK PERCAYA adanya sang pencipta
      1. Bagaimana terciptanya alam semesta yang SANGAT SEMPURNA ini?? Siapakah yang menciptakan??
      2. Apakah menurut anda, bisa dibenarkan bahwa alam semesta ini ciptaan manusia, hewan, batu, dll???

      silahkan dijawab, itu aja dulu….

  58. faham
    August 11, 2011 at 8:50 am | #60

    Ralat :
    untuk pertanyaan No.2, di “Tidak Percaya”, jadi pertanyaan nomor 3 “jika anda PERCAYA”.

  59. anna
    October 6, 2011 at 2:41 pm | #61

    klo memang ALLAH kita tdk sama, maka byk2 aja kau berdoa, terus byk2 baca kitab suci masing2 sampai ajal menjemputmu.trus nanti berdebatnya sama TUHAN masing2 aja…

    • teas
      October 6, 2011 at 2:49 pm | #62

      Tuhan Yang menciptakan alam semesta, Yang menciptakan saya, juga diri ibu, orang tua ibu, anak anak ibu adalah Tuhan yang satu.

      Masalahnya, kenapa malah nyembah yang lain.

      Maka, Tuhan yang sebenarnya, Yang menciptakan alam semesta itu, sesuai janjinya, tentu boleh mengazab yang menyembah yang lain itu kan bu ? gitu gak bu.

    • faham
      October 6, 2011 at 4:27 pm | #63

      wah kalau diakhirat sudah terlambat mbak…. apa nggak kasihan kalau saudara kita masuk neraka…..
      buat apa kita dianugerahi akal dan nurani??

  1. No trackbacks yet.

KIRIM KOMENTAR

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 235 other followers