
TOKYO–Gempa dengan kekuatan 7,3 pada skala Richter mengguncang Pulau Okinawa di bagian selatan Jepang, Sabtu pagi waktu setempat, demikian laporan US Geological Survey, dan lembaga pengawas cuaca Jepang mengeluarkan peringatan tsunami setinggi dua meter.
USGS menyatakan gempa tersebut mengguncang pukul 05.31 waktu setempat Sabtu (03.31 WIB), 52 mil di sebelah timur kota Naha, sekitar 1.600 kilometer di sebelah selatan ibu kota Jepang, Tokyo.
Badan Meteorological Jepan menyebutkan kekuatan gempa 6,9 pada skala Richter. Gempa sering mengguncang Jepang, salah satu daerah yang secara seismik paling aktif di dunia. Negara tersebut menghadapi sebanyak 20 persen dempa dengan kekuatan 6 atau lebih di dunia.
Read more…
Gempa besar berkekuatan 8,8 pada skala Ritcher mengguncang Chile, Sabtu. Selain merobohkan ratusan bangunan, gempa ini juga memicu terjadinya tsunami. Presiden Michelle Bachelet saat dikonfirmasi Reuters mengatakan sudah 78 orang tewas dan kemungkinan akan terus bertambah mengingat gempa terjadi pada saat banyak warga terlelap. “Jumlah korban meninggal kemungkinan ratusan orang.”
Telepon dan listrik mati. “Tak pernah dalam hidupku aku mengalami gempa seperti ini, ini seperti akhir dunia,” seorang pria kepada televisi lokal dari kota Temuco, di mana bangunan yang rusak akibat gempa cukup banyak. Satu-satunya rumah sakit di kota itu turut hancur dan pasien yang tengah dirawat segera dievakuasi. Read more…

Peradaban Barat kerap mengklaim Nicolaus Copernicus (1473 – 1543 M) sebagai tokoh pencetus teori heliosentrisme Tata Surya. Sejarawan astronomi menemukan fakta, ide matematika antara buku Copernicus yang berjudul “De Revolutionibus” memiliki kesamaan dengan sebuah buku yang pernah ditulis seratus tahun sebelumnya oleh ilmuwan Muslim Arab, Ibnu Al-Shatir (1304-1375 M).
Kitab yang menjadi rujukan Copernicus itu bertajuk “Kitab Nihayat Al-Sul Fi Tashih al-Usul”. Itu berarti, pemikiran al-Shatir telah mempengaruhi Copernicus. Siapakah al-Shatir sebenarnya? Ilmuwan Muslim itu bernama Ala Al-Din Abu’l-Hasan Ali ibnu Ibrahim ibnu al-Shatir. Ia merupakan seorang astronomer Muslim Arab, ahli matematika, ahli mesin teknik dan penemu. Read more…
Nourdeen Wildeman, 26 tahun, adalah warga Belanda yang “resmi” masuk Islam pada 9 Desember 2007. Meskipun baru menjadi mualaf, ia telah aktif dalam dakwah Islam. Saat ini, ia sedang mempersiapkan peluncuran program dakwah yang sedang berlangsung dengan tema, “Temukan masjid yang menyajikan terbaik buat Anda.”
Program tersebut bertujuan untuk mendata profil masjid-masjid di Belanda. Lewat program ini, diharapkan setiap Muslim dapat mengetahui segala hal tentang masjid; semua informasi yang berkenaan dengan setiap masjid.
Program ini menyajikan secara lengkap profil setiap masjid, seperti latar belakang etnisnya, alamat, kode pos, nomor telepon, alamat e-mail, gambar masjid, bahasa yang digunakan dalam khotbah Jumat, toko buku, kapasitas muat masjid untuk laki-laki dan perempuan, ketersediaan kamar mandi dan tempat wudlu baik untuk laki-laki atau perempuan, dan tak ketinggalan beberapa kondisi umum, seperti bangunan tua, tidak ada parkir, pelajaran khusus, kelengkapan, dan juga jadwal shalat sesuai dengan lokasi tertentu. Read more…
Bulan Rabiul Awal merupakan bulan ekspresi kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Hari-hari pada bulan ini banyak digunakan untuk mengenang kebesaran dan jasa-jasanya. Beliau adalah manusia pilihan Allah SWT, dialah manusia mulia yang telah menunaikan amanah, menyampaikan risalah, membina ummat, dan membebaskan manusia dari penyembahan kepada manusia menuju pada penyembahan kepada Allah SWT.
Hal terpenting saat mengingat Nabi Muhammad SAW adalah menjadikannya sebagai suri teladan, mencintainya, dan mengikutinya. Berkaitan dengan mengikuti Rasulullah SAW ini ada 3 prinsip yang penting untuk diperhatikan :
Read more…
Ia tertarik dengan Islam karena sikap pemeluknya yang santun dan terbiasa dengan hidup sehat.
Menjadi mualaf di negara mayoritas non-Muslim, dibutuhkan perjuangan dan kesabaran ekstra untuk menghadapi setiap tantangan. Bila tak kuat, bukan tak mungkin, Islam hanya akan menjadi olok-olokan dan cemoohan banyak orang. Namun, bila berhasil menaklukkan tantangan itu, cahaya Islam akan senantiasa menyinari setiap sanubari manusia.
Situasi seperti inilah yang dialami Lucy Bushill-Matthews, perempuan asli Inggris yang telah menjadi Muslimah selama 16 tahun. Perkenalan Lucy dengan Islam terbilang sangat sederhana. Dalam buku memoirnya yang berjudul Welcome to Islam, ibu dari tiga orang anak ini menuturkan kisah perjalanan hidupnya dalam menemukan Islam.
Saat itu, usianya baru menginjak 16 tahun. Oleh kedua orang tuanya yang asli Inggris, ia dimasukkan ke sekolah berasrama (boarding school) tradisional Inggris.
Sebelumnya, Lucy selalu menempuh pendidikan di sekolah khusus perempuan yang siswanya beragama Kristen. Di sekolah baru ini siswanya campur, laki-laki dan perempuan.
Saat mengenyam pendidikan di sekolah barunya inilah, Lucy berkenalan dengan Julian, seorang pemuda Muslim berdarah campuran Inggris-Iran. Secara fisik, sosok Julian tak ada bedanya dengan pemuda Inggris lainnya. Read more…
Recent Comments