Beranda > Kristologi > Bisakah Kristen tegak, tanpa ajaran Paulus?

Bisakah Kristen tegak, tanpa ajaran Paulus?

Setiap kristian kalau mereka ‘dianggap tidak mengikuti Yesus’ tetapi mengikuti Paulus, saya yakin mereka akan keberatan ,dan salah satu alasannya adalah karena dari sudut pandang nama saja menunjukan sebagai pengikut Yesus bukan Paulus. Maka artikel ini merupakan ringkasan diskusi penulis di forum lain, dan penulis perlu postingkan disini barangkali ada orang Kristen yang bisa memberikan jawaban/penjelasan yang berdasarkan argumentasi yang kuat (tidak mudah dipatahkan) bahwa Kristen bisa tegak tanpa ajaran Paulus.

dan topik ini bukan untuk membandingkan antara ajaran Paulus dan Yesus tetapi untuk membuktikan Kristen sesungguhnya ajaran Yesus atau Paulus

sebelumnya dalam sebuah kesempatan disebuah forum seorang penghujat Islam yang bernickname Duladi alias Baedowi (yang kebetulan seorang Kristian tetapi pernah menyangkal ia tidak pernah menjadi bagian dari orang Kristen) membuat pernyataan :

Anda jangan lupa, PAULUS bukanlah satu-satunya rasul saya dalam kekristenan. Kalaupun nama Paulus dihapus dari Perjanjian Baru, kekristenan tetap jalan

Karena klaimnya tersebut penulis pernah mencoba membuat topic ,agar ingin lebih tahu sejauh mana klaim tersebut bisa dipertanggung-jawabkan.

Tetapi fakta sampai detik ini (sudah 2 tahun lebih ) pembuat klaim sama sekali tidak punya nyali untuk mempertanggung jawabkan pernyataanya (tidak punya keberanian untuk memasuki topic yang dibuat oleh penulis).

perlu diketahui dahulu bahwa alkitab yang seperti kita lihat sekarang adalah terdiri dari dua kelompok besar ,yang sering disebut dengan perjanjian lama dan perjanjian baru.

perjanjian lama merupakan kitab orang yahudi yang disebut kitab Tanakh, sedangkan 4 Injil kanonik merupakan kisah kehidupan Yesus..

dan ajaran Yesus yang paling terkenal adalah khotbahnya diatas bukit

tetapi ternyata isi khotbah diatas bukit tersebut banyak ungkapan-ungkapan yang ditemukan secara harfiah dalam apa yang disebui literature Yahudi “Pseudepigraphical “dan non kanonik dari abad kemudian dinisbahkan kepada Yesus .dalam hal ini ,testaments of twelve the patriach utamanya sangat kaya dengan kutipan-kutipan yang beberapa abad kemudian dinisbahkan kepada Yesus .

Misalnya bahan-bahan Q dalam Matius 5:3 memiliki banyak persamaan dengan perjanjian Benyamin 1:26-27,perjanjian Yehuda 4:31 ,dan perjanjian Gad 2:15 . sebagai contoh kedua ,kandungan Q dalam Matius 5:11-12 memiliki banyak persamaan dengan perjanjian levi 4:26 dan perjanjian Yosef 1:20-21,mengenai kutipan-kutipan dari perjanjian dua belas murid ini ,

bisa dilihat dalam buku Platt RH :thelost books of the bible and the Forgotton books of Eden ,new york publishing Co.dan dalam buku Brett JA

dan dari segi nama saja Kristen mulai ada bukan dijaman yesus tetapi dijamannya Paulus (Saulus) dan Barnabas

11:25 Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia.

11:26 Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.

Kis. 11:26 Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.

Sudah ada beberapa apologi yang dilakukan beberapa kristian tentang persoalan ini (amor perlu menyampaikan agar apologi semacam ini sudah terwakilkan)

Kristian menyatakan

Hei!!… tanpa Pauluspun, kekristenan akan tetap ada dan berjalan dengan kedua-hukum yang diamarkan oleh Yesus Kristus. (baca Injil Matius 22:37; Injil Lukas 10: 27; Injil Markus 12: 30)

benarkan ayat yang anda sampaikan itu ajaran Kristen yang murni = kristen yang berdiri sendiri??

kita lihat bersama-sama !

pertama

mat 22:37

22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

pembuka ayat tersebut adalah : jawab Yesus = pasti ada yang bertanya..

lihat ayat sebelumnya

mat 22:36-40

:
22:36 “Guru, hukum manakah yang terutama
dalam hukum Taurat?”

22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
22:40 Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

jelas sekali konteks ayat tersebut bukan menjelaskan tentang ajaran Kristen tetapi tentang hukum yang terutama dalam Taurat…

kalau ayat ini anda jadikan alasan Kristen bisa berdiri sendiri maka apa bedanya dengan agama Yahudi??

yang kedua

lukas 10 :27

10:27 Jawab orang itu: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

perhatikan ayat diatas.. ayat yang diawali dengan jawab orang itu = siapakah orang tersebut?

apakah orang Kristen atau orang diluar Kristen?

kita lihat konteks ayat tersebut dengan memperhatikan ayat sebelum dan sesudahnya!

lukas 10:25-28

10:25 Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: “Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”
10:26 Jawab Yesus kepadanya: “Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?”
10:27 Jawab orang itu: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”
10:28 Kata Yesus kepadanya: “Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.”

perhatikan ayat 25 dengan teks yang dibold !
jelas yang mengatakan pada ayat 27 bukan Yesus atau pengikut yesus (orang Kristen) tetapi justru ahli Taurat.. = klaim kristian sebelumnya yang mengatakan itu amar yesus adalah klaim orang yang buta terhadap isi kitabnya sendiri.. kasihan sekali..

ketiga

markus 12:30

12:30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.

apa yang tertulis di Markus 12:30 tidak jauh berbeda dengan ayat-ayat sebelumnya (mat 22:37 dan lukas 10:27) = sebuah kisah sama dengan redaksional yang berbeda… versi Injil karangan MAtius dan Markus yang menyatakan / menjawab adalah Yesus , sedangkan versi lukas ,yang menjawab Ahli Taurat , untuk lebih jelas kita lihat ayat sebelum dan sesudahnya….

12:28 Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: “Hukum manakah yang paling utama?”
12:29 Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
12:30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
12:31 Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.”
12:32 Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: “Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.

(dalam diskusi tersebut kristian yang memberikan apologi seperti itu tidak bisa mengomentari apa-apa penjelasan amor tersebut)

Kemudian Kristian lainnya mencoba untuk memberikan apologinya

inti dari apa yang di ajarkan Yesus semasa hidupnya adalah:

Yoh. 13:34 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.

kalau itu anda anggap sudah menjelaskan agama Kristen.. maka apa perbedaan ajaran tersebut dengan ajaran ini?

Im. 19:18 Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN.

Im. 19:34 Orang asing yang tinggal padamu harus sama bagimu seperti orang Israel asli dari antaramu, kasihilah dia seperti dirimu sendiri, karena kamu juga orang asing dahulu di tanah Mesir; Akulah TUHAN, Allahmu.

Ul. 6:5 Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.

Mzm. 31:23 (31-24) Kasihilah TUHAN, hai semua orang yang dikasihi-Nya! TUHAN menjaga orang-orang yang setiawan, tetapi orang-orang yang berbuat congkak diganjar-Nya dengan tidak tanggung-tanggung.

Ams. 4:6 Janganlah meninggalkan hikmat itu, maka engkau akan dipeliharanya, kasihilah dia, maka engkau akan dijaganya.

Respon kristian :

“maka jika pertanyaan anda adalah seperti diatas: apa perbedaan ajaran tersebut dengan ajaran ini?”
maka sy jawab : TIDAK ADA…

kalau jawabannya seperti itu,

ayat yang anda ajukan sudah menjelaskan Kristen maka apa perbedaannya Kristen dengan Yahudi?

subtansi dari yang hendak amor sampaikan adalah..

ajaran-ajaran Kristen yang sangat prinsipil secara subtansial banyak membedakan dengan ajaran yahudi / ajaran lainnya sebenarnya ajaran Yesus atau paulus?

saya ambil salah satu contoh kongkrit dahulu :

orang yang percaya yesus mati di tiang Salib akan diselamatkan.

itu Ajaran yesus atau Paulus?

Kristian respon

yang sy pahami adalah bahwa Yahudi menerapkan prinsip tersebut di atas dasar hukum taurat, sedangkan Kristen melakukan hukum tersebut di atas dasar kasih karunia…

dasar argumentasinya :

Yoh 1:16 Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;
Yoh 1:17 sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.
….
Mat 23:23 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

Dan itu ajaran Yesus

kita lihat terlebih dahulu ayat yang anda sampaikan yaitu Yohanes 1:16-17 dengan memperhatikan konteks ayat tersebut (ayat sebelum dan sedudahnya )

1:15 Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: “Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.”
1:16 Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;
1:17 sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.
1:18 Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.
1:19 Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: “Siapakah engkau?”
1:20 Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: “Aku bukan Mesias.”

jadi jelas yang kristian ajukan ayat diatas bukan berasal dari Yesus tetapi berasal dari Yohanes.

kemudian secara subtansial kesaksian Yohanes tersebut sesuai dengan yang tercatat didalam alkitab (ayat-ayat lain atau tidak)

kita perhatikan ayat-ayat ini..

apakah Musa hanya diberikan Taurat saja.. atau juga kasih karunia…

Kel. 33:17 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Juga hal yang telah kaukatakan ini akan Kulakukan, karena engkau telah mendapat kasih karunia di hadapan-Ku dan Aku mengenal engkau.”

kemudian kita perhatikan juga ayat-ayat ini

6:22 TUHAN berfirman kepada Musa
6:23 “Berbicaralah kepada Harun dan anak-anaknya: Beginilah harus kamu memberkati orang Israel, katakanlah kepada mereka:
6:24 TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
6:25 TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
6:26 TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
6:27 Demikianlah harus mereka meletakkan nama-Ku atas orang Israel, maka Aku akan memberkati mereka.”

kemudian ayat lain yang anda ajukan

Mat 23:23 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

saudara kristian betul ‘kalimat penting’ yang amor bold dalam ayat tersebut.

jelas sekali dalam ayat tersebut Yesus sedang menyerang ‘kemunafikan’ sebagian dari orang-orang Yahudi. bukan menyerang secara keseluruhan ‘yahudi’

dan soal contoh spesifik yang penulis ajukan (tentang ajaran : orang yang percaya yesus mati di tiang Salib akan diselamatkan. itu Ajaran yesus atau Paulus?) sama sekali tidak ada yang meresponnya hingga sekarang.

Dan sebelumnya Kristian juga menyatakan

yang sy pahami adalah bahwa Yahudi menerapkan prinsip tersebut di atas dasar hukum taurat, sedangkan Kristen melakukan hukum tersebut di atas dasar kasih karunia…

dengan jawaban seperti ini sebenarnya anda sedang menegaskan bahwa apa yang anda pahami tersebut berdasarkan ajaran Paulus

untuk lebih jelas amor sampaikan ayat-ayatnya

Rm. 6:14 Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.

Rm. 6:15 Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Sekali-kali tidak!

jadi jelas sekali ‘pemahan anda’ tersebut dasar yang paling jelas’ adalah surat Paulus.

jadi kembali kepertanyaan amor diawal

kristen tanpa Paulus, bisa?

apa konsekwensinya kalau tidak ada seorang Kristianpun yang mampu menjelaskan Kristen bisa tegak tanpa ajaran paulus?

penulis hanya mengingatkan pesan yesus (berdasarkan yang tercatat didalam Injil kanonik

24:4 Jawab Yesus kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!
24:5 Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.

dan kalimat itu, menurut saya sudah cukup menjelaskan ajaran Kristen.

Wasssalam

Id amor

Categories: Kristologi Tag:, ,
  1. Edy
    September 4, 2010 pada 10:52 pm | #1

    Mungkin kristen lagi nyari bahan2 dulu ngkali.. Atau emang kelasnya hanya untuk mendebat org2 muslim yg bodoh dan laper aja.

    Saya bingung setengah mati..mereka org kristen dlm menjelaskan konsep trinitas aja blm kelar2 dari jaman dulu sampe sekarang tp udah berani nawar2in dagangannya.

    Sebenarnya simple aja, kesalahan kristen yg utama cuma ada 2 poin :
    1. Men-tuhankan manusia
    2. Memanusiakan Tuhan
    Padahal itu cuma bisa terjadi dalam mitos atau dongeng2 orang purbakala.

    Wassalam.

  2. Oktober 25, 2010 pada 2:07 pm | #2

    dah pada kaburrrrr …..

  3. aku adalah aku
    Desember 13, 2010 pada 1:07 pm | #3

    Perdebatan yang luar biasa.
    Tiap-tiap Argumentasi memiliki dasarnya masing2.
    Setelah berdebat, lalu apa hasilnya?
    Apa perdebatan itu menciptakan kedamaian yang adalah cita2 semua agama?
    Mari kita jalani ajaran agama masing-masing, beriman kepada “Tuhan” masing-masing, berbuat baik kepada setiap orang tanpa memandang SARA.
    Klo udah nyampe di sorga/ akhirat kelak, kita tanya aja sama Tuhan ajaran mana yang benar. (walaupun rasa-rasanya Ia tidak akan menjawab, tapi hanya tersenyum manis. sembari mengatakan: “Kalian memang berbeda, tapi kalian adalah ciptaanKu yang Kukasihi. di bumi kalian berdebat, di sini kalian bersalam-salaman)

  4. aku adalah aku
    Desember 13, 2010 pada 1:08 pm | #4

    Perdebatan yang luar biasa.
    Tiap-tiap Argumentasi memiliki dasarnya masing2.
    Setelah berdebat, lalu apa hasilnya?
    Apa perdebatan itu menciptakan kedamaian yang adalah cita2 semua agama?
    Mari kita jalani ajaran agama masing-masing, beriman kepada “Tuhan” masing-masing, berbuat baik kepada setiap orang tanpa memandang SARA.
    Klo udah nyampe di sorga/ akhirat kelak, kita tanya aja sama Tuhan ajaran mana yang benar. (walaupun rasa-rasanya Ia tidak akan menjawab, tapi hanya tersenyum manis. sembari mengatakan: “Kalian memang berbeda, tapi kalian adalah ciptaanKu yang Kukasihi. di bumi kalian berdebat, di sini kalian bersalam-salaman.
    Salam

  5. Ahmad
    Desember 13, 2010 pada 3:11 pm | #5

    MUSLIM bertanya :

    Bisakah Kristen tegak, tanpa ajaran Paulus?

    Jawab saya :

    Manusia yang hidup zaman sekarang tidak ada yang berhak dan tidak akan mampu untuk menjawab ini, juga pertanyan ini tidak perlu untuk dijawab, karena yang menentukan boleh tidaknya manusia masuk surga, bukan karena boleh tidaknya menjawab pertanyaan seperti ini.

  6. pilipus
    Desember 13, 2010 pada 7:00 pm | #6

    Coba kristen ngomong seperti ini kepada muhammad, apa tindakan pengikut muhammad ?
    MARK-US
    MATHI-US
    PAUL-US
    YES-US
    HERACLI-US
    TARS-US
    SAUL-US

    Sulit untuk disadarkan

  7. akhmad
    Desember 8, 2011 pada 2:57 pm | #7

    tiada tuhan selain Allah

  8. miguel servetus
    Februari 25, 2012 pada 8:23 pm | #8

    KONTRADIKSI PERTOBATAN PAULUS

    kiss 9:3 Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia.
    9:4 Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?”
    9:5 Jawab Saulus: “Siapakah Engkau, Tuhan?” Kata-Nya: “Akulah Yesus yang kauaniaya itu.
    9:6 Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat.”
    (((((9:7 Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang jugapun.)))))))
    9:8 Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa; mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik.
    9:9 Tiga hari lamanya ia tidak dapat melihat dan tiga hari lamanya ia tidak makan dan minum.

    =====================================================================
    KONTRADIKSI

    kis 22:6 Tetapi dalam perjalananku ke sana, ketika aku sudah dekat Damsyik, yaitu waktu tengah hari, tiba-tiba memancarlah cahaya yang menyilaukan dari langit mengelilingi aku.
    22:7 Maka rebahlah aku ke tanah dan aku mendengar suatu suara yang berkata kepadaku: Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku???
    22:8 Jawabku: Siapakah Engkau, Tuhan? Kata-Nya: Akulah Yesus, orang Nazaret, yang kauaniaya itu.??
    ((((((22:9 Dan mereka yang menyertai aku, memang melihat cahaya itu, tetapi suara Dia, yang berkata kepadaku, tidak mereka dengar.))))))
    22:10 Maka kataku: Tuhan, apakah yang harus kuperbuat? Kata Tuhan kepadaku: Bangkitlah dan pergilah ke Damsyik. Di sana akan diberitahukan kepadamu segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu.??

    • miguel servetus
      Februari 25, 2012 pada 8:24 pm | #9

      itu artinya paiulus telah tertangkap basah kebohongan cerita nya,sampe2 bercerita saling ber canggah satu sama lain.

      • kelakar
        Februari 26, 2012 pada 2:01 am | #10

        Saudara-saudaraku terkasih….

        Inilah hikmat itu:
        Kis 9:7 merupakan pertobatan Saulus.
        Apa yang menjadikan Saulus bertobat? Disaat matanya mulai melihat lagi oleh karena kuasa Tuhan Yesus melalui tangan Ananias (Kis 9:17-20). Karena Ananias menerima firman Tuhan dalam Kis 9:11 dan Kis 9:15 untuk memberkati Saulus supaya dapat melihat lagi dan penuh dengan roh kudus.
        Sejak saat itu Saulus bertobat dan memberitakan Yesus.

        Kis 22:9 merupakan Paulus berbicara kepada orang yahudi
        Kata-kata pembelaan Paulus dihadapan mahkamah agama setelah dirinya ditangkap. Karena Imam Ananias pula paulus disidangkan di mahkamah agama. Sedangkan dalam pembelaan sebelumnya Paulus telah mengetahui akan hal tersebut karena Tuhan telah berfirman dalam Kis 22:18
        Aku melihat Dia, yang berkata kepadaku: Lekaslah, segeralah tinggalkan Yerusalem, sebab mereka tidak akan menerima kesaksianmu tentang Aku.

        Hingga diakhir kitab ini Paulus berbicara pada orang yahudi di roma akibat keinginannya untuk banding atas mahkamah agama di Yerusalem. Disinilah kontradiksi tersebut Kis 28:25-29
        Kis 28:25 Maka bubarlah pertemuan itu dengan tidak ada kesesuaian di antara mereka. Tetapi Paulus masih mengatakan perkataan yang satu ini: “Tepatlah firman yang disampaikan Roh Kudus kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi Yesaya: 28:26 Pergilah kepada bangsa ini, dan katakanlah: Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat, namun tidak menanggap. 28:27 Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka. 28:28 Sebab itu kamu harus tahu, bahwa keselamatan dari pada Allah ini disampaikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan mendengarnya.” 28:29 (Dan setelah Paulus berkata demikian, pergilah orang-orang Yahudi itu dengan banyak perbedaan paham antara mereka.)

        Demikian pemahaman saya yang sangat sedikit ini, kiranya dapat menjawab keraguan dihati saudara….

      • Februari 26, 2012 pada 9:12 am | #11

        jadi bukan tuhan yang mengangkat Paulus menjadi rasul??????

      • Bobo R
        Februari 26, 2012 pada 9:46 am | #12

        jawaban si kelakar dibuat panjang sehingga seakan2 menjawab substansi argumen yang di pertanyakan sdr miguel padahal kenyataannya tidak.

        yang dipertanyakan sdr miguel adalah kontradiksi dari

        (((((9:7 Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka MEMANG MENDENGAR suara itu, tetapi TIDAK MELIHAT seorang jugapun.)))))))

        dan ayat ini

        ((((((22:9 Dan mereka yang menyertai aku, MEMANG MELIHAT cahaya itu, tetapi suara Dia, yang berkata kepadaku, TIDAK MEREKA DENGAR.))))))

        ngerti ora son perbedaannya?

        tapi jawaban yang dikemukakan kelakar sama sekali tidak nyambung kepada persoalan yg ada di atas

      • haidar
        Februari 26, 2012 pada 11:48 am | #13

        inilah alasan mengapa kaum kristen layak disebut pengikutnya paulus, bukan pengikut yesus,

        tanpa saksi, tau-tau ngangkat diri jadi rasul, tapi rosul yang tidak memiliki mukjizat, bloonnya lagi banyak orang yang percaya akan ini, padahal jelas-jelas semua ajaran paulus ,kontradiktif dengan ajaran yesus.

  9. in the name of God
    Maret 13, 2012 pada 5:44 pm | #14

    Paulus dinyatakan dalam hal positif dalam Yaasin 13-15 terutama dalam tafsir Ibnu kathir, Bachtiar Surin dan Tafsir departemen Agama. kenapa kamu sekalian mendebatkan Paulus yang menyimpangkan ajaran Kristus. Bukankah pandangan negatif kamu bertentangan dengan quranmu sendiri?

    • asfa
      Maret 14, 2012 pada 5:55 pm | #15

      jelas tidak, maaf bung, anda salah orang, karena mereka bertiga adalah utusan ( murid -murid ) yang dikirim oleh nabi isa a.s….sedangkan paulus yang anda maksud bukanlah murid nabi isa, bahkan tidak pernah bertemu dengan nabi isa.

Comment pages
1 2 4175
  1. Belum ada trackback.

BOLEH KOMENTAR DENGAN TIDAK MELANGGAR PERATURAN DISKUSI

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 283 pengikut lainnya.