Mantan anggota parlemen Inggris George Galloway :Israel Kalah dalam Pertempuran Armada Kebebasan
Mantan anggota parlemen Inggris George Galloway, pendiri kafilah “Arteri Kehidupan” ke Gaza, mengatakan bahwa armada kebebasan kemanusian telah memberikan andil sangat besar dalam mengungkap hakikat Israel sebagai Negara di luar hukum serta tidak peduli dengan HAM, hukum dan piagam-piagam internasional.
Hal tersebut disampaikan Galloway melalui telepon kepada anggota kafilah “Arteri Kehidupan” dari Inggris yang berada di atas kapal Turki di lepas pantai Ciprus. Dia menyatakan dukungannya secara penuh pada usaha pembebasan blokade yang dipimpin oleh lembaga kemanusiaan Turki (IHH) bekerja sama dengan komite internasional untuk pembebasan blokade dan lembaga-lembaga lainnya.
Dia mengatakan bahwa penjajah Zionis Israel telah kalah dalam pertempuran “armada kebebasan” sebelum kapal-kapal itu tiba di Gaza. Dan Israel akan lebih rugi lagi di saat melaksanakan ancamannya menyerang kapal-kapal armada kebebasan dan para aktivis solidaritas yang ada di atasnya.
Galloway menyerukan bangsa-bangsa Arab untuk terus meningkatkan upayanya untuk membebasan blokade Gaza. Dia mengatakan bahwa keikutsertaan Arab kali ini menambah optimisme meskipun terlambat. Dia berharap organisasi-organisasi Arab memanfaatkan kesempatan ini untuk memukul paku terakhir yang menembus blokade yang pembebasannya tidak lama lagi.
Mengenai peran Turki dalam menggalang dan memimpin armada ini, Galloway mengatakan bahwa Turki yang dipimpin Receb Toyeb Ardogan telah menjadi symbol pembelaan terhadap isu Arab pertama, sementara para pemimpin Arab sebagian besarnya hanya berpangku tangan. (asw/infopalestina)
FREE PALESTINE!!! ALLAHU AKBAR!!!
israel is the real terrorist!!!
Gaza need our voice now..ALLAHUAKBAR
Palestina pasti merdeka dan berdaulat penuh. Asal kita sebagai sesama muslim tidak lupa untuk terus mendukungnya baik secara materi maupun imateri. Allahu akbar! Sementara negara-negara arab yang lain seperti ketakutan sama Amerika sehingga tidak berani bersuara apalagi bertindak… Terutama Mesir, ditekan oleh Israel yang pernah mengalahkannya pada tahun ’48 dan diancam oleh Amerika..kenapa Mesir sekarang menjadi negara penakut begitu?..
fuck israel
Zionis LaknatuLLAAH…
Kalau PBB tidak menunjukkan ketegasannya terhadap brutalisme Israel, hayo kita gugah dunia agar PBB dibubarkan saja… Peristiwa ini akan menyuburkan kebencian dan terorisme di atas dunia. Karena “biang” teroris dunia (Zionis)terus dibiarkan melakukan aksi trornya… Huh, capek deh!
Saya justru prihatin dengan sikap negara2 muslim yang terkesan berpangku tangan saja…lihatlah arab saudi, terlebih mesir yang malah dengan terang2an membantu Israel dalam memblokade gaza hanya atas untuk kepentingan politik dan dunia sehingga rela mengorbankan nyawa penduduk gaza dan mengobral keimanannya…
[DELETE ADMIN]
Komentar Fauzan Alias Mr Jhony Walker sudah masuk di tanggal 1 Juni 2010,jadi ia sudah menentukan Pilihannya, dan Admin bertindak sesuai Janjinya
untuk lebih jelas bisa dibaca disini
http://answering.wordpress.com/2010/05/17/di-taiwanmajikan-paksa-tki-makan-daging-babi-menuai-banyak-kecaman/#comment-4562
“…… nikmati saja hajaran israel…….”
@Fauzan…
saya tidak tahu anda manusia seperti apa….bisa berkata seperti itu…Palestina itu ada orang Islam, kristen dan mgkn yahudi…anda meninggalkan rasa sebagai manusia…..karena kebencian? mungkin hati dan perasaanmu sudah hitam pekat, berkarat…Wallahu ‘alam..
“…… nikmati saja hajaran israel…….”
@Fauzan…
binatang kayak lo seharusnya ga usah banyak bacot dah..
Sekarang kita semua tau akan kekejaman Israel
Tuk fauzan,hitung nafas anda tiap2 hari,sebab jika kau mati,Allah akan menjanjikan orang bebal seperti anda neraka jahannam.kau akan kekal selama lamanya.gak takut?oke,kita tunggu sama2.firman Allah:”kelak kamu(hai orang2 kafir)akan mengetahui siapa yang akan ditimpa azab yang menghinakan dan siapa yang berdusta.dan tunggulah,sesungguhnya aku bersamamu adalah orang yang menunggu.”(hud:93).
Sampai kapanpun, Palestina tidak akan pernah merdeka selama umat islam belum bersatu… Mari kita merenung bersama-sama