MELURUSKAN PEMAHAMAN: APAKAH SUFI MENGAJARKAN PANTHEISM??
Banyak orang mengatakan bahwa sufi mengajarkan patheism karena sufi adalah tingkatan dimana manusia sudah merasakan kedekatan bahkan peleburan “diri” dengan Allah. Ini didasarkan pada ayat Al-Qur’an surat Qaaf ayat 16:
وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ ٥٠:١٦
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya QS ِQaaf [50:13]
atau ayat Al-Baqoroh ayat 186;
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ ٢:١٨٦
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.QS Al-Baqoroh [2:186]
Karena dari ayat tersebut menyatakan kedekatan Allah dengan umatnya maka bisa dikatakan bahwa Allah ada dimanapun umatnya berada, dan itu berarti Allah ada dimana-mana. Ini disebut banyak orang dengan pantheism yaitu faham yang menyatakan bahwa seluruh alam semesta ini adalah Tuhan dan Tuhan adalah alam semesta ini. Namun apakah benar begitu adanya? Mari kita fahami dulu apa dasar dari faham pantheism itu.
Pantheism lahir dari pemikiran para penyembah berhala dimana ketika berbicara tentang keMahaBesaran Tuhan, maka mereka memikirkannya secara materi (Tubuh Tuhan). “Tubuh” Tuhan Yang Maha Besar harus meliputi seluruh alam semesta ini, karena bila ada ruang kosong diluar “Tubuh” Tuhan maka berarti ruang itu lebih besar dari “Tubuh” Tuhan. Karena tidak ada ruang kosong diluar “Tubuh” Tuhan maka berarti alam semesta ini berada didalam “Tubuh” Tuhan, dan itu berarti alam semesta itu adalah Tuhan. Pantheism ini faham yg dianut oleh ajaran Hindu dengan konsep avataranya, namun apakah pantheism juga dianut oleh Sufi?
Dalam Hadist, Nabi Muhammad Saw bersabda
“Berfikilah kamu semua perihal makhluk Allah (apa-apa yang diciptakan oleh Allah) dan janganlah kamu sekalian berfikir mengenai Dzat Allah, sebab sesungguhnya kamu semua sudah tentu tidak dapat mencapai keadaan hakikatnya”
Dari hadist ini jelas dikatakan bahwa memikirkan bentuk materi Allah jelas terlarang, jadi ketika para Sufi menyatakan kedekatan dan peleburan “diri” dengan Allah, sufi tidak pernah menyatakannya secara fisik/materi. Atau ketika berbicara tentang kebesaran Allah, maka para sufi juga tidak pernah memahaminya secara materi. Para sufi hanya mengajarkan “kezuhudan” dimana tujuan utama hidup mereka hanya untuk Allah semata. Sufi adalah tingkatan dimana manusia sudah tidak lagi memikirkan tujuan dunia melainkan tujuan hanya kepada Allah, inilah bentuk kedekatan dan peleburan “diri” dengan Allah.
قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ٦:١٦٢
Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. QS Al An-aam[6:162]
Inilah tingkatan tertinggi dari ibadah manusia dan semoga kita semua mampu mencapainya. Amin . . .
Agama Hindu itu cenderung lebih dekat dgn panenteisme daripada panteisme. Panenteisme itu sendiri adalah paham yg menyatakan bahwa Tuhan itu imanen (ada dalam ciptaan-Nya), seperti air yg meresap dalam kain. Sufi dan beberapa aliran dalam agama Kristen juga dapat digolongkan sbg panenteisme..
Btw, kenapa Allah menciptakan manusia utk tidak dapat memahami Dzat-Nya..?? Apakah ada sesuatu yg disembunyikan dari diri-Nya atau takut disaingi ciptaan-Nya..??
Islam tidak pernah mengajarkan bahwa manusia harus memikirkan Tuhan secara materi, begitupun dengan Sufi yg merupakan ajaran Islam, bila anda menganggap bahwa sufi mengajarkan pantheism dan panentheism berarti itu adalah bukti bahwa anda tidak memahami ajaran sufi.
kenapa Allah menciptakan manusia utk tidak dapat memahami Dzat-Nya..?? karena Allah menciptakan segala sesuatu berdasarkan porsinya masing2. Allah sebagai Tuhan difahami secara dasar pemikiran sebagai bentuk yg immateri yg berbeda dengan semua makhluk ciptaanNya. silahkan anda baca jawaban saya kepada seorang netter tentang konsep Tuhan diThread “Kristen bukanlah agama samawi”. jadi pemahaman Allah harus sesuai dipandang dari sudut manapun. dari sudut pandang manusia kepada Tuhan dan sudut pandang Tuhan kepada manusia.
@ Maskulinman
Wahh,, justru saya mengetahui kalau Sufisme itu panenteisme dari diskusi temen-temen yg menganut Sufisme di grup Spiritual Indonesia.. ^^ https://www.facebook.com/?ref=home#!/home.php?sk=group_149642038418662&ap=1
@ Maskulinman
Anda:
kenapa Allah menciptakan manusia utk tidak dapat memahami Dzat-Nya..?? karena Allah menciptakan segala sesuatu berdasarkan porsinya masing2.
_________________________________
Arghhh,, jawaban anda tidak mengena..
Okey saya perjelas, mengapa Allah menciptakan segala sesuatu berdasarkan porsi tertentu sehingga mereka tidak dapat memahami Dzat-Nya..??
Thnx ^^
@herwit
wah anda mengetahui sufi dari penganut sufi bukan ahli sufi.
kenapa juga tiap produk manusia juga diciptakan mempunyai porsi masing?
misalnya dalam sebuah perusahaan da orang di bagian marketing ,keuangan dll, kenapa nggak dibuat satu bagian saja?
@herwit;
itulah kesalahannya bahwa sufi itu bukan aliran, melainkan tingkatan seseorang yg sudah pada taraf kezuhudan. sufi bukan dipelajari melainkan dijalankan. orang yg tidak faham sufi menganggap bahwa sufi itu adalah aliran yg bisa dipelajari. sufi mempunyai banyak bahasa2 kiasan yg apabila orang tidak memahaminya maka akan terjebak, salah satunya mengenai pantheism yg saya luruskan sekarang ini.
mengenai pertanyaan anda kembali saya perjelas jawaban saya yg sudah ada namun anda tidak memperhatikannya. bahwa ketika berbicara konsep Ketuhanan, maka tentu konsep tersebut harus sesuai dipandang dari sudut manapun. ketika berbicara dari atas kebawah(bahasa wahyu) Nabi mengajarkan agar kita tidak memikirkan Dzat Allah karena memang kalau kita berfikir dari bawah keatas (bahasa logika manusia) Tuhan adalah “sesuatu” yg tidak pernah diketahui bagaimana bentuk dan fisikNya namun diyakini keberadaanNya. jadi bila kita menyamakan Allah dengan yg lain, maka itu berarti Allah bukan “sesuatu”. atau mampukah kita menggambarkan wajah atau bentuk dengan tepat sesuatu yg tidak pernah anda lihat?? apa anda sudah faham??
Bacat fatwa imam Syafi’i tentang sufi
http://fatwasyafiiyah.blogspot.com/2009/09/imam-asy-syafii-tentang-sufiyah.html
yup, dulu sebelum saya memahami apa itu Sufi saya juga berfikir seperti itu, banyak tulisan2 yg menyudutkan sufi yg saya baca hingga waktu itu saya sempat pada kesimpulan bahwa sufi adalah orang2 “gila”, yaitu orang yg tergila2 kepada Allah, hingga karena gilanya, diotaknya hanya ada Allah dan tak ada yg lainnya. bahkan lucunya ketika saya berbicara kepada orang2 yg saya lihat jarang sekali sholat namun mereka mengaku sebagai sufi, mereka mengaku sudah masuk pada taraf makrifat, jadi tidak memerlukan lagi yg namanya syariat. nah ini yg perlu dilurukan. sufi itu adalah orang2 yg sudah pada taraf tertinggi, dimana bagi mereka syariat itu sudah bukan lagi makanan luar biasa, karena mereka sudah biasa menjalankan syariat. ketika orang sudah terbiasa menjalankan sesuatu maka dia akan meningkat melakukan yg lebih lagi, begitupun dengan sufi, bagi mereka syariat itu sudah menjadi kebiasaan maka mereka akan mencapai taraf memahami hakekat dari syariat, jadi mereka melakukan syariat tidak hanya asal melakukannya saja, namun mereka juga memahami hakekat dari syariat tersebut. nah setelah mereka memahami hakekat dari syariat tersebut maka mereka sudah masuk pada tahap kesadaran diri bahwa secara hakikat semua syariat bertujuan hanya untuk Allah, inilah tahapan makrifat, kezuhudan hanya kepada Allah.
nah jujur saja, saya dalam beribadah masih baru pada tahap syariat.j
adi sufi itu bukan aliran, tapi sufi itu adalah tingkatan kesadaran manusia yg beribadah hanya untuk Allah, dan tujuan akhir dari segala tindakan hanya untuk Allah.
nah saya pernah diberi dua buah ungkapan sufi yg apabila kita tidak memahaminya maka kita akan terjebak dan menilai sufi secara negatif. nah kira2 adakah yg bisa memahaminya??
1. Sufi itu tidak sholat bila bersama dengan orang2 yg tidak sholat.
2. Tidak ada makanan yg haram buat para sufi.
nah silahkan, apa ada yg tahu maksud dari dua kalimat tersebut??
@ustadz sharir
ijin menyimak ustadz…..jujur ,saya sebenarnya agak kurang paham tentang aliran sufi(yang setahu saya suhud yang berlebihan)……….
1. bersama orang mati
2. sufinya udah mati
hehehe…bener gak ya? lupa-lupa ingat…
Benar2 tlalu rumit. . .
kalo di fikir2 “tidak manusiawi” cenderung ghoib. .
Mungkn mudah tersesat bgi yg “awam”. . .
“lbh baik mengerjakan hal2 yg condong faedahnya dri pda mengerjakan hal yg condong mudhratnya walau s x pun itu hal yg benar. . .”
wallahu a’lam.
@haidar;
sayapun dulu berfikir seperti anda, zuhud mereka berlebihan sehingga saya mengatakan bahwa mereka adalah orang “gila” yaitu tergila2 kepada Allah sehingga dipikirannya hanya ada Allah (seperti orang yg tergila2 kepada pacarnya). namun setelah saya lebih memperdalam lagi ternyata tidaklah seperti itu (walaupun seperti itu menurut saya wajar dan tidak salah). sufi menurut saya adalah orang2 yg sudah mencapai taraf “Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam”. orang banyak salah faham dengan kelakuan orang2 yg mengaku sufi. sufi itu dianggap sebagai orang yg hanya berada diMasjid dan tidak pernah bekerja, sehingga pernah saya baca sebuah buku yg menulis bahwa para sufi meminta2 untuk menyambung hidupnya. padahal sufi itu adalah orang yg sudah memahami hakekat dari sebuah syariat. syariat untuk makan adalah dengan bekerja, namun ketika bekerja para sufi sudah memahaminya bahwa kerja mereka adalah untuk beribadah kepada Allah dan hasil kerja mereka juga untuk Allah. jadi syariat dunia juga dilaksanakan namun semuanya ditujukan hanya untuk Allah. sufi bisa dicapai bila orang sudah tidak lagi cinta pada dunia. semua cintanya untuk Allah, dan syariat menjadi jalannya. Nabi Muhammadpun bekerja untuk mencari makan, namun kerjanya untuk Allah sehingga hasil kerjanya tidak pernah tinggal lebih dari 3 hari dirumahnya kecuali dia sedekahkan.
@Ushup:
ngga ada yg terlalu rumit bila anda mau memahaminya. yg susah adalah menjalankannya, karena kita masih cinta dunia.
@bang Faham;
soal ini memang yg ditanyakan oleh seorang netter diswaramuslim, dan bang faham mungkin pernah membacanya. ok saya jawab aja,
1. buat sufi, orang yg tidak sholat adalah orang yg mati, maka berarti kalau seorang sufi tidak lagi sholat maka berarti seorang sufi sudah berada bersama2 orang yg tidak sholat yaitu orang mati (sudah dikubur)
2. buat Sufi, makanan yg haram tidak bisa disebut makanan, maka para sufi hanya memakan makanan yg halal. jadi tidak ada lagi makanan haram yg dimakan oleh sufi, semua makanan halal buat para sufi.
Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu berkata : Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Sesungguhya Allah ta’ala berfirman : Siapa yang memusuhi waliku maka Aku telah mengumumkan perang dengannya. Tidak ada taqarrubnya seorang hamba kepada-Ku yang lebih aku cintai kecuali dengan beribadah dengan apa yang telah Aku wajibkan kepadanya. Dan hambaku yang selalu mendekatkan diri kepada-Ku dengan nawafil (perkara-perkara sunnah di luar yang fardhu) maka Aku akan mencintainya dan jika Aku telah mencintainya maka Aku adalah pendengarannya yang dia gunakan untuk mendengar, penglihatannya yang dia gunakan untuk melihat, tangannya yang digunakannya untuk memukul dan kakinya yang digunakan untuk berjalan. Jika dia meminta kepadaku niscaya akan aku berikan dan jika dia minta perlindungan dari-Ku niscaya akan Aku lindungi “ Riwayat Bukhori.
hanya orang bodoh saja yang mengatakan hadits ini mendukung paham wihdatul wujud, bahkan ayat al baqoroh, Allah lebih dekat dekat dengan urat leher. Kaum sufi memandang dirinya fana (hampa ) jadi ketika dia melihat alam, dia tidak melihat alam tapi yang mencintai alam, karena wujud alam ada karena adanya Allah, jadi bila maksudnya semua yang ada di dunia menunjukan Adanya Allah. Orang sufi tidak berfikir bahwa alam itu sama dengan allah atau Allah sendiri, seperti pemhaman kristen yang emandang Nabi isa Allah, bila kita jatuh cinta, apa-apa yang berhubungan denganya mengingatka pada sang kekasih, ketika kita melihat benda miliknya kita langsung ingat kepada kekasih. Bukan berarti barang itu kekasih kita, hanya orang bodoh sajayang berkata demikian
Begitupun dengan Yesus ketika mengatakan
(30) Aku dan Bapa adalah satu.”
oleh orang2 Yahudi ini dikatakan sebagai faham pantheism dimana Yesus dianggap sedang menyetarakan diri (secara materi) dengan Allah
(33) Jawab orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah.”
Yesus dianggap mengajarkan faham pantheism dikalangan bangsa Yahudi yg menganut monotheism. dan Yesus jelas membantah, bahwa perkataannya tersebut mengandung arti bahwa Yesus dan Allah tidak bersatu dalam materi/tubuh melainkan dalam ajaran, dimana Yesus telah menjadi perantara Allah dalam memberikan wahyu kepada manusia. Pantheism jelas adalah ajaran pemberhalaan, dan penganut monotheism tidak mungkin mengajarkan ajaran pemberhalaan tersebut.
Pantheisme, wahdhatul wujud, ataupun manungaling kawula gusti, hanyalah berupa istilah yang mengisyaratkan betapa dekatnya hamba dengan chaliknya.Dan siapapun yang mencoba mencernanya tanpa petunjuk dan bimbingan dari “guru mursyid” yang notabene merupakan petunjuk langsung dariNya, maka akan tersesat kealam pikir antah berantah. Begitu juga mengenai sholat, ada beberapa sholat yang dikenal oleh peminat sufi ataupun kebathinan, seperti sholat kholbu, sholat dhaim dan lainnya. Semua ini memang bukan “konsumsi umat”, ini khusus konsumsi para sufisme dan golongannya. Bukankan ilmu, Islam dan iman itu bertingkat, seperti tingkatan dalam aliran tharikat, biasanya disebut maqom. Juga mereka telah menjalani tingkatan syariat, tharikat, hakikat dan makrifat. Hanya pada tingkat hakikatlah, baru diwejangkan, dipahami “kesejatian jati” mengenai kekuasan,kebesaran,kedekatan yang lebih dekat dari urat leher,semua sifat-sifat Rahman dan Rahimnya Allah. Disinilah muncul istilah pantheisme itu. Tapi seorang sufi tidak akan pernah mau, berniat untuk memahami zat Allah. Karena mereka juga belum tentu bisa mengetahui hakikinya roh mereka sendiri. Bagi lingkungan sendiri, yang mampu dipahami makhlukNya hanyalah “fenomena”, bagi yang udah makrifat, dan itu juga hanya pada tingkatan “rasa”. Bukan sesuatu yang gamblang dan sederhana untuk dibagi-bagi dan diceritakan pada orang lain, bagi mereka semuanya adalah kebesaran dan kemutlakan Allah semata, Dan itu tidak bisa digambarkan atau dituliskan, ini adalah pengalaman rohani, yang tidak sama pada setiap individu.
Kalo menurut ane untuk menjadi sufi tetap perlu guru agar pemahamannya lurus sehingga tidak sesat…ada beberapa saudara2 muslim kita yang mencoba memahami sendiri namun gagal dan tersesat…
@Pak Ahzay;
sufi itu bukanlah berdasarkan keinginan, namun sufi ini ada pada tingkatan “rasa” (seperti yg dikatakan pak nash alwie). jadi tidak ada yg namanya orang belajar menjadi sufi, yg ada adalah orang menjadi sufi ketika segala tindak dan tanduknya hanya ditujukan kepada Allah. jadi sufi itu bukan “menjadi” melainkan “menempel secara otomatis” kepada orang2 yg sudah pada tingkat kezuhudan hanya kepada Allah.
Tapi bukannya kebanyakan ada juga yang akhirnya tersesat bung??? Bukannya menjadi sufi malah jadi ga karuan…Kalo menurut bung syahrir sendiri gimana atas fenomena itu???
itu karena mereka salah memahami sufi, sufi dianggap sebagai jabatan yg bisa diraih dengan belajar. padahal sufi itu adalah sebuah keadaan dimana manusia sudah pada taraf zuhud hanya kepada Allah. jadi sufi ini bukan dipelajari, tapi di”rasa”kan. karena belajar dari “rasa” yg berbeda dan dengan motivasi menjadi sufi secara instan, maka orang jadi salah kaprah. “rasa”nya blom sampai menjadi sufi namun memaksakan diri menjadi sufi. itulah menurut saya penyebabnya.
Salamualaikum, dari awal hingga akhir yang ana baca pembahasannya mengenai sufi terus. Menurut yang ana fahami, sufi yang sekarang jauh sangat berbeda dengan sufi yang dulu. Kalau sufi yang dulu mereka beribadah sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah taoi sufi yang sekarang bahkan tingkatan tertingginya adalah cuma “berdzikir kepada Allah” so udah jelas banget kan kalau orang-orang sufi sekarang ibadahnya bertentangan dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah. So, kalau mau belajar Islam yang betul-betul pure maka belajarlah sesuai dengan pemahaman Salafusshaleh. Wassalam
Sufisme berbeda dengan Pantheisme. Menurut Pantheisme, Tuhan mewujudkan diri dalam bentuk lahiriah/benda-benda. Sedangkan menurut Sufisme,Tuhan berada dalam sisi batiniah, bentuk lahiriah itu sendiri kotor dan berdosa yang menyebabkan manusia tidak mengenali Tuhan.
Pantheisme melahirkan keyakinan, bahwa Tuhan mengambil bentuk sebagai patung-2, dan fenomena-2 alam yang lalu jadi sesembahan. Sufisme, sudah pasti tidak mempercayai demikian…
syukron bung syahrir atas penjelasannya, insya Allah semakin menambah ilmu…
@Bausat, YL
intinya saya sepaham dengan anda.mungkin bung syahrir ingin memaparkan memandang sufi dari sudut pandang yang berbeda,selama tidak menyalahi qur’an dan sunnah,saya pikir fine-fine saja….
Kita semuanya “benar” atau relatif benar, karena benar itu sendiri tidak terukur. Namun insyaAllah kita termasuk orang-orang yang mencari ridhoNya, walaupun dengan latar belakang dan pemahaman berbeda. Mutlak hanya milik yang Maha Mutlak itu sendiri, yang Qodhim dan tidak mau ada yang setara denganNya, dan tidak akan pernah ada. Begitu juga pemahaman mengenai sufi, sufi itu sendiri “istilah kampungnya, tidak akan tumbuh kalau bukan dilahannya” Saya setuju dengan (maskulinman), sufi itu “menempel” mungkin istilahnya kayak ketempelan “jin” jadi mungkin istilah diganti dengan “bakat” talenta. Hanya orang-orang dengan bakat dan kodrat tersendiri yang bisa memahami sufi. Kondisi ini sperti diluar atau diatas logika, jadi satu-satunya alat ya “rasa” itu tadi. Rasa kan tidak mudah di implementasikan, karena rasa itu sendiri bukan “taste” yang bisa pengrasa,
pakai lidah.
@ All Saudara Muslim,
Setau gue CMIIW, Imam Al Ghazali dalam bukunya Ihyaulumuddin sufisme pada awalnya berasal dari sebutan orang awam terhadap suatu golongan yg senantiasa beribadah kepada Allah sehingga mereka dianggap telah melupakan kesenangan dunia.
Contoh Mereka2x ini pada zaman Rasulullah diantaranya Abu Hurairah dll yg diberi tempat Rasul tinggal disebelah Masjid Nabawi. Kebiasaan mereka setiap hanya beribadah, menuntut Ilmu dari Al Qur’an dan Haditsh serta berjihad berperang di jalan Allah. Kehidupan mereka SANGAT ZUHUD HANYA MENGABDI KEPADA ALLAH SWT DENGAN IKHLAS. Namun pada zaman Khalifah Umar ra. meraka disuruh untuk meninggalkan tempat tinggal mereka sehingga mereka berdakwah dan berkelana ke seluruh penjuru wilayah Islam.
Nah, perkembangan selanjutnya, setelah wafatnya Ulama2x Salaf ini, barulah bermunculan faham2x yg mengaku2x aliran sufi tapi sudah ‘tercemar’ alias mengalami sinkritisme dengan faham2x filosofi baik dari Yunani, Persia, india dll sehingga MUNCULAH FAHAM2X BARU YG MENYIMPANG BERAKAR DARI FILOSOFI NAMUN MEREKA SEBUT DENGAN ALIRAN SUFISME.
Oleh sebab dan karena itulah, memahami SUFISME secara teori memang SULIT tapi JAUUUUUUUH LEBIH SULIT LAGI mengaplikasikan TARIQAT SUFISME itu sendiri, karena Sufisme adalah jalan untuk mencapai derajat hakikat manusia yg lebih tinggi dan tidak bisa diukur secara defenitif, hanya Allah SWT azalah yg tau.
Namun jangan kuatir, Imam Al Ghazali menyebutkan ciri2x orang yg berhasil dalam sufisme dan mencapai derajat MA’RIFAT yakni yaitu adalah sebagai berikut :
‘CIRI2X MEREKA ADALAH SEDERHANA DALAM PENAMPILAN, HARI2XNYA DAN MALAMNYA SENANTIASA DIISI DENGAN BERIBADAH KEPADA ALLAH, SEDIKIT TIDUR DAN BERBICARA, SERING BERPUASA DAN MAKAN DAN MINUM SECUKUPNYA, SERTA MENJAUHI SEGALA HAL2X YG BERBAU DUNIAWI’
Jadi, kalo ade orang yg ngaku2x pengikut sufi tapi selalu menggangap enteng syariat alias ibadahnya masih sedikit dan selalu menganggap hakikat lebih tinggi dari syari’at maka ornag2x seperti inilah yg perlu di’luruskan’ pemahamanya tentang sufisme sebagaimana yg disebut Imam Al Ghazalai yg Intinya ORANG YG BERHASIL DALAM SUFISME ADALAH IBADAHNYA MAKIN TINGGI DAN MENJAUHI HAL2X DUNIAWI SERTA ZUHUD DALAM PENAMPILAN.
Hal ini sejalan dengan perilaku Yang Mulia Rasulullah SAW dimana beliau senantiasa beribadah kepada Allah SWT terlebih diwaktu malam sampe kaki beliau bengkak, tapi bukan sembarang bengkak melainkan karena terlampau lama berdiri sholat malam/tahajud padahal beliau telah DIJAMIN ALLAH SWT UNTUK MASUK KEDALAM KERAJAAN SORGA YG PALING TINGGI sebagai ungkapan terima kasih beliau kepada Allah dengan beribadah dengan tulus dan ikhlas tanpa perlu diekspos atau digosip2xkan.
kesimpulanya : Sufisme adalah suatu jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt yakni dengan pengenalan hakikat diri dan Tuhan sehingga meningkatkan kualitas hidup dan perilaku dengan banyak beribadah dan meninggalkan hal2x yg bersifat duniawi yg fana dan sia-sia dengan pola hidup yg zuhud.
@ Herwitz
Elo mau tau hakikat Allah ? lha wong hakikat ROH elo sendiri aza elo kagak percaye hehehe…bukankah elo kagak percaye akan keberadaan roh termasuk roh elo sendiri bukannnn ???? hehehe..
berarti Herwitz adalah bangkai hidup, mayat berjalan karena dia gak percaye akan adanya roh yg menggerakkan semua anggota tubuhnye sehingga die masih bise bernafas, makan dan minum termasuk nulis komen di artikel ini hehehe….
Gitu aza kok repot.
@om paulus nabi palsu.
mantap om tuliusannya,
kemane aje om, kok baru nongol,jeng abigail ma heber binti ahmad kangen tuh ma tulisannya om,wkwkwkwkwkkkkk.?
@All
Sufi jaman modern itu kira-kira jama’ah tabligh atau Karkun yang keluyuran sambi bawa-bawa rantang dan panci…. hehehe…
Astaghfirullah al adzim.
Mereka lebih bangga keluyuran ke India, Pakistan dan sekarang katanyah ke Bangladesh. dibandingken ke Mekkah
Lha soal tingkatan manusia : silahken buka lagi siyapa yang paling mulia di sisi ALLAH ?!
Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS 49:13)
Untuk mencapai tingkat taqwa yang sebenar-benarnyah maka kita harus punya ilmu, sekecil apapun ilmu pengetahuan itu selama digunaken untuk mengingat dan bersyukur kepada Allah maka insya Allah akan dilipat gandakan, Bukankah Allah itu Maha Pemurah lagi Maha Penyayang ?!
bus on the way…
Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki (nikmat) yang mulia. (QS 8:48)
dus…
Para sufi hanya mengajarkan “kezuhudan” dimana tujuan utama hidup mereka hanya untuk Allah semata. Sufi adalah tingkatan dimana manusia sudah tidak lagi memikirkan tujuan dunia melainkan tujuan hanya kepada Allah, inilah bentuk kedekatan dan peleburan “diri” dengan Allah.
________________________
***EDIT ADMIN sebab kita hidup di dunia, dan dunia ini harus menjadi kendaraan kita dalam mengarungi kehidupan di akhirat. Titik.
Bukti:
Dan Kami anugrahkan kepada Ibrahim, Ishak dan Yaqub, dan Kami jadikan kenabian dan Al Kitab pada keturunannya, dan Kami berikan kepadanya balasannya di dunia; dan sesungguhnya dia di akhirat, benar-benar termasuk orang-orang yang shaleh. (QS 29:27)
Note:
Sampean punya Istri dan anak-anak: itulah basalan dari Allah.
Sampean meninggalkan istri dan anak-anak hanya karena demi determinasi “kezuhudan” alias luntang-lantung nggak karu-karuan artinya sampean KUFUR kepada Nikmat Allah.
Sampean meninggalkan Istri dan anak-anak karena panggilan JIHAD (mis: Indonesia di invasi bangsa kebo bule ) artinya sampean butuh KEHUDUPAN DUNIA berupa SENJATA/PERTAHANAN dan SEMANGAT JIHAD, baik berupa MAKANAN maupun AMUNISI!!!
@All
Subhanallah,…
قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ٦:١٦٢
Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. QS Al An-aam[6:162]
Inilah tingkatan tertinggi dari ibadah manusia dan semoga kita semua mampu mencapainya. Amin . . .

______________________________
Kalau bijituh, yo kita shalat sesuai dengan ajaran para Rasulullah.
Bediri Shalat, lupakan determinasi khusyu kalau tidak mengerti !!!
Karena kita tidak pernah tahu seberapa nilai ibadah shalat kita,yang jelas Allah maha mengetahui dan maha mengitung.
اللَّهُ أَكْبَر
Allahu Akbar
Allah Maha Besar
أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَـنِ الرَّجِيم
A’udzubillah himinasy syathanir rajiim
Aku memohon perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.
إِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِىَ لِلَّذِى فَطَرَ السَّمَـوَتِ وَالاٌّرْضَ حَنِيفاً وَمَآ أَنَاْ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
Innii wajjahtu wajhiya lil laadzii fatharas samaawaati wal ardha haniifaw wa maa ana minal musyikiin.
Sesungguhnya aku mengharapkan diriku kepada Tuhan yang menjadikan langit dan bumi dengan penuh ke ikhlasan dan aku tidak termasuk orang-orang musyrik.
إِنَّ صَلاَتِى وَنُسُكِى وَمَحْيَاىَ وَمَمَاتِى للَّهِ رَبِّ الْعَـلَمِينَ
Inna shalatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin
Sesungguhnya shalatku, ibadahku,hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.
لاَ شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَاْ أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ
Laa syariika lahuu wa bi dzaalika umirtu wa ana awwalul muslimin
Tiada sekutu bagi-Nya. Itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku mengawali lagi sebagai orang muslim
Sumber:
http://haniifa.wordpress.com/2008/01/16/doa-iftitah-nabi-ibrahim-as/
Wassalam, Haniifa.
@ Bro Haidar
Assalamu’alaikum Bro, hehehe… gue masih tetep ‘tune on’ kok cuman frekwensinya diturunin mo ngasih kesempatan buat para domba sesat buat dagelan hehehe….
Salam dan salut gue buat semua pendekar2x muslim yg selalu konsisten di blog ini Haidar, Ahzay, Miguel, Jack, Faham, maskulinman, isa, wura wuri dll semoga Allah swt meridhoi kita semua, Amin.
@Om Paulus 100 % nabi palsu Sp,Ds
Wa’alaikum salam wr.wb.amiin
Kalo bisa disiapin obat yang banyak buat para domba sesat,khususnya jeng abigail ma T9,lama kelamaan dagelan mereka nggak lucu,jadi bikin males komen,he he he.
kalo lucu kan bisa ndaftar ke srimulat mencari bakat di tipi,pasti diterima,wkwkwkwkwk….
terimakasih buat semuanya yg memang sefaham dengan apa itu sufi. tulisan saya sebenarnya ditujukan buat netter yg bernama herwitt yg mengaku atheis yg ternyata sudah salah memahami apa itu sufi. mudah2an sekarang dia sudah ,mengerti.
sebenarnya saya ada satu lagi tulisan mengenai “Memahami apa itu Takdir”. cuma mungkin ini pembahasan yg agak berat, dan saya takut orang salah memahaminya. Tapi InsyaAllah mudah2an saya bisa membuatnya.
Letakkan segala sesuatu pada kodratnya.
Kodrat manusia hidup di bumi adalah untuk menjadi khalifah dan memakmurkan bumi, bukan meninggalkan kehidupan dunia.
Islam tidak menyuruh manusia untuk zuhud, tapi untuk berjalan di atas fitrah.
@Ifa
Zuhud itu maksudanya tidak “silau” dengan dunia bukan berarti “menampik/menolak”, karena rejeki itu hanya Allah yang mengaturnya.
harta jangan sampai masuk ke hati tapi cukup sampai ditangan saja, kalaupun rejeki pergi karena “sesuatu hal” maka tidak menjadikan sakit hati.
@Bapake Faham
Sekarang tolong jawab dengan bahasa yang Zuhud menurut sampean.
Manakah yang paling tafsiran yang paling idiot !!!!
Tafsiran Bapake Zuhud:
Sufi adalah tingkatan dimana manusia sudah tidak lagi memikirkan tujuan dunia melainkan tujuan hanya kepada Allah, inilah bentuk kedekatan dan peleburan “diri” dengan Allah.
قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ٦:١٦٢
, ibadatku
, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. QS Al An-aam[6:162]
Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku
Inilah tingkatan tertinggi dari ibadah manusia dan semoga kita semua mampu mencapainya. Amin . . .
Tafsiran @Mba Ifa… hehehe
إِنَّ صَلاَتِى وَنُسُكِى وَمَحْيَاىَ وَمَمَاتِى للَّهِ رَبِّ الْعَـلَمِينَ
Inna shalatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin
Sesungguhnya shalatku, ibadahku,hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.
Si Gundul Zuhud adalah sang Pertapadi gunung ARAB GUNDUL, makanyah kata “bid’ah” berubah menjadi BIDAT… and…
Sembahyang = Sembah Hyang Widhi patung Budhayut.
Sembahyang = Sembah Hyang Widhi patung Yesus.
Sembahyang = Sembah Hyang Maha Esa ke kiblat tapi kadang kala nyembah Nyi Rorokidul… atau klana-klunu ngak karu-karuan… hehehe….
@Bapake Faham
Zuhud itu maksudanya tidak “silau” dengan dunia bukan berarti “menampik/menolak”, karena rejeki itu hanya Allah yang mengaturnya.
________________
Sepetahuan sayah Zu Hud artinya Bukit Hud dan Al Qur’an justru menerangken sebaliknya perihal REJEKI (HARTA), bahwa gara-gara merekalah kaum muslimin jadi kocar-kacir.
Silahken sampean baca ini.
http://haniifa.wordpress.com/2008/01/05/sekelumit-hikmah-di-perang-uhud/
Bukit u-Hud atau Bukit HUD yah ?!
harta jangan sampai masuk ke hati tapi cukup sampai ditangan saja, kalaupun rejeki pergi karena “sesuatu hal” maka tidak menjadikan sakit hati.
___________________________
Waduh @Pa-e, sepertinyah sayah berat kalau nggak pakai hati, soalnya hati ini harus bergetar jika asma Allah berkumandang (adzan misalnyah), hati ini harus terenyuh jika melihat anak-anak yatim yang terlantar… dan HATI INI HARUS CEKUT-CEKUT HOTA=E kalau melihat gadis cuantik … hehehe
Faham,
Secara pemahaman saya jalan hidup sufi adalah sbb :
Roh => Allah
Sedangkan jalan di atas fitrah itu sbb :
Roh + Badan => Allah
Masalahnya dari mana rejeki itu didapat sebelumnya, kalau dia tidak memiliki tubuh ?
)
Naah, kalau memperturutkan HN (Hawa Nafsu) itu yang tidak boleh..
@Mas Faham
Subhanallah,….
Sekarang jelas sudah bahwasanya yang menulis :
@Mba Ifa
Ifa berkata
April 29, 2011 pada 4:09 pm
Faham,
Secara pemahaman saya jalan hidup sufi adalah sbb :
Roh => Allah
Sedangkan jalan di atas fitrah itu sbb :
Roh + Badan => Allah
__________________
Ngaku ajah sampean ini AGAMA KRISTEN,…hehehe… kura-kura dalam perahu tasauf WAHIDATUL WUJUD dari PENDETA KRISTEN yang klana-klunu ngak karu-karuan.
ADALAH KRISTEN yang mengaku islam berbaju SUFISTIK alias para rabi (PENDETA YAHUDI) yang klana-klunu ngak karu-karuan… hehehe….
Apa umat Islam bisa ditipu dengan tanda duwa kutip “” peleburan diri.
@Mba Ifa, mau yah, sayah POLIGAME… eh, salah masuknyah jadi MUALLAF ?!
@Mba Ifa
Secara pemahaman saya jalan hidup sufi adalah sbb :
Roh => Allah
Sedangkan jalan di atas fitrah itu sbb :
Roh + Badan => Allah
_____________________
Mohon maaf @Mba, tolong sampaiken kepada suma PENDETA YAHUDI dan KRISTEN… hentikanlah nyanyian burung gereja dalam celananyah, agar supaya cepat kawin … hehehe….
ويسألونك عن الروح قل الروح من أمر ربي وما أوتيتم من العلم إلا قليلا
Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku (AR ROBB-i), dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”. (QS 17:85)
Biyar sampean pihkirannya tidak klana-klunu, bejinihlah yang dimaksud Tuhan-ku = أر ربي linierken Ar Rabb-i,…
***
*** BUKAN AL MASIH, apalaji mesias halokuya
Bijimana @Mba-e, jadi nggak sampean dipoligami sama sayah ?! … lumayan lho buwat memperbaiki ketururnan sampean
حَنِيفًا Mas,
Ada kesalah pahaman yang mendekati setengah prasangka, perlu saya lurus kan :
1. Saya bukan ‘Mba’ tapi ‘Mas’ 24 karat..
2. Saya bukan golongan ‘ahlul-kitab’ injil, apalagi pengikut Paulus dari Tarsus.
Ditambah satu lagi :
3. Saya tidak suka pakai bulu domba..
Maaf kalau ada salah dikata…
@حَنِيفً
sepertinya @Ifa ini muslim… bener kan?
dia ini mau menjelaskan bahwa kebanyakan para sufi ini melupakan syariat tapi lebih banyak “ibadah” di hati, jadi seharusnya ikut fitrah, yaitu : Roh + Badan => Allah, maksudnya Ibadah itu selain hati harus diikuti “badan” dalam pengamalan syariat dalam beribadah kepada Allah
bukan begitu @Ifa??
حَنِيفًا berkata;
Si Gundul Zuhud adalah sang Pertapadi gunung ARAB GUNDUL, makanyah kata “bid’ah” berubah menjadi BIDAT… and…
Sembahyang = Sembah Hyang Widhi patung Budhayut.
Sembahyang = Sembah Hyang Widhi patung Yesus.
Sembahyang = Sembah Hyang Maha Esa ke kiblat tapi kadang kala nyembah Nyi Rorokidul… atau klana-klunu ngak karu-karuan… hehehe….
===================================
waduh kenapa jadi ada yg klana-klunu ngga karuan??? hehehehe..masa sembahyang diartikan menyembah Nyi Roro Kidul?? coba belajar lagi.
Sembahyang = Sembah Yang Maha Esa, gitu aja dan ngga perlu klana-klunu ngga karuan
@Mas Ifa
Ada kesalah pahaman yang mendekati setengah prasangka, perlu saya lurus kan :
1. Saya bukan ‘Mba’ tapi ‘Mas’ 24 karat..
____________________
Bejinih lho @Mas.
Dulu saiayah berpacaran dengan Neng Syarifah, panggilan kesayangan “Ifa” dan sudah barang tentu beliau seorang Wanita dunk … hehehe…
Puji syukur Alhamdulillah, sampean mengaku sendiri 100% originil priya, berarti sampean bukan @Neng Ifa yang menyakiti hatiku
2. Saya bukan golongan ‘ahlul-kitab’ injil, apalagi pengikut Paulus dari Tarsus.
__________________
Salam hangat my bro..
Kalau bijituh, biyarlah peritangatan Allah dan Rasulullah buwat sayah sendiri, karena sayah memang tidak tahu menahu tentang “roh” dan sampean insya Allah lebih mumpuni.
Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku (AR ROBB-i), dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”. (QS 17:85)
Ditambah satu lagi :
3. Saya tidak suka pakai bulu domba..
_____________________
Jadi kalau sampean mau kirim baju yang terbuat dari bulu domba (woll) silahken kirimi sayah, jangan ragu-ragu
Maaf kalau ada salah dikata…
_________________
Kata siyapa sampean salah ?! mosok sayah tidak percaya sampean “Mas” 24 karat ?!
@Mas Faham
sepertinya @Ifa ini muslim… bener kan?
__________________
No komeng…
@Mas Syahrir :
waduh kenapa jadi ada yg klana-klunu ngga karuan??? hehehehe..masa sembahyang diartikan menyembah Nyi Roro Kidul?? coba belajar lagi.
____________________
Wahh… sampean naif sekalih… hehehe…
Coba bayangken :
1. Ritual (prosesi) para nelayan dipantai-pantai membuang kepala kerbau di laut untuk memperoleh berkah bla..bla..bla…
2. Ritual (prosesi) orang-orang berebutan ‘tai’ (kotoran) kerbau bule (albino) di kota Gudeg.
3. dsb…
Sembahyang = Sembah Yang Maha Esa, gitu aja dan ngga perlu klana-klunu ngga karuan
_________________
Sampean belum lulus iqro nol apa ?!
Subtansinya adalah kata صَلَاتِي = Shalaatii yang dibaca Sholaat-i dan semua umat islam tahu arti sholat itu apa.
Kata “Sholat” dalam khasanah islam jelas: Berdiri, ruku, sujud dan diakhiri salam.
Sembahyang dalam khasanah “Islam Liberal” : pokoke eling kepada Sang Maha Esa, sesaat sajah…
Mau sambil duduk boleh.
Mau sedang berdiri boleh.
Mau sedang tidur boleh.
Karena mereka salah tafsir dari makna yang tersirat dan tersurat ayat berikut, karena SEMBAHYANG itu artinya BERDOA KEPADA YANG MAHA ESA:
Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan (QS 10:12)
Padahal dalam shalat ada do’a, tetapi setiap do’a (sembahyang) belum tentu dalam keadaan sholat !!!
Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat (mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. (4:103)
Dalam basasa sehari-hari adalah:
Jika sampean sudah melaksanaken shalat maka sembahyang-lah sampean (ingatlah ALLAH) caranyah: Wirid… atau kalau mau sedang bekerja berdo’a, kalau mau makan berdo’a, kalau mau bobo juga berdo’a dulu… dsb.
Nah sekarang sampean jelasken kepada sayah, sejujur-jujurnyah:
, ibadatku
, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. QS Al An-aam[6:162]
لْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
٦:١٦٢
Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku
Apa maksud sampean mengkutip kata “sembayangku” ?!
Apa maksud sampean mengukitp kata “ibadatku” (“T” / Te) ?!
Note:
(Akhirat alias “ibadah mahdhah” asal kata dari abadi… خالدين فيها أبدا )
Ane pengen tahu tentang sabda Nabi yang dengan jelas dan tegas membedakan amalan dunia dan amalan akhirat:
”I’mal li dunyaka kaanaka ta’isyu abadan wa’mal li akhiratika kaanaka tamuttu ghadan …”
Beramallah untuk duniamu seolah-olah engkau akan hidup selamanya dan beramallah untuk akhiratmu seolah-olah engkau akan mati besok.”
@Mas Ahzay

Beramallah untuk duniamu seolah-olah engkau akan hidup selamanya dan beramallah untuk akhiratmu seolah-olah engkau akan mati besok.”
________________
Bejinih @Mas.
Kata: “akhiratika” atau berakhirnya suatu masa/ketentuan.
“Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya, maka Dia tahan jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir (QS Azzumar :42)
Jika kita mendengar adzan subuh maka ada tambahan:
“Ash-Shalatu Khairun min An-Naum” artinya subuh itu adalah akhir malam yang baik (shalat subuh disaksikan oleh 2 malaikat) atau dengan kata lain “khair” (lebih Baik) menunjukkan sesuatu yang lebih utama.
Bus on the way…
Jika sampean ingin mendapatken “Akh Khair-un”, cepat-cepatlah SHALAT sebelum sampean diSHALATi … alias game over
Note:
Pesan Nabi Muhammad s.a.w sebelum menghembuskan nafas terakhir:
Ash sholatu, ash sholatu, ash sholatu… artinya : jangan kalian tinggalkan kewajiban shalat.
Faham,
dia ini mau menjelaskan bahwa kebanyakan para sufi ini melupakan syariat tapi lebih banyak “ibadah” di hati, jadi seharusnya ikut fitrah, yaitu : Roh + Badan => Allah, maksudnya Ibadah itu selain hati harus diikuti “badan” dalam pengamalan syariat dalam beribadah kepada Allah
bukan begitu @Ifa??
Betul Pak’e, sudah dikasih instrument untuk beribadah, mestinya dipakai.
Kalau cukup dengan hati, nasibnya akan sama dengan umat yang bertuhan (X-X-X), alias G(od)-Spot nya 3G…., lama-lama berdoa sambil kentut brat..bret..brot juga nggak apa-apa, yang penting hatinya.
Padahal tetap saja nanti tangan, kaki, mata, dll ditanya sebagai saksi, masa sih mau dijawab : kami berada di tempat maksiat dan najis tidak mematuhi perintahmu, tetapi rohnya bersama engkau ya Rabb. Bagaimana ini bisa terjadi…???
Jika ditanya : Apa saja yang kamu kerjakan selama Aku kirim kedunia ? Masa sih mau dijawab : untuk menyatukan diri dengan Engkau… Lah kalau cuma untuk menyatukan diri, ngapain pakai dikirim segala ke dunia, & buat apa bumi dan segala kekayaannya diciptakan ?
@Bapake Ifa
Padahal tetap saja nanti tangan, kaki, mata, dll ditanya sebagai saksi, masa sih mau dijawab : kami berada di tempat maksiat dan najis tidak mematuhi perintahmu, tetapi rohnya bersama engkau ya Rabb. Bagaimana ini bisa terjadi…???
___________________
Seperti yang sayah jelasken, bahwa sayah tidak mumpuni ilmu tentang roh, tapi sedikiiiiittttt sekali hehehe….
roh kucing pastinyah bersama tubuh kucing, oleh karena itu roh (ruh) manusia pasti nemplok di tubuh manusia dan jika manusia itu roh (ruh) nyah melayang maka sudah dipastiken GAME OVER
roh (ruh) diproyeksiken sebagai nafs (baca: jiwa, nafas kehidupan, hawa nafsu didalam qolb) maka:
Katakanlah: “Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaulhusna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu” (QS 17:110)
Pertama: Arti dari bacaan Shalat beribadah kepada Ar Rabb : diawal shalat harus dibaca perlahan-lahan (nyaris berbisik) dan terdengar oleh kedua telinga kita, sekurang-kurangnya jika aja bangsa JIN yang menjadi makmum akan mengerti do’a shalat kita
Kedua: Mohon maaf bacaan tahiyat akhir (including 2 kalimah syahadat) juga harus diucapkan oleh mulut (dibaca berbisik-bisik) dan diartikan oleh hati (nafs qolb)
Ketiga: Pada dasarnyah ibadah SHALAT itu merupakan ibadah TRINITAS kepada Allah subhanahu wa ta’ala, berupa:
1. Bahasa TUBUH (gerakan)
2. Bahasa LISAN (ucapan)
3. Bahasa HATI (qalb, artikan sesuai QS 44:58 ).
DAN KETIGANYANYAH: HANYA dan HANYA tertuju kepada Allah, walaupun kita tidak melihat/mendengar Allah, tapi ALLAH PASTI MELIHAT DAN MENDENGAR KITA.
Wassalam, Haniifa.
@hanifa
maksud ane, jelas di situ bahwa ada perbedaan amalan dunia dan amalan akhirat. Jadi kalo menganggap bahwa amalan dunia (bekerja, menikah) adalah juga amalan akhirat (sholat dan sholat), apakah artinya menentang hadits Nabi???
@Anake Ahzay
Bejinih, yah Nak.
Silahken sampean tafsirken Al Hadits (baca: tulisan riwayat mu dulu… hehehe ) yang derajat kebenarannyah simpang siur.
by the way
Sayah sudah berusaha melurusken pengertian hadits tersebut.
Biyar sampean puas, silahken sampean kunjungi kampuang ahirat kemudian ceritaken kepada sayah. Bijimanah cara beribadah akhirat ?!
Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu (DUNIA), kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali (AKHERAT), kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan? (QS 2:28)
Tolong jawab sayah : Mengapa ORANG MABUK (TIDUR AYAM) di LARANG KERAS SHALAT ?!
(hehehe… menurut determinasi @Bapake Ifa, halal shalat sambil mabuk, sebab 1. tidak ditempat maksiat, 2. tidak kentut, 3. sudah bersuci dan yang paling utama ROHnyah bersama Rabb.. hihihi.. idiot)
حَنِيفًا said;
Wahh… sampean naif sekalih… hehehe…
lah wong ngga ada yg lagi ngebahas masalah roro kidul kenapa kok jadi malah panjang x lebar x tinggi ???
Coba bayangken :
1. Ritual (prosesi) para nelayan dipantai-pantai membuang kepala kerbau di laut untuk memperoleh berkah bla..bla..bla…
2. Ritual (prosesi) orang-orang berebutan ‘tai’ (kotoran) kerbau bule (albino) di kota Gudeg.
3. dsb…
=================================
makanya saya bilang kalo anda ini lagi klana-klunu ngga karuan
حَنِيفًا said;
Sampean belum lulus iqro nol apa ?!
Subtansinya adalah kata صَلَاتِي = Shalaatii yang dibaca Sholaat-i dan semua umat islam tahu arti sholat itu apa.
Kata “Sholat” dalam khasanah islam jelas: Berdiri, ruku, sujud dan diakhiri salam.
Sembahyang dalam khasanah “Islam Liberal” : pokoke eling kepada Sang Maha Esa, sesaat sajah…
. upps maaf anda bukan Islam liberal kan??
Mau sambil duduk boleh.
Mau sedang berdiri boleh.
Mau sedang tidur boleh.
Karena mereka salah tafsir dari makna yang tersirat dan tersurat ayat berikut, karena SEMBAHYANG itu artinya BERDOA KEPADA YANG MAHA ESA:
============================
sayangnya saya bukan Islam liberal, jadi kalo enyak babe saya nyuruh sholat dia pasti bilangnya “da sembahyang blom??!!” ya saya langsung sholat, bukan eling2 kayak anda
حَنِيفًا said;
Dalam basasa sehari-hari adalah:
Jika sampean sudah melaksanaken shalat maka sembahyang-lah sampean (ingatlah ALLAH) caranyah: Wirid… atau kalau mau sedang bekerja berdo’a, kalau mau makan berdo’a, kalau mau bobo juga berdo’a dulu… dsb.
Nah sekarang sampean jelasken kepada sayah, sejujur-jujurnyah:
لْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
٦:١٦٢
Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku , ibadatku , hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. QS Al An-aam[6:162]
Apa maksud sampean mengkutip kata “sembayangku” ?!
Apa maksud sampean mengukitp kata “ibadatku” (“T” / Te) ?!
, tapi ngga apa2, anda sudah baik hati kepada saya mau membagi ilmu anda yg sungguh luar biasa itu.
================================
hehehe..saya hanya Copas dari Al-Qur’an online. buat saya ngga ada masalah, tergantung dari kebiasaan pemakaian kata saja. tapi kalo anda ada masalah ya itu masalah anda
@Ifa;
itu pemahaman yg salah tentang sufi. justru sufi itu adalah orang yg sudah terbiasa dengan syariat, jadi syariat dijalankan dengan tujuan hanya untuk Allah. itulah sufi yg sebenarnya yaitu ketika segala syariat sudah mampu dijalankan dengan hakikatnya sehingga mereka sudah pada taraf menjadikan segala sesuatu hanya kepada Allah (Makrifat).
Maskulinman,
itu pemahaman yg salah tentang sufi. justru sufi itu adalah orang yg sudah terbiasa dengan syariat, jadi syariat dijalankan dengan tujuan hanya untuk Allah. itulah sufi yg sebenarnya yaitu ketika segala syariat sudah mampu dijalankan dengan hakikatnya sehingga mereka sudah pada taraf menjadikan segala sesuatu hanya kepada Allah (Makrifat).
Seandainya Sufi-ah paripurna tersebut sedang asyik beribadah di ladang, terus di dekatnya ada orang kecebur sumur… Apa yang harus dilakukan: meneruskan ibadah sampai tuntas, apa menolong orang kecebur…he..he..he
halagh para sufi lagi ngumpul euy….
yang jelas sih ibadah kepada Allah tetap harus WASPADA…. WASPADALAH….. hehehe…
@Mbah Maskulinman
. upps maaf anda bukan Islam liberal kan??
sayangnya saya bukan Islam liberal, jadi kalo enyak babe saya nyuruh sholat dia pasti bilangnya “da sembahyang blom??!!” ya saya langsung sholat, bukan eling2 kayak anda
_________________________
Alhamdulillah sayah bukan islam liberal apalagi islam Syi’ah yang berkitabkan Al KAFI(run) arab gundul si klana-klunu, Upss mohon mahaaaf, sampean bukan sigundul Arab kan ?!
hehehe..saya hanya Copas dari Al-Qur’an online. buat saya ngga ada masalah, tergantung dari kebiasaan pemakaian kata saja
Hua.ha.ha.. artinya sampean tidak mendapatken hikmah dari QS 2:1 = Alif – Lam – mim.
____________________
Apa @Mbah-e pihkir sekedar TIGA HURUF belaka ?!
Coba belajar IQRO NOL, nyoh sayah kasih huruf kufa (baca: arab gundul klana-klunu kayak @Mbah-e) : al ruuh(ra-wau-ha) = الروح
Sekarang sampean cek, di surah Al Israa’ ayat 85 (Arabiyyum mubin
, bukan bahasa Sufi Syi’ah Gundul … hehehe )
وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي وَمَا أُوتِيتُمْ مِنَ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا
Dan mereka bertanya kepadamu tentang
-roh-ruh . Katakanlah: “-RohRuh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”.Sekarang jawab pertanyaah sayah:
TUNJUKAN DALAM AL QUR’AN AYAT YANG MENULIS TENTANG “ROH” HANYA DUWA HURUF SAJA “RA” fattah + “H” ?!
Note:

Sayah ingetken kembali omdo sampean:
Para sufi hanya mengajarkan “kezuhudan” dimana tujuan utama hidup mereka hanya untuk Allah semata. Sufi adalah tingkatan dimana manusia sudah tidak lagi memikirkan tujuan dunia melainkan tujuan hanya kepada Allah, inilah bentuk kedekatan dan peleburan “diri” dengan Allah.
________________________
Lalu burungnyah @Om Haniifa berkicau dalam celananyah:
Bodoh, tolol dan idiot…. …
UPS SAMPEAN TIDAK MARAH KAN ?!
Sayah sebut @Mbah-e Maskuliman itu sangat “BODOH, TOLOL dan IDIOT” soalnya tidak lagi memikirken tujuan duniaDUNK, KATANYAH TIDAK LAGI MEMIKIRKEN DUNIA
@Mas Ifa
SUFI TIDAK SHOLAT KETIKA BERSAMA2 ORG YG TIDAK SHOLAT artinya sang sufi tidak akan menunjukkan kealiman(riya’), sholat sendirian, sementara didepannya byk org2 yg sedang berkumpul melakukan pekerjaan duniawi…
TIDAK ADA MAKANAN YG HARAM BAGI SUFI artinya sang sufi tidak pernah sekalipun mengkonsumsi makanan haram sekalipun kepepet dan kelaparan.. krn sehari2nya mereka berpuasa dan menahan diri dari segala yg haram
Contennya sih tidak jelek, cuma bahasanya sarkas dan narsis. spertinya tidak perlukan!? Bahasa menunjukan bangsa “maksudnya derajat” penggunanya. Ini fenomena apa ya, kebrutalan dunia virtual, atau mungkin kerendahan budibahasa penggunanya. Kiranya Tuhan menolong kita, Amin.
@Bapake sahara

SUFI TIDAK SHOLAT KETIKA BERSAMA2 ORG YG TIDAK SHOLAT artinya sang sufi tidak akan menunjukkan kealiman(riya’), sholat sendirian, sementara didepannya byk org2 yg sedang berkumpul melakukan pekerjaan duniawi…
__________________
Sayah jadi inget ketika bulan ramadhan di kereta (maklum perjalanan jauh) didepan sayah duduk @Oom pakai topi sofi’ah, kira-kira waktu dzhuhur berlalu maka sayah tayamum trus shalat, setelah itu sayah ngombe kopi dan ngebul GG.
@Oom Sofi: Lho @Mas nggak puasa toh?!! ihh… malu dung.
@Haniifa: Iya bwetul, kita kan dalam perjalanan, lha sampean kok tidak segera shalat ?!
@Oom Sofi: Mohon maaf, shalat riya didepan umum itu tidak menunjuken kealiman, apa lagi banyak orang berkumpul.
@Haniifa: Lho, bukan soal riya @Mas tapi soal kewajiban.. biyarlah orang menilai demikian. Lha soal banyak orang berkumpul bukanyah berjamaah’ itu artinya berkumpul ?!.
@Oom Sofi: Oh, itu lain. makanyah sayah sholat sendirian.
Begitu juga dengan waktu Ashar, Maghrib dan Isya.
@Haniifa: Alhamdulillah, kita sudah sampai ditujuan, btw. kalau keretanya masuk jurang, bijimana @Mas ?!
@Oom Sufi: Mati dunk.
@Haniifa: Lha kalau bijituh sampean tidak mati dalam keadaan MUSLIM, sebab dalam kondisi meninggalken kewajiban shalat, kalau sayah batal puasa bisa diganti dihari lain atau ditititpken sama sanak famili bayar fidyah (pengganti ibadah puasa).
@Oom Sufi: Yang penting sayah sudah “menyatu”.
@Haniifa :
TIDAK ADA MAKANAN YG HARAM BAGI SUFI artinya sang sufi tidak pernah sekalipun mengkonsumsi makanan haram sekalipun kepepet dan kelaparan.. krn sehari2nya mereka berpuasa dan menahan diri dari segala yg haram
___________________
Hua.ha.ha… Giliran kewajiban SHALAT ditinggalken membela puasa, lha giliran kelaparan malan nggak makan-makan walaupun MATI KELAPARAN…
Al Qur’an menceritakan betapa KAFIRNYA @Bapake SAHARA:
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS 2:173)
Contoh:
Sempean sedang berada di AMERIKA, apa sampean mau mati kelaparan ?!!!
Padahal tidak ada ayam pret kicen yang dipotong dengan membaca “Bismillahir rohmaanir rohiim ?!
@Bapake Nash Alwie
Mohon dengan sangat dengan bahasa dan etika yang menurut sampean baik dan benar serta sesuai dengan figh din islam, content kalimat berikut:
inilah bentuk kedekatan dan peleburan “diri” dengan Allah.
Ditunggu lho !!!
Ifa said;
Seandainya Sufi-ah paripurna tersebut sedang asyik beribadah di ladang, terus di dekatnya ada orang kecebur sumur… Apa yang harus dilakukan: meneruskan ibadah sampai tuntas, apa menolong orang kecebur…he..he..he
========================================
hehehe..bukankah Nabi Muhammad adalah orang yg selalu menjalankan hidupnya demi Allah?? nah ketika dia bersujud, cucunya Hasan dan Husein menaiki punggungnya bermain kuda2an, nah nabi membiarkan cucu2nya bermain2 dipunggungnya hingga selesai baru beliau bangun dari sujud. nah kiranya anda sudah bisa menjawab pertanyaan anda sendiri . . .
حَنِيفًا said;
Alhamdulillah sayah bukan islam liberal apalagi islam Syi’ah yang berkitabkan Al KAFI(run) arab gundul si klana-klunu, Upss mohon mahaaaf, sampean bukan sigundul Arab kan ?!
=================================================
emang sigundul Arab kayak apa sih?? yg pasti saya itu Islam yg mampunyai Tuhan Allah, Nabi saya Muhammad, kitab saya Al-Qur’an. saya Islam yg masih perlu banyak belajar, makanya saya berdiskusi biar tambah ilmu. saya Islam yg suka bersaudara, makanya saya tidak suka mencaci maki saudara2 saya sendiri. jadi hanya itu yg saya tahu tentang keIslaman saya
حَنِيفًا said;
Hua.ha.ha.. artinya sampean tidak mendapatken hikmah dari QS 2:1 = Alif – Lam – mim.
Apa @Mbah-e pihkir sekedar TIGA HURUF belaka ?!
Coba belajar IQRO NOL, nyoh sayah kasih huruf kufa (baca: arab gundul klana-klunu kayak @Mbah-e) : al ruuh(ra-wau-ha) = الروح
Sekarang sampean cek, di surah Al Israa’ ayat 85 (Arabiyyum mubin , bukan bahasa Sufi Syi’ah Gundul … hehehe )
وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي وَمَا أُوتِيتُمْ مِنَ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا
Dan mereka bertanya kepadamu tentang -roh- ruh . Katakanlah: “-Roh Ruh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”.
Sekarang jawab pertanyaah sayah:
TUNJUKAN DALAM AL QUR’AN AYAT YANG MENULIS TENTANG “ROH” HANYA DUWA HURUF SAJA “RA” fattah + “H” ?!
========================================
nah gampang kan, tinggal cek bahasa aslinya saja, mau Roh atau Ruh, mau sholat atau sembahyang, mau Muhammad atau Mochamad toh tetap saja tujuannya sama, cuma masalah aksen saja. masalah Hikmah.. itu urusan Allah, kadang tafsiran kita yg merasa sudah mendapat hikmah ternyata bisa dibantah oleh orang lain.
حَنِيفًا said;
________________________
Lalu burungnyah @Om Haniifa berkicau dalam celananyah:
Bodoh, tolol dan idiot…. …
UPS SAMPEAN TIDAK MARAH KAN ?!
Sayah sebut @Mbah-e Maskuliman itu sangat “BODOH, TOLOL dan IDIOT” soalnya tidak lagi memikirken tujuan duniaDUNK, KATANYAH TIDAK LAGI MEMIKIRKEN DUNIA
, cuma saya takut kalo2 ternyata burungnya om Hanifa itu lebih pintar dari om Hanifa sendiri, saking hebatnya tu burung dalam celana sampai bisa ngatain orang . . .
===================================
hehehe..saya ngga pernah bisa marah sama orang lucu kayak anda
hehehe..tujuan dunia tetap dipikirkan, tapi tujuan akhirnya tetap kepada Allah, segala perbuatan baik itu adalah ibadah, dan ibadah itu tujuannya pasti kepada Allah. lah wong saya aja kerja tiap hari cari uang buat menafkahi anak istri. nunggu anak2 tidur bareng istri biar bisa “Indehoi” bikin anak lagi. nah itukan namanya syariat, namun tetap diniatkan Lillahi Ta’ala. jadi Sufi tidak sekestrim yg anda pikirkan. menjalankan perintah Allah dan menjauhi laranganNya yg diniatkan semata2 hanya untuk Allah, maka anda sudah bisa dibilang sufi. contoh sufi yg paling utama adalah Baginda Nabi Muhammad Saw. tiru aja perilaku NAbi maka anda sudah menjadi sufi.
@Sahara:
orang yg tidak ingin menunjukkan keriyaan termasuk orang yg riya. orang yg tidak ingin menunjukkan kealimannya juga termasuk orang yg riya. kalo masalah ibadah yg penting kita turuti saja apa perintah Allah, mau riya atau tidak bukan dari penilaian orang lain atau diri sendiri. serahkan penilaian ibadahmu hanya kepada Allah.
nah jangan sampai kita salah dalam memahami sesuatu seperti kesalahan yg ada dalam ceritanya om Haniifa dibawah ini;
@Oom Sofi: Lho @Mas nggak puasa toh?!! ihh… malu dung.
@Haniifa: Iya bwetul, kita kan dalam perjalanan, lha sampean kok tidak segera shalat ?!
@Oom Sofi: Mohon maaf, shalat riya didepan umum itu tidak menunjuken kealiman, apa lagi banyak orang berkumpul.
========================================
om sofi sedang menunjukkan keriyaannya dengan mengatakan tidak ingin riya dan Haniifa ternyata orang yg “memanfaatkan” kelonggaran hukum, orang dalam perjalanan memang boleh tidak berpuasa, namun itu kalau perjalanannya bisa menimbulkan mudharat bagi dirinya kalau dia berpuasa. lah wong jalan2 naik kereta api aja kok ngga puasa, itu sih namanya orang yg mau cari enaknya tenan. ndak betul itu.
cerita hanifa lagi;
Begitu juga dengan waktu Ashar, Maghrib dan Isya.
@Haniifa: Alhamdulillah, kita sudah sampai ditujuan, btw. kalau keretanya masuk jurang, bijimana @Mas ?!
@Oom Sufi: Mati dunk.
@Haniifa: Lha kalau bijituh sampean tidak mati dalam keadaan MUSLIM, sebab dalam kondisi meninggalken kewajiban shalat, kalau sayah batal puasa bisa diganti dihari lain atau ditititpken sama sanak famili bayar fidyah (pengganti ibadah puasa).
@Oom Sufi: Yang penting sayah sudah “menyatu”.
@Haniifa :
===========================================
mosok orang mati bisa ganti puasa sama nitip fidyah sama saudara. sami mawon mas, orang yg mati lagi tidak puasa sama yg tidak sholat. ceritanya narsis dan memaksa sekali
@Bapake Maskulinman
nah gampang kan, tinggal cek bahasa aslinya saja, mau Roh atau Ruh,
____________
D: lha kalau sayah mah suka di cek and recek, bukan asal copas seuene udelmu dewek, bukan seperti sampean yang asal copas…. jangan-jangan asal pakai lipstik merah yang suka nongkrong di taman lawang sampean embat juga… hehehe…
mau sholat atau sembahyang, mau Muhammad atau Mochamad toh tetap saja tujuannya sama, cuma masalah aksen saja. masalah Hikmah
hua.ha.ha.. cuma aksen, jadi nggak aneh gara-gara Agama Syi’ah ada shalat pakai bahasa Indonesia.
________________
@Bapake Maskulin jagan adzan dimasjid yah… soalnya kata: “Hayya ‘alash sholah” sampean akseni jadi” Haiyalah Sembahyang… “.
Peri kelir sekali: Adzan-nyah AGAMA SYI’AH bukan dari DIIN ISLAM.
Sampean bukan ber Agama Syi’ah kan (alias “Islam Katepe”) ?! hehehe…
om sofi sedang menunjukkan keriyaannya dengan mengatakan tidak ingin riya dan Haniifa ternyata orang yg “memanfaatkan” kelonggaran hukum, orang dalam perjalanan memang boleh tidak berpuasa,
hua.ha.ha…
____________________
Rukun Islam.
1. Syahadat.
2. Sholat.
3. Zakat.
4. PUASA.
5. Haji.
Sayah jadi nggak aneh kalau “Islam Katepe” Ahmadiyah dan Syi’ah, justru lebih baik meninggalken KEWAJIBAN SHALAT LIMA WAKTU, kata mereka “pokoke sudah jadi Haji dan “menyatu”… hihihi idiot.
Mari kita lihat:
Kewajiban SHALAT 5 waktu, dan dalam shalat terdapat pembacaan RUKUN IMAN KE SATU (SYAHADAT) sebanyak 9 (SEMBILAN KALI DIUCAPKEN).
Menurut Agama Syi’ah:
POKOKE ASAL PUASA DAN TIDAK RIYA WALAUPUN MENINGGALKEN SHOLAT !!!
cuma saya takut kalo2 ternyata burungnya om Hanifa itu lebih pintar dari om Hanifa sendiri
Sayah lebih takut lagi BURUNG @Bapake Maskulinman menclok di SANGKAR BURUNG ORANG ???
______________
, saking hebatnya tu burung dalam celana sampai bisa ngatain orang .
_________________
Saking hebatnya burung sampean menclok “disangkar” orang, bertaqiya ala syi’ah kawin MUT’AH…. hehehe.. mana ada tuh kawin mut’ah lha wong perceraian ajah ada masa IDDAH 3 bulan minimum.
mosok orang mati bisa ganti puasa sama nitip fidyah sama saudara. sami mawon mas, orang yg mati lagi tidak puasa sama yg tidak sholat.
___________________
Hua.ha.ha… dasar SUFI SYI’AH LAN IDIOT.
Coba baca ini:
Diwajibkan atas kamu, apabila seorang di antara kamu kedatangan (tanda-tanda) maut, jika ia meninggalkan harta yang banyak, berwasiat untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya secara makruf, (ini adalah) kewajiban atas orang-orang yang bertakwa. (QS 2:180)
Tolong jawab pertanyaan sayah:
KALAU TERNYATA SI @Oom SUFINYA MAU OPERASI JANTUNG, BIJIMANA ?!
ceritanya narsis dan memaksa sekali
___________________
ARTIKEL SUPER DUPER IDIOT DAN SUPER PEMERKOSA ala Mboe Sufiyah binti syi’ah…
@Mas Ifa
Coba kita telaah, betapa bokbroknyah aliran SUFI.
@Ifa said;
Seandainya Sufi-ah paripurna tersebut sedang asyik beribadah di ladang, terus di dekatnya ada orang kecebur sumur… Apa yang harus dilakukan: meneruskan ibadah sampai tuntas, apa menolong orang kecebur…he..he..he
========================================
@Maskulinman said:
hehehe..bukankah Nabi Muhammad adalah orang yg selalu menjalankan hidupnya demi Allah?? nah ketika dia bersujud, cucunya Hasan dan Husein menaiki punggungnya bermain kuda2an, nah nabi membiarkan cucu2nya bermain2 dipunggungnya hingga selesai baru beliau bangun dari sujud. nah kiranya anda sudah bisa menjawab pertanyaan anda sendiri . . .
_____________________
@Haniifa said:
Hikayat (Riwayat) aslinyah adalah Nabi Muhammad s.a.w sangat sayang kepada cucu-cucunyah sehingga acapkali beliau mendudukan HASAN dan HUSIEN disebelah kiri dan kanan, setiap beliau memberikan wejangan / nasehat kepada para sahabatnyah atau kepada para orang yang bertamu. *** JADI BUKAN PADA SAAT BELIAU SHALAT ***.
Sayah tidak habis pihkir: BAGAIMANA POLA ETIKA RUMAH TANGGA ALI BIN ABI THALIB dan FATIMAH yang membiarkan kedua anak-anaknya bermain-main saat Nabi menjadi IMAM SHALAT.
APAKAH MEREKA TIDAK MEMBERIKAN BUDI PEKERTI YANG BAIK, BAGI HASAN dan HUSEIN ?!.
Astaghfirullah al adzim,
Sejauh itu kebodohan kaum Agama Syi’ah yang seperti mengagungkan keluarga Nabi dan menantu Ali bin Abi thalib, padahal sebenarnya mereka (SUFI dan SYI’AH) sangat MELECEHKAN.
@Bapake Maskulinman
Sampean menuduh sayah menggunaken azas manfaat perihal bocornyah puasa dengan cara-cara curang dan licik yaitu tidak mengupas tuntas alasan yang lainnya.
Bijimana, pendapat sampean !!!
@Sahara said:
TIDAK ADA MAKANAN YG HARAM BAGI SUFI artinya sang sufi tidak pernah sekalipun mengkonsumsi makanan haram sekalipun kepepet dan kelaparan.. krn sehari2nya mereka berpuasa dan menahan diri dari segala yg haram
___________________
@Haniifa said:
Hua.ha.ha… Giliran kewajiban SHALAT ditinggalken membela puasa, lha giliran kelaparan malan nggak makan-makan walaupun MATI KELAPARAN…
Al Qur’an menceritakan betapa KAFIRNYA @Bapake SAHARA:
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS 2:173)
Contoh:
Sempean sedang berada di AMERIKA, apa sampean mau mati kelaparan ?!!!
Padahal tidak ada ayam pret kicen yang dipotong dengan membaca “Bismillahir rohmaanir rohiim ?!
APA PENDAPAT SAMPEAN ATAS KOMENTAR @Oom SAHARA ?!
Saya akan coba menjawab pertanyaan langsung ” …..berkata” sobat kita dalam topik ini. Hanya kalau merujuk kefikih, setahu saya tidak ada istilah ” peleburan diri” coba anda lihat lagi refrensi anda, bisa jadi saya salah. Peleburan diri mungkin tidak sperti peleburan satu unsur dgn unsur lain, peleburan diri yang hakiki yang mungkin mampu kita lisan dan tulis hanyalah menyatunya sang hamba dengan khaliknya dalam rasa. Baik itu dalam waktu sadar atau tidak. Dan ini merupakan wujud kecintaan hamba atau sebaliknya kasih sang Khalik pada hambanya. Ada yang mengatakan harus melalui tahap “trance” tapi itu tidak mesti begitu. Setahu saya para wali dipahami banyak orang sampai pada tahap seperti itu. Implikasinya pada syar’i, kedekatan itu akan menyebabkan tidak akan melakukan apasaja yang dilarang Khaliknya, dan melakukan setiap suruh atau perintah. “nah yang ini toh harus dilakukan dalan keadaan sadar” setahu saya, ini adalah bentuk peleburan diri seorang sufi. Kalau yang anda maksud menyatunya Tuhan seperti ditubuh “Yesus” saya tidak akan menanggapinya karena tidak logis, “menurut logika saya”. Tuhan itu harusnya sesuatu yang tidak membutuhkan segala sesuatu, Dia hanya dibutuhkan segala sesuatu. Tuhan itu zatNya tidak akan pernah bisa dijangkau intlegensi umatNya. Kalau masih bisa itu berarti bukan Tuhan. Naluri saya mengatakan anda bukan Muslim, kalau untuk diskusi mencari kebenaran, itu hal terpuji. Tapi jangan paksakan dengan pembenaran. Kiranya Tuhan menolong kita semua, Amin.
@Bapake Nash Alwie
Mohon maaf sayah tidak biasa basa-basi-baso. jadi to the point ajah yah…
Dan ini merupakan wujud kecintaan hamba atau sebaliknya kasih sang Khalik pada hambanya. Ada yang mengatakan harus melalui tahap “trance” tapi itu tidak mesti begitu. Setahu saya para wali dipahami banyak orang sampai pada tahap seperti itu
___________________
Saya berani tanggung 100% HALAL dan TRANCE jika sampean sudah syah menjadi suami istri yang di WALImahken dengan dua kalimah SYAHADAT
Naluri saya mengatakan anda bukan Muslim, kalau untuk diskusi mencari kebenaran
hua.ha.ha… dasar “islam katepe” sampean, nggak perlu pakai naluri, tapi cukup sampean baca arikel sayah, acapkali mereka menulis:
___________________
@MAS HANIIFA
@OM HANIIFA
@BAPAK HANIIFA
@KANG HANIIFA
@PAK HANIIFA
dll…
Jelas sayah ini MUSLIMIN and/or MUKMINIM. !!!
Mamangnyah sampean bukan laki-laki atau perempuan gituh ?! … hehehe…. dasar “islam katepe”
@Bapake Nash Alwie
Sayah tunggu diskusi sampean, jika sampean memang orang yang benar !!!
Silahken sampean mau diskusi disini atau di gubug sayah, mengenai simpang siurnyah jumlah total ayat Al Qur’an
« Mekah sebagai pusat bumi 4
Signs and “hidden” basmallah »
Saya tidak sepintar Dr. Rashad Khalifa, tapi tidak bodoh
Posted by حَنِيفًا on January 8, 2009
Assalamu’alaikum,
Ada hal yang menarik dari komentar seorang rekan pada postingan mengenai jumlah total ayat Al Qur’an sesungguhnya 6348 ayat, perhitungan melibatkan surat At Taubah 129 ayat. Saya agak tercengang dengan konklusi rekan tersebut meyakini jumlah ayat Al Qur’an hanya berdasarkan referensi kutipan sebuah buku.
Saya bukan ahli hadits, tapi jika dilihat dari definisi hadits maka dengan tegas saya menolaknya atau dengan kata lain itu bukanlah suatu hadits melainkan sebuah riwayat yang belum tentu nilai kebenarannya (dari riwayat tersebut jelas Nabi Muhammad s.a.w sudah wafat… dari isinya jelas Rasulullah tidak mengucapkan sepatah katapun). Terlepas dari benar atau tidaknya riwayat tersebut namun pernyataan pengurangan 2 ayat pada surat At Taubah senada benar dengan Dr. Rashad Khalifa yang nyata-nyata ingkar sunnah, saya simak dari rekaman video perdebatan beliau dengan Dr. Abdel Rahman Saleh (“The Great Debate”).
Saya memang tidak sepintar beliau, namun jika dikatagorikan sebagai berguru pada syaithan mungkin lain hal, seperti kutipan dari “Team Editorial Submission.org“
@Haniifa say:
Mari kita buktikan siapa yang mendistorsi Al Qur’an ?!
Beranikah sampean membuktikan “naluri”-mu itu !!!
http://haniifa.wordpress.com/2009/01/08/saya-tidak-sepintar-dr-rashad-khalifa-tapi-tidak-bodoh/
Sayah tunggu tanggapan sampean !!!
Maskulinman,
bukankah Nabi Muhammad adalah orang yg selalu menjalankan hidupnya demi Allah?? nah ketika dia bersujud, cucunya Hasan dan Husein menaiki punggungnya bermain kuda2an, nah nabi membiarkan cucu2nya bermain2 dipunggungnya hingga selesai baru beliau bangun dari sujud. nah kiranya anda sudah bisa menjawab pertanyaan anda sendiri . . .
No comment Mask…
Saya sendiri belum ngerti 100 %, bagaimanakah kriterianya sehingga seseorang itu disebut sufi, atau paling tidak mengamalkan ajaran sufi ? Mau mengamalkan ajaran tasauf, silahkan… Karena itu merupakan salah satu roh dari ajaran islam. Tapi melakukan sesuatu yang berlebihan,menyalahi kodrat, menurut saya justru menyalahi ajaran Islam….
@All
Jika ‘roh’ = ruh maka
Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak berkata-kata kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar. (QS 78:38)
(‘roh’)ruh-Nya yang ditiupkan kepada Nabi Adam a.s.
(‘roh’)ruh-Nya yang ditiupkan kepada Nabi Isa Al Masih.
bus on the way…
(roh-roh) dipertemukan (dengan tubuh), (QS 81:7)
Wa idhaa an-nufuusu zuuwijat.
dan apabila ruh-ruh
@Mas Ifa
….
Karena itu merupakan salah satu roh dari ajaran islam. Tapi melakukan sesuatu yang berlebihan,menyalahi kodrat, menurut saya justru menyalahi ajaran Islam….
___________________
satu roh = satu nafas => Maksud sampean senafas dengan ajaran islam ?!
Mungking maksudnyah “islam katepe” yah… hehehe….
حَنِيفًا said;
@Bapake Maskulinman
nah gampang kan, tinggal cek bahasa aslinya saja, mau Roh atau Ruh,
____________
D: lha kalau sayah mah suka di cek and recek, bukan asal copas seuene udelmu dewek, bukan seperti sampean yang asal copas…. jangan-jangan asal pakai lipstik merah yang suka nongkrong di taman lawang sampean embat juga… hehehe…
=======================================
hihihi..emang yg nongkrong ditaman lawang yg asal pake lipstick siapa sih?? kok kayaknya sampeyan kenal banget . . .
nah kalo itu sampeyan tanya aja sama mas dudunk net yg punya artian Al-Qur’an. buat saya kalo cuma masalah artian ngga masalah, selama masih ada rujukan bahasa aslinya maka bisa diketahui maksudnya.
حَنِيفًا said;
hua.ha.ha.. cuma aksen, jadi nggak aneh gara-gara Agama Syi’ah ada shalat pakai bahasa Indonesia.
@Bapake Maskulin jagan adzan dimasjid yah… soalnya kata: “Hayya ‘alash sholah” sampean akseni jadi” Haiyalah Sembahyang… “.
Peri kelir sekali: Adzan-nyah AGAMA SYI’AH bukan dari DIIN ISLAM.
Sampean bukan ber Agama Syi’ah kan (alias “Islam Katepe”) ?! hehehe…
da gitu seneng banget sama agama Syiah . . punya trauma ya sama agama Syiah??
=========================================
nah kan lucu lagi, klana klunu ngga jelas. lah wong lagi ngomong aksen artian, lah ini malah masuk keranah bahasa aslinya
حَنِيفًا said;
hua.ha.ha…
Rukun Islam.
1. Syahadat.
2. Sholat.
3. Zakat.
4. PUASA.
5. Haji.
Sayah jadi nggak aneh kalau “Islam Katepe” Ahmadiyah dan Syi’ah, justru lebih baik meninggalken KEWAJIBAN SHALAT LIMA WAKTU, kata mereka “pokoke sudah jadi Haji dan “menyatu”… hihihi idiot.
Mari kita lihat:
Kewajiban SHALAT 5 waktu, dan dalam shalat terdapat pembacaan RUKUN IMAN KE SATU (SYAHADAT) sebanyak 9 (SEMBILAN KALI DIUCAPKEN).
Menurut Agama Syi’ah:
POKOKE ASAL PUASA DAN TIDAK RIYA WALAUPUN MENINGGALKEN SHOLAT !!!
================================================
hehehe…klana klunu lagi ke agama syiah, lah wong lagi ngomongin ajaran sufi . . .
حَنِيفًا said;
Sayah lebih takut lagi BURUNG @Bapake Maskulinman menclok di SANGKAR BURUNG ORANG ???
================================================
hahaha..burung2 saya, kok sampeyan yg takut . . . hahaha
حَنِيفًا said;
Saking hebatnya burung sampean menclok “disangkar” orang, bertaqiya ala syi’ah kawin MUT’AH…. hehehe.. mana ada tuh kawin mut’ah lha wong perceraian ajah ada masa IDDAH 3 bulan minimum.
========================================
hihihi kebanyakan menghayal nih orang, klana klunu ngga jelas dan ngga nyambung
حَنِيفًا said;
Hua.ha.ha… dasar SUFI SYI’AH LAN IDIOT.
Coba baca ini:
Diwajibkan atas kamu, apabila seorang di antara kamu kedatangan (tanda-tanda) maut, jika ia meninggalkan harta yang banyak, berwasiat untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya secara makruf, (ini adalah) kewajiban atas orang-orang yang bertakwa. (QS 2:180)
Tolong jawab pertanyaan sayah:
KALAU TERNYATA SI @Oom SUFINYA MAU OPERASI JANTUNG, BIJIMANA ?!
=====================================================
hahaha..lah ceritanya jadi berbeda, emang kalo sampeyan setiap naik kereta selalu berwasiat sama saudara2 sampeyan. kalo gitu kalo sampeyan keluar rumah juga harus berwasiat. sapa tahu pas keluar dari pager rumah sampeyan dihajar sama mobil sampe koit
حَنِيفًا said;
ceritanya narsis dan memaksa sekali
___________________
ARTIKEL SUPER DUPER IDIOT DAN SUPER PEMERKOSA ala Mboe Sufiyah binti syi’ah…
=================================
hahahahaha……
haniifa said;
Hikayat (Riwayat) aslinyah adalah Nabi Muhammad s.a.w sangat sayang kepada cucu-cucunyah sehingga acapkali beliau mendudukan HASAN dan HUSIEN disebelah kiri dan kanan, setiap beliau memberikan wejangan / nasehat kepada para sahabatnyah atau kepada para orang yang bertamu. *** JADI BUKAN PADA SAAT BELIAU SHALAT ***.
Sayah tidak habis pihkir: BAGAIMANA POLA ETIKA RUMAH TANGGA ALI BIN ABI THALIB dan FATIMAH yang membiarkan kedua anak-anaknya bermain-main saat Nabi menjadi IMAM SHALAT.
APAKAH MEREKA TIDAK MEMBERIKAN BUDI PEKERTI YANG BAIK, BAGI HASAN dan HUSEIN ?!.
Astaghfirullah al adzim,
Sejauh itu kebodohan kaum Agama Syi’ah yang seperti mengagungkan keluarga Nabi dan menantu Ali bin Abi thalib, padahal sebenarnya mereka (SUFI dan SYI’AH) sangat MELECEHKAN.
===================================================
Pernah suatu hari, Rasulullah SAW menunaikan shalat dan sangat lama melakukan sujud. Bukan hanya karena ingin lebih dekat kepada Allah SWT, melainkan juga karena menjaga agar Husein dan kakaknya Hasan tidak terjatuh dari punggung beliau. Ketika itu kedua cucunda tengah bermain-main di punggung kakekanda yang mulia. Sungguh kasih sayang yang luar biasa. Nabi sangat mencintai kedua cucunda, sehingga kehidupan mereka seperti kehidupan malaikat; berada dalam naungan Allah SWT. Di masa kanak-kanak, mereka mendapat ucapan-ucapan wahyu di lingkungan kenabian. Rasulullah SAW memberi mereka pelajaran dan cara hidup islami. Sementara dari lingkungan kedua orang tua, mengambil suri teladan yang mulia. Dalam lingkungan yang mulia seperti itulah Hasan dan Husein hidup berdampingan.
Abu Hurairah bercerita : “Rasulullah Saw datang kepada kami bersama ke dua cucu beliau, Hasan dan Husein. Yang pertama di bahu beliau yang satu, yang ke dua di bahu beliau yang lain. Sesekali Rasulullah menciumi mereka, sampai berhenti di tempat kami berada. Kemudian beliau bersabda :
”Barang siapa mencintai keduanya ( Hasan dan Husein ) berarti juga mencintai daku; barang siapa membenci keduanya berarti juga membenci daku”. . . . .
nah kelanjutannya silahkan baca disini ya . . .
htp:/zemblemt.wordpress.com/2010/12/31/imam-husein-bin-sayyidina-ali-ra/
kayaknya ini bukan punya syiah deh ….
haniifa said;
@Bapake Maskulinman
Sampean menuduh sayah menggunaken azas manfaat perihal bocornyah puasa dengan cara-cara curang dan licik yaitu tidak mengupas tuntas alasan yang lainnya.
=====================================
ooo . . . ada alasan yg lain toh?? dalam cerita ada sebelah mana??
hanifa said;
Bijimana, pendapat sampean !!!
@Sahara said:
TIDAK ADA MAKANAN YG HARAM BAGI SUFI artinya sang sufi tidak pernah sekalipun mengkonsumsi makanan haram sekalipun kepepet dan kelaparan.. krn sehari2nya mereka berpuasa dan menahan diri dari segala yg haram
___________________
@Haniifa said:
Hua.ha.ha… Giliran kewajiban SHALAT ditinggalken membela puasa, lha giliran kelaparan malan nggak makan-makan walaupun MATI KELAPARAN…
================================================
mana ada sufi yg meninggalkan sholat?? sampeyan aja yg kebanyakan klana-klunu. orang nyampein apa eh sampeyan ngomongnya malah ngalor ngidul ngga jelas. buat saya ngga ada masalah dengan pendapat Sahara, yg jadi masalah sepertinya pemahaman anda dalam memahami tulisan orang lain.
Haniifa said;
Al Qur’an menceritakan betapa KAFIRNYA @Bapake SAHARA:
===================================================
Husss, jangan suka menebar kata2 “kafir” kepada sesama muslim. karena seburuk2nya perkataan seorang muslim kepada muslim yg lainnya adalah perkataan “kafir”. kalau ngga percaya tanya aja Nabi Muhammad Saw…..
Haniifa said;
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS 2:173)
Contoh:
Sempean sedang berada di AMERIKA, apa sampean mau mati kelaparan ?!!!
Padahal tidak ada ayam pret kicen yang dipotong dengan membaca “Bismillahir rohmaanir rohiim ?!
APA PENDAPAT SAMPEAN ATAS KOMENTAR @Oom SAHARA ?!
===================================
pendapatnya sama seperti diatas, karena saya yakin Oom Sahara juga sudah tahu dan memahami ayat tersebut.
Ifa said;
No comment Mask…
Saya sendiri belum ngerti 100 %, bagaimanakah kriterianya sehingga seseorang itu disebut sufi, atau paling tidak mengamalkan ajaran sufi ? Mau mengamalkan ajaran tasauf, silahkan… Karena itu merupakan salah satu roh dari ajaran islam. Tapi melakukan sesuatu yang berlebihan,menyalahi kodrat, menurut saya justru menyalahi ajaran Islam….
===============================================
seperti saya bilang sebelumnya kalau tasawuf itu sebenarnya bukan ajaran. jabatan sufi bukan jabatan yg dipelajari melainkan diamalkan, ketika anda sudah pada taraf melakukan segala sesuatu didunia ini dengan niat Lillahi Ta’ala, maka anda sudah bisa dibilang sebagai Sufi. karena ketika seseorang dalam melakukan sesuatu didunia ini selalu teringat kepada Allah, maka dia akan merasakan kedekatan yg luar biasa dengan Allah. seperti yg pak Nash Alwie bilang, akan timbul “rasa” kedekatan dengan Allah seperti ketika anda dimabuk cinta kepada seorang kekasih, maka anda akan me”rasa”kan kedekatan dengan sang kekasih. nah “rasa” ini tidak bisa dipelajari dan dipaksakan, melainkan di”rasa”kan.
semua umat Islam pasti cinta kepada Allah, namun “rasa” yg didapat bisa berbeda. ada orang yg melaksanakan perintah Allah hanya karena sebuah kewajiban, nah menurut saya ini “rasa” yg paling rendah, ada orang yg melaksanakan perintah Allah dengan senang hati dan tidak sabar untuk melaksanakan perintah Allah yg lainnya disebabkan oleh karena rasa cintanya kepada Allah. menganggap pemberian Allah yg terkecil kepada dirinya sebagai pemberian yg terbesar bagi dirinya, dan melakukan sesuatu yg sebesar2nya bagi Allah dan menganggapnya sebagai sesuatu yg kecil buat Allah. inilah yg menurut saya sebagai “rasa” tertinggi.
nah kalau mau memahaminya dengan mudah adalah ketika anda baru pertama kali jatuh cinta kepada seorang gadis, maka perasaan itulah yg juga harus selalu anda berikan kepada Allah, tanpa bosan dan putus2.
Maskulinman
seperti saya bilang sebelumnya kalau tasawuf itu sebenarnya bukan ajaran.jabatan sufi bukan jabatan yg dipelajari melainkan diamalkan, ketika anda sudah pada taraf melakukan segala sesuatu didunia ini dengan niat Lillahi Ta’ala, maka anda sudah bisa dibilang sebagai Sufi. karena ketika seseorang dalam melakukan sesuatu didunia ini selalu teringat kepada Allah, maka dia akan merasakan kedekatan yg luar biasa dengan Allah.
Secara pribadi saya sependapat, meskipun ini masih membingungkan. Karena asal-usul kata sufi adalah mengenakan baju dari bulu domba ( jw : wedhus “gembel” ), sebagai simbol hidup apa adanya bahkan cenderung mengabaikan kewajibannya di dunia, untuk beribadah semata-mata. Memutuskan hubungan dengan dunia “lahir” dan menyatukan diri dengan dunia “bathin”.
Jadi kalau orang sibuk selalu dengan urusan dunia tetapi tetap mengingat Tuhan, itu bukanlah pekerjaan sufi. Dalam Islam itu dikenal sebagai Ihsan
Kalau sufi itu bukan ajaran, kenapa orang yang mengamalkan sufi-ah tanpa mursyid, dia akan dicap sesat alias “bukan sufi” ? Padahal seorang mursyid mengikuti patron dari tariqah tertentu, berarti itu adalah suatu “ajaran” dooong…
nah kalau mau memahaminya dengan mudah adalah ketika anda baru pertama kali jatuh cinta kepada seorang gadis, maka perasaan itulah yg juga harus selalu anda berikan kepada Allah, tanpa bosan dan putus2.
Menurut sufi-ah, perasaan cinta kepada Tuhan hanya dapat ditumbuh-suburkan jika mengabaikan dunia materi (duniawi). Apa gunanya manusia dijadikan khalifah, kalau tidak peduli dengan ciptaan-Nya ?
Pendekatan manusia kepada Tuhan melibatkan 3 hal yg tidak bisa dipisahkan : Hati-Akal-Badan
Hati=>Rasa,Akal=>Pertimbangan secara akal sehat,Badan=>Perbuatan
Tidak cukup hanya mengutamakan “RASA”…
Contoh :
Karena cintanya kepada Tuhan,seseorang sudah tidak tahan untuk melaksanakan ibadah haji (Hati/Niat).
Kebetulan dia memiliki harta yang halal, dan tidak ada keperluan yang lebih penting(Akal)
Sehat secara jasmaniah (Badan)
Maskulinman
seperti saya bilang sebelumnya kalau tasawuf itu sebenarnya bukan ajaran.jabatan sufi bukan jabatan yg dipelajari melainkan diamalkan, ketika anda sudah pada taraf melakukan segala sesuatu didunia ini dengan niat Lillahi Ta’ala, maka anda sudah bisa dibilang sebagai Sufi. karena ketika seseorang dalam melakukan sesuatu didunia ini selalu teringat kepada Allah, maka dia akan merasakan kedekatan yg luar biasa dengan Allah.
Secara pribadi saya sependapat, meskipun ini masih membingungkan. Karena asal-usul kata sufi adalah mengenakan baju dari bulu domba ( jw : wedhus “gembel” ), sebagai simbol hidup apa adanya bahkan cenderung mengabaikan kewajibannya di dunia, untuk beribadah semata-mata. Memutuskan hubungan dengan dunia “lahir” dan menyatukan diri dengan dunia “bathin”.
Jadi kalau orang sibuk selalu dengan urusan dunia tetapi tetap mengingat Tuhan, itu bukanlah pekerjaan sufi. Dalam Islam itu dikenal sebagai Ihsan
Kalau sufi itu bukan ajaran, kenapa orang yang mengamalkan sufi-ah tanpa mursyid, dia akan dicap sesat alias “bukan sufi” ? Padahal seorang mursyid mengikuti patron dari tariqah tertentu, berarti itu adalah suatu “ajaran” dooong…
nah kalau mau memahaminya dengan mudah adalah ketika anda baru pertama kali jatuh cinta kepada seorang gadis, maka perasaan itulah yg juga harus selalu anda berikan kepada Allah, tanpa bosan dan putus2.
Menurut sufi-ah, perasaan cinta kepada Tuhan hanya dapat ditumbuh-suburkan jika mengabaikan dunia materi (duniawi). Apa gunanya manusia dijadikan khalifah, kalau tidak peduli dengan ciptaan-Nya ?
Pendekatan manusia kepada Tuhan melibatkan 3 hal yg tidak bisa dipisahkan : Hati-Akal-Badan
Hati=>Rasa,Akal=>Pertimbangan secara akal sehat,Badan=>Perbuatan
Tidak cukup hanya mengutamakan “RASA”…
Contoh :
Karena cintanya kepada Tuhan,seseorang sudah tidak tahan untuk melaksanakan ibadah haji (Hati/Niat).
Kebetulan dia memiliki harta yang halal, dan tidak ada keperluan yang lebih penting(Akal)
Sehat secara jasmaniah (Badan)
حَنِيفًا
satu roh = satu nafas => Maksud sampean (ajaran sufi) senafas dengan ajaran islam ?!
Sepengetahuan saya, Tasawuf memang merupakan salah satu cabang ilmu yang berinduk ke ajaran Islam, selain ilmu Kalam, dan Fiqih..
Fiqih=> Pendekatan Tubuh/Syariat
Tasawuf=> Pendekatan Hati
Kalam=> Pendekatan Akal
Pilih yang mana ???
حَنِيفًا
satu roh = satu nafas => Maksud sampean (ajaran sufi) senafas dengan ajaran islam ?!
Sepengetahuan saya, Tasawuf memang merupakan salah satu cabang ilmu yang berinduk ke ajaran Islam, selain ilmu Kalam, dan Fiqih..
Fiqih=> Pendekatan Tubuh/Syariat
Tasawuf=> Pendekatan Hati
Kalam=> Pendekatan Akal
Pilih yang mana ???
@Mbah-e Maskulinman binti Sufia’ah … hehehe
silaheken panggil Mas Dudunk net kesinih, atau goblok bareng ngombe kopi haniifa.dot duut….
nah kalo itu sampeyan tanya aja sama mas dudunk net yg punya artian Al-Qur’an.
_____________
Janganken beliau, lha @Oom Kang. H. Dr. Jalaludin Rachmat sekalipun sayah tidak akan keder setitikpun.
da gitu seneng banget sama agama Syiah . . punya trauma ya sama agama Syiah??
_____________
Taqiya..taqiyah… eh, salah, maksudnya zakiah-zakiah alias nyanyian merdu Agama sampean yaitu agama Sufi’ah Syi’ah.
Monggo sampean cek sendiri, rekan sejawat samppean yang trauma .hehehe…
http://haniifa.wordpress.com/2010/08/19/riwayat-hadits-palsu-tentang-ahlulbayt/
hahaha..burung2 saya, kok sampeyan yg takut . . . hahaha
_____________
Hiiyyyy…. tatut, jelas sayah tatut dunk, kalau “burung perkutut” sampean menclok di pantat sayah.
Soalnya sayah tahu : Menurut Agama sufi’ah Syi’ah “burung perkutut” Imam Sufi’ah (baca: Imam Me’sum … eh, Maksum) halal beredam didubur… hehehe…
bla..bla..bla…
keluar dari pager rumah sampeyan dihajar sama mobil sampe koit </
_________________________
Hua.ha.ha… dasar Agama Sufi’ah Syi’ah super duper idiot, mana mungkin baru keluar pagar ketabrak mobil… lha wong rumah sayah di gang sempit.
Baru tahu sayah, kalau ada orang mati ketabrak mobil-mobilan.. .(hihihi…) sepengetahuan sayah, banyak @Oom Sufi’ah Syi’ah yang klana-klunu membawa mobil-mobilan sambil merenung membayangken proses “menyatu”, malah pada modiaarrrr dengan sukses… hahaha… sanking khusyu-nyah “menyatu padu” @Oom Sufi’ah Syi’ah lupa berjalan ditengah REL KERETA.
Kalau @Haniifa jadi lebih khusyu kalau berjalan di tengah-tengah wanita cantik, apalagi kalau mereka mau “menyatu”
hahahahaha……
__________________
hehehe… mohon maaf, mudah-mudahan sayah salah sangka nehh…
Sampean bukan @Mas Coolman, yah ?!
MUNGKIN HANYA AKSEN: maskulinman = coolman
cool man said
January 2, 2010 at 6:20 am
@hanifa
Piye kabare mas?
apik2 wae yo?
Alhamdulillah
Mas, bisa mampir ke :
–http:// KUBURANET
kabarnet .wordpress.com/?page_id=5706#comments
=========================
Sumber:
Hatetepe: Haniifa dot wepe judul “laki-laki-mengaku-ahlul-bait-artinya-dia-BENCONG”
End seksi satu…
@Mba Maskulinman binti Sufi’ah Syi’ah
Sampean malu, karena terbongkarnyah cerita konyol Hasan dan Husein kuda-kudaan saat Nabi Muhammad s.a.w jadi IMAM SHALAT
———
Pernah suatu hari, Rasulullah SAW menunaikan shalat dan sangat lama melakukan sujud. Bukan hanya karena ingin lebih dekat kepada Allah SWT, melainkan juga karena menjaga agar Husein dan kakaknya Hasan tidak terjatuh dari punggung beliau.
_______________
Dasar Sufi’ah Syi’ah si Ahlul kitab.. hehehe.
Mana mungkin Rasulullah sujud lama sekali.
1. INGAT RASUL ITU SELALU MENJADI IMAM SHALAT.
2. INGAT RASUL ITU MENJALANKEN SHALAT SUNAT (SENDIRI) MANAKALA BELIAU BERTAHAJUD DITENGAH MALAM.
3. INGAT BEKAS PACAR SAYAH PUNYA ANAK USIA 2 TAHUN, KARENA SERING MELIHAT IBUNYAH SHALAT MAKA LAYAKNYA ANAK KECIL SELALU MENIRU- NIRU GERAKAN SHALAT.
(bukannyah naik kuda-kudaan, apalagi jika usia HASAN mendekati AKLI BALIGH (12tah) dan HUSEIN 5 tahun )
4. APAKAH MENURUT AGAMA SUFI’AH SYI’AH mantan “pacar sayah”, lebih baik dari FATIMAH dalam hal mendidik anak-anak ?!
Ketika itu kedua cucunda tengah bermain-main di punggung kakekanda yang mulia. Sungguh kasih sayang yang luar biasa. Nabi sangat mencintai kedua cucunda, sehingga kehidupan mereka seperti kehidupan malaikat
;
_______________________
Hua.ha.ha… Malaikat justru disuruh sujud kepada manusia (baca: Nabi Adam a.s), mosok Rasulullah tidak tahu kalau derajatnyah lebih luhur dari kehidupan malaikat ?!
Agama Syi’ah (Agama Sufistik) = Agama Kristen => MENUHANKEN MALAIKAT… hehehe
Abu Hurairah bercerita : “Rasulullah Saw datang kepada kami bersama ke dua cucu beliau, Hasan dan Husein. Yang pertama di bahu beliau yang satu, yang ke dua di bahu beliau yang lain. Sesekali Rasulullah menciumi mereka, sampai berhenti di tempat kami berada.
_________________
PERHATIKEN TULISAN INI ABSOLUT BUKAN HADITS Tapi katanyah dari katanyah… hehehe
Kemudian beliau bersabda :
”Barang siapa mencintai keduanya ( Hasan dan Husein ) berarti juga mencintai daku; barang siapa membenci keduanya berarti juga membenci daku”
___________________
Mari kita asumsiken ini adalah hadits :
1. Keduanya = KEDUA ORANG TUA… maka cocok dengan Al Qur’an yaitu setiap muslim atau non muslim WAJIB MENGHORMATI KEDUA ORANG TUA walaupun mereka kafir, dan dilarang mengatakan “AH”.
2. Nama Hasan dan Husein jelas-jelas tambahan, bukti: DILETAKAN DIDALAM KURUNG.
nah kelanjutannya silahkan baca disini ya . . .
___________________
Noh sampean ajah baca sendiri… sayah mah mau baca cerita Maria Ozawa, atau sicantik Kajol/ chaiya-chaiay… hahaha
kayaknya ini bukan punya syiah deh ….
____________________
Bwetull bukan syi’ah tapi SUFI’ah si WEDUS … huahahaha.. (Kata @Oom Ifa lho, sampean jangan marah yah.. heheh )
Note:
ketika anda sudah pada taraf melakukan segala sesuatu didunia ini dengan niat Lillahi Ta’ala, maka anda sudah bisa dibilang sebagai Sufi.
______________________
Hua.ha.ha…. makanyah kata sayah sufi’ah binti syi’ah
SEMUA UMAT ISLAM ITU PASTI niyatnyah bejituh. “Mau makan bismillah… = lillahi ta’ala.” apalagi kalaau do’anyah lengkap, makan, tidur, abis makan, bangun tidur, wudhu, shalat… wahh.. semuah mengucapken asma Allah.
Makanyah sayah bilang, nggak perlu tuh SUFI’AH yang klana-klunu nggak karu-karuan … hehehe…
Buat yang tulisan dan lisannya yg “bau sampah”, jangan memvonis dan menilai orang, anda tidak punya Hak, apalagi dalam ” konon katanya diskusi”. Tulisan anda sangat sombong dan riya, ingat: Air beriak tanda tak dalam, gentong kosong paling nyaring bunyinya. Kiranya anda sedikit menghargai diri anda sendiri lho. Itu saja.
@Mba Nash Alwie
hehehe… mari kita buktiken siyapa yang ria dan sombong serta bau sampah itu, jika sampean benar-benar seorang ISLAM yang bernaluriken rahmatan lil ‘alamin.
*** BUKA MATA HATI DAN BOLA MATAMU LEBAR-LEBAR ***
أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَـنِ الرَّجِيم
A’udzubillah himinasy syathanir rajiim
(Aku memohon perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـنِ الرَّحِيمِ
Bismillahir rahmaanir rahiim
(Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang)
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
Qul huwa Allahu Ahad
(Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, )
اللَّهُ الصَّمَدُ
Allahush shamad
(Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu)
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
Lam yalid walam yuulad
(Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,)
وَلَمْ يَكُنْ لَّهُ كُفُواً أَحَدٌ
Walam yakul lahu kufuwaan Ahad
(dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia“.)
Shadaqallah, Shadaqallah hula Adzim.
Perhatikan kata أَحَدٌ ada pada ayat 1 dan 4, padahal kita tahu pada QS 112:1 => AHAD = maha ESA, sedangkan pada QS 112:4 => AHAD = Dia, artinya apa ?!
Artinya “Dia-lah (HUWA) Allah”, atau singkat kata dibolak-dibalik masih kembali kepada ism ALLAH. titik.
Dalam bahasa Matametika : Jika dan hanya jika SATU TITIK maka tidak ada RESULTANTE (baca: hasil yang setara dengan itu) yang dilambangkan sebagai besaran TAK HINGGA (baca: MAHA atau ∞ ).
By the way…
)
Berapapun teori atau berapapun pendekatan manusia milyaran manusia untuk mendekatkan kepada sesuatu yang TAK HINGGA maka sedekat apaun (apalagi “menyatu”) TIDAK AKAN PERNAH DEKAT.
Namun disisi lain Allah itu Qarib … SANGAT DEKAT dalam suatu yang AHAD (satu) dan berapapun teori dan/atau berapapun milyaran manusia tetap sangat kecil bagi Allah (baca: 6 milyar x 1 => podo bae, itu keneh, as equal..
@Mbah Sufiyah Nasi Alwie
Beranikah sampean mengatakan post ini sebagai “bau sampah” ??!
Tujukan “tong” sampean berisi ???
@Mas Ifa
Fiqih=> Pendekatan Tubuh/Syariat
Tasawuf=> Pendekatan Hati
Kalam=> Pendekatan Akal
Pilih yang mana ???
_____________________
Silahken sampean simpulken sendiri dari uraian diatas.
Hai para Nash bin SUFI’Ahlul kitab idiot
Tahukan Sampean kenapa Hajar Aswad diletakan pada SATU titik dari EMPAT titik.
Titik ke Satu : Katakanlah “Dia-lah ALLAH yang MAHA ESA”
.
..
Titik ke Empat : dan tidak ada seorang pun yang setara dengan yang MAHA ESA”
hehehe…jadi inget “TORO”…
@Mas Faham
Hanya satu kata saja arti dari SUFI itu adalah PENGEMIS
Coba kita lihat.
@Oom Sahara berkata senada dengan para SUFIyahwan
Mei 4, 2011 pada 9:27 am
SUFI TIDAK SHOLAT KETIKA BERSAMA2 ORG YG TIDAK SHOLAT artinya sang sufi tidak akan menunjukkan kealiman(riya’), sholat sendirian, sementara didepannya byk org2 yg sedang berkumpul melakukan pekerjaan duniawi…
_____________
Hanya para pengemis dan gepeng, yang meninggalkan shalat dan tetap minta-minta sesuap nasi dan uwang,… sedangkan umat ISLAM AKAN MENGAJAK SHALAT JAMAAH
TIDAK ADA MAKANAN YG HARAM BAGI SUFI artinya sang sufi tidak pernah sekalipun mengkonsumsi makanan haram sekalipun kepepet dan kelaparan.. krn sehari2nya mereka berpuasa dan menahan diri dari segala yg haram
________________
Hanya para pengemis yang menghalalkan smua jenis makanan , tidak perduli itu hasil rampokan atau memang daging babi, yang penting perut makan… hehehe
Kesimpulan:
Sufi = Kaypang (gepeng)
Imam Sufi = Raja Pengemis
Sufi itu adalah GEMBEL yang bajunya sederhana atau penuh tambalan dan bau WEDHUS…
حَنِيفًا
Berapapun teori atau berapapun pendekatan manusia milyaran manusia untuk mendekatkan kepada sesuatu yang TAK HINGGA maka sedekat apaun (apalagi “menyatu”) TIDAK AKAN PERNAH DEKAT
He..he..he..masa iya sih mas. Bagaimana dengan ayat berikut ini :
(2:186)
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.
@Mba Ifa
He..he..he..masa iya sih mas. Bagaimana dengan ayat berikut ini :
(2:186)
__________________
Ngaku ajah @Mba-e…., eh salah, @Bapak-e Ifa… sampean absolute ndak bisa baca Al Qur’an… hehehe… singkat kata semboyang sampean “Aku adalah Aku” = ANIHU
@Haniifa say:
“Walisongo”song itu “Kowe adalah KoweK”… alias trio kwek-kwek
Hayoo baca yang tenang artikel ini .:: Click Me ::.
Wa qola Allohu ta’ala:
…. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah (baca: Alloh) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur (2:185)
Sehingga kata ganti “Ku” dan “Aku” pada ayat berikutnya yang dimaksud adalah Allah (baca: Alloh).
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat…. ” (QS 2:186)
Jadi jangan pernah berharap kata ganti “Aku” diatas (QS 2:186) adalah Yesus… hehehe…
bus on the way…
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ….
Wa idza sa’alaka ‘ibadi anni inni qarib…
Note:
Anni double “nun” artinya “sesungguhnya”, “bahwasanya”
Ani (Anaa) single “nun” artinya “aku”….
Qaribun (baca: Qorib) artinya “SANGAT DEKAT”, silogismenyah bejinih:
a. Kulit sampean terasa “hangat” saat diurapi
(baca: diulas) dengan MINYAK GOSOK, padahal jarak kulit yang URAPI sangat dekat dengan minyak gosok.
b. Kulit sampean terasa “hangat saat diterpa sinar matahari, padahal jarak kulit yang di SINARI sangat jauh dari matahari.
Rasa “hangat” itulah yang dimaknai sebagai Qarib, atau Allah itu sangat dekat.
Apa nda malu sampean mecurangi @Oom Haniifa, atau memang pura-pura (TAQIYA ala Kristen binti Syi’ah) sama perihal kata Qarib ?!
Mohon maaf lho, IQ @Mba Ifa dan @Mba Nash-i Alwie itu diatas rata-rata…
Wassalam, Haniifa.
Mohon maaf, ada domba yesus… hehehe
RALAT:
bus on the way…
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ….
Wa idza sa’alaka ‘ibadi anni inni qarib…
Seharusnyah….
Wa idza sa’alaka ‘ibadi anni fa inni qarib…
‘ibadi anni = ibadah yang sunguh-sungguh atau kaffah.
fa inni = maka bahwasanya atau maka sesungguhnya
bus on the way….
Orang-orang sekaliber @Mas Ifa dan @Mas Nash Alwie, sudah barang tentu sangat memamahi makna yang tersirat dan tersurat dari berikut:
SUFI TIDAK SHOLAT KETIKA BERSAMA2 ORG YG TIDAK SHOLAT.
__________________
Tesa-Antitesa dari shalat yang saahuun (melalaiken shalat)
TIDAK ADA MAKANAN YG HARAM BAGI SUFI
___________________
Philosofi Liberalism
Ps:
Kalian itu seperti KELEDAI PUTIH yang bertelinga PANJANG !!!, ngerti maksudte ?!
Bijimana nehh, para kaum sufi’ah…
Paham atau Hampa, soal Qaribun (baca Qorib) ?!
Sahabat karib artinya seorang teman akrab yang “hangat”
Sehingga kata ganti “Ku” dan “Aku” pada ayat berikutnya yang dimaksud adalah Allah (baca: Alloh).
Sudah berkali kali saya bilang saya tidak ber-Tuhan triple-X…
Mohon mangaf, kalau saya menyebut Tuhan untuk lingkup dialog… Karena asma Allah, buat saya terlalu sakral untuk disebut-sebut, diobral dalam obrolan…
..
b. Kulit sampean terasa “hangat saat diterpa sinar matahari, padahal jarak kulit yang di SINARI sangat jauh dari matahari.
Bukankah, Sang Pencipta ruang/waktu tidak membutuhkan ruang/waktu meskipun berdimensi 1000 ? Jauh atau dekat, buat Dia tidak ada artinya sama sekali.. Ruang/waktu/massa, buat Dia bisa digulung bagaikan kertas seperti ketika singularitas jagad belum tercipta..
Apa nda malu sampean mecurangi @Oom Haniifa, atau memang pura-pura (TAQIYA ala Kristen binti Syi’ah) sama perihal kata Qarib ?!
He..he..sebenarnya saya pengin belajar dari duel :
pendekar kapak 2+1+2 (sampean) vs pendekar pengemis buta dari laut kidul (sufi-ah)…, malah sayah dituduh berkomplot sama Pak-Peng
Orang-orang sekaliber @Mas Ifa dan @Mas Nash Alwie, sudah barang tentu sangat memamahi makna yang tersirat dan tersurat dari berikut…
SUFI TIDAK SHOLAT KETIKA BERSAMA2 ORG YG TIDAK SHOLAT.
TIDAK ADA MAKANAN YG HARAM BAGI SUFI
Saya tidak sepinter yang anda sangka…, mankanya saya banyak belajar dengan menyimak blog-blog seperti ini. Jujur saya baru denger ada mantra sufi-ah seperti itu..
حَنِيفًا berkata
Berapapun teori atau berapapun pendekatan manusia milyaran manusia untuk mendekatkan kepada sesuatu yang TAK HINGGA maka sedekat apaun (apalagi “menyatu”) TIDAK AKAN PERNAH DEKAT.
Bos kalau ∞ x 0 hasilnya berapa yah… hik..hik
Kalau ( limit->0 ) x ∞ hasilnya kan ∞,… sudah pasti (limit->0)≠ ∞ ,itu yang saya maksud..
Bener nggak yah ???
Mpek @ Hanifa yth, logika anda benar, tapi nalar anda salah. Logika dasar ” meja kakinya 4, artinya tiap sesuatu yg berkaki 4 sama dgn meja” Anda perlu setengah ribu langkah lagi utk mampu mencerna yang telah anda kunyah dan hafal luar dan dalam kepala tiap saat. Kalau satu saat ada keajaiban dan anda tertolong, mungkin kita bisa diskusi lagi. Salam buat neter Ifa. ” bahwa hambaMu ini selain pengemis cinta ampunan dan redhoMu hambuMu juga adalah budak, hamba sahayaMu, yang sering diterpa badai emosi, ampuni budakMu ya Rabb, ampuni juga orang-orang asing denganMu, walau tanpaMU, setengah tarikan nafas saja mereka tidak akan pernah mampu, walau tanpaMu menggerakkan ujung jarinya saja mereka tidak akan bisa. Kiranya ampunan dan redhoMu selalu menyertai kami,”
Amin.
Jiah… Gw kirain pada ngomongin apaan…
Ga taunya masalah “SUFI IDIOT”
Lah gw mah ngikut rasul gw ajah, soale Rasul gw kaga pake menyatu dengan Alam semesta apalagi ama Alloh..
Gila aja klo ada orang yang bisa… ngalahin Rasul gw dunk..
But imposibel…
So..kesimpulan gw…. “penyatuan” tersebut IDIOT…!!!
@Ifa;
Setahu saya sufi adalah gerakan yg menentang kebiasaan cinta dunia dalam diri manusia, kembali kepada ajaran Nabi dan kembali menujukan semua perilaku kita hanya kepada Allah. nah itulah yg ingin saya luruskan.
@faham:
yup betul banget, mestinya ajak Bang Archa aja buat ngelawan yg model2 haniifa ini
@haniifa;
saya ingatkan kembali perkataan Nabi bahwa seburuk2 perkataan muslim kepada saudara muslim yg lainnya adalah perkataan “kafir”.
@Bapake Ifa
Sudah berkali kali saya bilang saya tidak ber-Tuhan triple-X…
Mohon mangaf, kalau saya menyebut Tuhan untuk lingkup dialog… Karena asma Allah, buat saya terlalu sakral untuk disebut-sebut, diobral dalam obrolan…
______________
Sudah berkali-kali sayah ingetken sama sampean, bahwa Tuhanya agama Islam itu bernama ALLOH, buat sayah sakral karena berdasarken Al Qur’an serulah “ALLAH” atau “AR RAHMAAN”, dan dalam ayat yang lain : banyak-banyaklah menyebut ALLAH biyar kita beruntung
Bukankah, Sang Pencipta ruang/waktu tidak membutuhkan ruang/waktu meskipun berdimensi 1000 ? Jauh atau dekat, buat Dia tidak ada artinya sama sekali.. Ruang/waktu/massa, buat Dia bisa digulung bagaikan kertas seperti ketika singularitas jagad belum tercipta..
____________
Lha itu sampean sudah tahu, bahwa ALLAH itu terbebas dari ikatan ruang dan waktu, jadi jelas dung TIDAK MUNGKIN ADA PENDEKATAN lewat penalaran produk OTAK dan HATI manusia yang sangat terikat dari ruang dan waktu.
Simpel saja, apa sampean bisa melihat/mendekat MALAIKAT ?!
(hehehe.. padahal malaikat itu bisa terikat ruang dan waktu lho, bahkan terbuat dari cahaya)
He..he..sebenarnya saya pengin belajar dari duel :
pendekar kapak 2+1+2 (sampean) vs pendekar pengemis buta dari laut kidul (sufi-ah)…, malah sayah dituduh berkomplot sama Pak-Peng
______________
SIlahken sayah tunggu, … dasar murid murtad Bhukek Siansu… hehehe..
Saya tidak sepinter yang anda sangka…, mankanya saya banyak belajar dengan menyimak blog-blog seperti ini. Jujur saya baru denger ada mantra sufi-ah seperti itu..
__________________
Subtansinyah PODO-BAE… penyatuan edan dengan cara melalaikan (MINUS) shalat memperbanyak (PLUS) puasa mutih atau MATI GENI… hehehe
Bos kalau ∞ x 0 hasilnya berapa yah… hik..hik
Kalau ( limit->0 ) x ∞ hasilnya kan ∞,… sudah pasti (limit->0)≠ ∞ ,itu yang saya maksud..
Bener nggak yah ???
________________________
Lha inikan bukti sampean ber IQ diatas rata-rata, tapi JONGKOK… hehehe…
Berapa dulu dunk nilai fungsinyah: kalau MINUS yang min tak hingga…
Kalau sampean mau ngoceh ilmu sempoa, silahken kita duwel disinih:
Al Qur’an membuktikan 0/0=1 atau bilangan NOL berasal dari Ibrahim”
Di tunggu lho !!!
@Mba Nash-i Alwie
Mpek @ Hanifa yth, logika anda benar, tapi nalar anda salah. Logika dasar ” meja kakinya 4, artinya tiap sesuatu yg berkaki 4 sama dgn meja”
________________
Idiiot… Manusia berkaki DUA, tapi ada manusia bekaki SATU artinya Si Buntung dari Gua Hantu yang “burung”nyah belum di POTONG… Ngarti sampean ?! .. hehehe..
@Mas Royrey
hahaha… biasalah para pendekar TRIO KWEK_KWEK alias Bapake+Anake+Rok Kardus => Kristen + Syi’ah + Sufi’ah
@Budak Syahrir
saya ingatkan kembali perkataan Nabi bahwa seburuk2 perkataan muslim kepada saudara muslim yg lainnya adalah perkataan “kafir”.
______________________________
Dasar Keledai yang membawa Al Kitab….
Coba jelasken kepada sayah, apakah ini bagian dari AL QUR’AN dan HADITS dan ternyata sangat di IMANI DERAJAT KEBENARANYAH oleh para ahlul TRIO KWEK-KWEK.
SUFI TIDAK SHOLAT KETIKA BERSAMA2 ORG YG TIDAK SHOLAT.
__________________
Haniifa say: Tesa-Antitesa dari shalat yang saahuun (melalaiken shalat)
TIDAK ADA MAKANAN YG HARAM BAGI SUFI
___________________
haniifa say: Philosofi Liberalism
bus on the way….
KEYAKINAN YANG BUKAN DARI AL QUR’AN DAN HADITS, aritnya adalah KAFIRUN-MUNAFIKUN
Ps.
Sampean keledai jenis apa?
@Budak Syahrir
1. Sufi itu tidak sholat bila bersama dengan orang2 yg tidak sholat.
2. Tidak ada makanan yg haram buat para sufi.
_______________
Mau dijadiken Al Qur’an Ayat apa ?!
Atau kalau mau dijadiken Hadits, perawinyahh diriwatken dari @Oom YESUS … hehehe
@Hai para keledai trio kwek-kwek
Nyoh… tak kasih tahu, umat NASHARNI jaman modern… hehehe…
Bukti Al Qur’an:
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung. (QS 8:45)
1. Subhanallah,…. semoga tidak SATU nama saja yang beliau (@Mas Heber) sebut yaitu ALLAH.
2. Nabi Muhammad s.a.w lebih dasyat lagi dari ini. Ingatkah kalian do’a thaif (ketika Rasul di hina dan dilempar oleh kotorn unta di madinah ?!)
Apa respon Rasulullah ?! … MENDO’AKEN MEREKA.
Ps:
Para Keledai SUFI’ah… bukannyah mencontoh Nabi malah sebaliknayh pada kebakaran jenggot,padahal baru sayah sebut IDIOT TOLOL !!!… hehehe…
(padahal aslinyah kaum sufi’ah itu super duper idiot bin tolol
)
no comment!
@Hanifa
Kalau anda baca di blog sahabat qarob sampeyan, saya menyampaikan argumen yg cukup jelas sebagai penjaga 5 waktu :
http:// qarrobin.wordpress.com/2011/04/27/accross-this-new-divide/#comment-2158
Maksud saya mendekatkan diri kepada Allah adalah :
1. Melaksanakan perintah & menjauhi larangan.
2. Merefleksikan point 1 di atas kepada sesama…(akhlak)
Apalah gunanya hidup 1000 tahun, kalau tidak beribadah…
Tapi apa juga gunanya beribadah 1000 kali, kalau tidak ber-AKHLAK..
Jadi baca dulu dengan hati-hati, jangan terburu-buru menyimpulkan…, lalu dengan gampang men-cap saudara sendiri sebagai KFR
# Salam Ukhuwah
@Budak If@
Kalau anda baca di blog sahabat qarob sampeyan, saya menyampaikan argumen yg cukup jelas sebagai penjaga 5 waktu :
_______________
Insya Allah, sayah baca kalau lagi nggak males
Maksud saya mendekatkan diri kepada Allah adalah :
1. Melaksanakan perintah & menjauhi larangan.
_______________
Makanyah kalau dipanggil shalat jum’ah bersegeralah sampean berjamaah dan mendengarken ceramah khatib dengan tartil, mau suka atau tidak… pokoke keep meneng bae… ngarti sampean !!!
Setelah itu betebaranlah sampean mencari karunia Allah, kembali kerja, dagang, jual jasa… dll, cari duwit (baca:kehidupan dunia) sebanyak-banyaknya, biar bisa ngasih makan sendiri dan keluarga, terutama Ortu sampean jika sudah tidak mampun memcari DUWIT, jangan lupaken bayar ZAKAT, ngasih makan anak yatim, berikut sedekah (zakat mal) memberi Fakir miskin.
Bukan klana-klunu nggak karu-karuan, bahkan pakai teori ahlak-halakan yang diam di tempat alias NOL USAHA… hehehe
2. Merefleksikan point 1 di atas kepada sesama…(akhlak)
_____________________
Akhak yang mana neeh ?!
1. Tampar bayar tampar.
2. Hina bayar hina.
3. Gigi bayar gigi.
4. Baik bayar LEBIH BAIK
Apalah gunanya hidup 1000 tahun, kalau tidak beribadah…
_______________________
Knapa sampean nggak minta mati ajah, sebelum Aqli Baligh… kan tidak perlu ibadah juga sampean insya Allah, tidak diwajibken menjalanken syari’at ad diin islam ?!.
Tapi apa juga gunanya beribadah 1000 kali, kalau tidak ber-AKHLAK..
___________________
Hua.ha.ha… jampi kumat-kamit ala sufi’ah, yang klana-klunu nggak karukaruan (pengdekatan takhingga), sebaliknyah jampi ala sufiah yang diam ditempat (pendekatan nol usaha)
bus on the way…
Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat. (QS 7:26)
Ngarti sampean, mana lebih baik definisi “Ah Lak”.. hehehe atau TAQWA ?!
حَنِيفًا
Knapa sampean nggak minta “mati” ajah, sebelum Aqli Baligh… kan tidak perlu ibadah juga sampean insya Allah, tidak diwajibken menjalanken syari’at ad diin islam ?!.
Masa iya sih Om.. kita boleh minta begitu
Ngarti sampean, mana lebih baik definisi “Ah Lak”.. hehehe atau TAQWA ?!
Entahlah… Islam hanya mengajarkan 1+(-1)=0,2+(-2)=0,3+(-3)=0,….dst
=Salam dari Budak yang ber-IQ jongkok…
@Budak Aqli Baligh If@
Masa iya sih Om.. kita boleh minta begitu
_______________
Makanyah sampean kejarlah cita-citamu setinggi langit, dan kurangilah mengejar-ngejar “Perawan Kudus”
Katakanlah: “Jika kamu (menganggap bahwa) kampung akhirat (surga) itu khusus untukmu di sisi Allah, bukan untuk orang lain, maka inginilah kematian (mu), jika kamu memang benar. (QS 2:94)
Entahlah… Islam hanya mengajarkan 1+(-1)=0,2+(-2)=0,3+(-3)=0,….dst
____________________
Wahh.. apaan tuh “Entahlah” ?!
Mari kita lihat supaya sampean tidak berkitab “Entahlah” :
@Mas If@ say:
Bos kalau ∞ x 0 hasilnya berapa yah… hik..hik
__________________
Jawab silogisme dari:
1. 0/0=1.
2. (Minus) = -∞ x 0
3. (Minus) = -∞ x ∞
Kalau ( limit->0 ) x ∞ hasilnya kan ∞,… sudah pasti (limit->0)≠ ∞ ,itu yang saya maksud..
__________
(Limit x->0) 1/x hasilnya bisa -∞ OR ∞ , tergantung dari arah x menuju 0 dari sisi KIRI (minus) atau dari arah KANAN.
Bus on the way…
فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا
Fa alhamaa fujuurohaa wa taqwaahaa
maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya, (QS 91:8)
Artinya apa ?!
Pendekatan menuju NOL dari arah KIRI => Fujur (fasik)
Pendekatan menuju NOL dari arah KANAN => Taqwa
Lha, untuk mengetahui kapan kita saat terilhami fujur atau taqwa, hanya satu-satunya pedoman itu, ialah bernama AL FURQON (Pembeda) alias AL QUR’AN yang berbasis ARABIYYUM MUBIN (bahasa Arab yang terang benderang)
by the way…
Gunakenlah bacaan yang mudah dari Al Qur’an, termasuk terjemaahannya… bandingken, cari terjemaahan dari bahasa yang lain, telaah, kaji. simak,dsb…dsb….
=Salam dari Budak yang ber-IQ jongkok
__________________________
Salam kembali, smoga burungnyah, eh..salah, IQ-nyah bisa “tegak lurus”
Ralat :.. hehehe, lupa nggak pakai kacamata
فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا
Fa alhamaa fujuurohaa wa taqwaahaa …kurang huruf “h”
Seharusnyah:
Fa alhamahaa fujuurohaa wa taqwahaa
maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya, (QS 91:8)
حَنِيفًا Om,
(Limit x->0) 1/x hasilnya bisa -∞ OR ∞ , tergantung dari arah x menuju 0 dari sisi KIRI (minus) atau dari arah KANAN
Ya iyaa laah masa iya dooong…
by the way…
Gunakenlah bacaan yang mudah dari Al Qur’an, termasuk terjemaahannya… bandingken, cari terjemaahan dari bahasa yang lain, telaah, kaji. simak,dsb…dsb
Terima kasih atas penjelasannya, Om Hanifa memang hebat…
Sementara mau mengamalkan ayat pendek dulu (104:1)
= Wassalam
@Budak If@
Bangus,… kalau sudah fahma cepat-cepat kaji ayat berikut (QS 107:3)
Wa’alaikum Salam,….
Dear if@,
Yang sabar yah…
Soale gw juga sering kena “semprot” abah kita yang atu ini (baca: Haniifa)..
Dan cuma sekedar saran…
Teori selama hidup didunia ini..
PENYATUAN ANTARA MAHLUQ DAN ALLOH ITU… IDIOT
Kecuali dikau seorang biksu.. itu juga sama alam sekitar.
@Cah Royrey
Kecuali dikau seorang biksu.. itu juga sama alam sekitar.
___________________
Biksu itu pasti menyatu dengan alam sekitarnyah alias “menyatu” setelah dibakar dalam ritual ngaben … “dust in the wind”,
ini sekedar info kilat.
Lele dumbo di sungai Ganggga so peri giant, cos.. mereka “penyatuan” alam sekitanyah… hahaha…
Sumber:
http://www.gatra.com/2008-12-08/artikel.php?id=119824
@Abah Haniif
HUAHAHAHAHAHAHAHA..!!!!!!!!!!!!!
KOCAK…!!! (soale sekarang gw lagi makan pecel lele..)
Sambel mana yah???
Siap bilang penyatuan ???
Saya menyandingkan kedua karakter ini berdekatan : 0∞
Keduanya berdekatan, tapi apa terus 0 menyatu di dalam ∞ ? Kan kagak…
Endog didekatken sama lele, apa berarti endog menyatu di dalam tubuh lele ?
@Kang Royrey
hehehe… bwetull, sayah jadi raapar nehhh. soalnya ada pendekar buta dari gua hantu yang berkicau “Endog didekatken sama lele, apa berarti endog menyatu di dalam tubuh lele“.
bus on the way….
Sambelnyah di makan Lele, jadi menurut beliau “0∞” artinya semuah jenis LELE BERANAK bukannyah bertelur, sehingga sedemikan rupa, “???” @Bapake If@ dipatil lele karena pendekatan ala lele …hehehe…
(hihihi… Lele yang suka berdekatan dengan “indung telur” itu namanyah @Pak-le alias si @Oom kalau lagi indehoy-’i)
ps:
Ada @Budak kepatil lele koneng disini.
@Budak If@i
Saya menyandingkan kedua karakter ini berdekatan : 0∞
Keduanya berdekatan, tapi apa terus 0 menyatu di dalam ∞ ? Kan kagak…
Endog didekatken sama lele, apa berarti endog menyatu di dalam tubuh lele
______________
Maksud sampean LELE jantan apa BETINA ?!
(hihihi… dasar super duper idiot)
Nyang melakukan praktek PENYATUAN mah padahal si Abah, sayah cuma mendekatkan kedua karakter berikut :
0∞ => bukan menyatukan 0 di dalam ∞
Sedangkan Abah menjadiken sebagai teori penyatuan :
0∞ = 0(1/0+)=(0/0+).1 =0/0+ = 1 ( sama dengan ATUH )
Hi..hi..hi
Jadi sebenarnya siapakah yang lebih tidak rasional ???
hanifa said;
@Budak Syahrir
1. Sufi itu tidak sholat bila bersama dengan orang2 yg tidak sholat.
2. Tidak ada makanan yg haram buat para sufi.
_______________
Mau dijadiken Al Qur’an Ayat apa ?!
Atau kalau mau dijadiken Hadits, perawinyahh diriwatken dari @Oom YESUS … hehehe
============================================
hehehe…padahal sudah dijawab dibawahnya, tapi malah klana-klunu ngga jelas. padahal thread diatas sudah dijelaskan dan diluruskan bahwa tidak ada itu “penyatuan” secara materi dalam Sufi, yg ada adalah penyatuan diri dalam ajaran Islam, eh sekarang malah bengkok lagi dan klana klunu lagi…kok dijelasin ngga faham2 sih…kayak siheber aja sih kelakuannya???
hanifa said;
@Budak Syahrir
1. Sufi itu tidak sholat bila bersama dengan orang2 yg tidak sholat.
2. Tidak ada makanan yg haram buat para sufi.
_______________
Mau dijadiken Al Qur’an Ayat apa ?!
Atau kalau mau dijadiken Hadits, perawinyahh diriwatken dari @Oom YESUS … hehehe
============================================
hehehe…padahal sudah dijawab dibawahnya, tapi malah klana-klunu ngga jelas. padahal thread diatas sudah dijelaskan dan diluruskan bahwa tidak ada itu “penyatuan” secara materi dalam Sufi, yg ada adalah penyatuan diri dalam ajaran Islam, eh sekarang malah bengkok lagi dan klana klunu lagi…kok dijelasin ngga faham2 sih…kayak siheber aja sih kelakuannya??
Haniifa said;
@Budak Syahrir
saya ingatkan kembali perkataan Nabi bahwa seburuk2 perkataan muslim kepada saudara muslim yg lainnya adalah perkataan “kafir”.
______________________________
Dasar Keledai yang membawa Al Kitab….
Coba jelasken kepada sayah, apakah ini bagian dari AL QUR’AN dan HADITS dan ternyata sangat di IMANI DERAJAT KEBENARANYAH oleh para ahlul TRIO KWEK-KWEK.
=================================
wah ternyata siabah jago ngutak-ngutik ayat tapi ngga tahu hadist ya, makanya kelakuannya minus kayak gitu..
Terdapat beberapa jenis ucapan yang harus dijaga dengan hati-hati oleh seorang Muslim agar mereka tidak sembarangan melontarkannya kepada saudaranya sesama Muslim karena ucapan tersebut memiliki konsekuensi yang berat.
حدثني زهير بن حرب حدثنا عبدالصمد بن عبدالوارث حدثنا أبي حدثنا حسين المعلم عن ابن بريدة عن يحيى بن يعمر أن أبا الأسود حدثه عن أبي ذر أنه سمع رسول الله صلى الله عليه و سلم يقول ليس من رجل ادعي لغير أبيه وهو يعلمه إلا كفر ومن ادعى ما ليس له فليس منا وليتبوأ مقعده من النار ومن دعا رجلا بالكفر أو قال عدو الله وليس كذلك إلا حار عليه
Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb yang berkata telah menceritakan kepada kami ‘Abdus Shamad bin ‘Abdul Waarits yang berkata telah menceritakan kepada kami ayahku yang berkata telah menceritakan kepada kami Husain Al Mu’allimi dari Ibnu Buraidah dari Yahya bin Ya’mar bahwa Abul Aswad menceritakan kepadanya dari Abi Dzar yang mendengar Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam] bersabda “Tidaklah seseorang mengakui orang lain sebagai ayahnya padahal ia mengetahui [bahwa ia bukan ayahnya] kecuali ia kafir. Barang siapa mengaku sesuatu yang bukan miliknya maka ia bukan dari golongan kami dan hendaknya ia menyiapkan tempat duduknya di neraka. Barang siapa yang memanggil seseorang dengan “kafir” atau berkata “musuh Allah” padahal tidak demikian maka perkataan itu berbalik kepadanya [Shahih Muslim 1/79 no 61]
mudah2an, InsyaAllah siAbah tidak terkena asal dia mau memperbaiki mulutnya… InsyaAllah ya abah…. saya doakan
@Budak Ifa
Nyang melakukan praktek PENYATUAN mah padahal si Abah, sayah cuma mendekatkan kedua karakter berikut :
0∞ => bukan menyatukan 0 di dalam ∞
______________
Makanyah sampean tidak bisa membedakan mana Null, dan mana Inull sehingga 01 = 0∞
Sedangkan Abah menjadiken sebagai teori penyatuan :
0∞ = 0(1/0+)=(0/0+).1 =0/0+ = 1 ( sama dengan ATUH )
_______________
Bwetull sampean sama dengan siiNULL daratista…hehehe tidak bisa menghitung pembagian 2/3
Jadi sebenarnya siapakah yang lebih tidak rasional ???
______________
Irasional dunk kalau LELE beranak … hihihi…
_____________________________________________________________
@Budak Syahir
kayak siheber aja sih kelakuannya???
________________
Sampean malah alias si HEBER KRISTEN, 1+1+1 =1 atawa Sufi’ah + Syi’ah + Kristen = SATU TRIO KWEK-KWEK
kok dijelasin ngga faham2 sih…kayak siheber aja sih kelakuannya??
________________
Sudah sayah jelasken kok, sampean masih klana-klunu nyari kenclengan buwat siyapa tuh ?!
Buwat si Imam (@Bapake Sufi) atau si Imam Imin (@Bapake Pendeta) ??
mudah2an, InsyaAllah siAbah tidak terkena asal dia mau memperbaiki mulutnya… InsyaAllah ya abah…. saya doakan
________________
Insya Alloh sayah do’aken BURUNG sampean yang klana-klunu tidak perlu menjahit “mulut orang” … hihihi.. sufi si idiot, eh salah si IDIOT SUFI’AH dink.
@Bapake + @Budake + @Sufi’ahke
Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: “Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?” Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik, (QS 2:26)
Insya Allah, dengan amat sangata saiyah TIDAK BISA MEMBUAT PERUMPAMAAN SEEKOR NYAMUK, tapi… sayah bisa membuat kalimat2 perumpamaan,
bus on the way….
Tidak perlu kalian (baca: @Oom Sufi’ah dan Syi’ah) do’aken, biarlah kambing conge sufi berlalu, Haniifa tetap jaya selalu… hehehe…..
@All
Hua.ha.ha.. sufi’ah komat-kamit, berklana-klunu di dunia maya… eh, maksudnyah ngeblog
Yuk, kita shalat jum’atan di masjid masing-masing.
Note:
Buwat para syi’ah di sufi’ah… cepatlah taubat mungpung hari jum’at nehhh, walaupun ayat sakti sampean mengataken: sufi tidak shalat di tempat ramai
Wassalam, Haniifa.
@Mas Admin Blog
Mohon maaf, sayah nitip undangan buwat seorang Bante (Biksu) If@… hehehe…
@Budha If@
Hua.ha.ha… sudah plagiat, idiot lagi
Ujung paling kanan (barat) ~+, ujung paling kiri -~ sehingga matahari 0 = (~+) (-~) oleh karena itu disebut 0/0=1
Makanyah persamaan mate ketiak sampean buduk
@Budak Ifa (WALUBI) bersabda:
0-0=0 …
(Haniifa say: artinya matahari terbit lalu tenggelam seketika.. hehehe.. )
=>(0-0)/0=0/0
=>(0/0-0/0)=0/0
=>(1-1)=1
=> 0=1 Piye iki ???? (FALSE)
_______________
+0-0 = 0 (TRUE)
Sumber Bante (Biksu If@) yang klana-klunu nyari sumbangan di Hari Waisak.
http:// haniifa.wordpress.com/2008/03/18/45/#comment-14803
@Budak Ifa, ditunggu lho….
http://haniifa.wordpress.com/2009/07/08/charles-babbage-bukanlah-ahli-sempoa/#comment-14830
@All
وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍ
waylun likulli humazatin lumazatin
Udah ya… soalnya gak enak didengar dan gak enak dibaca, apalagi masih saudara….
@Budak Faham
Udah ya… soalnya gak enak didengar dan gak enak dibaca, apalagi masih saudara….
__________________
Maksud sampean, enak dibaca sama “saudara” sampean biyarpun sebal dibaca sama sayah gitu ?!
Coba sampean perhatiken didalam beberapa POST orang yang bernickname SAHRIR mengataken KAFIR kepada @Oom HEBER.
@Oom Heber setelah kalah bersilat ludah, dengan seunak udele dewek bahwa sayah pernah membuat statemen KAFIR bagi beliau ?!
Apa menurut sampean enak dibaca!!
Statemen sayah sangat peri kelir : Sufi’ah + Syi’ah + Kristen = Trio Kwek-kwek, Apa sayah pernah menulis HEBER KAFIR dan SYARIR juga KAFIR ?!
Bus on the way…
Sayah tidak perduli siyapa itu Sampean, Heber, Syarir, Ifa, Junub…de.el.el… bahkan nickname Haniifa sayah pribadi, subtansinya adalah content posting bukan nickname… PAHAM SAMPEAN ?!
next…
Silahken sampean baca sendiri disinih:
http://haniifa.wordpress.com/2008/03/18/45/#comment-14847
1. 0/0=1 base on Al Ikhlas
2. 0 => bilangan cacah… silahken sampean buka tafsir DEPAG 1974, setiap kata Bismillahirrahmaanirrahim diakhiri oleh bulatan dengan titik didalamnya (.)
3. 0/0=1 hampir 2 tahun lebih, sayah masih sanggup Isya Allah, mempertahanken keyakinan tersebut walaupun diserang dari berbagai sisi ke ilmuan:
a. Teologi Religi
b. Matematika
c. Fisika
d. Filsafat
e. Sejarah… dll.
Note:
@Bapake Faham, di tunggu lho… semua komentar sampean, baik disini maupun every where !!!
@Bapake Faham
Lalat ijo
SAHRIR seharunyah SYAHIR
bus on the way….
Karena sayah dituduh, maka dengan senang hati sayah balas @Oom Heber dikandang saudaranyah yaitu @Bapake Jelas Nggak.
حَنِيفًا
May 16, 2011 at 5:49 am
@Mbah-e Jell and @Bapake Cosmicbrot
Bijimana nehhh, Bapa Pendete Kristen ternyata tukang tuduh (fitnah) tanpa dasar ???
___________________________________
@Budak Heber
Sampean ini memang ahlul kitab tukang fitnah, munafik …and sok on.
@Mas JACK to @heber
oya pak, saudara anda ada yang lagi ngigau disini, daripada malu2in umat kristen yang lain mending anda tegur sendiri namanya Junub.terima kasih
Jawab saya (HEBER):
Mungkin dia itu sama dengan si حَنِيفًا walau tidak pernah saya hiraukan, tetap saja dia ngoceh, mending saya ngerti apa yang diocehkan, ini………..sama sekali saya tidak mengerti apa maksud omongannya,
Yah……….akhirnya saya cuekin saja begitu
sampean mau tahu KELAKUAN orang yang tercuci otaknyah ?!
@HANIIFA :
BUKTI SAYAH ABSOLUTE BERBEDA DENGAN @OOM JUNUB.
_________________________________________________
You said 4 days ago:… INI ARTINYA HANIIFA SELALU ALWAYS LOGIN WePe
@Bapake Heber
Seperti inilah salah satu bahasa orang yang telah dicuci otaknya.
_________________
Pendeta-Pendeta Kristen tidak kawin-kawin:

- Diyam-diyam Pedofile
- Diyam-diyam mengrayangi “Perawan Kudus”
- Diyam-diyam “XXX” sendiri-an
- Diyam-diyam Nonton @mba Maria Ozawa.
Orang-Orang Katolik yang tidak boleh cerai:
- Diyam-diyam punya gundik
- Diyam-diyam membunuh istrinyah, supaya bisa kawin lagi dan mendapatken duwit Asuransi jiwa dan Harta benda.
Orang-orang India (Sekte-sekte berhala) :
- Para pria India dipinang oleh Wanita, sehingga mereka membunuh istrinya dengan teori klasik “kecelakaan di dapur” alias kebakaran.
Bus on the way…
Imunisasi virus-virus pria idiot diatas yang telah tercuci otaknyah, hanyalah dengan POLIGAMI. Selain itu memberikan HAK WANITA untuk memperoleh pria yang sudah teruji dalam bahtera RUMAH TANGGANYAH.
Bahkan dia menyangka bahwa dia akan mendapat pahala yang besar dari Allah, karena dia sedang berjihat melawan kafir
seperti saya ini.
___________________
Dasar Agama Kristen semuah tukang fitnah….
Tunjukan, kapan dan dimana sayah menuduh sampean kafir ??
Karena sampean kerajingan menuduh tanpa bukti, maka dengan sangat menyesal sayah beri judul si Kristen BAPA HEBER itu KAFIRUN MUNAFIKUN !!
_______________________
Kesimpulan:
Islam mengajarken POLIGAMI
Kristen mengajarken HIANATI ISTRIMU dengan pura-pura setia sampai mati… hehehe…
Reply
to @Bapake Faham:
Silahken sampean cek sendiri disinih:
http://jelasnggak.wordpress.com/2011/05/03/islam-mengajarkan-untuk-menjadi-penghianat/#comment-9266
hehehe udah diamin aja, yg model Haniifa ini ngga bisa dibilangin. diamin aja ntar juga dia kecapean sendiri
@Mas Kulinman
Nitip lagi undangan buwat @Budak Ifa… hehehe… agar supaya lebih yakin bahwa kebenaran Al Qur’an 100& dijamin halal by Sains and any way…
Bukti: Al Qur’an tidak bisa dihilangken walau 1 titik (nokhtah).
Bus on the way…
Tengkiu peri mut to admin blog,… lain kalil jangan sampean hapus my postingan ku-yaaa…hehehe…
Tanggapan ADMIN
Selama POSTINGAN TIDAK MELANGGAR ATURAN DISKUSI YANG SUDAH KAMI SAMPAIKAN TIDAK AKAN DIHAPUS.
tetapi jika POSTINGAN TERSEBUT MELANGGAR ATURAN YANG SUDAH ADA MAKA SEBAGAI ADMIN SAYA AKAN MENINDAK.
tidak melihat siapa yang posting tetapi bagaimana postingannya
To: my big pa mili
Ihwanul muslimin wal muslimat lil mu’minin wal mu’minat
Domba sesat bersabda atas undangan no: 130 (komeng diatas ini)
Pendahuluan:
Bismillahirahmaanirrahiim
Kalamat “atau” sama dengan OR GATE, yaitu jika salah satu TRUE maka Output juga bernilai TRUE.
Contoh:
“Haniifa akan pergi nonton jika punya uwang ATAU dibawa oleh @mba Bela Saphira”
TRUE : Haniifa, insya Allah, jadi nonton jika punya uang saja.
TRUE : Haniifa, insya Allah, jadi nonton jika dibawa oleh @mba Bela Saphira.
TRUE : Haniifa, insya Allah, jadi noton jika punya uwang apalaji bareng @mba Bela… sayah sangat peri suka
FALSE : Haniifa, bokek dan @mba Bela ngadat … hehehe….
Bus on the way….
tanda baginya kok nggak ada ( : ATAU / )
___________________
Siyapa bilang ora nono
0 = 0
. = .
: = .. TRUE
0:0 = 1.1.1 TRUE … hehehe… Dasar @Budak If@ si kambing conge YESUS, lha sampean apa tidak membaca tulisan daku yang sengaja sayah bold-ken agar supaya sampean tidak berretorika atawa dialektika azas trinitasmu ?!
KEBENARA Al Qur’an 100% dijamin halal by Sains and any way…
Tahu sampean arti any way ?!
Yang jelas >anyway itu bukan freewillnyah 1 = 1+1+1
ayoo buat yg lain yg masih mau belajar sufi yg benar, silahkan ajukan pertanyaan yg baru.
buat mbah haniifah yg udah pinter dan pakar ngga usah diajak . . . ntar semuanya jadi kafir, cuma dia yg beriman…wkkk
EDIT ADMINTo my big pa mili
@Budah Syahrir alias @Coolman alias @Maskullinma … BIN SYI’AH .. .hehehe…Sampean pihkir sayah tidak tahu
Coba lotong tahu Syi’ahnyah dikeluarken.(EDIT ADMIN)
Maksudte apaan neeh ?!
1. hanya “muslim” saja agama samawi alias dewa-dewi khayagan ?!
Apa sampean lupa kalau umat muslimin wal muslimah sebanyak 70 HIJRAH mencari perlindungan kepada AGAMA KRISTEN di jaman perjuangan Rasulullah sangat berat menghadapi arab jahilyah ?!
2. hanya “muslim” saja yang mengerti samawi artinya langit
Apa sampean tidak ingat perjanjian Aqabah antara Rasulullah dengan fihak Anshar (baca: Bani Israil dan Nashrani)
3. hanya “muslim” saja yang mengerti samawi artinya langit
Hua.ha.ha… pantasan Agama Syi’ah kalau Shalat jidatnyah tidak menempel ke Ardha / BUMI, sebab kyai (maha guru)nya langitan atawa berasal dari langit-langit genting..
bus on the way…
)Hanya Syahir alias Collman aliasn Maskulinman saja yang beriman… hehehe… (Syi’ah-syi’ah sampean bertaqiya yah…
To my big pa mili
@Budah Syahrir alias @Coolman alias @Maskullinma … BIN SYI’AH .. .hehehe…Sampean pihkir sayah tidak tahu
Coba lotong tahu Syi’ahnyah dikeluarken.
Maksudte apaan neeh ?!
1. hanya “muslim” saja agama samawi alias dewa-dewi khayagan ?!
Apa sampean lupa kalau umat muslimin wal muslimah sebanyak 70 HIJRAH mencari perlindungan kepada AGAMA KRISTEN di jaman perjuangan Rasulullah sangat berat menghadapi arab jahilyah ?!
2. hanya “muslim” saja yang mengerti samawi artinya langit
Apa sampean tidak ingat perjanjian Aqabah antara Rasulullah dengan fihak Anshar (baca: Bani Israil dan Nashrani)
3. hanya “muslim” saja yang mengerti samawi artinya langit
Hua.ha.ha… pantasan Agama Syi’ah kalau Shalat jidatnyah tidak menempel ke Ardha / BUMI, sebab kyai (maha guru)nya langitan atawa berasal dari langit-langit genting..bus on the way…Hanya Syahrir alias Collman aliasn Maskulinman saja yang beriman… hehehe… (Syi’ah-syi’ah sampean bertaqiya yah…
)</b>(edit ADMIN)@Budah Syahrir bin Syi’ah yang ber “Alkitab” Al Kafi(run)
(EDIT ADMIN)Mana neeh Tahu Syi’ah nyah … hehehe…
Nama : Fulan
Agama : “Kristen” …(baca: Saksi Ye ho vah / Ye Hu Wa )
Alhamdulillah, sayah sering ngombe kopi bareng sama salah satu pentolan mereka (sudah alm)
Persamaan mereka dengan ad diin Islam
1. Tidak mau makan daging babi
2. Tidak mau merokok (bahkan kata tubercholosis/TBC ada dalam Al Kitabnyah.. jika perlu sayah scan.. .heheh)
3. Tidak mau minum-minum keras
4. Tidak menuhanken Yesus (bahkan ditulis dalam Alkitabnyah… TUAN YESUS KRISTUS… jika perlu juga insya Allah, sayah scan )
5. Tidak menyanyi lagu puji-pujian
6. Tidak mengakui YESUS mati di Tiang Salib, pernah suatu ketika beliau bercerita tentang perdebatan dengan sekte Kristen di Jakarta.
7. Tidak mengawinken selain dari Agama Ye Hu Wa
8. Menurut mereka perbedaan dengan Islam hanya sekirtar Nabi Ishaq a.s.
9. Titik sentral mereka sekarang di JEPANG.
10. Kami (menurut beliau) MONOTHEISM.
…
bus on the way…..
Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain dari syirik itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya. (QS 4:116)
Bijimanah nehhh, @Oom Syahir ?!
Apakah cuma sampean sendiri (Pintar Sufi & Syi’ah ) yang beriman ?!….
(jangan-jangan sampean itu lebih besar IMIN daripada IMAN
Note:
Mohon maaf sayah bukan tante Sufi’ah yang berdada montox, agar supya burung kutilang sampean tidak mengejar daku… hehehe….(EDIT ADMIN)
Alhamdulillah, haniifa tidak merasa takabur….. readme !!
by haniifa:
http://haniifa.wordpress.com/2010/08/14/agama-syiah-menghalalkan-segala-cara/
@Maskulinman as Coolman as Syahrir
Content artikel sampean bukan saja salah tektual, tapi kontektual dan relasionalnyah,
Dasar Kulimencret’s nyah KELEDAI GUNDUL SYI’AH bin Super duper idiot.hehehe terimakasih..tulisan anda menambah pahala buat saya
@Budah Maskuliman
ahlul kitabiyah alkafi(run)… .hehehe…
Cuma satu kata buat sampean yaitu MUNAFIK !!!
Mari kita lihat, sayah lebih menghormati @mas Heber karena beliau memang beragama Kristen.
Lha sampean mangaku beragma “muslim” memangnyah ada agama MUSLIM… hehehe… super duper idiot.
Bus on the way… mari kita lihat kemunafikan sampean:
Menurut sampean kalau disuruh @Mboe Sembayang … ya lalu sampean nungging ala syi’ah…
Kalau kata “sembayang” asalnyah dari “Sembah Hyang Widhi” by HINDU-BUDHA.
Dus…
@Mbo-e @Oom Maskulin Girl, tahunya dari NENEK… nenek, tahunyah dari NENEK MOYANG.
Dus…
Nenek monyang itu para “Kyai” => dari bhs Sansekerta … hehehe…
Kyai itu pengajar dan juga yang berpengetahuan luas, bisanya mereka mendiriken “Pesantren” => dari bhs Sansekerta… hehehe…
Bus on the way…
Kyai => Ahli Geologi
Kyai => Ahli Kimia
Kyai => Ahli Matematika, Fisika, Arsitektur, Sipil… dsb….
Mereka mendiriken sebuah CANDI di pulau JAWA yang termegah seantero dunia dan itu jauh lebih unggul dari Batu Hung Stone (Inggris)…
Bukti:
1. Bijimana mereka tahu, bahwa posisi Candi Borobudur tidak diatas lempeng tektonik.
2. Bijimana mereka tahu, bahwa “menyambung” batu-batu yang sifatnya homogen dengan sejenis cairan “bahan kimia”. (hihihi… para saintis bule, menyangka terbuat dari getah pohon)
3. Bijimana mereka tahu, bahwa susunan, alur cerita, dll.. sangat rapih dan terkoordinasi dari puncak stupa sampai dengan dasar candi.
4. Binimana mereka tahu, kedalaman pondasi serta jenis tanah dilokasi candi, padahal alat seismography nggak ono lho… hehehe…
Pertanyaan:
Masihkan sampean begituh sombong, mengataken bahwa “Kristen” bukan agam samawi ?!
Haniifa say:
Selain kristen bearti ada di Indonesia sajah: Hindu-Budha, Kepercayaan, Kristen dan Islam.
Mohon maaf @Mas Kulinman, sayah tidak mau bersaudara dengan sampean selama sampean merasa orang yang paling benar sendiri dan merasa “Agama” sampean yang paling heibat seantero SAMAWAT… hehehe… soalnyah menurut Agama Islam, yang paling hebat itu adalah Agama yang bisa menjadiken Rahmatan lil ‘alamin, yaitu:
…. Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu… (QS 5:3)
Note:
Perlukah sampean, sayah buktiken scara matematis ayat diatas, baik secara Tektual, Kontekstual dan Relasional.
Wassalaam, Haniifa.
to @my big pa mili
si MUNAFIKUN bersabda dalam AlkitabiyahAl Kafi(run) = Al Ghost pel … hehehe(edit admin)
maskulinman berkata
Mei 27, 2011 pada 3:45 pm
bla…bla..bla..
cuma 2 orang yg mempunyai karakter seperti ini yaitu Heber dan abah Haniifa. semoga abah dan heber itu bukan saudara kembar ya . . .
______________________
@HEBER (Kristen) percaya YESUS tidak mempunyai ayah biologis.
@Maskulinman (“Muslim”) percaya YESUS tidak mempunyai ayah biologi dan sesuai dengan al kitabiyah al kafi(run).
Silahken cek sendiri di artikel “beliau ini” .. link :
… Padahal menurut ayat Al-Qur’an diatas bahwa kelahiran Yesus yang tanpa bapak itu adalah bukan kejadian Ilahiah dan tidak melanggar hukum alam …
bus on the way…
Sodara Kembar syi’amnyah @Oom HEBER itu jelas sekali @Oom MASKULINMAN singkat kata Heber serupa dan sama percis dengan Maskulliman
**** Bukti @Haniifa bukan saudara kembar syi’am dengan mereka (baca: Heber/Maskullinman), diambil from my dashboard…. ****
You (HANIIFA) said 1 day ago:
@Bapake Heber
Menurut Quran, Apa buktinya bahwa anda mengimanai Taurat, Injil dan Quran ? dan untuk apa diimani ? Bagaimana cara mengimaninya ?
kalau tidak ada manfaatnya untuk memperbaiki moral untuk apa diimani ?
_____________________
:
D hehehe… sampean ini pinter-pinter BODOH, coba perhatiken:(edit ADMIN)Alkitab yang membuat para penafsiran keliru berat, akibat fatal error editing maka umat KRISTEN menjadi LOYO bagaiken kerupuk kulit… hehehe
“Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu“. (Mat 5:39)
________________
Menurut INJIL (baca: Al Kitab = Hadits Rasulullah Isa Al Masih) yang dibawa oleh Nabi Isa Al Masih adalah kira-kira bejinih:
Jika ditampar PIPI KANAN, berarti si penampar menggunaken TANGAN KIRI (ingat penampar dan yang ditampar barhadapan), oleh karena itu gunakanlah TANGAN KANANmu untuk MENAMPAR PIPI KIRI lawan.
*** PAHAM SAMPEAN SAMPAI DISINI ?! ***
bus on the way…
Karena Tangan KANAN biasa digunaken untuk kebaikan, maka MEMAAFKEN itu lebih mulia daripada membalas….. kelir nggak ?!
Al Qur’an said:
Dan kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka-luka (pun) ada kisasnya. Barang siapa yang melepaskan (hak kisas) nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barang siapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang dzalim. (QS 4:45)
Tampar pipi kanan oleh lawan BALAS KEMBALI dengan tangan kananmu
Tapi jika kita tidak membalas maka ALLAH akan menghapusken suatu bentuk DOSA yang setara dengan rasa fisikeli dan batinili yang setimpal atas dosa kita…… NGERTI SAMPEAN !!!
Note tambahan:
Automatis Haniifa percaya 100% kitab Zabur dan Taurat tentang hukum kisas, dan menurut pemahaman ad diin islam bukan “penebusan dosa” ala Kristen (“penebusan dosa” ala syi’ah mengucurken darah dibatok kepalanyah) tetapi dosa ditebus karena kita tidak mangambil haq KISAS terhadap musuh.
Ref:
Agama Syi’ah = Agama Kristen => AL MUNAFIKUN or Al KAFIRUN…
Bijimana @Maskullinman, masihkah sampean sombong dan takabur dengan bukti-bukti komentar2 dan artikel2 sampean sendiri ?!
hihihihi…makin ngga jelas aja nih abah Hanifa
makin banyak nulis malah makin klana-klunu. ngga apa2 abah haniifa, teruslah menulis sekuat anda (kalo ngga kuat mungkin bisa minum obat kuat
). pembaca yg menilai tulisan anda . . . sapa tahu ada yg bisa ngerti sama tulisan anda kepada saya karena terus terang saya ngga mudeng sama tulisan anda yg super narsis…wkkkkk(EDIT ADMIN)BUAT SEMUA
saya harap dalam mendiskusikan setiap TOPIK, para peserta diskusi,bisa berdikusi dengan baik.
diskusi yang lebih mengedepankan Argumentasi.
dan PERINGATAN BUAT sdr haniifa dan sdr Maskulin,KAMI sengaja mengedit(ooret postingannya) dan hapus postingan keduanya,yang kami anggap melanggar beberapa aturan ini :
tetapi setelah PERINGATAN INI masih ada postingan yang dibumbui kata kata ADHOMINEM (menyerang pribadi) maka KAMI AKAN MENGHAPUS POSTINGAN TERSEBUT.
dan bagi pembaca yang menemukan ada pelanggaran yang terjadi di thread lain dilakukan oleh Muslim maupun Non Muslim, bisa melaporkannya kepada kami,agar bisa melakukan tindakan tegas.
wassalam
Admin
SIAP KOMANDAN….
HAHAHAHAHAHA….!!!!!!!!!!!
@admin
Lapor bos coment tejo, budiyanto & onta jg sering tdk sesuai thread $ banyak sekali perkataan kotornya.
moohon admin jg bersikap adil.
Laporan selesai.
Tanggapan Admin
terimakasih banyak atas laporannya, karena keterbatasan waktu maka agar mempermudah kami bisa melakukan tindakan,InsyaALLAH kami akan membuatkan thread tersendiri untuk memberikan tempat kepada pembaca dan peserta diskusi blog ini berpartisipasi membantu tugas Admin. melaporkan postingan postingan yang melanggar ketentuan yang sudah ada ,dengan laporan spesifik
wassalam
Admin
@Bapake Admin “Muslim”
hehehe
Sayah kira sampean cukup tangguh, buwat adu argumentum kelentum kelinder setum,…. Abrakadabra !!! atas nama “ADHOMINEM”…
2. Gunakanlah Kata kata yang baik dan Sopan, yang secara Otomatis dilarang keras menggunakan kata kata Kasar,jauh dari Etika Diskusi
__________________
Maksud Bapake yang sangat kami hormati, kalau sesama blogger TIDAK BOLEH, tapi kalau menghina dengan kata-kata kasar yang amat sangat super jauh dari ad diin islam BOLEH DAN DIPERSILAHKEN
4. Dilarang menyerang pribadi komentator lain yang tidak ada kaitannya dengan topik pembahasan /dilarang menyerang pribadi netter lain yang tujuannya hanya melakukan pembunuhan karakter.
____________________________
Maksud sampean kalau kepada komentator/ kontributor blog yang sangat dimuliaken ini (baca: answering “Muslim”) termasuk artikel-artikelnyah TIDAK BOLEH, tapi kalau menyerang Character assasign kepada ajaran ad diin islam, Muhammad dan ism Allah… dipersilahken saunaek udele dewek ?! Apa bejituh maksud BAPAK ADMIN BLOG ANSWER YANG SANGAT DIMULIAKEN ?!
tetapi setelah PERINGATAN INI masih ada postingan yang dibumbui kata kata ADHOMINEM (menyerang pribadi) maka KAMI AKAN MENGHAPUS POSTINGAN TERSEBUT.
___________________________
Silahken sampean hapus/ edit… itu haq sampean, dan sayah juga punya haq untuk men-save dan mencounter balik lewat artikel sendiri dan atau lewat post ditempat lain, sedemikian rupa hingga sampean merasa sesak nafas
Teriring salam hormat, Haniifa.
Tanggapan Admin:
1.Kami membuka kritik dan saran dari siapapun demi perbaikan blog ini, kalau sekiranya ada dari konten blog ini yang melanggar ketentuan apalagi sangat jauh dari Nilai Islam yang kami buat, maka kami akan berusaha memperbaikinya.
2. salah satu Tujuan Blog ini adalah melawan orang orang yang melakukan PEMBUNUHAN KARAKTER terhadap islam, terhadap ALLAH dan RasulNya.
dan dalam melawan mereka kami berusaha mengedepankan Argumentasi
3. kalau sekiranya anda bisa berkarya lebih baik lagi ,dengan apa yang sudah kami usahakan dengan BLOG INI, itu lebih baik. setidaknya kita bisa berlomba lomba dalam hal kebaikan.
wassalam
Admin
@Bapake Admin “Muslim”
.hehehe…
Peringatannyah juga baru sayah baca, tapi ternyata sudah banyak post yang dihapus.. padahal sayah ingat tidak menyerang siyapa-siyapa didalem konten post tsb:
Note:
Lain kali kalau mau merespon post @Haniifa, biasaken login Wepe atuh ?!… jadi sayah tahu … hehehe…
</blockquote
TANGGAPAN ADMIN
1.peringatan sudah kami sampaikan sejak lama, bahkan thread peraturan tersebut kami Sticky. dan dengan Judul yang sangat jelas!
“Baca Ini Dahulu Sebelum Kirim Komentar”
Posted by MUSLIM pada Mei 21, 2010
http://answering.wordpress.com/2010/05/21/baca-ini-dahulu-sebelum-kirim-komentar/
2. Kami tidak mungkin menindak postingan,kalau postingan tersebut tidak melanggar ketentuan yang sudah ada.
wassalam
Admin
@Mas Admin
Menanggapi post no: 143
Alhamdulillah, jika sudah ada saling pengertian diantara kita walaupun demikian @Haniifa tidak ingin menanggapinya, silahken sampean cek sendiri apa, dan bagaimana kiat sayah diblog @Mas Wedul Sherenian.
____________________________
YA’JUJ MA’JUJ, YESUS & KONTRADIKSI KITAB WAHYU by Wedul Sherenian
Peace-maker said 48 minutes ago:
@HANIIFA
Bukan maksud saya untuk sombong, tetapi sebenarnya sih mau jembatanin aja. Sebenarnya comment saya yg lalu bukan untuk menjelekan agama tertentu kok, justru saya hanya menegur buat org Kristen yang sudah keblabasan. Tapi seandainnya ada perkataan yang salah, saya minta maaf banget,sebenarnya comment kemarin bener-bener tulus supaya kita hidup berdampingan aja,soalnya saya sendiri juga ngga luput dari dosa..saya cabut aja dari forum ini ah, mau ngurus anak dan istri aja…God bless u all guys
You (Haniifa) said 21 minutes ago:
@Mas Peace-maker
No What..what, dalam hal ini kita saling mengingatken saja bahwa setiap perbuatan/ucapan/perkataan dsb, ada sebab akibatnyah… demikian juga berlaku bagi sayah pribadi, mohon maaf sedalam-dalamnyah jika ada tulisan yang menyinggung sampean, baik secara tersurat maupun tersirat.
Salam hangat selalu, Haniifa.
Note:
Insya Allah, bagi @Haniifa bila dicaci/ dihina dan atau dimaki dengan kata-kata jorok atau sarkas sekalipun jauh lebih baik daripada sekedar satu kata sanjungan yang tidak jelas.
Wabillahi taufik wal hidayah, Was Salaamu’alaikum for All.
@Mas Admin
Menanggapi post no: 144… masih penasaran euy… hehehe…
Bisa sampean jelasken, mengapa DUA post sayah di “baca-ini-dahulu-sebelum-kirim-komentar” jadi hilang tanpa bekas… ?!
Insya Allah, isinya sangat saya perluken buwat menyanggah para kafirun terhadap hujatan Al Qur’an diblog ini ?!
(maksudnya biyar para audien, cukup membaca diblog ini bukan bolak-balik membuka link blog/situs yang lain)
Kalau post yang isinya “ADMIN BLOG IDIOT” .. yach nggak apa-apa sampean hapus… sebab sampean kan sekurang-kurangnyah lebih PINTAR dan lebin SUCI dari sayah.
@Mas Admin
Tolong buka lontong kari ayam sampean lebar-lebar…
3. kalau sekiranya anda bisa berkarya lebih baik lagi ,dengan apa yang sudah kami usahakan dengan BLOG INI, itu lebih baik. setidaknya kita bisa berlomba lomba dalam hal kebaikan.
_________________________
Mohon maaf, sepertinya anak tekapun tahu kalau @Mas Kulinman MEMBUNUH KARAKTER nama Isa Al Masih, dan MENGHIDUPKAN KARAKTER nama YESUS
2. salah satu Tujuan Blog ini adalah melawan orang orang yang melakukan PEMBUNUHAN KARAKTER terhadap islam, terhadap ALLAH dan RasulNya.
dan dalam melawan mereka kami berusaha mengedepankan Argumentasi
_____________________
Maksud @Oom Admin, kalau RasulNya bernama YESUS harus dihidupken (walaupun sudah mati secara terkutuk), sebaliknya kalau RasulNya bernama Isa Ibnu Maryam harus dimatiken namanya (baca: Character assassination), BEJITUH MAKSUDNYAH ?!
Ajaran sufi yang sungguh Islami…
- Berprasangka buruk terhadap orang lain:
Ngaku ajah sampean ini AGAMA KRISTEN,…hehehe… kura-kura dalam perahu tasauf WAHIDATUL WUJUD dari PENDETA KRISTEN yang klana-klunu ngak karu-karuan.
ADALAH KRISTEN yang mengaku islam berbaju SUFISTIK alias para rabi (PENDETA YAHUDI) yang klana-klunu ngak karu-karuan… hehehe….
Apa umat Islam bisa ditipu dengan tanda duwa kutip “” peleburan diri.
- Melecehkan orang lain
@Mba Ifa, mau yah, sayah POLIGAME…
Bijimana @Mba-e, jadi nggak sampean dipoligami sama sayah ?! … lumayan lho buwat memperbaiki ketururnan sampean
- Mengambil kesimpulan sendiri
Dulu saiayah berpacaran dengan Neng Syarifah, panggilan kesayangan “Ifa” dan sudah barang tentu beliau seorang Wanita dunk … hehehe…
ane: bisa saja hanifa pun dipanggil ifa, lantas apakah ifa yang ini juga perempuan???
- Baginya mulut sudah suci, jadi tak apa mengata-ngatai orang
Coba belajar IQRO NOL, nyoh sayah kasih huruf kufa
Lalu burungnyah @Om Haniifa berkicau dalam celananyah:
Bodoh, tolol dan idiot…. …
jangan-jangan asal pakai lipstik merah yang suka nongkrong di taman lawang sampean embat juga… hehehe…
kata mereka “pokoke sudah jadi Haji dan “menyatu”… hihihi idiot.
Hua.ha.ha… dasar SUFI SYI’AH LAN IDIOT.
ARTIKEL SUPER DUPER IDIOT DAN SUPER PEMERKOSA ala Mboe Sufiyah binti syi’ah…
- Untuk membela hinaanya akhirnya harus melantur ke mana2
Sayah lebih takut lagi BURUNG @Bapake Maskulinman menclok di SANGKAR BURUNG ORANG ???
Saking hebatnya burung sampean menclok “disangkar” orang, bertaqiya ala syi’ah kawin MUT’AH…. hehehe.. mana ada tuh kawin mut’ah lha wong perceraian ajah ada masa IDDAH 3 bulan minimum.
Lebih lengkapnya lihat aja di atas, runut dari atas sampai bawah…
Ngakunya mengikuti Nabi tapi kok sampai menghina orang lain bahkan sesama muslim…
Lanjutan…
- Suka mengobral kata-kata kafir
Al Qur’an menceritakan betapa KAFIRNYA @Bapake SAHARA
- Sombong terhadap maut
Hua.ha.ha… dasar Agama Sufi’ah Syi’ah super duper idiot, mana mungkin baru keluar pagar ketabrak mobil… lha wong rumah sayah di gang sempit.
- Kata2 yang sungguh Islami, sayangnya kurang tepat tempatnya
@Mba Maskulinman binti Sufi’ah Syi’ah
@Mba Nash Alwie
@Mbah Sufiyah Nasi Alwie
Hai para Nash bin SUFI’Ahlul kitab idiot
- Ngga nyambung, malah bikin asumsi sendiri – padahal jelas kisahnya dalam posting 74.
Mari kita asumsiken ini adalah hadits :
1. Keduanya = KEDUA ORANG TUA… maka cocok dengan Al Qur’an yaitu setiap muslim atau non muslim WAJIB MENGHORMATI KEDUA ORANG TUA walaupun mereka kafir, dan dilarang mengatakan “AH”.
2. Nama Hasan dan Husein jelas-jelas tambahan, bukti: DILETAKAN DIDALAM KURUNG.
Penafsiran yang justru bertentangan dengan ayat itu sendiri:
Jika ditampar PIPI KANAN, berarti si penampar menggunaken TANGAN KIRI (ingat penampar dan yang ditampar barhadapan), oleh karena itu gunakanlah TANGAN KANANmu untuk MENAMPAR PIPI KIRI lawan.
Padahal jelas ayatnya:
“Tetapi Aku berkata kepadamu: JANGANLAH KAMU MELAWAN orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu“. (Mat 5:39)
Ups, jangan2 mentang2 terkesan bahwa saya belain ajaran yesus sebentar lagi saya juga bakal dicap kafir sebagai pengikut trio kwek kwek…
Sebanding dengan apa yang disampaikan ukhti sahara…
“diminta baju berikan jubah (Mat 5:40), diperintah jalan 1 mil lakukan 2 mil (Mat 5:41), ada yg meminta beri, ada yg meminjam beri (Mat 5:42) nyatanya mengharap bunga, jangan lawan penjahat (Mat 5:40) maka kejahatan merajalela, kasihi musuhmu (Mat 5:43)”
@Bapake Ahzay
- Berprasangka buruk terhadap orang lain:
______________
Silahken sampean berprasangka salalu “baik” kepda orang lain. kalau sayah mah selalu always berprasangka BAIK hanya dan hanya kepada ALLOH.
Berprasangka kepada manusia: harus sisi baik dan buruk.
Silahken sampean pelajari lagi sura AN NAAS yang bwetul
Padahal jelas ayatnya:
hua.ha.ha… jadi sampean ini seekor DOMBA yang berbulu MUSANG alias KRISTEN ngaku-ngaku beragama ISLAM, pantasan jago sekali memlih ayat-ayat Al Ghost Pell Al KitabNya (Oom YESUS hehehe.. )
_____________
http://haniifa.wordpress.com/2011/05/31/the-character-assassination-of-isa-ibn-maryam/
Sebanding dengan apa yang disampaikan ukhti sahara…
___________________________
Wah… mohon maaf @Mba-e Sahara, sayah kira sampean COWEQ… hihihi..
bye..bye.. hehehe….
@Budah Ahzay
Penafsiran yang justru bertentangan dengan ayat itu sendiri:
____________________
Kalau BUMI dan LANGIT menurut sampean CEPER atau BULAT ?!
Tafsiran Haniifa : “Jika ditampar PIPI KANAN, berarti si penampar menggunaken TANGAN KIRI (ingat penampar dan yang ditampar barhadapan), oleh karena itu gunakanlah TANGAN KANANmu untuk MENAMPAR PIPI KIRI lawan”.
Dengan kata lain, penafsiran @Bapake Ahjay lebih benar dan 100% orginal produksi ahlul kitab, sedemikian rupa maka BUMI dan Langit CEPER… xixixi….
@Saudara Ahzay
ahzay berkata
Mei 31, 2011 pada 8:52 am
Ajaran sufi yang sungguh Islami…
_______________________________
Tolong jelaskan kepada sayah yang mulut nyah belum bersuci “(baca: gosok gigi.. hehehe), bijimana ajaran menurut Rasul, jika mengutip SATU ayat AL QUR’AN penuh.
1. Apakah disunatken menulis Taawud.
2. Tidak perlu memohon perlindungan kepada Alloh, sebab tunduk dan patuh kepada maut… xixixi…
Silahken sampean bandingken, setiyap artikel sayah dengan artikel disini…
1.Sebagaimana peringatan yang sudah Kami sampaikan sebelumnya,apabila masih ada postingan yang dibumbui Adhominem maka kami akan melakukan penindakan
2.dalam Blog ini beberapa bulan ini KAMI berkomitmen hanya menempatkan sebagai Admin,berusaha tidak berperan aktif menjadi peserta diskusi.
karena sdr hanifa sudah copy paste thread ini di blognya,maka saya akan memberikan TANGGAPAN SEBAGAI PESERTA DISKUSI di BLOG yang ia kelola.
mohon maaf kepada moderator kalo ada tulisan2 saya yg salah. sebenarnya saya tidak mau meladeni, tapi saya suka dengan gayanya abah haniifa ini sehingga timbul usil saya untuk memancing dia banyak menulis tulisan yg menurut saya lucu dan absurt. ok saya tidak akan berpanjang2 dengan abah haniifa . . . monggo dilanjut
@all
So keimpulannya…?
@Kang Roy Rey
Kesimpulanyah, au… ahhh geyapp… hehehe…
@sony
m
saya hanya memberi pemikiran bahwa ilmu sufi itu timbul karena bersumber dari alquran dan ajaran rasullah, jd terserah menilai sendiri bagaimana saudara2 punya tujuan masing2, jalan menuju mengenal tuhanya
@Oom Sony Darmawn
saya hanya memberi pemikiran bahwa ilmu sufi itu timbul karena bersumber dari alquran
____________________
Tunjukan pemikiran sampian ayat Al Qur’an yang dimaksud ?!
dan ajaran rasullah…
hahaha….
_____________________
Kata Rasulullah berasal dari Rasul Allah (baca: RASULULLOH) artinya UTUSAN ALLAH.
Bus on the way…
1. rasullah = YESUS AL MAHDI
2. rasullah = MAHDI AL DJAJAL
3. rasullah = PAULUS YESUS
4. rasullah = IMAM ALI alias AL BABA
4. rasullah = AL KITAB AL KAFI(run) AL GHOST PELL
5. rasullah = AL SYI’AH & AL KRISTEN
Yang mana neeh ?!
<coba anda bayangkan kalo di suatu perusahaan semuanya manager???…ga ada karyawanya…..xixixixi makanya Allah itu Maha Esa…..