Home > renungan > Ihsan dan Itqan-lah dalam Mengemban Tugas

Ihsan dan Itqan-lah dalam Mengemban Tugas

Oleh Prof Dr KH Didin Hafidhuddin MSc

Ihsan dan itqan adalah dua istilah yang terdapat dalam Alquran dan sunah yang berkaitan dengan amal perbuatan seorang Muslim yang harus dilakukannya dalam hidup dan kehidupannya di dunia ini. Ihsan berarti optimalisasi dalam kebaikan. Artinya, kebaikan apa pun yang dilakukan seorang Muslim harus selalu optimal dalam persiapan dan pelaksanaannya, agar hasilnya didapat secara optimal pula.

Allah SWT berfirman dalam QS al-Mulk [67]: 2: “(Dia) Yang menjadikan mati dan hidup supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya (optimal). Dan, Dia Mahaperkasa lagi Maha Pengampun.”

Jika seorang Muslim sedang melakukan ibadah maka dipersiapkan dan dilakukan dengan baik, baik ilmu pengetahuan yang berkaitan dengannya maupun teknis pelaksanaannya. Ketika melaksanakan ibadah haji, misalnya, ilmunya dipersiapkan, tata cara pelaksanaannya disempurnakan, juga menjaga kesehatan jasmani rohani, sehingga betul-betul predikat haji mabrur dapat diraih, termasuk menjaga dan mempertahankannya ketika ia sudah kembali ke kampung halamannya.

Seorang Muslim yang sedang mendapatkan amanah jabatan publik di wilayah eksekutif, legislatif, ataupun yudikatif, ia penuhi amanah tersebut dengan semaksimal mungkin agar betul-betul mampu mempersembahkan yang terbaik bagi kepentingan masyarakat dan bangsa di wilayah pekerjaannya tersebut. Amanah dan profesionalitas merupakan ciri utama dari pejabat Muslim tersebut. Karena disadarinya, semuanya akan dipertanggungjawabkan kepada konstituennya di dunia ini dan terutama kepada Allah SWT kelak kemudian hari, dan selalu berusaha menjauhi sifat khianat.

Allah SWT berfirman dalam QS al-Anfal [8]: 27: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad), dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu sedang kamu mengetahui.”

Sedangkan, itqan berarti kesungguhan dan kemantapan dalam melaksanakan suatu tugas, sehingga dikerjakannya secara maksimal, tidak asal-asalan, sampai dengan pekerjaan tersebut tuntas dan selesai dengan baik. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah sangat mencintai orang yang jika melaksanakan suatu pekerjaan, maka pekerjaaan tersebut dilakukannya dengan itqan.” (HR Thabrani).

Karena itu, ihsan dan itqan harus selalu menjadi ruh dan spirit bagi setiap Muslim dalam melaksanakan tugas dan pekerjaannya, baik yang berhubungan dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia, sehingga pekerjaannya itu akan selalu bernilai ibadah dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Wallahu a’lam.[Republika]

Advertisement
Categories: renungan Tags: , , , , ,
  1. rahmatan lil alamin
    May 18, 2011 at 5:31 am | #1

    saya amat tak setuju amerika memperlakukan jenazah osama bin laden dengan di buang ke laut.sebab hukum perang yg beradab tak akan merestui semua itu.tapi wahi kaum muslimin,hendaknya kita harus mengetahui kesesatan osama bin laden menurut ulama2 tanah haramain.seperti menurut abdul aziz bin abdullah bin baaz,dst.simak linknya:

    http://tomygnt.wordpress.com/2010/09/03/membedah-akar-jaringan-teroris-al-qaidah-kesesatan-usamah-bin-laden/

    mereka menyebabkan kesulitan2 kita kaum muslimin.kita di hujat bertubi tubi oleh orang2 kafir,padahal islam tak mengajarkan apa yg mereka lakukan.sudah saatnya kita sadar wahai kaum muslimin,tindakan2 membom sasaran sipil atau sembarangan mengkafirkan orang2 islam adalah tindakan menjauhi islam.

  2. rahmatan lil alamin
    May 18, 2011 at 5:34 am | #2

    ini linknya lagi:

    http://www.udrus-assunnah.co.cc/2011/05/terorisme-osama-bin-laden-jaringan-al.html

    sudah saatnya kita sadar wahai kaum muslimin…..sadar dan sadar……mereka sudah banyak membusukkan nama islam.

  3. jack
    May 18, 2011 at 7:51 am | #3

    @rahmatan

    apakah memang benar osama yang melakukan serangan 911?
    yang membusukkan nama islam adalah umat islam sendiri (lihat cara hidup umat islam sekarang)

  4. Rahmatan lil alamin
    May 18, 2011 at 9:50 am | #4

    @jack,sebaiknya anda membaca 2 link yg saya beri.jack,siapa yg menggerakkan jihad salah kaprah amrozi,imam samudra,dst kalau bukan jaringan alqaidah?.benarkah menurutmu jack jihad membom hotel,sipil,wanita dan anak2?

  5. Rahmatan lil alamin
    May 18, 2011 at 9:57 am | #5

    @jack,ulama2 haramain adalah ulama2 yg mendalam ilmunya,sementara alqaidah termakan pemikiran dangkal sayyid quthb dan muhammad quthtb,alqaidah tak segan2 mengkafirkan umat islam dgn serampangan.sebaiknya kamu baca 2 link diatas,baca dulu jack.aku jenuh kafir2 laknat menghujat nabi muhammad karena undangan2 jaringan sesat alqaidah yg tak sesuai islam.mereka membusukkan islam dengan tindakan2 mereka.

    Rahmat Allah atas kaum muslimin.ya Allah,selamatkan umat ini dari syubhat dan kesamaran.

    Amin ya Allah..

  6. Rahmatan
    May 18, 2011 at 10:05 am | #6

    @jack,aku 1 juta persen mendukung syariat islam.namun,penegakannya dgn cara teror alqaidah sungguh bertentangan dgn islam.bukannya maslahat,malah islam makin dibusukkan dan dibenci dimana2.benarkah gereja2 dibom sedang Rasulullah melarang merusak gereja pada perang mu’tah?.benarkah masjid dibom?

    Aku tak berminat mendebat soal ini,mari kita sudah saatnya sadar dan berfikir jernih,bahwa alqaidah telah menyimpang jauh dari islam.

  7. jack
    May 18, 2011 at 10:21 am | #7

    @ramatan

    maaf sekalai lagi, apa anda tahu kehebatan media massa sekarang? yang baik bisa menjadi buruk begitu juga sebaliknya. apakah ada media baik islam maupun barat yang menyebut israel sebagai teroris? malah sebaliknya banyak yang menyebut hamas sebagai biang krusuhan, padahal apa salah hamas?

    syaikh maupun ulama tetaplah manusia biasa yang bisa salah maupun benar.kebaikan seseorang bisa diukur dari bahasa yang digunakan, saya sudah membaca link yang anda kasih.sebab amerika menyerang afganistan adalah peristiwa 911, tapi apakah benar osama pelakunya?

    kemudian apa salah irak terhadap amerika? kita lihat juga amerika ngotot ngaitkan irak dengan alkaida apa hasilnya? nol besar

    sekali lagi coba anda tengok sikap umat islam sendiri sekarang ini
    kehebatan penjajahan jaman sekarang adalah kita tidak merasa dijajah bahkan merasa bangga dijajah

  8. jack
    May 18, 2011 at 10:32 am | #8

    @rahmatan

    saya sangat setuju dengan anda bahwa jihad dengan merusak tempat ibadah dan tempat lain adalah bertentangan dengan islam. tapi apakah kita harus yakin bahwa pelakunya adalah umat islam?

    sekarang coba anda lihat media2 barat, bagaimana mereka memberitakan hamas? jawablah dengan jujur dan hati nurani

    orang yang disebut dengan teroris adalah orang2 yang menentang keinginan barat. sekarang saya tanya, bagaimana pikiran anda jika melihat seorang wanita yang menutup seluruh tubuhnya kecuali mata dan telapak tangan? kenapa?

  9. Rahmatan lil alamin
    May 18, 2011 at 10:44 am | #9

    @jack,kalau perjuangan jihad memakai adab2 islam,tak menyerang sipil,wanita dan anak2,itulah jihad yg benar.jika jihad yg benar itu di sebut teroris oleh barat,saya tidak setuju..justru baratlah teroris sejati sejak zaman penjajahan.

    Tapi jack,kita tak usah omong orang diluar kita dulu,benarkah jihad alqaidah itu?mereka membom hotel2,gereja,masjid,apa mereka tak berfikir jika ada muslimin dan kafir ahli zimmah di situ?.bagaimana kalau ada rombongan ibu2 pengajian kena bom?..benarkah cara2 mereka jack?

  10. Rahmatan lil alamin
    May 18, 2011 at 10:53 am | #10

    Sudah baca 2 link yg saya beri?…camkan saja jack,apakah islam mengajarkan cara2 terror sbb:

    -membom gereja2
    -membom masjid
    -menanam bom di pipa gas.dst

    korban=wanita,anak2,kaum muslimin,kafir zimmah.

    Islam tak membenarkan semua itu jack.baca saja linknya jack,cerna dgn quran,hadis,manhaj salaf,logika dan nurani kita,kita pasti berkesimpulan:alqaidah telah menyimpang jauh dari islam.aku mohon pamit dgn akhirul kalam:mari kita sudah saatnya sadar dan kembali ke quran,sunnah dan manhaj salafus saleh.

  11. jack
    May 18, 2011 at 11:40 am | #11

    @rahmatan

    Hadits Shahih Muslim No 1726 menyebutkan, dalam peperangan Rasulullah saw. melarang membunuh wanita dan anak-anak.

    Hadits Shahih Muslim No 1728 menyebutkan larangan menebang /merusak tanaman.

    jadi saya kira hadis diatas sudah mewakili jawaban saya.

    nah pertanyaannya apakah benar umat islam/al qaida yang melakukannya?
    apakah dunia lebih aman pasca serangan amerika ke afganistan?

    saya sudah membaca link yang anda berikan, tapi apakah benar sikap seorang alim ulama yang mencaci maki saudara seimannya yang salah? bukankah kewajiban kita sebagai muslim adalah saling menegur jika ada muslim lain yang salah bukan malah mencacinya

    saya tidak bermaksud membela al qaida, tapi bukankah kebenaran harus diungkapkan walaupun pahit??

    salam kenal, dan saya mohon maaf jika ada kata yang salah

  12. arifinto
    May 18, 2011 at 3:36 pm | #12

    Namanya jg jack-ass, otaknya dah dicuci, biar kaumnya sendiri yg menasehati dia ngga bakalan terima. Maklumlah calon ‘PENGANTEN’.

  13. jack
    May 18, 2011 at 8:03 pm | #13

    @arip

    hehehehe anjingpun kalau dikasih makan masih diperiksa bisa dimakan apa nggak, apalagi manusia yang punya otak. jangankan saudara seiman bahkan saya sering menerima pendapat saudara anda (heber) bahkan saya sangat jarang mendebat pendapat saudara heber, silahkan lu buktikan kalau nggak percaya (paling2 lu bakalan bilang takiya)

    ini ni contoh domba sesat sesungguhnya, coba lu baca peradilan baasyir pasti lu bakalan ngakak kalau otak lu belum pindah tempat

  14. onta
    May 20, 2011 at 4:43 pm | #14

    Wong agama kok dimana agama itu berada….MEMBAWA BENCANA..!!!

  15. jack
    May 20, 2011 at 6:40 pm | #15

    @onta

    yo dokter, dimana ada kristen disitu ada kerusuhan, khan yesus emang datang bukan bawa damai n diakui sendiri dalam kitabnya

  16. faham
    May 21, 2011 at 6:40 pm | #16

    @Arifinto & @Onta

    Bilang ke sodara lu yang kristen…. kalau datang kenegara orang jangan KASIH bom ya…. bukannya itu sumber bencana???
    tampar pipi kiri berikan pipi kanan, minta baju kasih jubahmu itu yang namanya KASIH, betul???

  17. rahmatan lil alamin
    May 22, 2011 at 9:48 am | #17

    islam tak membawa bencana,islam membawa damai…..menyalah tafsirkan islam justru yg membawa bencana.all muslim,sudah saatnya kita sadar bahwa alqeda dan ranting2 nya telah sesat dari islam yg benar:

    http://cokiehti.wordpress.com/2008/10/13/bom-bali-kesesatan-imam-samudra/

  18. rahmatan lil alamin
  19. rahmatan lil alamin
  20. rahmatan lil alamin
  21. Rahmatan lil alamin
    May 22, 2011 at 11:18 am | #21

    Wahai kaum muslimin,sudah 6 link saya berikan tuk membongkar kesesatan alqaidah dan ranting2nya.mereka teryata jauh dari islam.didalam 6 link itu ada bnyak link2 lain yg perlu dipelajari.

    Lihatlah syarif setelah berkenalan paham sesat khawarij,ia tega membom masjid dan mengkafirkan orang tuanya.

    Wahai kaum muslimin,jangan anda bela lagi usamah,abb,alqaeda dan ranting2nya dst,sebab mereka telah menyimpang jauh dari islam.

    Wahai kaum muslimin,jangan kaget jika ada majalah dan situs membela mereka.sebab majalah dan situs itu telah terpedaya ajaran khawarij.

    Ya Allah,tolonglah kaum muslimin yg sedang terfitnah ini.

  22. Rahmatan lil alamin
    May 22, 2011 at 11:25 am | #22

    Karena kesesatan teroris khawarij dgn bom2 mautnya pada warga sipil dan muslim:

    .kita kaum muslimin di hujat kafirin2 laknat,padahal islam bebas dari tuduhan itu.
    .bercadar,berjenggot dst di tuduh teroris.
    .nabi kita mulia,muhammad saw di hujat habis2an
    .islamphobia meningkat
    .kita selalu di hujani fitnah sebagai agama setan oleh orang2 kafir,padahal islam agama damai.
    .kaum muslim dibarat menderita diserang,di hina secara rasialis dan agama,dst.

    Padahal islam agama damai.menempatkan tegas pada tempatnya,dan lembut pada tempatnya.

  23. jack
    May 22, 2011 at 12:10 pm | #23

    @rahmat

    S U R A T A L – B A Q A R A H

    2:120. Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.

    tanpa al qaida sekalipun al quran sudah memberitahu bahwa orang nasrani dan yahudi nggak bakalan senang dengan umat islam

  24. jack
    May 22, 2011 at 12:13 pm | #24

    @rahmat

    maksud anda menulis disini apa? mau memecah belah umat islam?

    bukankah kalau ada saudara kita yang salah kewajiban kita meluruskan bukan mencaci dan mengkafirkannya

    atau tujuan anda ingin meningkatkan kebencian umat islam terhadap umat kristen?

    maaf saya tidak bermaksud berprasangka buruk terhadap anda

  25. Rahmatan lil alamin
    May 22, 2011 at 1:31 pm | #25

    @jack,maaf,jangan ketus dulu my brother in islam..aku memberi 6 link diatas atas keprihatinan atas teror2 bom mengatasnamakan islam,yg hakikatnya membusukkan islam.karena mereka membom sasaran2 sipil..yg tak dicontohkan rasul.

    Siapa yg mengkafirkan jack,saya tak mengkafirkan siapapun.justru bomber2 dan alqaedah yg suka mengkafirkan jamaah islam.

    Saya tak suka ada saling kebencian islam-kristen.mari kita hidup damai,sebab islam agama damai.

    Saya tak bermaksud memecahbelah islam saudaraku,tapi mengingatkan akan penyimpangan2 dan kesesatan yg mengatas namakan islam,yg justru membusukkan islam.

    Saudaraku jack yg terkasih dalam islam,coba baca 6link diatas,beserta link2 lain ikutannya dengan teliti dan seksama..barulah saudaraku berkomentar.

    Saya tak bermaksud berdebat dgn anda.

  26. Rahmatan lil alamin
    May 22, 2011 at 1:39 pm | #26

    Coba saudaraku jack meneliti 6 link diatas dan ikutannya,tak meng kafirkan siapapun.justru usama,abb,alqaidah dan ranting2nya yg gampang sekali meng kafirkan umat islam.

    Apakah anda tahu jack resiko meng kafirkan orang lain??jika salah sasaran,justru berbalik pada dirinya menurut hadist rasul.

    Saudaraku,aku tak bermaksud berdebat dgn anda,bacalah dulu 6 link diatas beserta link2 turutannya.

    Semoga mencerahkan kita semua..ya Allah,lindungilah umat Mu ini dari kesalah pahaman.

  27. faham
    May 22, 2011 at 3:29 pm | #27

    @All

    Kalau kita lihat sejarah nabi nih….

    Ketika nabi dan sahabat-sahabatnya masih di Mekkah dimana mereka selalu dianiya dengan hebatnya sampai-sampai tidak tahan dan mengungsi dari Mekkah ke Madinah (Yastrib) dengan meninggalkan harta benda, perniagaan, ternak dan keluarga serta saudara-saudaranya.

    Setelah mengungsi tersebut tersiar kabar bahwa khafilah dagang orang quraish Mekkah (kalau gak salah Abu Sofyan) akan melewati daerah Yastrib tersebut, dan nabi pun melakukan “pembalasan” dengan menyerang & merampas khafilah dagang tersebut… (Mohon maaf kalau ceritanya tidak lengkap).

    Yang menjadi pertanyaan saya :
    - Apakah dibenarkan menyerang khalifah dagang orang Quraish dari Mekkah di daerah Yastrib tersebut?

    Bagaimana pendapat teman-teman?
    *

    Hal ini saya sampaikan mengingat ada “pendapat” dari sebagian orang bahwa menyerang musuh bukan di daerah konflik adalah HARAM/TIDAK DIPERBOLEHKAN… (kasus Osama, Amrozy cs, dll)

    Hal lain adalah, persenjataan dahulu masih “tradisionil” yaitu Pedang, tombak, dll dan kalau berperang saling berhadapan pasukan vs pasukan. Tapi sekarang persenjataan sudah canggih (bom, rudal, pesawat, tank, dlsb) yang ledakkannya tidak melihat mana musuh, mana yang bukan dan kalau berperang TIDAK BERHADAPAN antara pasukan vs pasukan mengingat persenjataan yang tidak sebanding.

    Bagaimana menurut kalian, mengingat umat muslim banyak di aniaya dan tidak diperlakukan dengan adil (pemicu semua kejadian ini Osama, Amrozy, dll) adalah bersumbser dari kasus Palestina.

    Apakah harus berdiam diri? sedang mereka meyerang secara terang-terangan dengan pembunuhan?
    mohon pendapatnya…

  28. jack
    May 22, 2011 at 4:59 pm | #28

    @rahmat

    Saudaraku jack yg terkasih dalam islam

    saya kira sangat aneh seorang muslim memakai kalimat diatas,siapa sebenarnya anda?

  29. jack
    May 22, 2011 at 5:00 pm | #29

    @faham

    senjata paling canggih sekarang ini adalah media masa

  30. Rahmatan lil alamin
    May 22, 2011 at 5:13 pm | #30

    @jack,saya muslim jack,jangan salah sangka.hanya karena saya memakai kata2 terkasih.

    Saya muslim yg berpegang pada quran,hadist,sahabat,para tabiut tabiin..

    Jack,kalau aku kristen menurut syakwasangkamu,mengapa aku merujuk kamu ke link2 islam?.hentikan dulu syakwasangkamu,pelajari 6 link yg aku beri.

    @faham,kasus nabi dan sahabat menyerang kafilah dagang quraisy itu masalah lain.kafilah itu terdiri dari laki2 kuat yg serupa tentara musuh,maka boleh diserang untuk melemahkan makar mereka.waktu itu mekkah adalah pusat memerangi islam.

  31. jack
    May 22, 2011 at 5:22 pm | #31

    @rahmat

    sepandai2 tupai melompat akhirnya akan jatuh juga, anda pasti tahu peribahasa itu bukan?

    muslim hanya berpegang pada Al Quran dan hadis sedangkan para sahabat adalah contoh bukan pegangan (ingat walaupun nabi sekalipun tidak akan terlepas dari kesalahan)

    anda merujuk ke link islam, itu karena anda tahu semakin keras islam dilawan maka akan semakin kuat umat islam

  32. Rahmatan lil alamin
    May 22, 2011 at 5:25 pm | #32

    @faham dan jack,tujuan ku memposting link2 diatas supaya kita semua sadar.

    1)alqaidah,abb dan ranting2nya punya akidah berbahaya,menganggap negri2 muslim beserta pimpinan2nya kafir dan murtad karena tak berhukum dgn hukum islam.padahal menurut timbangan ahlu sunnah wal jamaah,mengkafirkan orang2 muslim tak boleh sembarangan.baca lagi link2nya
    2).mereka menganggap kafir pimpinan,aparat2 muslim,hingga layak dibom,seperti kasus masjid cirebon.mereka di doktrin masjid cirebon=masjid dhiror.

    Adapun jihad2 yg benar tampa memerangi penguasa muslim,tampa menyerang sipil,wanita dan anak2,aku mendukung..seperti jihad nenek moyang kita dulu dalam kemerdekaan dan jihad palestina,dll.

    Pendeknya jack dan faham,islam tak pernah mengajarkan jihad membom masjid,gereja,sasaran sipil,membunuh wanita dan anak2 serta kafir zimmi,dst.

    Jihad islam adalah ber prikemanusiaan dan beradab,sebab islam agama damai yg punya kesopanan yg tinggi dalam perang dan damai.

  33. Rahmatan lil alamin
    May 22, 2011 at 5:33 pm | #33

    @jack,seakan akan kamu tak percaya ada orang2 islam yg tergelincir dalam kesesatan paham karena salah menafsirkan quran dan hadist.

    Sejarah islam telah membuktikan,ada oknum umat islam salah menafsirkan teks2 quran dan hadis,melahirkan kesesatan khawarij,murjiah,muktazilah,qadariah,jabariah,sufiah,dst.

    Islamnya tetap baik,namun yg menjadi jelek adalah oknum2nya yg salah menafsirkan islam.

  34. Rahmatan lil alamin
    May 22, 2011 at 5:41 pm | #34

    @jack,nampaknya anda dipenuhi syakwasangka,sampai2 kau menuduhku kristen..

    Sampai aku bertanya tanya:SUDAHKAH KAMU TUNTAS MEMBACA 6 LINK YG AKU RUJUK?DAN LINK2 TURUTANNYA DI 6 LINK ITU?

    Aku menutup diskusi sampai disini,aku tak berminat berdebat denganmu.

    Pesanku:BACA JACK,BACA LINK2 ITU DENGAN SEKSAMA..

    Jika anda tak paham juga,mungkin butuh waktu..sekian,cukup 6 link ini ku beri untuk meluruskan penyimpangan alqaidah dan ranting2nya..

    Ya Allah,tolonglah hamba2Mu ini,berilah mereka kefahaman ya Allah,hapuslah syakwasangka mereka dengan cahaya ilmu dan penelitian akan syariat2Mu.

  35. jack
    May 22, 2011 at 5:43 pm | #35

    @rahmat

    Kaum muslimin sedunia adalah saudara seiman, seperti yang termaktub dalam firman Allah SWT, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman tak lain adalah saudara.”(QS Al-Hujurat: 10) Dalam ayat tersebut, Allah SWT menyatakan bahwa ikatan persaudaraan itu ada dalam bingkai keimanan, bukan nasab (keturunan), bukan suku dan adat istiadat, bukan pula kesamaan nasib dalam riwayat sejarah. Selanjutnya, peryataan yang mendukung ayat di atas disampaikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sabdanya, “Setiap Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya. Ia tidak berbuat zalim kepadanya juga tidak membiarkannya tersakiti ataupun terzalimi.” (HR Bukhari No.: 2262 dan Muslim No.: 4650) Dalam hadits lain, beliau juga bersabda, “Tolonglah saudaramu dalam kondisi zalim maupun dizalimi.” (HR. Bukhari No.: 2263) Dalam shahih Muslim, diterangkan tentang maksud hadis tersebut; Nabi bersabda: “Jika dia berbuat zalim, maka kau cegah dia dari kezalimannya itu, itulah yang disebut menolongnya. Tetapi bila ia dizalimi maka wajib pula bagi yang lain untuk menolongnya terbebas dari kezaliman itu.” (HR. Muslim, No.: 4681)

  36. jack
    May 22, 2011 at 5:48 pm | #36

    @rahmat

    saya tidak pernah menuduh anda beragama kristen, anda sendiri yang menyimpulkannya demikian

    sepertinya tujuan sebenarnya anda kesini adalah untuk menunjukkan kesalahan penerjemahan Al Quran? apa saya benar?

    seingat saya anda sudah pernah bilang mau mengakiri diskusi ini tapi kenapa masih disambung lagi sampai perlu pamit untuk yang kedua kali

  37. Rahmatan lil alamin
    May 22, 2011 at 5:52 pm | #37

    @Jack

    kita tak usah debat kusir jack,sebaiknya:

    IQRA JACK,BACA DAN BACA LINK2 YG KU BERI SEMUANYA.

    Semoga engkau faham jack apa maksudku.

  38. Rahmatan lil alamin
    May 22, 2011 at 5:54 pm | #38

    Karena aku masih ada uneg2 yg aku perlu tumpahkan jack,oke,ku rasa,kita akhiri saja total diskusi ini jack.

  39. jack
    May 22, 2011 at 6:35 pm | #39

    @rahmat

    terima kasih atas link2 yang sudah anda berikan

    seperti kata imam ahmad, tidaklah sama orang yang mencari kebenaran tapi salah dengan orang yang mencari kejahatan kemudian mendapatkanya

    salah satu tujuan dari diskusi adalah untuk memecahkan masalah, jika anda masih mempunyai uneg2 kenapa harus diakhiri diskusinya, saya hanya menanyakan kenapa anda sampai pamit untuk yang kedua kali, bukan untuk mengakhiri diskus dengan anda

  40. faham
    May 22, 2011 at 6:46 pm | #40

    @Rahmat

    Pendeknya jack dan faham,islam tak pernah mengajarkan jihad membom masjid,gereja,sasaran sipil,membunuh wanita dan anak2 serta kafir zimmi,dst.
    ============
    saya setuju dengan tulisanmu diatas karena AlQur’an pun mengajarkan demikian (secara umum).

    namun masih ada ganjalan (terkait post saya no.27)… dimana nabi dahulu menyerang khafilah dagang orang qurais Mekkah di daerah Yastrib (bukan di Mekkah dimana nabi “diperangi” oleh orang Quraish).

    keduanya, senjata makin canggih tapi malah tidak bisa menentukan sasaran dengan benar… sekali meledak hancurlah sekelilingnya (baik musuh, anak2, orang tua, atau orang2 yang tidak berdosa, gedung2, ternak, dll).
    bagaimanakah kita harus bersikap? Apa membalas pake bom juga yang jelas sasarannya tidak pandang bulu tsb….
    lagian tidak mungkin berperang secara frontal seperti jaman dulu pasukan vs pasukan…

    bagaimana menurut teman-teman?

  41. jack
    May 22, 2011 at 7:10 pm | #41

    kekerasan akan terus melahirkan kekerasan, jika pelakunya adalah umat islam maka akan menjadi kewajiban kita sebagai saudara untuk saling mengingatkan

  42. faham
    May 23, 2011 at 9:15 am | #42

    @All

    Sebenarnya ada hal-hal yang patut di puji dari ghirah Islam, dalam hal ini saya pribadi setuju, salut, bangga, dan iri atas semangat teman-teman dalam memperjuangkan Islam dan harga diri kaum muslimin terutama perjuangan Osama bin Laden yang begitu gigihnya melawan ketidakadilan yang dilakukan pihak “barat” terhadap umat/negara Islam khususnya Palestina & Irak. Beliau seorang konglomerat kelas kakap mau meninggalkan kekayaan, kenikmatan dunia demi perjuangan yang diyakininya yaitu jihad secara fisik/berperang (semoga Allah memaafkan kesalahan beliau dan menerima niat baik beliau, amien).

    Meskipun sebagian orang men capnya “teroris”, yang saya sedihkan malah orang Islam sendiri tidak luput ikut2an… bagi saya beliau orang yang mempunyai ghirah dalam menegakkan harga diri umat muslim…
    dan seandainya benar bahwa pelaku 11 september adalah beliau, maka yang dia serang bukan sasaran sipil !! tapi pusat ekomomi AS dan markas pantagon…. Saya memahami pemikiran beliau untuk menyerang ke-2 tempat ini, tidak lain untuk melumpuhkan AS khususnya hegemoni di dunia muslim dengan perlakuan yang tidak adil.

    Hanya dengan segelintir orang yang disebut “teroris” yang dinisbatkan oleh dunia barat menandakan mereka sangat ketakutan dengan perlawanan umat muslim/kebangkitan Islam. Sehingga untuk melawan “segelintir teroris” ini maka biangnya teroris (Amerika cs) meminta bantuan semua sekutunya (cecunguk) untuk melawan Osama.

    ya Allah, saya sedih karena saya tidak bisa mencontoh beliau… yang saya bisa lakukan hanyalah berpangku tangan dan menonton saudara-saudaraku yagn dibunuh, baik anak-anak, orang tua, perempuan, masjid-masjid-Mu serta terusir terusirnya saudara-saudaraku dari tanah mereka….

    semoga banyak pejuang-pejuang Islam yang tetap istiqomah dalam nenegakkan Diin-Mu sesuai dengan syariat-Mu…

    ya Allah ampunilah aku, berilah aku kekuatan, kesanggupan, hidayah dan petunjuk-Mu…..

  43. faham
    May 23, 2011 at 9:41 am | #43

    Saya maklum tulisan saya di atas pasti ada yang Pro dan Kontra.
    Itu hanya pemikiran saya saja tentang Osama dan saya berharap untuk tidak diperdebatkan….
    apalgai kalau dihubungkan dengan kasus Bom Cirebon, sepertinya sangat jauh berbeda…. kasus Cirebon menurut saya, jelas sangat menyimpang jauh dari aturan syariat Islam….

    Saya mohon maaf apabila ada yang tidak sependapat.

  44. CMIIW
    May 27, 2011 at 4:55 pm | #44

    Sudahlah saudaraku tidak perlu didebatkan masalah osama lagi, hanya allah swt lah yang tau apa yang sebenarnya terjadi.Dan hanya allah lah juga yang tau siapa sajakah yang sungguh2 berjuang dijalan-Nya. Jadi soal osama dan yg lainnya pendapat saya pribadi saya tidak tau apakah dia benar atau salah. Menurut saya jika dia melanggar perintah allah swt yang tertulis dalam al-qur’an maka dia salah.
    Tidak peduli itu untuk menghancurkan perekonomian atau yg lainnya, selama orang/kelompok itu berjihad dengan cara yg salah (membunuh anak2,perempuan,orang tua renta,dll) maka dia salah.

  45. CMIIW
    May 27, 2011 at 5:02 pm | #45

    “Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya” (QS. Al Hajj (22):39)

    dan teroris melanggar aturan jihad itu sendiri

    1. dilarang dalam peperangan:

    a. merusak tempat ibadah dan ruang publik –> yg main bom2 an di mesjid, gereja , pasar dsj jelas sudah melanggar larangan ini

    b. dilarang membunuh wanita dan anak2 ..

    c. face to face, artinya benar2 ada musuh yg dilawan –> bukan musuhnya ada di belahan bumi mana, bomnya di indonesia ,

    d. memerangi dengan cara musuh memerangi –> jika musuh berperang dengan pemikiran maka lawan dengan pemikiran, senjata lawan senjata dslnjutnya .. (implikasinya jelas : jika di Palestina , Israel menjajah dengan senjata ya lawan senjata, di Indonesia ada pihak yg menjajah dgn pemikiran ya lawan pemikiran)

  46. ahzay
    May 31, 2011 at 4:39 pm | #46

    Komentar ane:

    1. Benarkah yang menyerang gedung WC tertinggi di dunia adalah osama??? Kalo iya, apakah amerika sebodoh itu sampai untuk menangkap 1 orang 1 negara harus luluh lantah untuk menebusnya??? Padahal hasilnya pun NOL BESAR, penuh kontradiksi…dulu dikatakan sudah mati, ternyata hidup lagi, mati lagi, hidup lagi…sakti amat ya osama ini… udah matipun mau dilarung di laut, emang agamanya apa sampai mesti dijadikan tumbal ke laut?

    2. Sepertinya istilah teroris mesti diluruskan, masak negara israel yang jelas2 melanggar hukum internasional sekalipun malah dianggap pahlawan sama amerika???

    3. Mau coba membandingkan yang ini:

    CMIIW wrote: face to face, artinya benar2 ada musuh yg dilawan –> bukan musuhnya ada di belahan bumi mana, bomnya di indonesia

    vs

    Faham wrote: dimana nabi dahulu menyerang khafilah dagang orang qurais Mekkah di daerah Yastrib (bukan di Mekkah dimana nabi “diperangi” oleh orang Quraish).

    Ada yang bisa kasih pencerahan???

  47. faham
    June 9, 2011 at 4:54 pm | #47

    @CMIIW

    Tolong saya beri pencerahan (selain yang dibandingkan Ahzay point 1.c)
    menurut anda perang harus face to face, mungkin anda “bernostalgia” dengan perang jaman rasulullah dimana memakai pedang…
    sekarang kondisinya lain, musuh tinggal pencet tombol maka meluncurlah rudal/bom dan jelas ledakkannya tidak akan memilah-milah sasaran, mana anak2, tempat ibadah, hewan, dll, rumah sakit, dll. Nah harus bagaimana umat muslim?? berdiam diri (pasrah) karena takut membunuh yang diharamkan atau tetap nekad berperang dengan membawa pedang atau mau menggunakan bom (“yang tidak bermata”)??

    sebenarnya ada jalan (solusi) dari AlQur’an bagi yang membunuh yang telah Allah haramkan baca AQ 4:92

    dan JIHAD adalah kewajiban bagi kaum muslim untuk membela muslim lainnya (agama Islam), sesungguhnya persaudaraan umat muslim itu bukan karena hubungan darah atau suku tapi karena AGAMA, yaitu : ISLAM !

    wallahu’alam bi shawab

  48. CMIIW
    June 14, 2011 at 2:58 pm | #48

    @ahjay dan faham

    1. soal sejarah nabi yang menyerang khafilah dagang orang qurais itu bukannya gagal yah? yang terjadi malahan perang sama golongan lain. (perang badar). Tadinya kaum muslim mau balik ke madinah karena penyerangan kepada khafilah gagal. tapi turun ayat (lupa lagi gw surah n ayatnya). yang intinya allah swt telah menjanjikan salah satu dari dua golongan itu untuk kaum muslim (maksud golongan disni adalah gol. khafilah dagang n pasukan perang qurais ).

    2. apakah kita harus berdiam diri jika diperangi ? Tidak !

    “Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu, (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: “Tuhan kami hanyalah Allah”. Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa,” (QS Al-Hajj (22) ayat 39-40)

    ” Bulan haram dengan bulan haram , dan pada sesuatu yang patut dihormati , berlaku hukum qishaash. Oleh sebab itu barangsiapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (QS Al-Baqarah (2) ayat 194)

    Anda lihat? dalam al-quran kita diizinkan berperang fisabililah ketika kita diperangi dengan catatan seimbang. artinya jika perang mulut maka serang dengan mulut jika perang fisik yah serang dengan fisik. ketika damai yah kita juga harus damai. janganlah ada teror.

    Nah anda bayangkan saja ketika kita hidup berdampingan dengan non muslim tiba2 ada bom meledak apakah ini disebut jihad fisabililah ? Tidak! jihad artinya berusaha sekuat tenaga. tapi jihad dibedakan menjadi 2 yaitu jihad fisabililah (berjuang di jalan allah) dan jihad fisabisyaiton (berjuang di jalan syaiton) referensi di al-qurannya bisa dilihat di surat annia (4) ayat 76.
    Tinggal anda pilih mau berjuang dijalan allah ato di jalan syaitan?

    bersambung…..

  49. cmiiw
    June 14, 2011 at 3:32 pm | #49

    lanjut …

    3. Nabi muhammad selalu kepada para sahabatnya yang hendak di utus ke medan juang. Untuk itu marilah kita perhatikan pesan rasulullah SAW kepada Zaid bin Haritsah r.a yang akan mengepalai pasukan islam sebagai berikut :

    “aku wasiatkan kepada kamu sekalian agar kamu selalu bertaqwa kepada allah dan berlaku baik terhadap setiap muslim.Perangilah dengan nama allah dijalan allah setiap orang yang ingkar kepada allah. Jangan kamu berkhianat,jangan kamu berlaku kejam,dan janganlah kamu membunuh anak kecil,kaum wanita maupun orang tua renta. Janganlah kamu membunuh orang yg mengasingkan dirinya dalam kuilnya,dan janganlah kamu merusak pohon kurma,pohon-pohon lainnya dan janganlah kamu merusak rumah.”
    (sumber : khazanah peradaban islam ,karya DR. musthafa Husni As-siba’i)
    perlu digaris bawahi kita harus perhatikan konteksnya (dihadis ini kaum muslim sedang berperang jadi, hadis ini berlaku saat terjadi peperangan fisik).

    Faham said :
    “berdiam diri (pasrah) karena takut membunuh yang diharamkan atau tetap nekad berperang dengan membawa pedang atau mau menggunakan bom (“yang tidak bermata”)??”

    saya tanya apakah anda muslim ?
    jika iya seharusnya anda tahu bahwa nabi muhammad dikirim allah sebagai rahmat bagi seluruh alam. Artinya ajarannya pun berlaku universal, untuk semua bangsa dan zaman setelah nya.
    Saya perlu tekankan bahwa nabi muhammad SAW tidak menyuruh kita untuk berperang hanya dengan menggunakan pedang saja. Tapi nabi muhammad SAW menyuruh kita untuk berperang fisabililah dan bertaqwa kepada allah SWT serta tidak berlaku zalim.

    “Terus bagaimana peperangan dimasa sekarang dengan alat2 perang yg canggih yang bisa membunuh ribuan bahkan jutaan orang hanya dengan sekali tekan tombol? apakah kita harus tetap menggunakan pedang agar tidak menimbulkan korban wanita,orangtua,anak2 (sipil)?”

    Saya tanya sekarang , apakah dengan menggunakan senjata modern wanita,anak2, dan orang tua pasti kena? Tidak kan? itu tergantung tempat mana yang akan jadi sasaran kita, apabila tempat militer tentu saja yg menjadi korban adalah militer dan bukan sipil. tapi jika kita serang perkotaan atau tempat umum lainnya maka yang jadi korabn adalah sipil.

    “Lalu bagaimana dengan senjata pemusnah masal seperti nulir?”
    kita harus tau apakah banyak mudaratnya ato manfaatnya? dalam hal ini nuklir jelas banyak mudaratnya karena selain memusnahkan banyak orang tak bermasalah juga membunuh binatang , tanaman dan merusak lingkungan yang bisa berakibat puluhan tahun setelah kejadian itu.
    nah apakah tidak ada cara lainnya? tentu saja ada, kita bisa menggunakan senjata yang “bermata”.

    sebenanya dijaman dulu (zaman nabi muhammad SAW) juga bisa menggunakan senjata tidak “bermata” lho…. yaitu dengan meracuni sumber air minum. Saya yakin untuk bisa meracuni sumber air minum sehingga menimbulkan banyak nyawa melayang sangatlah mudah. Di samping waktu itu belum ada ilmuwan hidrologi serta itu adalah jajirah arab yang mendapatkan curah air hujan yg kecil.
    Tapi nabi Muhammad tidak melakukannya. Kenapa?
    Karena tujuannya bukan untuk itu, melainkan hanya agar orang2 mau beriman kepada allah. Bukan untuk menjadkan muslim satu-satunya bangsa dan islam satu-satunya agama. sebagaimana firman allah SWT dalam qur’an surah yunus (10) ayat 99 :

    “Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ?”

    dan surah al-baqarah (2) ayat 256

    “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

    ingat saudaraku Jihad berarti berjuang bisa dengan cara baik ataupun jahat.
    orang yang berjuang dengan cari yang baik dan beriman kepada allah dinamakan jihad fisabililah sedangkan berjuang dengan cara yang jahat dinamakan jihad fisabi syaiton sebagaimana dijelaskan dalam QS ANNISA (4) AYAT 76 :
    “Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah.”

  50. faham
    June 17, 2011 at 10:16 am | #50

    CMIIW

    Jawab :
    soal sejarah nabi yang menyerang khafilah dagang orang qurais itu bukannya gagal yah? yang terjadi malahan perang sama golongan lain. (perang badar). Tadinya kaum muslim mau balik ke madinah karena penyerangan kepada khafilah gagal. tapi turun ayat (lupa lagi gw surah n ayatnya). yang intinya allah swt telah menjanjikan salah satu dari dua golongan itu untuk kaum muslim (maksud golongan disni adalah gol. khafilah dagang n pasukan perang qurais ).
    ==== ==========
    Betul gagal, karena pihak musuh mengetahui rencana penyerangan ini. Cuma pointnya niat sudah terlaksana dengan mantap sampai bulak-balik dicari tuh khalifah dagang….
    *

    Jawab :
    apakah kita harus berdiam diri jika diperangi ? Tidak !
    “Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu, (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: “Tuhan kami hanyalah Allah”. Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa,” (QS Al-Hajj (22) ayat 39-40)
    ” Bulan haram dengan bulan haram , dan pada sesuatu yang patut dihormati , berlaku hukum qishaash. Oleh sebab itu barangsiapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (QS Al-Baqarah (2) ayat 194)
    === ===========
    Setuju, saya juga berpendapat jangan berdiam diri ketika diserang (wajib membela diri) dan harus siap JIHAD, seperti yang saya posting di post#47
    *

    Jawab :
    Anda lihat? dalam al-quran kita diizinkan berperang fisabililah ketika kita diperangi dengan catatan seimbang. artinya jika perang mulut maka serang dengan mulut jika perang fisik yah serang dengan fisik. ketika damai yah kita juga harus damai. janganlah ada teror.
    === ==========
    Namun, apakah benar perang mulut harus dilawan dengan mulut? Fisik dengan fisik? Setahu saya sih, bagi orang kafir yang tidak hentinya2 menjelek-jelekkan islam tanpa ilmu (melalui lisan/tulisan) dan sudah diperingatkan wajib dibunuh!?. Dan kalau gak salah, ada kasus nyata waktu penaklukan mekkah, dimana sebagian besar orang dibebaskan tapi ada sebagian yang kena hukuman mati, salah satunya yaitu orang2 yang tiada henti telah memfitnah islam melalui lisan.
    Dan adalagi kasus orang yang murtad… Kalau nggak salah ada 2 sikap terhadap orang murtad : 1. Membiarkan, kalau ybs ingin tetap murtad asal tidak memfitnah ajaran Islam. 2. Dibunuh, kalau ybs tetap murtad tapi menjelek2kan dan memfitnah islam.
    Sepertinya kasus murtad (masal) yang diperangi ini pernah terjadi di jaman sahabat rasulullah…..

    Dan Kalau kasusnya diperangi fisik, jelas kita harus siap memberi perlawanan….
    Dengan kasus-kasus diatas, rasanya tidak setiap kasus harus diperlakukan sama, perang mulut tidak harus dengan perang mulut, tulisan tidak harus dilawan dengan tulisan, adakalanya jalan terakhir adalah “perlawanan fisik”.
    Wallahu’alam
    *

    Jawab :
    Nah anda bayangkan saja ketika kita hidup berdampingan dengan non muslim tiba2 ada bom meledak apakah ini disebut jihad fisabililah ? Tidak! jihad artinya berusaha sekuat tenaga. tapi jihad dibedakan menjadi 2 yaitu jihad fisabililah (berjuang di jalan allah) dan jihad fisabisyaiton (berjuang di jalan syaiton) referensi di al-qurannya bisa dilihat di surat annia (4) ayat 76.
    Tinggal anda pilih mau berjuang dijalan allah ato di jalan syaitan?
    ====== ===========
    Masalah main bom tanpa alasan yang dibenarkan agama, jelas saya tidak setuju, seperti kasus Cirebon (baca post#43)
    Saya mengetengahkan kasus Negara Amerika/Israel yang berlaku tidak adil terhadap Palestina serta penyerangan Afghanistan dan Irak, dan hal ini menyebabkan Usama bin Laden dengan ghirah islamnya menyerang balik Amerika….
    Dan yang diserang Usamah (jika benar beliau pelakunya) ternyata bukan sasaran sembarangan mengingat beliau telah menyerang gedung pusat dagang amerika (WTC) dan kantor pertahanan (Pentagon), hal ini hampir sama dengan yang dilakukan Nabi yang akan menyerang khalifah dagang di Yastrib,dan beliau tidak menyerang di Mekkah, mungkin mengingat kekuatan yang belum mumpuni…
    Apakah Usamah yang menyerang Amerika (pusat dagang & gedung pertahanan) termasuk fisabisyaiton? Apakah nabi yang akan menyerang khalifah dagang quraish termasuk fisabisyaiton? Na’uzubillah, saya berlepas diri dari tuduhan ini, ya Allah ampunilah kami dari buruk sangka ini…..
    *

    next….

  51. faham
    June 17, 2011 at 10:16 am | #51

    Jawab :
    Nabi muhammad selalu kepada para sahabatnya yang hendak di utus ke medan juang. Untuk itu marilah kita perhatikan pesan rasulullah SAW kepada Zaid bin Haritsah r.a yang akan mengepalai pasukan islam sebagai berikut :
    “aku wasiatkan kepada kamu sekalian agar kamu selalu bertaqwa kepada allah dan berlaku baik terhadap setiap muslim.Perangilah dengan nama allah dijalan allah setiap orang yang ingkar kepada allah. Jangan kamu berkhianat,jangan kamu berlaku kejam,dan janganlah kamu membunuh anak kecil,kaum wanita maupun orang tua renta. Janganlah kamu membunuh orang yg mengasingkan dirinya dalam kuilnya,dan janganlah kamu merusak pohon kurma,pohon-pohon lainnya dan janganlah kamu merusak rumah.”
    (sumber : khazanah peradaban islam ,karya DR. musthafa Husni As-siba’i)
    perlu digaris bawahi kita harus perhatikan konteksnya (dihadis ini kaum muslim sedang berperang jadi, hadis ini berlaku saat terjadi peperangan fisik).
    ==== =========
    Saya mengerti dan sangat setuju dengan hadis tersebut, 100% setuju!!!
    Nah sekarang pihak musuh (mis: Amerika/Israel) telah menyerang “negara2 Islam”, menggunakan bom yang sangat canggih…. Sedangkan anda tahu sendiri kemampuan pasukan muslim yang sangat2 tidak seimbang yang tidak mungkin berperang saling berhadapan!! Sedangkan pihak musuhpun telah berlaku “curang” yang tinggal pencet tombol bom/rudal melesat menuju sasaran yang kadang juga tidak akurat…. Sudah berapa banyak masjid, rumah sakit, sekolah yang hancur? Sudah berapa banyak korban anak2, perempuan, orang tua yang menjadi korban?? Rasanya tidak sedikit……
    *

    Jawab :
    saya tanya apakah anda muslim ?
    jika iya seharusnya anda tahu bahwa nabi muhammad dikirim allah sebagai rahmat bagi seluruh alam. Artinya ajarannya pun berlaku universal, untuk semua bangsa dan zaman setelah nya.
    Saya perlu tekankan bahwa nabi muhammad SAW tidak menyuruh kita untuk berperang hanya dengan menggunakan pedang saja. Tapi nabi muhammad SAW menyuruh kita untuk berperang fisabililah dan bertaqwa kepada allah SWT serta tidak berlaku zalim.
    === =========
    Saya, Insya Allah muslim yang hanya bisa shalat doang itupun banyak bolongnya alias abangan …. Alias muslim yang banyak bodohnya (bukan lulusan pesantren)…
    kalau mengenai Islam sebagai rahmatan lil alamin saya yakin 100%. Insya Allah saya tidak ada masalah dengan ajaran Islam….
    Yang saya pingin pencerahan adalah menyikapi kemajuan jaman (persenjataan) dengan aturan Islam tsb.
    *

    Jawab :
    Saya tanya sekarang , apakah dengan menggunakan senjata modern wanita,anak2, dan orang tua pasti kena? Tidak kan? itu tergantung tempat mana yang akan jadi sasaran kita, apabila tempat militer tentu saja yg menjadi korban adalah militer dan bukan sipil. tapi jika kita serang perkotaan atau tempat umum lainnya maka yang jadi korabn adalah sipil.
    === =======
    Dengan persenjataan sekarang kemungkinan besar korban yang tidak berdosa akan menjadi semakin besar dibanding memakai pedang karena pedang sangat berbeda dengan bom, panah berbeda dengan rudal, kuda berbeda dengan tank….. pedang yang ditebas paling makan 1 korban, panah yang dilepas paling makan 1 korban, tapi rudal/bom akan membuat hancur sekelilingnya….. apalagi Amerika/Israel pernah kalap pakai senjata pemusnah….. dan fakta ini pernah terjadi….
    *

    “Lalu bagaimana dengan senjata pemusnah masal seperti nulir?”
    kita harus tau apakah banyak mudaratnya ato manfaatnya? dalam hal ini nuklir jelas banyak mudaratnya karena selain memusnahkan banyak orang tak bermasalah juga membunuh binatang , tanaman dan merusak lingkungan yang bisa berakibat puluhan tahun setelah kejadian itu.
    nah apakah tidak ada cara lainnya? tentu saja ada, kita bisa menggunakan senjata yang “bermata”.
    === =========
    Justru itu yang saya permasalahkan…. Bagaimana kita harus bersikap? Sedang musuh memakai senjata masal seperti itu?
    Adakah senjata yang “bermata” sekarang?
    Saya lebih setuju “khayalan” film starwars, dimana senjatanya “pedang” tapi laser….. tapi mimpi kali ya… mana mau kaum kafir menggunakan hal tersebut???
    *

    sebenanya dijaman dulu (zaman nabi muhammad SAW) juga bisa menggunakan senjata tidak “bermata” lho…. yaitu dengan meracuni sumber air minum. Saya yakin untuk bisa meracuni sumber air minum sehingga menimbulkan banyak nyawa melayang sangatlah mudah. Di samping waktu itu belum ada ilmuwan hidrologi serta itu adalah jajirah arab yang mendapatkan curah air hujan yg kecil.
    Tapi nabi Muhammad tidak melakukannya. Kenapa?
    ==== =======
    Maaf, yang saya tahu sih penggunaan racun dalam peperangan ini dijaman nabi belum digunakan, termasuk jaman sahabat (tapi mungkin saya salah)…
    *

    Karena tujuannya bukan untuk itu, melainkan hanya agar orang2 mau beriman kepada allah. Bukan untuk menjadkan muslim satu-satunya bangsa dan islam satu-satunya agama. sebagaimana firman allah SWT dalam qur’an surah yunus (10) ayat 99 :
    “Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ?”
    dan surah al-baqarah (2) ayat 256
    “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
    ==== ============
    Sepertinya AQ 10:99 dan 2:256 tidak cocok dalam kasus ini… ini kasus perang sedangkan ayat tersebut adalah JANGAN ADA PEMAKSAAN TERHADAP SESEORANG UNTUK JADI MUSLIM dan TUHAN PUN TIDAK MENGHENDAKI HAL ITU , maaf kalau saya salah…..

    *
    ingat saudaraku Jihad berarti berjuang bisa dengan cara baik ataupun jahat.
    orang yang berjuang dengan cari yang baik dan beriman kepada allah dinamakan jihad fisabililah sedangkan berjuang dengan cara yang jahat dinamakan jihad fisabi syaiton sebagaimana dijelaskan dalam QS ANNISA (4) AYAT 76 :
    “Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah.”
    ==== =========
    Insya Allah saya mengerti dengan ayat tersebut dan tidak ada masalah…. Dan kata “perangilah” disitu lebih tepat ke dakwah…. Seperti “perangilah” korupsi, yaitu dilawan dengan “hukum”
    Yang saya permasalahkan itu persenjataan sekarang yang “tidak bermata” dan saat ini tidak mungkin umat muslim berperang secara berhadap-hadapan seperti dahulu…. Dimana dahulu (saling berhadapan) sehingga bisa menghindari korban anak2, wanita, tua renta, dll sehingga bisa sesuai seperti bunyi hadis yang telah mas kutip diatas…

    BTW, Terima kasih atas responnya… saya banyak mendapat informasi dan ilmu baru meskipun kurang menyentuh substansi yang dipermasalahkan…

  52. faham
    June 17, 2011 at 11:15 am | #52

    @All

    Adalagi hal yang PENTING untuk diwaspadai dari pihak Barat adalah MEMAKSAKAN KEHENDAKNYA….

    Kita tahu, satu-persatu “Negara Islam” telah “diperkosa” baik secara politik, ekonomi dan militer dan kita (umat muslim) tidak sadar dengan hal ini…. Dan untuk membenarkan tindakan ini, mereka (kaum kufar) membuat koalisi / opini bersama (sesama kaum kufar) seolah-olah BENARLAH tindakan mereka ini… dan umat muslim “tersihir” dengan opini kaum kufar ini sehingga terperdaya dan diam membisu malah mau diadu domba…
    Sungguh umat muslim tidak sadar atas tipu daya kaum kufar ini…. padahal mereka hanya tinggal menunggu waktu mendapat giliriannya untuk “diperkosa” masal oleh kaum kufar ini… mungkin sebentar lagi Indonesia, mungkin juga Iran, mungkin Yaman malah mungkin Arab Saudi…. benar2 hanya tinggal menunggu waktu saja…

    jelas dalam hal ini umat muslim SANGAT-SANGAT TIDAK SADAR !!!, meskipun yang digembar-gemborkan oleh pihak Barat tidak ada sangkut pautnya dengan agama tapi menjadi lain bagi umat muslim mengingat kita bersaudara bukan karena darah tapi karena agama Islam!!!! Dan yang patut kita sesali adalah malah umat muslim meminta pertolongan kepada kaum kufar, dan menjadikan kaum kufar sebagai pemimpin yang jelas sangat dilarang ajaran Islam AQ 3:28,

    Ini bukan kebencian saya terhadap kaum kufar (pihak Barat) tapi nyatalah akibat mengabaikan Al Qur’an sebagai petunjuk dimana umat muslim telah mengabaikan perintah Allah ini, maka tidak heranlah akibatnya seperti ini…… dan hanya bisa bertanya, kapan giliran kita??

    Astaghfirullah Hal Adzim….

  1. No trackbacks yet.

KIRIM KOMENTAR

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 235 other followers