SHOLATMU MENCEGAH PERBUATAN KEJI DAN MUNGKAR??

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاء وَالْمُنكَرِ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ
Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Qur’an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. QS Al-Ankabut (29) : 45
Sedikit ingin membahas ayat diatas dan semoga Allah menjaga saya dari pemahaman yang salah. Dari ayat diatas dikatakan bahwa fungsi sholat adalah untuk mencegah perbuatan keji dan mungkar. Namun banyak pertanyaan dan kenyataan yang ada bahwa begitu banyak orang yang sholat tapi ternyata tetap saja melakukan kekejian dan kemungkaran. Istilah kerennya STMJ (Sholat Terus Maksiat Jalan), apa ada yang salah dengan sholatnya?? Mari kita membahasnya dengan sedikit analogi.
Ketika ada orang yang menjadi tersangka dalam suatu kasus dan orang tersebut tidak ditahan, maka orang tersebut pasti dikenakan wajib lapor yang waktunya ditentukan oleh pihak kepolisian. Wajib lapor ini bertujuan agar tersangka tidak lari dan sekaligus mengkontrol tersangka agar tidak lagi berbuat kejahatan yang serupa atau kejahatan lainnya. Tersangka yang tidak ingin dan takut ditahan dalam masa penyidikan tentu saja akan mematuhi perintah wajib lapor ini karena bila perintah wajib lapor ini tidak dilakukan maka konsekuensianya adalah tentu saja tersangka akan mengalami penahanan. Adanya pihak kepolisian yang selalu memantau melalui perintah wajib lapor tersebut membuat tersangka takut untuk lari dan takut untuk melakukan kembali kejahatannya.
Sholat sebagai perintah “wajib lapor” yang diberikan Allah kepada manusia pada dasarnya adalah juga untuk memberi kontrol kepada manusia agar selalu ingat kepada Allah dan selalu mengingatkan manusia bahwa setiap saat ada Allah yang selalu mengawasi gerak-gerik mereka. Namun banyak orang yang melakukan sholat dengan motif-motif yang lain, ada yang hanya ingin menggugurkan kewajiban, karena faktor kebiasaan, jadi kalo tidak dilakukan serasa ada yang hilang, atau bahkan hanya karena ingin riya. Motif-motif yang lain inilah yang membuat sholat tidak berfungsi sebagai alat kontrol untuk mencegah perbuatan keji dan mungkar sehingga orang yang melakukan sholat walau dengan “khusyu” sekalipun maka mereka tetap suka melakukan perbuatan keji dan mungkar. Maka marilah kita sholat dengan motif takut kepada Allah, bila kita takut kepada Allah maka sholat bisa menjadi alat pengingat dan kontrol diri dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar. Kontrol wajib yang 5 kali dalam sehari tentu akan selalu menjaga kita.
Ya Allah, jadikan hati hamba agar selalu takut kepadaMu. Amin ….
Tulisan yang bagus, karena kita akan bertemu dengan Allah maka kita akan takut atau malu berbuat maksiat.
ulasan na bagus, tapi sedikit koreksi, bisa tidak kita berhenti menilai org lain dalam beribadah. seperti riya, pamer itu kan tergantung org na masing2,
dan tergantung niat na kan?
menurut saya yang paling bagus saat ini adalah berdoa kepada alloh swt agar senantiasa menghujani kita dengan rahmat dan kasih sayang Nya.
Assalammu’alaikum wr wb
Terimakasih terus mengingatkan dan menginspirasi untuk sholat, dan benar2 sholat tanpa ada motif selain Allah, karena sholat dengan motif hanya untuk Allah inilah yang bermanfaat buat kita dan umat sekalian. Islam menghendaki kita baik sholatnya dan baik juga budi pekertinya, jalankan perintahNya dan berbuat kepada sesama manusia. Alangkah beruntungnya juga jika kita dipimpin oleh pemimpin yang baik solatnya dan baik budi pekertinya..
@maskulinman, muslim, jack, and faham, dll….
Nanya ni,
Boleh dishare dong tentang solat tahajud, mau belajar sunah2 dan bacaannya….
Terimakasih
wassalam
SHOLAT DI NEW YORK
SHOLAT DI LONDON
SHOLAT DI GERMAN
SHOLAT TARAWIH DI KAKBAH MASJIDIL HARAM 2011
terima kasih atas infonya
Syarat sahnya shalat dengan berwudhu.
Bagaimana mau terhindar dari perbuatan keji dan munkar jika dari wudhu nya saja hanya sebatas membersihkan secara lahiriah, tidak melihat dan memahami secara hakikatnya.
Ya Allah, jadikan hati hamba agar selalu takut kepadaMu. Amin ….