Home > hadist > HADIST HADIST PELINTIRAN YANG SERING DIPAKAI PENGGUGAT DAN PENGHUJAT ISLAM (Part 2)

HADIST HADIST PELINTIRAN YANG SERING DIPAKAI PENGGUGAT DAN PENGHUJAT ISLAM (Part 2)

Oleh :Menjawab Fitnah Misionaris

11. ALLAH SUKA BERSIN, BENCI NGANTUK. ORANG MENGUAP DIKETAWAIN SETAN

Sahih Bukhari V8 B73 #242

Nabi berkata, “Allah suka dengan bersin dan tidak suka dengan menguap, jadi jika ada orang bersin lalu memuji Allah, maka menjadi kewajiban setiap muslim yang mendengarnya utk berkata: Yarhamukallah (Semoga Allah mengampunimu). Tapi mengenai menguap, itu dari

setan, jadi setiap orang harus berusaha menghentikannya jika ada yang menguap, jika orang cuma berkata ‘Ha’ ketika ada yang menguap,

Setan akan mentertawakannya.

 

JAWABAN :

HADITS ASLINYA :

DARI abu Hurairah, Rasulullah bersabda, ”Jika seseorang dr kalian menguap, maka tutuplah mulut dgn tangannya karena sesungguhnya syaitan Masuk ( ke dlm mulut yg terbuka) HR.Muslim kitab Az zuhud no 7129. Masih …dr Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, ”Menguap adalah dr syaitan. Maka apabila seseorang dari kalian menguap, tahanlah (dr menguap) dg sedaya upaya mungkin karena sesungguhnya apabila seseorang itu menguap sambil berbunyi ”HAAA” maka syaitan akan mentertawakannya”. (HR. BUKHARI, KITAB PENCIPTAAN NO 509)

HADITS LAINNYA :

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

“Sesungguhnya Allah menyukai bersin, dan membenci tindakan menguap. Maka apabila seseorang itu bersin, maka pujilah Allah (deng…an mengucapkan “الْحَمْدُ لِلَّهِ”) Manakala bagi setiap Muslim yang mendengar saudaranya bersin adalah menjadi tanggungjawabnya untuk mendoakannya (mendoakan saudaranya yang bersin) iaitu dengan menyebut “يَرْحَمُكَ اللهُ” (semoga Allah memberi rahmat kepadanya). Manakala menguap, ia adalah dari Syaitan. Maka apabila seseorang dari kalian menguap, tahanlah ia dengan sedaya upaya mungkin kerana sesungguhnya apabila seseorang itu menguap sambil berbunyi “Haaa” maka Syaitan akan mentertawakannya.” (Hadis Riwayat al-Bukhari, Kitab al-Adab, hadis no. 242)

Di dalam riwayat yang lain, juga dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda (maksudnya)

“Jika seseorang itu bersin, maka hendaklah ia memanjatkan pujian kepada Allah (dengan mengucapkan “الْحَمْدُ لِلَّهِ”). Manakala bagi setiap Muslim yang mendengar saudaranya bersin adalah menjadi tanggungjawabnya untuk mendoakannya (mendoakan saudaranya yang bersin) iaitu dengan menyebut “يَرْحَمُكَ اللهُ” (semoga Allah memberi rahmat kepadanya). Dan jika orang yang bersin mendengar saudaranya menyebutkan “يَرْحَمُكَ اللهُ”, maka hendaklah dia mengucapkan “يَهْدِيْكُمُ اللهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ” (Semoga Allah memberi petunjuk kepadamu dan memperbaiki keadaanmu)” (Hadis Riwayat al-Bukhari, Kitab al-Adab, hadis no. 243)

Juga adalah suatu sunnah, apabila seseorang itu bersin, hendaklah dia menutup atau meletakkan tangannya atau bajunya (atau kain yang seumpamanya) kepada mukanya sambil merendahkan mukanya dan memperlahankan suaranya.

Daripada Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu (maksudnya)

“Apabila Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersin, beliau meletakkan tangannya atau kain bajunya ke mulutnya (untuk menutupnya) sambil memperlahankan suaranya (bunyi bersin)” (Hadis Riwayat Abu Daud, Kitab al-Adab, hadis no. 5011. Lihat juga di dalam Shahih Sunan Abi Daud oleh Syaikh al-Albani)

===================================================

 

12. NGAPAIN NIH NABI JILATIN MAYAT??

Sahih Bukhari V2 B23 #360

Nabi mendatangi kuburan Abdullah bin Ubai setelah mayatnya dikubur. Mayat itu dikeluarkan lalu sang Nabi melumurkan ludahnya diseluruh tubuh mayat itu dan memakaikan bajunya sendiri.

JAWABAN :

BUNYI HADITS ASLINYA :

Telah mengabarkan kepada kami Abdul Jabbar bin Al ‘Ala bin Abdul Jabbar dari sofyan dari Amru dia berkata : Aku mendengar Jabir berkata “Rasulullah pernah mendatangi kuburan Abdullah bin Ubai sementara ia telah diletakan dekat lahatnya lalu beliau berdiri disampingnya Rasulullah kemudian menyuruh mengeluarkannya lalu diletakan diatas lututnya beliau kemudian memakaikan bajunya dan meniup sedikit air liurnya (IMAM NASA’I)

MAKNA HADITS :

Abdullah bin Ubai adalah seorang yang pernah menfitnah Aisyah telah berbuat Zinah, Allah menerangkan kepada Rasulullah tentang kesucian Aisyah dan Rasulullah meminta kepada Abdullah bin Ubaid untuk meminta ma’af, lebih lanjut dikabarkan bahwa sebelum Abdullah Ubaid ini melaksanakan niatnya untuk meminta ma’af, dikabarkan lebih lanjut bahwa Abdullah bin Ubaid mati dibunuh.

Tentang Rasulullah memakaikan baju dan meniupkan air liurnya adalah sebagaimana kita ketahui bahwa apapun barang yang dikenakan ataupun bagian dari tubuhnya Rasulullah adalah di Haramkan Allah bagi Api neraka untuk menyentuhnya, tujuan dipakaikan baju dan air liurnya adalah untuk melindungi tubuh Abdullah bin Ubai dari Siksa Api Neraka.

Wallahu A’lam

===================================================

13.  BALAS DENDAM PADA KADAL YANG MENYEMBURKAN API

Sahih Bukhari V4 B55 #579

Rasulallah memerintahkan bahwa kadal harus dibunuh dan berkata “Karena Kadal pernah menyemburkan api pada Abraham.”

JAWABAN :

Dalam Shahih Bukhari terdapat keterangan mengenai sebab pengharaman cicak, yaitu ia pernah meniup-niupkan api kepada Nabi Ibrahim AS yang sedang dibakar oleh Raja Namrud. Diriwayatkan oleh Ummu Syuraik RA bahwa :

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى… اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِقَتْلِ الْوَزَغِ وَقَالَ كَانَ يَنْفُخُ عَلَى إِبْرَاهِيمَ عَلَيْهِ السَّلَام

“Rasulullah SAW telah memerintahkan membunuh cicak dan beliau bersabda dulu cicak pernah meniup-niup [api] kepada Ibrahim AS.” (Ibnu Hajar Al-Asqalani, Fathul Bari, hadis no 3109).

Wallahu A’lam

===================================================

14. MELIHAT ULAR BISA BIKIN BUTA & MENYEBABKAN ABORSI

Sahih Bukhari V4 B54 #527

Nabi berkata, “Bunuh ular bergaris putih dipunggungnya, karena akan membuat buta yang melihat dan menyebabkan aborsi.”

JAWABAN :

HADITS ASLINYA :

Telah menceritakan kpdku ‘Amru bin Muhammad An Naqid; Telah menceritakan dari Salim dr Bapaknya dari Rasulullah, bersabda; ”Bunuhlah semua ular, terutama ular bergaris putih dipunggungnya dan yg putus ekornya, krn ke 2 nya dpt menggugurkan kandungan perempuan hamil dan membutakan mata”. Kata Salim,”karena itu Ibnu Umar membunuh setiap ular yg ditemuinya”. (HR. MUSLIM, No. 4140)

HADITS LAINNYA :

dari Abu Lubabah, Rasulullah bersabda:”Janganlah kalian membunuh ular kecuali ular yg berekor pendek dan ular belang karena ular jenis ini dapat menggugurkan kandungan dan merabunkan penglihatan, untuk itu bunuhlah”. (HR bukhari No. 3065).

MAKNA HADITS :

Yang dimaksud dapat menggugurkan kandungan dan membuat mata buta disini adalah apabila ular tersebut menggigit dan menyemprotkan racunnya, Apabila disemprotkan racunnya mengenai mata maka akan menimbulkan kebutaan, apabila menggigit badan berakibat pada kematian dan apabila orang tersebut dapat diselamatkan dari racun ular tersebut, maka akan mengalami keguguran apabila yang digigit tersebut adalah wanita yang sedang hamil.

Wallahu A’lam

===================================================

15. NABI TAKUT GERHANA, DIKIRA DUNIA KIAMAT!! wkwkwkwk

Sahih Bukhari Volume 002, Buku 018, No. 167.

Diriwayatkan oleh Abu Musa: Gerhana Matahari dan nabi bangun, takut bahwa itu saatnya kiamat. Dia masuk mesjid dan sholat dengan Qiyam dan sujud terlama yang pernah aku lihat dia lakukan. Lalu dia berkata, “Pertanda ini dikirim Allah bukan karena ada yg hidup (lahir) atau

matinya seseorang, tapi Allah membuat pengikutNya takut dengan itu. Jadi jika kalian melihat yang seperti itu, langsunglah ingat Allah, Serulah Dia dan minta ampunanNya.”

JAWABAN :

HADITS ASLINYA BERBUNYI :

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al ‘Ala berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Buraid bin ‘Abdullah dari Abu …Burdah dari Abu Musa berkata, “Ketika terjadi gerhana matahari, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berdiri dengan tergesa-gesa seolah-olah akan terjadi hari kiamat. Beliau lantas mendatangi masjid dan shalat dengan berdiri, rukuk dan sujud yang paling panjang, yang pernah aku lihat dari yang beliau pernah lakukan. Kemudian beliau bersabda: “Inilah dua tanda-tanda yang Allah kirimkan, ia tidak terjadi karena hidup atau matinya seseorang, tetapi ‘(Dia, Allah mempertakuti hamba-hambaNya dengannya) ‘ (Qs. Az ZUmar: 16). Maka jika kalian melihat sesuatu padanya (gerhana), maka segeralah untuk mengingat Allah, berdoa dan minta ampunan.” (BUKHARI)

HADITS LAINNYA :

 

Dari Ibnu Abbas : Ketika terjadi gerhana matahari Rasulullah saw, shalat gerhana dengan delapan kali ruku’ dan empat kali sujud (dalam 2 rakaat) (Muslim : Nomor 1513), hadits laiinya : Bukhari N0. 1003, Imam Ahmad : 6230, 12182, Sunan Darimi : No.1485)

===================================================

16. MAU MATI SYAHID? GAMPANG! SAKIT PERUT AJA!!

Sahih Bukhari Volume 007, Buku 071, No. 629.

Diriwayatkan oleh Abu Huraira: Nabi berkata, “Dia (seorang muslim) yang mati karena sakit perut adalah seorang martir (Syahid), dan dia yang mati karena wabah adalah seorang martir.”

JAWABAN :

HADITS ASLINYA :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا تَعُدُّونَ الشَّهِيدَ فِيكُمْ قَالُو…ا يَا رَسُولَ اللَّهِ

مَنْ قُتِلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَهُوَ شَهِيدٌ قَالَ إِنَّ شُهَدَاءَ أُمَّتِي إِذًا لَقَلِيلٌ قَالُوا فَمَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ مَنْ قُتِلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَهُوَ شَهِيدٌ وَمَنْ مَاتَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَهُوَ شَهِيدٌ وَمَنْ مَاتَ فِي الطَّاعُونِ فَهُوَ شَهِيدٌ وَمَنْ مَاتَ فِي الْبَطْنِ فَهُوَ شَهِيدٌ

Dari Abi Hurairah Ra ia berkata :Rasulullah Saw bertanya ( kepada para sahabatnya),”Siapakah orang yang mati syahid menurut kalian?Mereka menjawab,”Orang yang terbunuh di jalan Allah, dialah yang mati syahid”.Rasulullah berkata,”Kalau demikian, maka orang-orang yang mati syahid pada umatku itu sangat sedikit”.Para sahabat bertanya :”Wahai Rasulullah!,”Siapakah merkeka itu?.Beliau besabda : “Barangsiapa yang terbunuh di jalan Allah dia adalah syahid, dan barang siapa mati di jalan Allah dia adalah syahid, barang siapa yang mati karena tha’un dia adalah syahid, dan barang siapa yang mati karena penyakit dalam perutnya dia adalah syahid. (Imam Bukhari, dalam Kitab Al-Thib, Bab Mâ Yudzkar Fi-th-Tha’ûn, hadits No 5292.)

TERJEMAHAN PENDEKNYA :

telah menceritakan kepada kami abu ashim dari malik dari sumayy dari abu shalih dari abu hurairah, Rasulullah bersabda “meninggal karena saki perut adalah syahid dan meninggal karena lepra juga syahid (BUKHARI, No.5292)

===================================================

17. PENGEN PUNYA ANAK MIRIP SIAPA? NIH RESEPNYA! MADE BY JIBRIL

Sahih Bukhari Volume 005, Buku 058, No. 275.

Diriwayatkan oleh Anas: Ketika Abdullah bin Salam mendengar kedatangan sang Nabi di Medina, dia datang padanya dan berkata, “Aku akan bertanya padamu tiga hal yang TAK SEORANGPUN TAHU KECUALI SEORANG NABI:

1. Apakah tanda2 pertama dari hari Kiamat?

2. Makanan pertama apa yg dimakan orang disurga?

3. Mengapa seorang anak mirip ayahnya atau ibunya?”

Rasulallah menjawab, “Jibril baru saja memberitahuku jawaban2nya, Tanda pertama Hari Kiamat adalah akan ada api yg menyatukan orang2 dari Timur dan Barat; makanan pertama orang disurga adalah hati ikan.Tentang anak yang mirip orang tuanya, jika seorang pria ngeseks dengan istrinya dan orgasme lebih dulu, maka anaknya akan mirip dia dan jika istri yg duluan orgasme, maka anaknya akan mirip istrinya.

Mendengar ini Abdullah bin Salam berkata, “Aku bersaksi bahwa tidak satupun patut disembah selain Allah dan bahwa anda sungguh2 Utusan Allah.”

JAWABAN :

HADITS ASLINYA BERBUNYI :

عن أَنَسٌ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ سَلَامٍ بَلَغَهُ مَقْدَمُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ فَأَتَاهُ يَسْأَلُهُ عَنْ أَشْيَاءَ فَقَالَ إِنِّي سَائِلُكَ عَنْ ثَلَاثٍ لَا يَعْلَمُهُن…َّ إِلَّا نَبِيٌّ مَا أَوَّلُ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ وَمَا أَوَّلُ طَعَامٍ يَأْكُلُهُ أَهْلُ الْجَنَّةِ وَمَا بَالُ الْوَلَدِ يَنْزِعُ إِلَى أَبِيهِ أَوْ إِلَى أُمِّهِ قَالَ أَخْبَرَنِي بِهِ جِبْرِيلُ آنِفًا قَالَ ابْنُ سَلَامٍ ذَاكَ عَدُوُّ الْيَهُودِ مِنْ الْمَلَائِكَةِ قَالَ أَمَّا أَوَّلُ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ فَنَارٌ تَحْشُرُهُمْ مِنْ الْمَشْرِقِ إِلَى الْمَغْرِبِ وَأَمَّا أَوَّلُ طَعَامٍ يَأْكُلُهُ أَهْلُ الْجَنَّةِ فَزِيَادَةُ كَبِدِ الْحُوتِ وَأَمَّا الْوَلَدُ فَإِذَا سَبَقَ مَاءُ الرَّجُلِ مَاءَ الْمَرْأَةِ نَزَعَ الْوَلَدَ وَإِذَا سَبَقَ مَاءُ الْمَرْأَةِ مَاءَ الرَّجُلِ نَزَعَتْ الْوَلَدَ قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّكَ رَسُولُ اللَّهِ.

Artinya: Diriwayatkan dari Anas radhiallahu ‘anhu bahwa ‘Abdullah bin Salam ketika mendengar kedatangan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dia mendatanginya dan bertanya tentang beberapa perkara. Dia berkata, “Saya ingin bertanya kepadamu tiga hal yang tidak ada yang mengetahui jawabannya kecuali nabi. Apa tanda pertama dari tanda-tanda hari kiamat? Apa makanan yang pertama kali dimakan oleh penduduk surga? Apa yang menyebabkan seorang anak mirip dengan bapak atau ibunya?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam pun menjawab, “Jibril baru saja memberitahuku.” Kemudian Ibnu Salam mengatakan, “Dia adalah musuhnya orang-orang Yahudi dari kalangan malaikat.” Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melanjutkan, “Tanda pertama dari tanda-tanda hari kiamat adalah munculnya api yang dapat mengumpulkan manusia dari timur ke barat. Adapun makanan yang pertama kali dimakan oleh penduduk surga adalah daging kecil yang menempel di hati ikan. Adapun masalah anak, jika air laki-laki mendahului air wanita (untuk sampai ke rahim), maka akan menyerupai ayahnya, jika air wanita mendahului air laki-laki (untuk sampai ke Rahim), maka akan menyerupai ibunya.” Kemudian ‘Abdullan bin Salam pun mengucapkan, “Asyhadu an La ilaha illallah wa annaka rasulullah (Saya bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah dan bahwasanya Anda adalah Rasulullah).” (HR Al-Bukhari no. 3329)

PEMBUKTIAN HADITS :

  1. Tentang Kiamat, dan Makanan Pertama yang dimakan oleh penghuni syurga tidak dapat dujelaskan dengan ilmu pengetahuan karena bercerita tentang NUBUAT, yg hanya dapat dibuktikan apabila datang masanya NUBUAT tersebut.
  2. Seorang Anak Mirip Bapaknya atau Ibunya : Baca langsung disini :http://kursusfisika.blogspot.com/2010/11/pewarisan-sifat.html

    Sumber :

  1. Andi
    February 1, 2012 at 10:55 pm | #1

    menguap kalau tidak ditutup dengan tangan, setan masuk. jadi kalau keluarkan setannya bagaimana, apakah dengan bersin, karena Allah menyukai bersin.

    melihat ular bisa aborsi? yang ditonjolkan koq kuasa dari ular bukan kuasa dari Allah.

    kenapa orang yang meninggal karena sakit perut disebut mati syahid. saya pernah baca bahwa Nabi Muhammad meninggal karena sakit perut. apakah karena alasan ini maka sakit perut termasuk dalam golongan mati syahid.

  2. jangkirk
    February 5, 2012 at 10:35 pm | #2

    Andi….si Mamad mati diracun…
    ihik-ihik….ini agak sensitif…tapi apa boleh buat…..makan makana beracun kan bikin sakit perut… karena ia mengaku nabi…maka dibuat aja..ITU MATI SYAHID…..

    Hadis Sahih Bukhari 4, Buku 53, Nomer 394:
    Dikisahkan oleh Abu Huraira:
    Ketika Khaibar dikalahkan, sup domba beracun disuguhkan pada sang Nabi (SAW) sebagai hadiah (dari orang2 Yahudi). Sang Nabi memerintah,”Kumpulkan semua orang Yahudi yang ada di sini, berdiri di hadapanku.” Orang2 Yahudi dikumpulkan dan sang Nabi berkata (pada mereka),”Aku akan bertanya pada kalian. Maukah kalian menjawab dengan jujur?” Mereka berkata,”Ya.” Sang Nabi bertanya,”Siapakah ayah kalian?” Mereka menjawab,”Ini dan itu” Dia berkata,”Kalian bohong, ayah kalian bukan ini dan itu.” Mereka berkata,”Kau benar.” Dia berkata,”Maukah kalian menjawab jujur jika aku tanya sesuatu?” Mereka menjawab,”Ya, wahai Abu Al-Qasim, dan jika kami harus berbohong, kau dapat menyadari kebohongan kami seperti tadi kau telah ketahui tentang ayah kami.” Lalu dia bertanya,”Siapakah yang akan masuk neraka?” Mereka berkata,”Kami akan berada di neraka untuk jangka waktu sebentar, dan setelah itu kau akan mengganti posisi kami.” Sang Nabi berkata,”Kalian dikutuk dan dihina di neraka! Demi Allah, kami tidak akan pernah mengganti posisi kalian di neraka.” Lalu dia bertanya,” Maukah kalian menjawab jujur jika aku tanya sesuatu?” Mereka menjawab, “Ya, wahai Abu Al-Qasim.” Dia bertanya,”Apakah kau telah meracuni sup domba ini?” Mereka menjawab,”Ya.” Dia bertanya,”Mengapa kau lakukan itu?” Mereka menjawab, “Kami ingin tahu jika kau ini pembohong dan kalau kau memang pembohong, kami akan menyingkirkanmu, dan jika kau memang adalah seorang nabi, maka racun itu tidak akan mempan pada dirimu.”

    • February 6, 2012 at 1:18 pm | #3

      Dari Abu Hurairah r.a., katanya : Setelah Khaibar diduduki, ada orang yang menghadiahkan daging kambing yang beracun kepada Nabi saw. Lalu beliau bersabda : “ Saya hendak bertanya kepadamu tentang satu hal ! Adakah kamu mau memberikan keterangan yang sebenarnya kepada saya!”. Mereka menjawab : “Ya” Nabi SAW bertanya kepada mereka :”Siapa ayahmu?” mereka itu menjawab :”Si Anu !” Lalu beliau bersabda :” kamu dusta, akan tetapi ayah kamu si “Anu”. Mereka itu berkata :” Benar Tuan!” Beliau bertanya :” Adakah kamu mau menjawab dengan benar kepada saya tentang sesuatu yang saya tanyakan ?” Ya, hai Abu Qasim! Sekiranya kami berdusta, tuan ketahui dusta kami sebagaimana tuan ketahui tentang ayah kami”. Beliau menanyakan kepada mereka : “Siapa ahli neraka”?” Mereka itu menjawab : “Kami berada didalamnya dalam masa yang singkat, kemudian kamu gantikan kami didalamnya”. Nabi saw lalu bersabda :”Kamu akan tetap disika dalam neraka itu, demi Allah! Kami tidak akan pernah menggantikan kamu didalam neraka itu”.
      Kemudian beliau bersabda lagi : “ Adakah kamu mau menjawab dengan benar kepada saya tentang sesuatu yang saya tanyakan?” Jawab mereka : “Ya, hai Abu Qasim!” Beliau bertanya : “Adakah kamu isikan racun dalam daging kambing ini?” Jawab mereka :”Ya”. Tanya beliau : “ Apakah yang mendorong kamu berbuat demikian?” Jawab mereka :” Maksud kami ialah, kalau sekiranya tuan seorang pendusta, kami akan senang. Dan kalau sekiranya tuan seorang Nabi, racun itu tidak akan membahayakan tuan.” (HR. Bukhari 1412)

      hehehehe dimakan apa kagak jeng?

      • jangkirk
        February 6, 2012 at 3:30 pm | #4

        SIAPA BILANG TAK DIMAKAN…..!!!!

        Sahih Bukhari 59:713: …,Dikisahkan oleh Aisha: Sang Nabi dalam penderitaan sakitnya yang mengakibatkannya mati, biasa berkata, “Wahai ‘Aisha! Aku merasa sakit karena daging yang kumakan di Khaybar, dan saat ini, aku merasakan urat nadiku bagaikan dipotong oleh racun itu.”

      • February 6, 2012 at 3:45 pm | #5

        yang satu bilang tidak sedangkan yang satu bilang ya. tentu hadis tersebut perlu diuji lagi jeng

  3. Andi
    February 6, 2012 at 12:19 pm | #6

    lima hari saya tunggu, tidak ada yang menjawab pertanyaan di atas. mari dong bro teman2 muslim berikan tanggapan anda. atau berikan saja tafsirannya. kan kalian punya buku tafsir

    • February 6, 2012 at 1:28 pm | #7

      maaf baru ketemu postingan anda
      1. apakah sopan jika seseorang menguap dengan bunyi yang keras tanpa ditutup mulutnya?? bukankah kita hidup di jaman yang beradap bung

      2. ini saya copas penjelasannya

      Yang dimaksud dapat menggugurkan kandungan dan membuat mata buta disini adalah apabila ular tersebut menggigit dan menyemprotkan racunnya, Apabila disemprotkan racunnya mengenai mata maka akan menimbulkan kebutaan, apabila menggigit badan berakibat pada kematian dan apabila orang tersebut dapat diselamatkan dari racun ular tersebut, maka akan mengalami keguguran apabila yang digigit tersebut adalah wanita yang sedang hamil.

      3. kalau munculnya hadis dikarenakan meninggalnya Muhammad berarti akan aneh, nanti semua orang yang meninggal disebut syahid karena Muhammad juga meninggal.
      mungkin anda perlu tahu apa itu hadis
      Hadits adalah segala perkataan (sabda), perbuatan dan ketetapan dan persetujuan dari Nabi Muhammad SAW yang dijadikan ketetapan ataupun hukum dalam agama Islam.

      • Andi
        February 6, 2012 at 2:24 pm | #8

        @jack:
        1. yang menjadi pertanyaan saya, apakah dengan menguap (sekeras apapun bunyinya) saja setan bisa masuk.

        2. siapapun juga tahu tuh bro.

        3. pertanyaan saya adalah apakah semua orang yang meninggal karena sakit perut termasuk dalam golongan mati syahid. karena Hadits berkata : barang siapa yang mati karena penyakit dalam perutnya dia adalah syahid.

      • February 6, 2012 at 2:30 pm | #9

        1. tanpa menguap setan juga bisa masuk ke dalam diri anda sendiri bung, tapi kalau dilihat dari segi etika tentu hadis tersebut tidak salah bahkan sangat bagus jika dipraktekkan

        2. lantas kenapa anda bertanya?

        3. kalau dilihat dari hadisnya memang begitu

  4. ahmad
    February 6, 2012 at 12:27 pm | #10

    krik jangkrik lha kalo nabiku meninggal itu kan wajar beliau kan manusia,,,lha kalo tuhanmu Jesus mati di salib,,,apa kata dunia ???masak tuhan bisa mati he he

    • Andi
      February 6, 2012 at 12:39 pm | #11

      apakah pernyataan anda ini mengiyakan bahwa Nabi Muhammad mati diracun. menurut saya, kurang wajar kalau seorang nabi bisa meninggal karena diracun orang.
      mari bandingkan dengan kisah rasul Paulus berikut ini. Kisah PR 28:1-6 (supaya memahami betul kisah ini, ada baiknya dibaca mulai dari KIsah PR 27 :
      28:1 Setelah kami tiba dengan selamat di pantai, barulah kami tahu, bahwa daratan itu adalah pulau Malta.
      28:2 Penduduk pulau itu sangat ramah terhadap kami. Mereka menyalakan api besar dan mengajak kami semua ke situ karena telah mulai hujan dan hawanya dingin.
      28:3 Ketika Paulus memungut seberkas ranting-ranting dan meletakkannya di atas api, keluarlah seekor ular beludak karena panasnya api itu, lalu menggigit tangannya.
      28:4 Ketika orang-orang itu melihat ular itu terpaut pada tangan Paulus, mereka berkata seorang kepada yang lain: “Orang ini sudah pasti seorang pembunuh, sebab, meskipun ia telah luput dari laut, ia tidak dibiarkan hidup oleh Dewi Keadilan.”
      28:5 Tetapi Paulus mengibaskan ular itu ke dalam api, dan ia sama sekali tidak menderita sesuatu.
      28:6 Namun mereka menyangka, bahwa ia akan bengkak atau akan mati rebah seketika itu juga. Tetapi sesudah lama menanti-nanti, mereka melihat, bahwa tidak ada apa-apa yang terjadi padanya, maka sebaliknya mereka berpendapat, bahwa ia seorang dewa.

      • February 6, 2012 at 1:30 pm | #12

        Ams 19:5 Saksi dusta tidak akan luput dari hukuman, orang yang menyembur-nyemburkan kebohongan tidak akan terhindar.

        Lihat kematian tragis orang yang dianggap ‘suci’ oleh kristen :
        1. Paulus dari tarsus, orang yang dianggap sebagai ‘rasul’
        Dia dipenjarakan selama dua tahun di kota Roma, setelah sebelumnya ditangkap di
        Yerusalem (Kisah Para Rasul 21:30) dan dipenjarakan di Kaisarea (Kisah Para Rasul 23:23-
        24).
        Menurut tradisi, setelah dua tahun Paulus dibebaskan dari penjara Roma dan lantas
        melakukan perjalanan ke Spanyol, lalu kembali ke Timur, dan kembali lagi ke Roma dimana
        dia kembali dipenjarakan untuk kedua kalinya. Akhirnya tewas di Roma dengan
        cara dipenggal, di luar tembok-tembok kota pada tahun 67 selama penindasan oleh Kaisar
        Nero.

        Satu penulis sejarah yang bisa dipertanggungjawabkan tulisan-tulisannya berdasarkan bukti nyata adalah Eusebius, yang menuliskan bahwa :
        1. Matius tewas disika dan dibunuh dengan pedang di Eithopia.
        2. Markus tewas setelah badannya diseret hidup2 dengan kuda melalui jalan yang penuh batu hingga akhir ajalnya.
        3. Lukas mati digantung di Yunani.
        4. Yohanes direbus/ lebih tepatnya digoreng dengan minyak goreng mendidih di roma.
        5. Thomas mati ditusuk oleh tombak di India.
        6. dll

        tulisan dari Eusebius tsb telah DITELITI DAN DITELUSURI / DISELIDIKI ULANG Oleh Penulis Sejarah Gereja kondang Mr. Scumacher.

      • Andi
        February 6, 2012 at 2:15 pm | #13

        @Jack: mereka mati syahid bro. mereka ditangkap, dipenjarakan, disiksa, dan dibunuh karena Injil.
        jadi berbeda dengan Nabi Muhammad, yang mati karena diuji kenabiannya (menurut ayat yang dikutip @jangkirk).

      • February 6, 2012 at 2:25 pm | #14

        Ams 19:5 Saksi dusta tidak akan luput dari hukuman, orang yang menyembur-nyemburkan kebohongan tidak akan terhindar.

        berarti benar saksi dusta dan kebohongan merupakan bagian dari ajaran agama anda bung??

  5. jangkirk
    February 6, 2012 at 3:32 pm | #15

    HEHEHE…..MAMAD MATI DIRACUN….

    SIAPA BILANG TAK DIMAKAN…..!!!!

    Sahih Bukhari 59:713: …,Dikisahkan oleh Aisha: Sang Nabi dalam penderitaan sakitnya yang mengakibatkannya mati, biasa berkata, “Wahai ‘Aisha! Aku merasa sakit karena daging yang kumakan di Khaybar, dan saat ini, aku merasakan urat nadiku bagaikan dipotong oleh racun itu.”

    • February 6, 2012 at 3:43 pm | #16

      Dari Abu Hurairah r.a., katanya : Setelah Khaibar diduduki, ada orang yang menghadiahkan daging kambing yang beracun kepada Nabi saw. Lalu beliau bersabda : “ Saya hendak bertanya kepadamu tentang satu hal ! Adakah kamu mau memberikan keterangan yang sebenarnya kepada saya!”. Mereka menjawab : “Ya” Nabi SAW bertanya kepada mereka :”Siapa ayahmu?” mereka itu menjawab :”Si Anu !” Lalu beliau bersabda :” kamu dusta, akan tetapi ayah kamu si “Anu”. Mereka itu berkata :” Benar Tuan!” Beliau bertanya :” Adakah kamu mau menjawab dengan benar kepada saya tentang sesuatu yang saya tanyakan ?” Ya, hai Abu Qasim! Sekiranya kami berdusta, tuan ketahui dusta kami sebagaimana tuan ketahui tentang ayah kami”. Beliau menanyakan kepada mereka : “Siapa ahli neraka”?” Mereka itu menjawab : “Kami berada didalamnya dalam masa yang singkat, kemudian kamu gantikan kami didalamnya”. Nabi saw lalu bersabda :”Kamu akan tetap disika dalam neraka itu, demi Allah! Kami tidak akan pernah menggantikan kamu didalam neraka itu”.
      Kemudian beliau bersabda lagi : “ Adakah kamu mau menjawab dengan benar kepada saya tentang sesuatu yang saya tanyakan?” Jawab mereka : “Ya, hai Abu Qasim!” Beliau bertanya : “Adakah kamu isikan racun dalam daging kambing ini?” Jawab mereka :”Ya”. Tanya beliau : “ Apakah yang mendorong kamu berbuat demikian?” Jawab mereka :” Maksud kami ialah, kalau sekiranya tuan seorang pendusta, kami akan senang. Dan kalau sekiranya tuan seorang Nabi, racun itu tidak akan membahayakan tuan.” (HR. Bukhari 1412)

      misal, tahun 2005 jeng kerik ketabrak odong2 ketika menyebrang jalan, kemudian di tahun 2008 tiba2 jeng kerik ditemukan mampus di jamban. apakah bisa disimpulkan jeng kerik meninggal karena ketabrak odong2 ketimbang mampus karena lagi be’ol

      • February 6, 2012 at 4:03 pm | #17

        Kejadian itu pada waktu perang Khaibar

        Pembuktian bahwa Rasulullah SAW tidak meninggal terkena racun tersebut.

        * Perang Khaibar terjadi pada tahun 628 M (tahun ke 7 H) dan pada bulan February 629 M (Zul Qa’dah 7 H) Nabi dan kaum Muslimin melaksanakan Umratul Qadha’.

        * Setelah perang Khaibar dapat ditaklukkan, Rasulullah menikah dengan Shafiyah binti Huyaiy bin Akhtab. Pada tahun yang sama.

        * Bulan January 630 M (Ramadhan 8 H) Nabi Muhammad pun masih SEHAT WAL ‘AFIAT. Beliau membuka kota Makkah dan menghancurkan semua berhala-berhala yang ada disekitar Ka’bah. Peristiwa ini dikenal dengan “FATHUL MAKKAH”.

        * 4 (Empat tahun) dari peristiwa Khaibar Rasulullah masih HIDUP!! Dan pada bulan maret 632 M, atau tepatnya Dzulhijjah 10 H) Rasulullah
        melaksanakan Haji Wada’ bersama-sama dengan kira-kira 114.000,- orang kaum muslimin untuk menunaikan ibadah haji.

        * Pada bulan Mei 632M, atau bulan safar 11 H, Rasulullah menyiapkan Tentara Usamah untuk pergi ke Negri Syam.

        * Pada tgl 7 Juni 632 M atau pada hari senin12 Rabi’ul awal (bertepatan dengan hari kelahiran beliau) Nabi Muhammad wafat.

      • Andi
        February 7, 2012 at 7:47 am | #18

        jadi menurut pendapat anda, apa penyebab Muhammad meninggal. apakah mati syahid, atau karena sudah lanjut usia atau ada penyebab lain

      • February 7, 2012 at 8:52 am | #19

        yang jelas tidak karena dibunuh

      • Andi
        February 7, 2012 at 3:08 pm | #20

        @jack: jadi meninggal karena apa bro. takutnya matinya bukan mati syahid ya. soalnya umat Islam dianjurkan berjihad ria tetapi ternyata pemimpinnya, yang menerima Quran dari Allah tidak …..

      • February 7, 2012 at 3:23 pm | #21

        jangan2 anda sendiri tidak tahu arti jihad??

  6. rincco
    February 15, 2012 at 10:13 am | #22

    dari penjelasan bonek, cukup jelas bahwa Nabi Salallahu ‘alaihi Wassalam tidak meninggal karena diracun. perbedaan waktu yg cukup jauh antara pendudukan khaibar dengan meninggalnya beliau. Apakah ini bisa difahami oleh rekan andi dan jangkirk? supaya pertanyaan ini tidak muncul lagi di thread lain…

KIRIM KOMENTAR

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 235 other followers