Beranda > Al Qur'an, bible, Islam, Kristologi, Menjawab tuduhan > Benarkah dalam Islam tidak ada Jaminan Keselamatan Akan Masuk Surga?

Benarkah dalam Islam tidak ada Jaminan Keselamatan Akan Masuk Surga?

Menurut mereka di dalam Islam tidak ada jaminan masuk surga, semuanya pasti masuk neraka. Sedangkan dalam alkitab terdapat jaminan keselamatan (diartikan masuk surga) bagi yang percaya kepada Yesus Kristus. Cukup dengan percaya/iman pasti masuk Surga (Kata mereka sih gitu). Ayat alkitab dibawah ini merupakan tanggapan untuk membuktikannya :

Yohanes 5:24: “ Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya  kepada Dia yang mengutus Aku,   ia mempunyai hidup yang kekal   dan tidak turut dihukum   sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.”

Yohanes 3 ayat 18: “Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum, barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.”

Yohanes 11:26 : “dan setiap orang yang hidup dan yang percaya   kepada-Ku, tidak akan mati  selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?”

Yohanes:14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Markus 16:16 : “Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum”.

Yohanes 6:58 : “Inilah roti yang telah turun dari sorga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya.”

Ayat-ayat tersebut punya pola pengandaian, banyak memakai kata ‘barangsiapa’ dan ‘akan’ artinya : KALAU anda percaya kepada Yesus, maka NANTI anda AKAN masuk surga.

Padanan dari ayat tersebut dalam Al-Qur’an sebenarnya banyak :

Al Baqarah 82 : Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.

An Nisaa 57 : Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang shaleh, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai;

An Nisaa 122 : Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan saleh, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah telah membuat suatu janji yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya dari pada Allah ?

Al A’raaf 42 : dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya, mereka itulah penghuni-penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.

Yunus 9 : Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka diberi petunjuk oleh Tuhan mereka karena keimanannya, di bawah mereka mengalir sungai-sungai di dalam syurga yang penuh keni`matan.

Huud 23 : Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh dan merendahkan diri kepada Tuhan mereka, mereka itu adalah penghuni-penghuni syurga; mereka kekal di dalamnya.

Ar Ra’d 29 : Orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik.

Ibrahim 23 : Dan dimasukkanlah orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dengan seizin Tuhan mereka. Ucapan penghormatan mereka dalam syurga itu ialah “salaam”

Al Kahfi 107 : Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal

Maryam 60 : kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh, maka mereka itu akan masuk syurga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikitpun

Thaahaa 75 : Dan barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan beriman, lagi sungguh-sungguh telah beramal saleh, maka mereka itulah orang-orang yang memperoleh tempat-tempat yang tinggi (mulia)

Al Hajj 14 : Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.

Al Hajj 23 : Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai.

Al Hajj 56 : Kekuasaan di hari itu ada pada Allah, Dia memberi keputusan di antara mereka. Maka orang-orang yang beriman dan beramal saleh adalah di dalam syurga yang penuh keni`matan.

Al Ankabuut 7 : Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, benar-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.

Al Ankabuut 58 : Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, sesungguhnya akan Kami tempatkan mereka pada tempat-tempat yang tinggi di dalam syurga, yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik pembalasan bagi orang-orang yang beramal

Ar Ruum 15 : Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka mereka di dalam taman (surga) bergembira.

Luqman 8 : Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, bagi mereka syurga-syurga yang penuh keni`matan

As Sajdah 19 : Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka bagi mereka jannah tempat kediaman, sebagai pahala terhadap apa yang mereka kerjakan.

Asy Syura 22 : Dan orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh (berada) di dalam taman-taman surga, mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki di sisi Tuhan mereka. Yang demikian itu adalah karunia yang besar.

Al Jatsiyah 30 : Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh maka Tuhan mereka memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya (surga). Itulah keberuntungan yang nyata.

At Taghaabun 9 : (Ingatlah) hari (dimana) Allah mengumpulkan kamu pada hari pengumpulan, itulah hari dinampakkan kesalahan-kesalahan. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan beramal saleh, niscaya Allah akan menutupi kesalahan-kesalahannya dan memasukkannya ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar.

At- Thalaaq 11 : Dan barangsiapa beriman kepada Allah dan mengerjakan amal yang saleh niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya Allah memberikan rezki yang baik kepadanya.

Al Buruuj 11 : Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; itulah keberuntungan yang besar.

Berbeda dengan ajaran Kristen yang mengaitkan soal masuk surga HANYA dengan percaya (sekalipun dalam beberapa diskusi kristener sering mengatakan bahwa kalau sudah percaya maka perbuatannya sudah pasti merupakan amal shaleh, ini perlu didiskusikan lebih lanjut, fakta yang ada, amal saleh/perbuatan baik bisa dilakukan semua orang, tidak peduli apapun agamanya, bahkan atheis sekalipun) maka Al-Qur’an mengaitkan surga dengan iman dan amal saleh, artinya beriman saja tidak akan membuat anda masuk sorga kalau tidak pernah beramal saleh, sebaliknya semua amal saleh anda akan sia-sia kalau tidak didasari iman kepada Allah. Namun semua ayat Al-Qur’an tersebut tidak diartikan bahwa anda yang merasa telah beriman dan beramal saleh PASTI masuk surga, karena selama anda menjalani hidup maka dipastikan iman dan amal saleh anda selalu berubah, kadang naik dan kadang turun, itu adalah hal yang manusiawi dan terjadi pada semua orang. Kondisi keimanan dan amal saleh yang tidak stabil tersebut bisa disebabkan oleh ujian yang diberikan Allah kepada manusia yang punya kodrat memiliki kecenderungan kearah baik dan buruk. Al-Qur’an sendiri menyampaikan :

Ali Imran 142 : Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.

Al Ankabuut 2 : Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?

Ali Imran 186 : Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu.

Al Hujuurat 3 : Sesungguhnya orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah mereka itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa. Bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.

Al An’aam 145 : Dan Dia lah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu.

Al An’aam 53 : Dan demikianlah telah Kami uji sebahagian mereka (orang-orang kaya) dengan sebahagian mereka (orang-orang miskin), supaya (orang-orang yang kaya itu) berkata: “Orang-orang semacam inikah di antara kita yang diberi anugerah Allah kepada mereka?” (Allah berfirman): “Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepadaNya) ?”

Al Anbiyaa 35 : Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.

Muhammad 31 : Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.

Al Mulk 2 : Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,

Al Insaan 2 : Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.

Jadi menurut Al-Qur’an, hidup di dunia tidak lain hanyalah periode untuk menguji keimanan dan perbuatan kita, mengapa harus diuji..?? karena hanya dengan ujianlah bisa dibuktikan apakah seorang manusia memang menjalankan hidupnya sesuai perintah Allah atau tidak. Dalam menjalani hidup sering kita tergelincir melakukan dosa, itu juga manusiawi karena mana ada manusia yang tidak punya dosa..? untuk itu Allah memberikan mekanisme lain :

Ali Imran 135-136 : Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.

An Nisaa 64 : Dan Kami tidak mengutus seseorang rasul melainkan untuk dita`ati dengan seizin Allah. Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasulpun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.

An Nisaa 106 : dan mohonlah ampun kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

An Nisaa 110 : Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Al maaidah 39 : Maka barangsiapa bertaubat (di antara pencuri-pencuri itu) sesudah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Al Maaidah 73-74 : Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya ?. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Al A’raaf 153 : Orang-orang yang mengerjakan kejahatan, kemudian bertaubat sesudah itu dan beriman; sesungguhnya Tuhan kamu sesudah taubat yang disertai dengan iman itu adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

An Anfaal 39 : Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu: “Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni mereka tentang dosa-dosa mereka yang sudah lalu;

ini sebagian dari ayat Al-Qur’an tentang pengampunan Allah, masih banyak ayat yang lain lagi, terus terang saya capek mengutipnya karena sangat banyak ayatnya, silahkan anda cari sendiri dalam Al-Qur’an!.

Jadi ayat alkitab memang tidak pernah menyatakan adanya jaminan anda masuk surga karena percaya kepada Yesus, karena semua ayat yang dikutip diatas hanyalah kalimat pengandaian, dan itu sama saja dengan ayat yang ada dalam Al-Qur’an. Lalu mengapa umat Kristen sampai bisa punya pikiran SUDAH dijamin dan PASTI masuk surga, hanya dengan syarat percaya..?? itu datangnya dari doktrin gereja yang dicekoki terus-menerus, menjadi ‘candu spriritual’, bikin mabok dan melayang-layang, lupa bahwa kita harus terus menjalani kehidupan dengan segala kemungkinan, bisa istiqomah (konsisten) dengan keimanan dan amal saleh kita, bisa juga terjerumus, Al-Qur’an mengatakan :

Al Baqarah 111 : Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: “Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani”. Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: “Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar”.

Tahu artinya ‘angan-angan kosong’..? sesuatu yang belum ada ditangan, tapi pikiran sudah merasa itu sudah ada ditangan, itu namanya angan-angan kosong dan Al-Qur’an telah memperingatkan anda dengan bahasa yang lugas dan jelas..Nah para pembaca, dihadapan anda ada 2 pilihan soal keselamatan dan jaminan masuk surga, mana yang akan anda pilih..? anda mau ‘melayang-layang’ menikmati angan-angan kosong anda atau anda kembali kedunia nyata, menjalani sisa kehidupan anda, selalu berhati-hati agar tidak tergelincir, selalu memohon kepada Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang bisa memberi anda petunjuk atau malah akan menyesatkan anda kalau anda menghadap-Nya dengan sombong, prasangka buruk dan kedurhakaan. Semuanya terserah anda…

MENJAWAB: APAKAH MENURUT QS.MARYAM 19:71 SEMUA PASTI MASUK NERAKA?

Mereka hanya melihat pada ayat QS. Maryam 19: 71 tanpa memperhatikan ayat selanjutnya, padahal dengan melihat ayat selanjutnya akan dilihat dengan sangan mudah bahwa tuduhan mereka semua orang akan masuk neraka menurut Alqur’an adalah salah besar:

وَإِنْ مِنْكُمْ إِلَّا وَارِدُهَا كَانَ عَلَى رَبِّكَ حَتْمًا مَقْضِيًّا (71)

Artinya:  Dan tidak ada seorangpun daripadamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.(QS.Maryam 19:71)

Kemudian Allah mengarahkan firman-Nya kepada manusia seluruhnya dan menerangkan bahwa semua orang akan dibawa ke tempat dimana neraka berada. Mereka di dekatkan ke neraka itu dan berdiri di sekelilingnya. Hal ini sudah menjadi ketetapan-Nya yang tidak dapat dirubah lagi dan harus terlaksana. As Suddy meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud bahwa manusia seluruhnya di bawa ke “Siraat” (titian). Kemudian mereka menyeberangi Sirat itu dengan membawa amal perbuatan mereka. Di antara mereka ada yang melaluinya secepat kilat, ada secepat angin, secepat burung melayang, secepat kuda berlari, secepat unta dan ada pula yang secepat lari manusia. Diriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda; Semua manusia akan mendatangi neraka kemudian mereka akan kembali membawa amal perbuatan mereka.

Supaya lebih jelas kita lihat ayat selanjutnya
ثُمَّ نُنَجِّي الَّذِينَ اتَّقَوْا وَنَذَرُ الظَّالِمِينَ فِيهَا جِثِيًّا (72)

Artinya:
Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.(QS. Maryam 19:72)

Pada ayat ini Allah menegaskan bahwa Dia di kala itu melepaskan orang-orang yang bertakwa dari siksaan neraka dan membiarkan orang-orng kafir jatuh ke dalamnya dalam keadaan berlutut. Allah menerangkan bahwa yang dilepaskan dari siksaan neraka itu ialah orang-orang yang bertakwa bukan orang-orang yang beriman saja, karena orang-orang yang beriman saja belum tentu termasuk orang-orang yang bertakwa karena banyak di antara orang-orang yang beriman melanggar perintah-perintah Allah dan mengerjakan larangannya. Apabila dosanya lebih banyak dari amal kebaikannya maka ia akan disiksa lebih dahulu dalam neraka sesuai dengan dosa yang diperbuatnya kemudian barulah dikeluarkan dari neraka setelah menerima siksaan yang sepadan dengan dosanya, lalu dimasukkan ke surga. Adapun orang-orang yang amal kebaikannya lebih banyak dari dosanya, maka dia dimasukkan ke dalam surga setelah dosa-dosanya itu diampuni oleh Allah dengan rahmat dan kasih sayangnya. Hal yang demikian tersebut dalam firman Allah.

فأما من ثقلت موازينه فهو في عيشة راضية وأما من خفت موازينه فأمه هاوية وما أدراك ما هيه نار حامية
Artinya:
Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikannya), maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya maka tempat kembalinya ialah neraka Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas. (Q.S. Al Qari’ah: 6-11)

Syaikh ‘Abdul Muhsin menyatakan bahwa penafsiran paling populer mengenai ayat di atas ada dua pendapat. Pertama, semua orang akan memasuki neraka, akan tetapi kaum Mukminin tidak mengalami bahaya. Kedua, semua orang akan melewati shirâth (jembatan) sesuai dengan kadar amal shalehnya. Jembatan ini terbentang di atas permukaan neraka Jahannam. Jadi, orang yang melewatinya dikatakan telah mendatangi neraka. Penafsiran ini dinukil Ibnu Katsîr rahimahullâh dari Ibnu Mas’ûd radhiallâhu’anhu.

al-wurûd dalam firman Allah Surat Maryam ayat 71 adalah melintasi shirâth.”

Untuk menguatkan pendapat ini, Imam Ibnul Abil ‘Izzi rahimahullâh berhujjah dengan ayat selanjutnya (QS. Maryam 19:72) dan hadits riwayat Imam Muslim rahimahullâh dalam kitab Shahihnya no. 6354.

Imam Muslim rahimahullâh meriwayatkan dengan sanadnya dari Umm Mubasysyir radhiallâhu’anha, ia mendengar Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda saat berada di samping Hafshah radhiallâhu’anha,

“Tidak ada seorang pun dari orang-orang yang telah berbaiat di bawah pohon (ikut serta dalam perjanjian Hudaibiyah, red) yang akan masuk neraka”.

Hafshah (dengan merasa heran) berkata, “Mereka akan memasukinya wahai Rasulullah”.

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassallam pun menyanggahnya. Kemudian Hafshah radhiallâhu’anha berdalil dengan membaca ayat di atas (QS. Maryam19:71).

(Mendengar ini) Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassallam kemudian (mendudukkan masalah seraya) bersabda:

“Sungguh Allah telah berfirman setelahnya: Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang zhalim di dalam (neraka) dalam keadaan berlutut)”. (QS. Maryam 19: 72)

Usai mengetengahkan hadits di atas, Imam Ibnu Abil ‘Izzi rahimahullâh mengatakan bahwa Beliau (Rasulullah) Shallallahu ‘Alaihi Wassallam mengisyaratkan (dalam hadits tersebut) bahwa maksud al-wurûd (mendatangi neraka) tidak mesti memasukinya.

Selamatnya (seseorang) dari mara bahaya tidak mesti ia telah mengalaminya. Seperti halnya seseorang yang dikejar musuh yang hendak membunuhnya, namun musuh tidak sanggup menangkapnya, maka untuk orang yang tidak tertangkap ini bisa dikatakan Allah telah menyelamatkannya.

Sebagaimana Allâh Ta’ala berfirman yang artinya:

“Dan ketika adzab Kami datang, Kami selamatkan Hûd…” (Qs. Hûd /11:58),
“Maka ketika keputusan Kami datang, Kami selamatkan Saleh…” (Qs. Hûd /11:66),
“Maka ketika keputusan Kami datang, Kami selamatkan Syu’aib…” (Qs. D /11:94).

Siksa Allâh Ta’ala tidak ditimpakan kepada mereka, akan tetapi menimpa orang selain mereka. Jika tidak ada faktor-faktor keselamatan yang Allâh Ta’ala anugerahkan bagi mereka secara khusus, niscaya siksa akan menimpa mereka juga. Demikian pula pengertian al-wurûd (mendatangi neraka), maksudnya adalah orang-orang akan melewati neraka dengan melintasi shirâth, kemudian Allâh Ta’ala menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang zhalim di neraka dalam keadaan berlutut”

Senada dengan keterangan di atas, sebelumnya Imam Nawâwi rahimahullâh (wafat tahun 676 H) pun merâjihkan arti kata al-wurûd adalah menyeberangi shirâth. Beliau rahimahullâh berkata saat menerangkan hadits Umm Mubasysyir radhiallâhu’anha: “Yang benar, maksud al-wurûd (mendatanginya) dalam ayat (Qs Maryam/19:71) adalah melewati shirâth. Shirâth adalah sebuah jembatan yang terbentang di atas neraka Jahanam. Para penghuni neraka akan terjatuh ke dalamnya. Sementara selain mereka akan selamat”.

Dalam kitab al-Jawâbuss Shahîh (1/228), Syaikhul Islâm Ibnu Taimiyah rahimahullâh juga merâjihkan bahwa pengertian al-wurûd adalah menyeberangi shirâth.

Syaikh Abu Bakar al-Jazairi hafizhahullâh juga memilih pendapat ini dalam tafsirnya.

Orang-orang yang Bertakwa Selamat Melintasi Shirâth

Allâh Ta’ala menyelamatkan orang-orang yang bertakwa kepada-Nya sesuai dengan amal mereka. Amal shaleh akan sangat berpengaruh dalam proses melewati shirâth. Semakin banyak amal shaleh seseorang di dunia, maka ia akan semakin cepat menyeberanginya.

Syaikh as-Sa’di rahimahullâh mengatakan: “Orang-orang menyeberanginya sesuai dengan kadar amaliahnya (di dunia). Sebagian melewatinya secepat kedipan mata, atau secepat angin, atau secepat jalannya kuda terlatih atau seperti kecepatan larinya hewan ternak. Sebagian (menyeberanginya) dengan berlari-lari, berjalan atau merangkak. Sebagian yang lain tersambar dan terjerumus jatuh di dalam neraka. Masing-masing sesuai dengan kadar ketakwaannya. “

Sebagaimana Allâh Ta’ala berfirman yang artinya “Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa (kepada Allah Ta’ala dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya) dan membiarkan orang-orang zhalim (yang menzhalimi diri mereka sendiri dengan kekufuran dan maksiat) di dalam (neraka) dalam keadaan berlutut.”

Pelajaran Dari Ayat
Mengandung penetapan kewajiban mengimani keberadaan neraka.
Penetapan kewajiban mengimani shirâth.
Penetapan kepastian menyeberangi jembatan di atas neraka.
Ketetapan Allâh Ta’ala pasti terjadi.
Orang-orang bertakwa akan selamat dari siksa neraka.
Orang-orang fâjir (berbuat jahat) akan binasa karena kesyirikan dan maksiat mereka.

Orang-orang Kristen suka sekali berkhayal cukup dengan iman/percaya pasti masuk surga. Apa benar anda sudah sangat yakin dengan keimanan anda bisa selamat? Apa anda benar-benar orang beriman?

Jika jawabannya iya, boleh dunk saya tes! Beranikah anda mempraktekkan ayat ini:

Matius 17: 20: “Ia berkata kepada mereka : “Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sawi saja, kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, — maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu”

Saya rasa iman anda tidak lebih kecil dari biji sawi kan? Coba dunk pindahin gunung?! Saya mau lihat bener ga sih iman kristen bisa membuat orang mampu mindahin gunung!

Markus 16: 17-18:
(17) Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, (18) mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.

Hayo siapa yg berani memegang ular dan minum racun? Kan kata Yesus orang yg beriman ga akan mati dipatok ular atau minum racun.

  1. ganyang
    April 5, 2012 pada 5:23 pm | #1

    MANUSIA DAHULU SETERU ALLAH…APA BUKTI MANUSIA SETERU ALLAH?
    ROH ALLAH DAHULU SEMPAT TINGGAL DALAM HATI MANUSIA…TETAPI ROH ALLAH UNDUR(KEJADIAN 6:3)….
    MELALUI KORBAN YESUS…ROH ALLAH DAPAT KEMBALI BERSEMAYAM DALAM HATI DAN BATIN MANUSIA….MENGAPA? KARENA MANUSIA TELAH DIPERDAMAIKAN DENGAN ALLAH…..

    semakin di cerna dan dipahami semakin bertambah bingunlah otak aku
    kitab yang sangat membingungkan.
    di ulang2 pun bertambah bingung otak aku
    kitab yang sangat membingungkan “kelihatan buatan manusia………………………”

    • April 5, 2012 pada 9:20 pm | #2

      semakin di cerna dan dipahami semakin bertambah bingunlah otak aku
      kitab yang sangat membingungkan.
      di ulang2 pun bertambah bingung otak aku
      kitab yang sangat membingungkan “kelihatan buatan manusia………………………”
      _______
      JUSTRU SEBALIKNYA BOS JIKA GUE BACA KITAB LOE GUE SEMAKIN YAKIN KITAB LOE BIKINAN MANUSIA….KRN BAGAIMANA AMAL SALEH ITU DAPAT MEMBAYAR DOSA??BACA YES 64:6 =>AMAL SALEH ADALAH KAIN KOTOR DIHADAPAN ALLAH….TIDAK DAPAT MEMBAYAR DOSA….

      DAN JUGA HADIS MEMBENARKAN BAHWA AMAL SALEH TIDAK MENJADI JAMINAN MASUK SURGA…..

      TETAPI ADA YANG BERKATA AMAL SALEH DAPAT DIPERHITUNGKAN MASUK SURGA…BUKANKAH ANEH….JUSTRU MANUSIA JIKA TIDAK BERBUAT AMAL SALEH/KEBAJIKAN SESUNGGUHNYA MANUSIA ITU TELAH BERBUAT DOSA…..JADI AMAL SALEH ITU KEWAJIBAN BOS….BUKAN MEMBEBASKAN MANUSIA DARI DOSA….

      JUSTRU SAYA PELAJARI KITAB ANDA PUYENG BANGET NOH TIDAK ADA KEHIDUPAN ROHANIAH DIDALAMNYA….MELULU JASMANIAH….

      KITAB MACAM APA QURAN ITU….TIDAK ADA PENGENALAN AKAN ALLAH DIDALAMNYA….JUSTRU TERKESAN ALLAH INGIN MEMENUHI NERAKA….SUNGGUH IRONIS SEKALI ALLAH YANG MAHA KASIH…..HENDAK MEMENUHI NERAKA..DIMANA LETAK MAHA KASIHNYA??GUE JUGA BINGUNG…..INI JELAS KITAB BUATAN MUHAMMAD….

      TERBUKTI DENGAN TAFSIRAN UMAT ISLAM YANG BERIKUT…

      1. ROH KUDUS = JIBRIL
      2. ROH KUDUS = MUHAMMAD

      BERARTI JIBRIL=MUHAMMAD BERARTI MUHAMMAD YANG MENGARANG ALQURAN…WKWKWKKWKWKWW…..LUCU SEKALI NIH….

      • April 5, 2012 pada 9:40 pm | #3

        @trasi

        TETAPI ADA YANG BERKATA AMAL SALEH DAPAT DIPERHITUNGKAN MASUK SURGA…BUKANKAH ANEH….JUSTRU MANUSIA JIKA TIDAK BERBUAT AMAL SALEH/KEBAJIKAN SESUNGGUHNYA MANUSIA ITU TELAH BERBUAT DOSA…..JADI AMAL SALEH ITU KEWAJIBAN BOS….BUKAN MEMBEBASKAN MANUSIA DARI DOSA…

        Jawab—> ah yang boneng ? itu kan kata paulus, tapi tidak menurut Yesus :

        Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya.”

        Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya. (Matius 16:27)

  2. ganyang
    April 5, 2012 pada 7:28 pm | #4

    1. “Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.” (QS. Al-Baqarah 25)

    2. “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berbuat baik (amal shaleh) bagi mereka disediakan surga Firdaus sebagai tempat tinggal” (QS. Al-Kahfi: 107).

    3. “Orang-orang yang beriman dan dan berbuat baik, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah telah membuat suatu janji yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya dari pada Allah ?” (An-Nisaa’: 122).
    Masih ada belasan ayat lagi yang menjelaskan keselamatan ini.

    Sementara di dalam hadits antara lain:
    1. Hadits shahih yang diriwayatkan oleh Muslim dari Ubadah bin Shamit bahwa Rasulullah saw bersabda: “Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah Yang Esa, tidak ada sekutu baginya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, dan (bersaksi bahwa) Isa (Yesus) adalah hamba Allah dan rasul-Nya, dan kalimat-Nya yang Dia tiupkan kepada Maryam serta ruh dari-Nya, dan (bersaksi bahwa) surga dan neraka itu benar, niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga sesuai kadar amalnya.”

    2. Dari Anas ra, Nabi Muhmmad Saw bersabda: “Tidak seorang pun yang bersaksi dengan ketulusan hati bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, melainkan Allah akan mengharamkannya dari api neraka.” (HR. Bukhari Muslim).

    3. “Siapa yang mengucapkan di akhir hayatnya LAA ILAAHA ILLALLOOH (tiada tuhan selain Allah), niscaya dia masuk surga.”
    Dan hadits-hadits lainnya.

    Demikianlah jelasnya jaminan keselamatan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya Muhammad Saw. Lalu, masih adakah keraguan bagi kita untuk menyelamatkan diri dari nyala api dan berlari menuju surga yang dijanjikan? Semoga petunjuk Allah selalu menyertai kita.
    Wallahu a’lam…

    Read more: http://kallolougi.blogspot.com/2012/01/jaminan-keselamatan-dalam-islam.html#ixzz1rAR7qzXm

  3. April 5, 2012 pada 9:35 pm | #5

    @trasi
    …SEJAK JANIN MANUSIA DAPAT MENYIMPANG DAN SESAT,,,,SPT Q 53:32 =>SEJAK JANIN MANUSIA DAPAT BERDOSA…..

    Jawab—> maksudmu ayat ini, mana ada bayinya ?!

    (Yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu maha luas ampunan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa ﴾Qs. 53:32 ﴿

    Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula. ﴾ Az Zalzalah : 7-8﴿

    ﴾Qs. Ar Ruum : 30 ﴿
    Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,

    Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Tidak seorang juapun bayi yang baru lahir melainkan dalam keadaan suci. Kedua orang tuanyalah yang menjadikanya Yahudi, Nasrani maupun syirik”. Seorang sahabat bertanya, “Wahai Rasullullah, bagaimana menurut engkau jika ia mati duluan?”. Rasullullah SAW bersabda, “Allah tahu apa yang sudah, sedang dan yang akan terjadi.”

    Mana ada bayi yang bisa berbuat dosa, itulah kalau pikiran-mu telah dirasuki oleh pikiran sesat dosa waris.

    Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. (Roma 5:12)

    Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku. (Mazmur 51:5)

    • April 7, 2012 pada 1:00 pm | #6

      Q 53:32 dituliskan…
      (Yaitu) orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Luas ampunan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.

      “…Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan) mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci …” (QS. 53 An Najm – bintang – 32)

      ditegaskan Q 53:32 =>…JANGANLAH KAMU MENGATAKAN DIRIMU SUCI…=>TIDAK ADA MANUSIA SUCI ZAKIYAH DIDUNIA INI SELAIN TUHAN YESUS(Q 19:19)….BAHKAN SEJAK JANIN MANUSIA ITU PENDOSA DAN PEMBERONTAK DIMATA ALLAH….JADI ADAKAH DOSA WARIS DALAM ISLAM??ADA…TETAPI TIDAK DIAKUI….

      “sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada Tuhannya, dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya. (QS. 100 Al Aadiyaat – kuda perang berlari cepat 6-7)
      DI JELASKAN MANUSIA ITU SANGAT INGKAR KEPADA TUHANNYA….ARTINYA MANUSIA TIDAK BISA LEPAS DARI DOSA…..
      juga DITEGASKAN dalam sebuah hadis…
      semua anak adam pembuat kesalahan, dan sebaik baik pembuat kesalahan ialah mereka yg bertaubat (HR. Addarami)
      SEMUA ANAK ADAM PEMBUAT KESALAHAN….=>MENGAPA DEMIKIAN?KRN BENIH PEMBERONTAKAN YANG ADA DALAM DIRI MANUSIA DITANAMKAN OLEH IBLIS SAAT ADAM JATUH DALAM DOSA….
      SHG DITEGASKAN…DALAM HADIS SAHIH BUKHARI…
      “Setiap anak Adam yang baru lahir disentuh oleh setan ketika lahirnya itu, lalu ia memekik menangis karenanya, selain Maryam dan anaknya. (Hadits Shohih Bukhori 1493)
      SETIAP ANAK ADAM PASTI DISENTUH OLEH SETAN….BERARTI PASTI TERSENTUH OLEH DOSA….
      SHG “Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku. (Mazmur 51 : 7)….SHG PENGKOTBAH MENULISKAN…..PENGKOTBAH 7:20 => Sesungguhnya, di bumi tidak ada orang yang saleh: yang berbuat baik dan tak pernah berbuat dosa! =>TIDAK ADA ORANG SALEH DIDUNIA INI YANG TIDAK BERBUAT DOSA….
      DAN RASUL YOHANES MENYATAKAN => 1 YOH 1:8 => Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita.=>JIKA MANUSIA BERKATA DIRINYA TIDAK BERDOSA SESUNGGUHNYA IA TELAH MENIPU DIRINYA SENDIRI….
      SHG RASUL PAULUS BERKATA ROMA 3:23 => Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,=>SEMUA ORANG TELAH BERBUAT DOSA DAN KEHILANGAN KEMULIAAN ALLAH…
      Oleh karena itu setiap orang, siapapun mereka, pemimpin pemimpin agama sekalipun telah mengakui bahwa dirinya adalah orang berdosa, yang membutuhkan pengampunan dosa. Alquran mencatat beberapa contah tokoh agama dan nabi dengan jujur mengatakan bahwa dirinya orang berdosa yang setiap saat memohon pengampunan dari Yang Maha Pengampun; antara lain:
      >>Adam dan Hawa
      Keduanya berkata: “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan membri rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang orang yang merugi.” (QS. 7 Al A’raaf – tempat tertinggi -23)
      >>Nabi Ibrahim
      “Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang orang mu’min pada hari tejadinya hisab.” (QS. 14 Ibrahim 41)
      Seperti Nabi Nuh, Qs 11:47 mencatat bahwa Nuh meminta pengampunan atas dosanya pada Allah. Ibrahim, dia minta pengampunan dari Allah atas kesalahannya dan juga kesalahan yang dilakukan oleh kedua orang tuanya (Qs 26:82; 14:41). Musa, meminta pengampunan pada Allah atas dosa pembunuhan yang telah dia lakukan (Qs 28:15-16)
      >>NABI MUHAMMAD SENDIRI MINTA AMPUN KEPADA ALLAH DALAM 1 HARI LEBIH DARI 70 KALI….WEW BERARTI MUHAMMAD PENDOSA BESAR NIH….
      Al-Quran dengan jelas mencatat bahwa malaikat memerintahkan kepada Muhammad agar dia minta pengampunan pada Allah atas dosa-dosa yang telah dia lakukan (Qs 48:2; 47:19).
      Dari Abu Huraira r.a. katanya: “Saya dengar Rasulullah saw. Besabda: “Demi Allah ! Saya meminta ampun dan bertobat kepada Allah, dalam satu hari lebih dari tuju puluh kali.” (Hadits Shohih Bukhori. 1732)

      SIAPA BILANG ISLAM TIDAK MEMBUTUHKAN PENEBUSAN DOSA…??

      APAKAH DALAM ISLAM TIDAK ADA DOSA WARIS?ADA TETAPI TIDAK DIAKUI….SEBAB DIJELASKAN ANAK ADAM PASTI DISENTUH OLEH DOSA….ANAK ADAM PENDOSA….JADI DOSA WARIS DALAM ISLAM ADA TETAPI TIDAK DIAKUI….

      • teas
        April 9, 2012 pada 9:03 am | #7

        ooo , ini cerita nabi Isa yang lahir dalam keadaan suci tho …

        lalu, arti zakiyah itu memang suci selamanya om ? .. ada petunjuknya om .. ? bukannya maksud anak suci berarti anak yang bukan hasil dari hubungan gelap … kira-kira gitu kan om … :)

        An Nisa
        155. Maka (Kami lakukan terhadap mereka beberapa tindakan), disebabkan mereka melanggar perjanjian itu, dan karena kekafiran mereka terhadap keterangan-keterangan Allah dan mereka membunuh nabi-nabi tanpa (alasan) yang benar dan mengatakan: “Hati kami tertutup.” Bahkan, sebenarnya Allah telah mengunci mati hati mereka karena kekafirannya, karena itu mereka tidak beriman kecuali sebahagian kecil dari mereka.

        156. Dan karena kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zina),

        lalu mengambil kesimpulan adanya dosa waris .. kebiasaan pelajaran dari tuan paulus ya om …

        kenapa tidak memperhatikan ayat-ayat al Qur’an yang lain om ..

        kalo memperhatikan bbrp ayat ini, tentu berkesimpulan tidak ada dosa waris ..

        An Nisa,
        171. Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.

        Maryam

        88. Dan mereka berkata: “Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.”

        89. Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar,

        90. hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh,

        91. karena mereka menda’wakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak.

        92. Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.

        93. Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba.

        kalo belajar al Qur’an, bagusnya lengkap kan om , bukan setengah2 untuk mengambil kesimpulan yang yang disesuaikan dengan niatnya … :)

  4. GUNTUR
    April 5, 2012 pada 9:52 pm | #8

    Keledai2 liar disini kebingungan melihat kenyataan Nabinya.
    Disangka orang suci, gk taunya hidup dari merampok.
    Disangka orang bermoral tinggi, gk taunya bejad sangat.
    Disangka pemegang kunci Surga ternyata Surga menolaknya, bumi juga menolaknya.
    Disangka orang penuh kasih, ternyata psikopat tulen.

    Halo, kenapa yang begini dijadiin nabi?

    • Radig
      April 5, 2012 pada 10:02 pm | #9

      Ini orang congkaknya melebihi gledek SEBERAPA BESAR TOH IMANMU ? Bisa ga mempraktekan ini,….KALAU GA BISA COBA DEH SEKEDAR menafsirkan saja :
      Matius 17: 20: “Ia berkata kepada mereka : “Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sawi saja, kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, — maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu”

      Saya rasa iman anda tidak lebih kecil dari biji sawi kan? Coba dunk pindahin gunung?! Saya mau lihat bener ga sih iman kristen bisa membuat orang mampu mindahin gunung!

      Markus 16: 17-18:
      (17) Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, (18) mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.

  5. Radig
    April 5, 2012 pada 9:53 pm | #10

    Transformasi Indonesia :
    Kesimpulan kedua :
    Kadung ditulis konsep Trinitas yang panjang tapi amburadul, tapi Yesusnya sendiri dengan sangat jelas dan tegas berkata “Inilah HUKUM YANG UTAMA ITU bahwa mereka mengenal Engkau (Allah) sebagai SATU-SATUNYA ALLAH YANG BENAR (artinya semua ilah termasuk Yesus pasti salah), dan mengenal Yesus Kristus yang Engkau utus”.=>BISA ANDA TUNJUKIN AYATNYA BOS….SETAHU SAYA AYAT YOH 17:3 TIDAK TERTULIS DEMIKIAN……..JUSTRU TERTULIS DEMIKIAN….=> (YOH 17:3 Inilah HIDUP YANG KEKAL itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.)
    Salah satu cara berkelit dari HUKUM UTAMA tersebut maka dengan entengnyabilang “itu bukan makna sebenarnya, itu makna kiasan dsb”
    SEJAK KAPAN HIDUP YANG KEKAL MENJADI HUKUM UTAMA??
    YANG MENJADI PERTANYAAN ADAKAH PENGENALAN AKAN MUSA/MUHAMMAD DAPAT MEMBAWA KEPADA HIDUP YANG KEKAL??TENTU TIDAK…JUSTRU YOH 17:3 =>MENGATAKAN PENGENALAN AKAN YESUS ITU SAMA DENGAN PENGENALAN AKAN ALLAH MEMBAWA MANUSIA KEPADA HIDUP YANG KEKAL…
    PESAN UNTUK BOS RADIG BERHENTILAH MENGEDIT AYAT ALKITAB…..

    Bukankah Alkitab sudah terbiasa diedit Bos, maklumlah ngedit dikit aja ga boleh ya, kan artinya ga beda jauh to ?

    Kalau beda jauh COBALAH ARTIKAN YANG REAL YOH 17:3 Inilah HIDUP YANG KEKAL itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

  6. April 7, 2012 pada 9:05 am | #11

    Bukankah Alkitab sudah terbiasa diedit Bos, maklumlah ngedit dikit aja ga boleh ya, kan artinya ga beda jauh to ?
    ____________________
    WADUH ANAK KECIL AJA TAHU BOS….KALO PERBEDAAN TERJEMAHAN ANDA DAN TERTULIS DI YOH 17:3 BEDA JAUH….

    (HIDUP YANG KEKAL) TIDAK AKAN PERNAH SAMA DENGAN (HUKUM UTAMA)….

    KALO BOS RADIG BINGUNG TOLONG TANYAKAN KEPADA GURU BAHASA INDONESIA….PASTI AKAN DIJELASKAN BEDANYA…

    KEBIASAN UMAT ISLAM MENGEDIT DIWARISI DARI MUHAMMAD…

    CONTOH :
    1. ISA LAHIR DIBAWAH POHON KURMA…YESUS DIPALUNGAN…
    2. PENEBUSAN ADA DI TAURAT DAN INJIL….TIBA-TIBA RAIB DI ALQURAN….

    KEBIASAN MENGEDIT ALKITAB INI DIWARISKAN SEJAK ULAR MEMBUJUK HAWA….DAN KISAH ULAR MEMBUJUK HAWA JUGA DIEDIT OLEH MUHAMMAD….

    Bukankah Alkitab sudah terbiasa diedit Bos, maklumlah ngedit dikit aja ga boleh ya, kan artinya ga beda jauh to ?=>UMAT ISLAM KEBIASAAN MEMFITNAH ITU BAWAAN DARI TUAN MEREKA…YAKNI IBLIS….

    DAN KEBIASAAN IBLIS MENGEDIT FIRMAN TUHAN SEJAK ULAR MEMBUJUK HAWA ITU TERTULAR KEPADA MUHAMMAD NABI ANDA…TERUS MENULAR KE UMAT ISLAM….DAN UMAT ISLAM MEMFITNAH KRISTEN MENGEDIT…MENURUT SAYA DAN PENCERMATAAN SAYA….TIDAK ADA AYAT ALKITAB YANG DIEDIT…..CODEX TETAP SAMA….

    • April 7, 2012 pada 9:58 am | #12

      betul bung TI, alkitab memang masih asli, asli buatan manusia
      kalau toh benar alkitab asli Firman Tuhan, mustahil Tuhan salah berfirman sehingga ayat2nya bertentangan dengan ilmu pengetahuan

    • teas
      April 9, 2012 pada 10:58 am | #13

      Loh, bukannya al kitab itu yang diedit para rasul alkitab …

      sehingga yesus berpuasa, umat nya tidak jelas ..

      yesus tidak makan babi, umatnya tidak makan babi hutan ..

      yesus sunat, umatnya sunat hati ..

      yesus bersujud, umatnya bernyanyi ..

      yesus menyembah Allah, umatnya menyembah yesus ..

      yang kemudian diluruskan lagi dengan diturunkannya al Qur’an oleh Allah …

      gitu kan om … :)

    • radig
      April 9, 2012 pada 1:55 pm | #14

      Benarkah ga ada yang diedit Bos ?

      - Kalau BABI diganti BABI HUTAN gara-gara ingin menghalalkan BABI KOTA itu ngedit apa nelen ludah Bos TI ?

      - Kalau NYAMUK diganti LALAT gara=gara takut dikritisi anak TK karena kemungkinan tipis nyamuk nyebur ke minuman/makanan daripada lalat, itu ngedit ga Bos ? (Matius 23:24 Terjemahan Baru VS Bahasa Indonesia Sehari-Hari)

      Udahlah Bos TI,….ARTIKAN YANG REAL YOH 17:3 Inilah HIDUP YANG KEKAL itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

  7. ganyang
    April 7, 2012 pada 9:25 am | #15

    [2:136] Katakanlah (hai orang-orang mu’min): “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.

  8. Transformer
    April 7, 2012 pada 11:48 pm | #16

    Surga tak wujud ini cuma tipu-helah pencipta agama. Orang yang meninggal dunia seperti tidur tak berhenti-henti. Jika surga wujud kenapa orang yang mati tak pernah wujud lagi?

    • jackmuslim
      April 24, 2012 pada 10:33 am | #17

      @transformer..
      kalo anda tidur tahukah anda kejadian disekitarmu??
      kalo anda melek bisa ndak kamu melihat matahari 1 menit saja?? pasti kamu gak bakal sanggup!!

      melihat matahari sewaktu kamu hidup aja kmu gak snggup..,koq kamu sok tau tentang hidpu setelah mati.

      Kalo ingin tahu dan ingin selamat baca al Qur’an & pahami, Insya Allah hati mu jadi tenang

      • jackmuslim
        April 24, 2012 pada 11:17 am | #18

        manusia serba terbatas…
        Tapi Allah tdk membiarkan manusia menjadi sesat krn keterbatasannya..
        Allah memberi petunjuk dng menurunkan utusan-NYa yakni para nabi & kitab suci..

        spy manusia berfikir dngn nikmat akal yng telah di beri-NYA

    • jackmuslim
      April 24, 2012 pada 11:16 am | #19

      manusia serba terbatas…
      Tapi Allah tdk membiarkan manusia menjadi sesat krn keterbatasannya..
      Allah memberi petunjuk dng menurunkan utusan-NYa yakni para nabi & kitab suci..

      spy manusia berfikir dngn nikmat akal yng telah di beri-NYA

  9. ganyang
    April 9, 2012 pada 2:27 pm | #20

    @Transformer:
    Surga tak wujud ini cuma tipu-helah pencipta agama. Orang yang meninggal dunia seperti tidur tak berhenti-henti. Jika surga wujud kenapa orang yang mati tak pernah wujud lagi

    Anda sangat bingung dengan yang anda tulis sendiri.

    • ganyang
      April 9, 2012 pada 2:29 pm | #21

      ??

    • April 12, 2012 pada 2:18 pm | #22

      TRANSFORMER BUKAN TRANSFORMASI INDONESIA BOS…JGN SALAH PAHAM….SAYA TIDAK PERNAH MENULISKAN APA YANG TRANSFORMER TULIS…OK2….

  10. ganyang
    April 9, 2012 pada 2:33 pm | #23

    Karena anda tidak punya konsep, dan jikalau anda punya konsep maka anda bingung dengan konsep yang anda miliki?

  11. jangkirk
    April 16, 2012 pada 7:40 pm | #24

    NIH LIHAT….. Kemuliaan ISA Almasih di QURAN

    Lahir dari perawan (Sura 19:16-34; 3:47). Mohamad lahir….?

    Diberi gelar “Kalimat Allah” (Sura 3:35, 39; 4:171)….Mohamad……?

    Merupakan “Tiupan Roh dari Allah” (Sura 4:171; 19:17)….Mohamad….?

    Diberi gelar Yang Mulia, Yang Lama dinubuatkan yaitu “Al-Masih” (Sura 4:17)……MOhammad….?

    Disebut “seorang anak laki-laki yang suci” (Sura 19:19) dan dengan demikian tak perlu minta pengampunan. Mohammad….suci……???

    Bergantian dengan Allah jadi Pengawas orang (Sura 5:117)….Mohammad….?

    Dijadikan oleh Allah “suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami“ (Sura 19:21). Mohammad ….?

    Sekarang ini berada di surga (Sura 3:55)….Mohammad…DINERAKA!!!

    Akan kembali dari surga sebagai hakim pada Hari Kiamat (Sura 43:69).

    MOhammad …akan diadili!!!

    Pengikutnya diberikan kedudukan istimewa di atas orang kafir sampai hari kiamat (Sura 3:55).
    Pengikut Mohammad….???? Amrozi…Baassir….Imam samodera…Pelaku bom bunuh diri….????

    DIMANA LEBIH MULIANYA SI MAMAD…DIBANDING ISA ALMASIH….!!!????

    AKAN KEMBALI DARI SURGA SEBAGAI HAKIM PADA HARI KIAMAT (SURA 43:69).

    • Sabil
      April 24, 2012 pada 12:10 pm | #25

      kemulian Isa almasih dalam al-Qur’an….tentu saja Isa al masih Mulia..kan dia Nabi…
      saya percaya apa yg dikatakan Allah dlm al Qur’an semuanya ..

      dan KAU KAFIR JANGKRIK yg Suka menghina NAbi pembawa al-Qur’an yg kU pakai dalilnya buat memuliakan Isa…semoga ALLAH merobek MULUT KASARmu..secepatnya…Aamiiin…

  12. jangkirk
    April 16, 2012 pada 7:41 pm | #26

    Jadi bila topic ini Ticket to Heaven… Isa almasihlah Kuncinya…!

    • jackmuslim
      April 24, 2012 pada 11:30 am | #27

      @jangkrik ini kayak sales kunci…
      nawarin kunci tapi kuncinya gak pernah dipake..

      • Gue Yesus
        April 24, 2012 pada 11:41 am | #28

        Bukannya gak dipake Mas, tapi gak laku kuncinya kunci palsu

      • jackmuslim
        April 24, 2012 pada 1:04 pm | #29

        hehe.. iya gak laku
        @jangkrik skr meninggalkan ajaran Isa AS,
        dia lagi pake kuncinya si Paulus….

    • Sabil
      April 24, 2012 pada 12:07 pm | #30

      dalilnya mana?…jgn ngarang lo ya…

  13. TERBELALAK
    April 21, 2012 pada 9:40 pm | #31

    jangkrik

    Yah.. lagi…, komen si jangkrik dari lapak kelapak sama semua, jadi jawabannya pun sama.
    Menurut kamu…Isa As ( dalam Al,quran ) dengan yesus sama ngak…?

  14. lion
    April 23, 2012 pada 1:48 pm | #32

    11111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111

  15. jangkirk
    April 23, 2012 pada 3:03 pm | #33

    TERBELALAK :
    jangkrik
    Yah.. lagi…, komen si jangkrik dari lapak kelapak sama semua, jadi jawabannya pun
    sama.
    Menurut kamu…Isa As ( dalam Al,quran ) dengan yesus sama ngak…?

    KAN UDAH DIBILANG ISA ALMASIH HAKIMNYA….!!!

    BOS LOE….bang Mamad… BERSAKSI…….” ISA ALMASIH HAKIM YANG ADIL COY…” …
    Umat Islam Tak bisa ngeles lagi… Dulu waktu gue belum tau… gue kira si mamad yang jadi juru konci surga….!

    Dalam Hadits Shahih Muslim no. 127 dan Hadits Shahih Bukhari no. 1090 (lampiran ke-2), dikatakan:

    Dari Abu Hurairah r.a., katanya Rasulullah s.a.w, bersabda:

    “Demi Allah yang jiwaku di tanganNya, sesungguhnya telah dekat masanya ‘Isa anak Maryam akan turun di tengah-tengah kamu. Dia akan menjadi hakim yang adil, akan dihancurkan salib, dibunuhnya babi,, dihapuskannya pajak, dan kekayaan akan melimpah ruah, sehingga tidak seorang pun lagi yang bersedia menerima pemberian”.

    Untung ada internet buatan orang KAPIR… JADI TAULAH seluruh DUNIA ….HAL2 YANG TERSEMBUNYI DALAM QURAN DAN HADIS……!!!!!!!!

    • jackmuslim
      April 23, 2012 pada 3:27 pm | #34

      kasian..kasian, jadi hakim yng menghancurkan salib!!,
      gmna dombanya yang nyembah salib ya??
      tuhannya dihancurkan,bgmna nasib umatnya??

    • April 23, 2012 pada 4:01 pm | #35

      95:8. Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?

      sori jeng hadis tersebut sudah tak jadiin tissue toilet

    • Sabil
      April 24, 2012 pada 12:06 pm | #36

      Kalo Isa almasih jadi Hakim,……si Yesus kancutan jadi apa dong?….

  16. jangkirk
    April 23, 2012 pada 3:04 pm | #37

    Kaok Gak si mamad ya….

    • Gue Yesus
      April 23, 2012 pada 3:43 pm | #38

      Kasian ya kamu jangkirk…ngaku-ngaku umatnya yesus tapi yesus gak kenal tuh sama kamu dan temen2 kristenmu….kacian kacian kacian

    • Sabil
      April 24, 2012 pada 12:12 pm | #39

      Nabi Muhammad kau Hina..tapi Ayat2 Qur’annya kaU gunakan ..KaU tak tau MALU…!..dasar KAFIR calon penghuni NERAKA JAHANNAM !! laknat Allah untukmu !!

  17. yudas iskariot
    April 24, 2012 pada 11:18 am | #40

    Nabi Isa AS tidak sama dengan YESUS
    YESUS yang disalib adalah YUDAS ISKARIOT, yang wajahnya di serupakan mirip dengan Nabi Isa AS.
    yang di jadikan tuhan oleh nasrani bukan Nabi Isa AS, tapi oranag yang di miripikan wajahnya seperti Nabi Isa AS yaitu YUDAS ISKARIOT,
    Nabi Isa AS Adalah Pesuruh Allah.
    Kaum nasrani sendiri sampai sekarang dan sampai seterusnya dalam ke-ragu2an, apakah benar yang di salib itu adalah nabi isa AS,atau bukan?
    —————-
    masalah juru kunci surga tidak perlu di permasalahkan dan itu tidak penting!!
    siapa yang bawa tidak perlu di permasalhkan dan tidak penting
    konon katanya ada cerita pernah di curi oleh syetan.(itu lebih tidak penting lagi kelihatan ayat karangan manusia)

  18. Sabil
    April 24, 2012 pada 12:17 pm | #41

    @JANGKRIK IBLIS KAFIR

    Kau tak mampu menunjukan Kebenaran dari Kitabmu yg kau anggap benar……..andalanmu hanya kalimat2 KASAR yg menghina Nabi Muhammad yg kaU pakai Dalil Qur’annya…PAYAH Loh..!!..GAK TAU MALU…!!..NA’UDZUBILLAH…

  19. jangkirk
    April 24, 2012 pada 7:24 pm | #42

    Sabil :
    @JANGKRIK IBLIS KAFIR
    Kau tak mampu menunjukan Kebenaran dari Kitabmu yg kau anggap
    benar……..andalanmu hanya kalimat2 KASAR yg menghina Nabi Muhammad yg kaU pakai Dalil Qur’annya…PAYAH Loh..!!..GAK TAU MALU…!!..NA’UDZUBILLAH…

    APAKAH DALAIL INI SALAH… BUKTIKAN SALAHNYA DIMANA… JANGAN CUMA NGOMEL…
    Dalam Hadits Shahih Muslim no. 127 dan Hadits Shahih Bukhari no. 1090 (lampiran ke-2), dikatakan:

    Dari Abu Hurairah r.a., katanya Rasulullah s.a.w, bersabda:

    “Demi Allah yang jiwaku di tanganNya, sesungguhnya telah dekat masanya ‘Isa anak Maryam akan turun di tengah-tengah kamu. Dia akan menjadi hakim yang adil, akan dihancurkan salib, dibunuhnya babi,, dihapuskannya pajak, dan kekayaan akan melimpah ruah, sehingga tidak seorang pun lagi yang bersedia menerima pemberian”.

    INI BARU DENGAN KITABMU… !
    KALO DENGAN KITABKU… KAU KAN GAK PERCAYA…Karena kitabku juga nulis Isa /Yesus hebat lho….!!

    • jackmuslim
      April 25, 2012 pada 10:26 am | #43

      @jangkrik
      kan sudah jelas Isa akan menjadi hakim buat kamu2 yng menyembah salib, bahwa ajaran salib yng selama ini kamu anut itu salah dan tidak layak.
      Hanya Allah yang Layak disembah ,tidak ada Tuhan selain Allah Yng Maha Esa

      Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. ( Al-Fatihah 5)

      kmdian
      Pada hari kiamat isa akan menjadi saksi bagi ahli kitab (An Nisaa:159 ﴿

      Pada saat itu beliau akan memberikan kesaksian bahwa agama yang benar di sisi Allah adalah Islam (Qs. Aali ‘Imraan 19)

      • jackmuslim
        April 25, 2012 pada 10:44 am | #44

        dalam hadist itu, Isa turun menjadi hakim tentu diutus oleh Allah Swt menjadi saksi atas ahli kitab yng kufur kpd Allah.

        Dan beliau (isa As) tidak mengajarkan umatnya mneyembah dirinya (Isa).Beliau hanya mengajarkan menyembah kpd Allah saja.

        “…Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus”. (QS Ali Imraan 45-51)

        dan Allah adalah Hakim yang seadil-adilnya (QS. Huud 45),

  20. henri
    April 30, 2012 pada 12:31 am | #45

    KESIMPULAN DISKUSI :

    ALHAMDULILLAH GW JADI ORANG ISLAM, SUNGGUH KENIKMATAN LUAR BIASA.
    AMINNNN….

Comment pages
1 16 17 18 6199

BOLEH KOMENTAR DENGAN TIDAK MELANGGAR PERATURAN DISKUSI

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 283 pengikut lainnya.