Arsip
Mengapa wajah Nabi Muhammad tidak boleh dilukis?
Kenapa lukisan wajah asli Nabi Muhammad tidak ada?
jawaban simple-nya: saat Nabi Muhammad SAW hidup, tidak ada seorang pun yang pernah melukis wajahnya, dan juga kamera foto belum lagi ditemukan.
Jadi itulah sebenarnya duduk masalahnya. Dan dengan masalah itu sebenarnya kita harus bangga. Sebab keharaman menggambar wajah nabi SAW justru merupakan bukti otentik betapa Islam sangat menjaga ashalah (originalitas) sumber ajarannya.
Read more…
Menjawab Tuduhan Ka’bah Bekas Kuil Hindu (Part 2)
- Benarkah Ka’bah adalah bekas candi dari raja Vikramaditya ?
- Benarkah Allah berasal dari kata Akka atau Amba yang berarti dewi atau ibu ?
- Benarkah angka 786 dalam bahasa arab mirip tulisan “Om” dalam bahasa sanskerta? Bahkan mirip dengan tulisan Allah dalam bahasa Arab jika dibalik?
HADIST HADIST PELINTIRAN YANG SERING DIPAKAI PENGGUGAT DAN PENGHUJAT ISLAM (Part 1)
Bukan sesuatu hal yang baru para Penghujat dan penggunggat Islam menggunakan berbagai cara ,dan salah satu cara yang mereka gunakan adalah memelintir ,memutilasi bahkan membuat hadist palsu untuk dijadikan senjata Menggugat dan Menghujat Islam.
dan Hadist Hadist hasil pelintiran,dimutilasi atau hadist palsu tersebut disebarkan dikalangan mereka. dan tak sedikit dari mereka menyebarkan hadist hadist tersebut kepada masyarakat Muslim awam .
dan berikut ini kami sampaikan beberapa contoh contohnya.
dan kami sajikan dengan tulisan serial,
Read more…
MENJAWAB TUDUHAN MENURUT ALQUR’AN : MATAHARI TENGGELAM DI LAUT BERLUMPUR HITAM

Oleh :Menjawab Faithfreedom Indonesia
Para antek FFI mengambil QS. Al-Kahfi : 86. Secara sepenggal tanpa memperhatikan ayat sebelumnya. Dalam ayat ini terdapat kata-kata : تَغْرُبُ فِي عَيْنٍ حَمِئَةٍ yang bermakna “matahari tenggelam di dalam laut yang ber-lumpur hitam ”. Lantas mereka berkata : “Qur’an mengajarkan bahwa matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam”.
Sesungguhnya pemahaman ayat ini tidak sebagaimana yang mereka fahami, karena tidak ada se-orang ahli tafsir dari kalangan kaum muslimin yang menafsirkan ayat ini sebagaimana yang mereka fahami dengan kesempitan fikiran mereka.
Read more…
MENJAWAB TUDUHAN ADANYA AYAT-AYAT ALQUR’AN YANG HILANG
Oleh :Menjawab Faithfreedom Indonesia
Salah satu fitnah kaum kafir adalah adanya ayat-ayat Alqur’an yang hilang.
Berikut adalah fitnah beserta jawabannya:
1. Al-Qur’an yang tercecer Menurut Abu Musa Al Asy’ari
Suwaid ibn Sa`eed ia berkata bahwa `Ali ibn Mus’hir berkata kepada kami: Dawood dari Abu Harb ibn abu al-aswad bahwa ayahnya berkata bahwa Abu Musa’ Al-ash`ari berkata: Kami biasa membawakan satu surat, yang panjang dan kerasnya seperti surat Al Baraah, Saya telah lupa kecuali ayat yang saya ingat :“Seandainya anak Adam memiliki dua lembah yang berisi harta ia pasti berharap ketiganya dan tidak ada yang dapat memenuhi kerongkongan anak Adam kecuali liang lahat” (HR. Muslim)
Hadits inilah yang kemudian menjadi argumentasi musuh-musuh Islam yang membuktikan Al-Qur’an yang ada sekarang tidak sama dengan Al-Qur’an dizaman Rasulullah Saw. Hadits ini membuktikan bahwa Al-Qur’an yang ada sekarang tidak lengkap karena ada ayat yang tidak diakomodir didalamnya. Read more…
Menjawab Tuduhan Alqur’an Ada 7 Versi
oleh Menjawab Berbagai Fitnah FaithFreedom
Bismillahirrohmanirrohim….
http://indonesia.faithfreedom.org/forum/ternyata-versi-al-qur-an-ada-yang-berbeda-beda-t499/#p3273
Jawaban:
Pertama-tama biar ga roaming kita bahas dulu apa itu Qira’at.
PENGERTIAN QIRA’AT
Dalam pandangan ulama, Qirâ’at (قراءات) secara etimologis merupakan bentuk jama’ dari qirâ’ah (قراءة) yang merupakan bentuk masdar dari qara’a (قرأ) yang berarti membaca.
Adapun secara terminologi, qirâ’at dalam pandangan ulama memiliki beberapa pengertian.
Read more…
Mengungkap Kebohongan “kesaksian Murtad” di Faithfreedom Indonesia (1)
Faithfreedom.org didirikan oleh Ali Sina yang misinya adalah Memurtadkan Muslim dari Agamanya Islam,Maka Ali Sina dan Para Pengikutnya dengan menggunakan segala Upaya melakukan serangan-serangan terhadap Akidah Islam.
Penghinaan dan Penghujatan terhadap Allah dan Nabi Muhammad merupakan tindakan yang menjadi Prioritas bagi para Pengikut Ali Sina,mereka mengira dengan cara-cara tersebut bisa menghancurkan Islam .
Penulis mengenal Faithfreedom.org sejak awal tahun 2006 tetapi pada saat itu tidak tertarik untuk Aktif posting diforum tersebut,karena menurut pandangan penulis seorang Muslim harus lebih memprioritaskan untuk meramaikan Situs yang dikelola oleh Muslim. mencoba register diforum tersebut dibulan Agustus 2006 bersamaan dengan register di forum swaramuslim ,disaat situs Al-islahonline.com tempat Penulis aktif posting tidak bisa diakses karena mendapatkan serangan dari Cracker. tetapi dimasa itu Penulis tetap lebih memprioritaskan aktif posting di Forum yang dikelola oleh Muslim. Read more…
Muamalah Rasulullah dengan Bani Quraidzah
oleh : DR. Jum’ah Ali al-Khauly
(Ketua bagian Aqidah di Fak. Dakwah dan Ushuluddin)
Sikap Interaksi Rasulullah dengan Bani Quraidzah
Dan bantahan atas syubhat-syubhat yang terdapat disekitarnya
Mengenai sikap interaksi Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam dengan bani quraidzah, kita tidak ingin tergesa-gesa menghukuminya.Kita katakan bahwa sesungguhnya beliau shalallahu ‘alaihi wasalam mengatasi masalah dengan satu-satunya cara yang tidak berguna cara selainnya, atau memberi jalan keluarnya yang tepat.Kita tidak menginginkan tergesa-gesa dalam menghukuminya sebelum kita memperhatikan situasi dan kondisinya.Telah diketahui bahwa setelah kedatangan Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam di kota madinah, beliau mengadakan perjanjian dengan orang-orang yahudi bani quraidzah yang ada di dalamnya. Hal ini tercatat sebagai gencatan senjata pertama dalam sejarah dunia[1]
- Di antara poin-poin perjanjian ini sebagai berikut:Adanya komitmen setiap dari kaum muslimin dan kaum yahudi untuk hidup damai di antara keduanya dan tidak berbuat dzalim satu dengan kelompok yang lain[2]
- Masing-masing dari kedua belah pihak berjanji untuk saling membela kota Madinah dari serangan luar , serta wajib bagi kaum yahudi bergabung bersama kaum mukminin selama dalam perang[3]



Komentar Terakhir